Direktur RS Pertamina dr. MN Khoiruddin menerima cendera mata Rektor DR. M. Rusli di Ruang Rektor Universitas Mulia, Selasa (29/3). Foto: Media Kreatif

UM – Universitas Mulia menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Pertamina Balikpapan. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Rektor DR. Muhammad Rusli, M.T dengan Direktur PT. Pertamina Bina Medika IHC atau RS Pertamina Balikpapan dr. M Noor Khairuddin Sp.B MPH, bertempat di Ruang Rektor White Campus, Jalan Letjen Zaini Azhar Maulani, Selasa (29/3).

Turut menyaksikan Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Ketenagaan Wisnu Hera Pamungkas, S.TP, M.Eng dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Mundzir, S.Kom., M.T serta jajaran pimpinan RS Pertamina Balikpapan.

Sebelumnya, pada bulan Januari 2022 yang lalu, Direktur RS Pertamina M Noor Khairuddin telah melakukan penjajakan kerja sama dengan Rektor sebelumnya, DR. Agung Sakti Pribadi.

Pada kesempatan tersebut, Khairuddin menawarkan layanan antara lain Rawat Inap dengan fasilitas kelas BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) dengan Rawat Inap satu tingkat di atas jatah BPJS. Layanan ini diberikan kepada dosen dan mahasiswa Universitas Mulia. RS Pertamina juga memberikan fasilitas pemagangan bagi mahasiswa di rumah sakit.

Layanan berikutnya adalah layanan pelatihan atau edukasi kesehatan, khususnya seputar kesehatan bagi dosen dan mahasiswa, Medical Check-up serta pemeriksaan tes PCR (Polymerase Chain Reaction) dan Antigen dengan menunjukkan kartu mahasiswa atau kartu anggota serta penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT. Pertamina Bina Medika IHC atau RS Pertamina dengan Universitas Mulia di Ruang Rektor, Selasa (29/3). Foto: Media Kreatif

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT. Pertamina Bina Medika IHC atau RS Pertamina dengan Universitas Mulia di Ruang Rektor, Selasa (29/3). Foto: Media Kreatif

Rumah Sakit Pertamina Balikpapan. Foto: Google

Rumah Sakit Pertamina Balikpapan. Foto: Google

Nota Kesepahaman ini bernomor 014/MoU/Rektorat-UM/I/2022 dan nomor 142/E00000/2022-S0 tertanggal Senin, 14 Februari 2022, berlaku selama 2 tahun dan evaluasi pelaksanaan dan realisasi kerja sama setiap 6 bulan sekali.

Dengan telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut, seluruh dosen dan karyawan untuk sementara mendapatkan kartu anggota. Kartu anggota tersebut dapat digunakan untuk mendapatkan layanan kesehatan dengan fasilitas satu tingkat di atas BPJS di RS Pertamina Balikpapan.

Atas kerja sama ini, Rektor mengucapkan terima kasih kepada Direktur RS Pertamina atas peningkatan fasilitas layanan medis yang diberikan kepada seluruh sivitas Universitas Mulia.

Meski demikian, Rektor berharap ke depan kerja sama tersebut dapat ditingkatkan pada implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). “Mudah-mudahan kerja sama ini bisa ditingkatkan pada pelaksanaan MBKM. Mahasiswa kita bisa melaksanakan magang di sana selama satu semester sesuai dengan bidangnya,” tutur Rektor.

(SA/PSI)

Rektor DR. M Rusli saat memberikan cendera mata kepada salah satu perwakilan SMK di Kampus Cheng Ho, Senin (28/3). Foto: Media Kreatif

UM – Dalam rangka meningkatkan kolaborasi dan kemitraan dengan lembaga pendidikan vokasi, Universitas Mulia menjalin kerja sama dengan 11 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta di Bidang Teknologi Informasi di Kalimantan Timur. Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan di Aula Kampus Cheng Ho, Jalan Letjen Zaini Azhar Maulani Balikpapan, Senin (28/3).

Pada kesempatan ini hadir 11 Kepala Sekolah SMK Swasta atau yang mewakili. SMK tersebut berasal dari Samarinda dan Kutai Kartanegara, antara lain SMK TI Labbaika Samarinda, SMK YPS Samarinda, SMK Plus Melati Samarinda, SMK Islam Terpadu Subulussalam Samarinda.

Kemudian SMK Miftahul Ulum Samarinda, SMK Terpadu Madina, SMK Muhammadiyah 1 Samarinda, SMK Al Khairiyah Samarinda, SMK Muhammadiyah 2 Samarinda, SMK TI Pratama PGRI Samarinda, dan SMK Ketopong Tenggarong Kutai Kartanegara.

Turut hadir Kepala PSDKU Samarinda dan Kepala Sekolah SMKTI Airlangga Samarinda Muhammad Yani, S.Kom., M.T.I bersama rombongan.

Ketika ditemui di ruang kerjanya, Rektor Dr. Muhammad Rusli mengatakan bahwa kerja sama ini dalam rangka peningkatan kompetensi para guru di bidang multimedia. “Dalam rangka upgrading, meningkatkan kompetensi para guru membuat konten multimedia untuk pembelajaran daring,” tutur Rektor.

Rektor Dr. M Rusli saat memberikan cendera mata kepada salah satu perwakilan SMK di Kampus Cheng Ho, Senin (28/3). Foto: Media Kreatif

Rektor Dr. M Rusli saat memberikan cendera mata kepada salah satu perwakilan SMK di Kampus Cheng Ho, Senin (28/3). Foto: Media Kreatif

Menurutnya, pembelajaran daring saat ini menjadi kebutuhan bagi setiap lembaga pendidikan untuk mendukung proses pembelajaran. Kerja sama ini juga selaras dengan semangat Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Mahasiswa diharapkan dapat melaksanakan asistensi mengajar di satuan pendidikan, yakni di SMK masing-masing.

“Untuk dosen diharapkan dapat melakukan pengabdian pada masyarakat, memberikan pelatihan kepada guru-guru yang ada di sana,” tuturnya. Kerja sama ini dilakukan khususnya oleh mahasiswa dan dosen di PSDKU Samarinda.

Nota Kesepahaman dengan nomor 091/MoU-UM/Rektorat/III/2022 ini berlaku selama 3 tahun. Setiap 6 bulan sekali dilakukan evaluasi kinerja di antara masing-masing pihak. Ruang lingkup kerja sama meliputi pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengembangan Sumber Daya Manusia.

(SA/PSI)

Cinderamata Universitas Mulia yang diserahkan oleh Rektor DR. M. Rusli kepada Sekretaris PT. Transkon Jaya Tbk R Alexander J Syauta, Selasa (22/3). Foto: Media Kreatif

UM – Rektor DR. Muhammad Rusli menerima kunjungan Sekretaris PT. Transkon Jaya Tbk R Alexander J Syauta beserta jajaran di ruang kerjanya. Kunjungan ini dalam rangka penandatanganan Nota Kesepahaman antara Universitas Mulia dengan Transkon Jaya, bertempat di White Campus, Jalan Letjen Zaini Azhar Maulani Balikpapan, Selasa (22/3).

Pada kesempatan ini, turut mendampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Mundzir, S.Kom., M.T dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Ivan Armawan, S.E. M.M. Hadir pula jajaran pimpinan PT. Transkon Jaya, antara lain Head Corporate Affairs Tia Polii, Staff Corporate Communication and Relation Febiyola Silalahi serta Staff Corporate Communication and Relation Yoesril Ihza.

Sebelumnya, PT. Transkon Jaya telah melakukan kerja sama pada Desember tahun lalu dalam rangka Bursa Kerja dan perekrutan tenaga kerja. Menurut Sekretaris Rektor Suhartati, S.E, M.Kom, dalam perekrutan tersebut beberapa lulusan dan mahasiswa Universitas Mulia berhasil diterima dan bekerja di Transkon Jaya.

PT Transkon Jaya merupakan salah satu perusahaan besar di Balikpapan Kalimantan Timur. Perusahaan ini bergerak di bidang penyewaan kendaraan untuk industri pertambangan, minyak dan gas serta industri konstruksi. Kendaraan yang disewakan di antaranya adalah kendaraan ringan, truk ringan dan bus, manhaul, ambulans, badan layanan, kendaraan penyelamat, dan banyak kendaraan khusus lainnya.

Nota Kesepahaman antara Universitas Mulia oleh Rektor DR. M. Rusli dengan PT. Transkon Jaya Tbk oleh Sekretaris Perusahaan R Alexander J Syauta, Selasa (22/3). Foto: Media Kreatif

Nota Kesepahaman antara Universitas Mulia oleh Rektor DR. M. Rusli dengan PT. Transkon Jaya Tbk oleh Sekretaris Perusahaan R Alexander J Syauta, Selasa (22/3). Foto: Media Kreatif

“Saat ini melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman agar kerja samanya lebih luas lagi, bukan hanya rekrutmen saja, tapi juga terkait dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” tutur Suhartati.

Menurutnya, kerja sama antara perguruan tinggi dengan industri merupakan usaha untuk menghasilkan lulusan dengan kemampuan yang relevan dengan kebutuhan dalam menghadapi disrupsi di setiap zaman.

Usaha tersebut salah satunya adalah dengan melaksanakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Dengan melakukan kerja sama dengan industri dalam rangka pelaksanaan MBKM, Kemendikbudristek mendorong perlu tindak lanjut yang nyata oleh seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Selain melakukan kerja sama dengan industri, juga terbuka kerja sama dengan mitra lainnya. Bentuk kegiatan MBKM dari hasil kerja sama tersebut di antaranya adalah pertukaran pelajar, magang atau praktik kerja, asistensi mengajar di satuan pendidikan, penelitian atau riset, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi atau proyek independen serta membangun desa atau Kuliah Kerja Nyata Tematik.

Dalam program magang selama 1-2 semester, misalnya, diharapkan industri akan memberikan pengalaman yang cukup kepada mahasiswa, pembelajaran langsung di tempat kerja (experiential learning).

Selama magang, mahasiswa diharapkan akan mendapatkan hardskills, yakni keterampilan, complex problem solving, analytical skills, dan sebagainya. Mahasiswa juga diharapkan akan dapat mengasah kemampuan softskills seperti etika profesi atau etika kerja, komunikasi, kerja sama, dan sebagainya.

Kegiatan pembelajaran yang dilakukan melalui kerja sama dengan mitra antara lain perusahaan, yayasan nirlaba, organisasi multilateral, institusi pemerintah, maupun perusahaan rintisan (startup).

Rektor berharap melalui kolaborasi serta sinergi antara perguruan tinggi dengan mitra akan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan adaptif terhadap perubahan zaman dan memperkokoh perekonomian bangsa.

(SA/PSI)

Kerja sama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi antara Universitas Mulia dengan Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali, berlangsung di Kampus Jalan Raya Puputan No.86, Dangin Puri Klod, Denpasar Bali. Selasa (8/2). Foto: Media Kreatif

UM – Dalam rangkaian Rapat Kerja 2022 di Bali 7-11 Februari 2022, Universitas Mulia melakukan kunjungan sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali, bertempat di Kampus Jalan Raya Puputan 86, Dangin Puri Klod Denpasar Bali, Selasa (8/2).

Rektor Universitas Mulia DR. Muhammad Rusli, M.T bersama dengan Rektor ITB STIKOM Bali DR. Dadang Hermawan selaku kedua belah pihak menandatangani Nota Kesepahaman dengan nomor 013/Mou/Rektorat-UM/I/2022 dan nomor 024/ITBSTIKOM/WDS/I/2022.

Turut juga hadir menyaksikan pendiri ITB STIKOM Bali lainnya, Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, M.Si., Ak. dan Drs. Satria Dharma yang juga pendiri Universitas Mulia. Tampak hadir Prof. DR. Christina Whidya Utami, S.E., M.M., CLC., CPM (Asia) dari Universitas Ciputra Surabaya, juga Wakil Rektor dan jajaran dari kedua perguruan tinggi.

Perjanjian kerja sama ini dimaksudkan untuk mensinergikan potensi masing-masing pihak guna memperoleh hasil maksimal dalam kegiatan pendidikan/pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Kerja sama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi antara Universitas Mulia dengan Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali, berlangsung di Kampus Jalan Raya Puputan No.86, Dangin Puri Klod, Denpasar Bali. Selasa (8/2). Foto: Media Kreatif

Kerja sama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi antara Universitas Mulia dengan Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali, berlangsung di Kampus Jalan Raya Puputan No.86, Dangin Puri Klod, Denpasar Bali. Selasa (8/2). Foto: Media Kreatif

Kerja sama Universitas Mulia dengan Politeknik Negeri Bali yang diwakili oleh Wakil Direktur IV  Ir. I Wayan Arya, M.T bertempat di Kampus Bukit, Jimbaran, South Kuta, Badung Regency, Bali, Selasa (8/2). Foto: Istimewa

Kerja sama Universitas Mulia dengan Politeknik Negeri Bali yang diwakili oleh Wakil Direktur IV Ir. I Wayan Arya, M.T bertempat di Kampus Bukit, Jimbaran, South Kuta, Badung Regency, Bali, Selasa (8/2). Foto: Istimewa

Adapun tujuan kerja sama ini adalah untuk meningkatkan pelaksanaan program-program nasional dan internasional di tingkat Sarjana, baik di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dalam bentuk kuliah tamu, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, seminar ilmiah, kajian/kegiatan penelitian dan pelaksanaan pengabdian masyarakat.

“Guna melengkapi, sinergi, dan mendukung potensi yang ada di masing-masing perguruan tinggi, apa yang dimiliki Universitas Mulia tapi tidak dimiliki ITB STIKOM Bali, begitu juga apa yang dimiliki ITB STIKOM Bali tetapi tidak dimiliki Universitas Mulia,” tutur DR. Muhammad Rusli di ruang kerjanya, Selasa (22/2).

Pada kesempatan kunjungan tersebut, para pendiri ITB STIKOM Bali berbagi pengalaman dan cerita terkait dengan pengembangan pendidikan di perguruan tinggi.

DR. Dadang Hermawan mengisahkan, diawali saat pendirian di tahun 2002, empat orang pendiri bertemu dan saling berkenalan dan mendirikan STIKOM Bali.

Dalam perjalanannya, saat ini sekolah tinggi tersebut telah berkembang pesat dan menjadi sebuah perguruan tinggi berbentuk institut. Kini ITB Bali merupakan perguruan tinggi besar di Bali dan Nusa Tenggara.

Kerja Sama dengan Politeknik Negeri Bali

Usai dari Kampus ITB STIKOM Bali, hari itu juga Rektor DR. Muhammad Rusli beserta jajaran menuju ke Politeknik Negeri Bali, di Kampus Bukit Jimbaran Kuta Selatan Badung Regency Bali. Kedatangan rombongan disambut hangat Wakil Direktur IV Ir. I Wayan Arya, M.T beserta jajaran.

Secara khusus kunjungan ini dalam rangka menjalin hubungan dan silaturahmi. Kedua belah pihak juga melakukan tandatangan Nota Kesepahaman dengan nomor 041/Mou/Rektorat-UM/II/2022 dan nomor 25/PL8/KS/2022 yang ditandatangani kedua pimpinan perguruan tinggi.

Salah satu ruang lingkup kerja sama antara lain penyelenggaraan bersama kegiatan ilmiah, kajian ilmiah, seminar nasional dan Internasional yang direncanakan tahun 2022 ini. Kerja sama berlaku untuk jangka waktu lima tahun sejak ditandatangani.

Ke depan, Universitas Mulia juga berencana untuk menjalin kerja sama yang sama dengan Universitas Udayana Bali. Kedatangan rombongan saat itu bertepatan dengan kegiatan yang berlangsung di Universitas Udayana.

(SA/PSI)

Direktur RS Pertamina dr. Khairuddin S.Pb, M.PH. menerima cinderamata Rektor Universitas Mulia DR. Agung Sakti Pribadi, Selasa (4/1). Foto: Fian Media Kreatif

UM – Rektor Universitas Mulia DR. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. bersama Wakil Rektor Bidang Akademik Yusuf Wibisono, S.E., M.T.I. dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Mundzir, S.Kom., M.T. menerima kunjungan Direktur Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) dr. M.N. Khairuddin, Sp.B., M.PH. bersama pejabat terkait dalam rangka penjajakan kerja sama di bidang layanan kesehatan, Selasa (4/1).

Menurut Sekretaris Rektor Suhartati, S.E., M.Kom. mengatakan bahwa kunjungan ini masih dalam tahap penjajakan atau pembicaraan dalam rangka memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan di Universitas Mulia.

“Belum, belum ada, masih dalam pembicaraan. Tapi tentu saja Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan penghargaan Bapak dr. Khairuddin selaku Direktur RS Pertamina Balikpapan. Beliau sangat concern dan mengungkapkan dukungan pada pendidikan di bidang layanan kesehatan di Universitas Mulia,” tutur Suhartati.

Direktur RS Pertamina dr. Khairuddin S.Pb, M.PH. menerima cinderamata Rektor Universitas Mulia DR. Agung Sakti Pribadi, Selasa (4/1). Foto: Fian Media Kreatif

Direktur RS Pertamina dr. Khairuddin S.Pb, M.PH. menerima cinderamata Rektor Universitas Mulia DR. Agung Sakti Pribadi, Selasa (4/1). Foto: Fian Media Kreatif

Salah satu kerja sama di bidang pendidikan dan kesehatan yang tengah dijajaki ke depan adalah keinginan RSPB memberikan fasilitas pemagangan bagi mahasiswa Universitas Mulia.

RSPB juga berkeinginan memberikan pelatihan atau edukasi khususnya seputar kesehatan bagi mahasiswa maupun dosen Universitas Mulia.

“Ya, ada beberapa keinginan RSPB maupun Universitas Mulia yang belum bisa diungkap ke publik saat ini, yang jelas Universitas Mulia menyambut hangat kerja sama nantinya sehingga memberikan manfaat untuk kedua belah pihak,” pungkasnya.

(SA/PSI)

Dari kiri, Wisnu Hera Pamungkas, S.T., M.Eng., Yusuf Wibisono, S.E., Mundzir, S.Kom., M.T., DR. Rachmie Sari Baso, DR. Agung Sakti Pribadi, M. Adenuddin Alwy, dan M. Rochman. Foto: Media Kreatif

UM – Universitas Mulia menjalin kerja sama dengan Akademi Bahasa Asing Balikpapan atau ABA dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kerja sama berlangsung di White Campus, Jalan Zaini Azhar Maulani, Damai Bahagia, Jumat (24/12).

Rektor DR. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. bertindak atas nama Universitas Mulia bersama dengan Direktur ABA DR. Rachmie Sari Baso, S.S., M.Educ Stds., M.Ed. menandatangani Nota Kesepahaman nomor 441/MOU-UM/Rektorat/XII/2021 dan nomor 205A/MOU/ABA/XII/2021.

Dari kiri, Wisnu Hera Pamungkas, S.T., M.Eng., Yusuf Wibisono, S.E., Mundzir, S.Kom., M.T., DR. Rachmie Sari Baso, DR. Agung Sakti Pribadi, M. Adenuddin Alwy, dan M. Rochman. Foto: Media Kreatif

Dari kiri, Wisnu Hera Pamungkas, S.T., M.Eng., Yusuf Wibisono, S.E., Mundzir, S.Kom., M.T., DR. Rachmie Sari Baso, DR. Agung Sakti Pribadi, M. Adenuddin Alwy, dan M. Rochman. Foto: Media Kreatif

Pada kesempatan ini, turut mendampingi Wakil Rektor Yusuf Wibisono, S.E., M.T.I., Wakil Rektor Bidang Ketenagaan dan Keuangan Wisnu Hera Pamungkas, S.T., M.Eng. dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Mundzir S.Kom., M.T. Dari ABA turut mendampingi pula Muhammad Adenuddin Alwy dan Muhammad Rochman.

Disebutkan bahwa kerja sama didasari oleh keinginan bersama untuk saling menunjang dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni Pendidikan/pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian pada Masyarakat.

Kedua perguruan tinggi sepakat untuk saling membantu dalam memajukan kerja sama berdasarkan Nota Kesepahaman sesuai dengan sumber daya yang tersedia tanpa mengganggu pelaksanaan fungsi kelembagaan masing-masing selama tiga tahun.

Akademi Bahasa Asing Balikpapan adalah lembaga pendidikan formal perguruan tinggi satu-satunya di Balikpapan yang menawarkan program Diploma III Bahasa Inggris. Mahasiswa dibimbing sehingga memiliki keahlian berbahasa Inggris. Keahlian bahasa Inggris saat ini sangat dibutuhkan oleh banyak perusahaan ketika terjun langsung di lapangan.

(SA/PSI)

Richki Hardi, S.T., M.Eng. bersama Letkol Imat Rakhmat Hidayat, S.T., M.Eng. di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur. Foto: Istimewa

UM – Universitas Mulia menjalin kerja sama riset dengan Pusat Pengendalian Operasi Markas Besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Cilangkap Jakarta Timur, Jumat (26/11). Riset yang akan dibangun berfokus pada Pertahanan dan Keamanan khususnya Siber, pengembangan Teknologi Pemetaan dan Satelit serta pengembangan Teknologi Informasi di TNI.

Kepala LP3M Universitas Mulia Richki Hardi, S.T., M.Eng. mengatakan bahwa sistem pengembangan Kecerdasan Artifisial atau Artificial Intelligence (AI) saat ini telah menjadi teknologi yang paling sering diadopsi di berbagai sektor kehidupan, mulai dari bidang sosial, ekonomi, sampai dengan militer.

“Pola Human Intelligence semata sudah tidak bisa lagi menjawab tantangan zaman saat ini. Butuh sistem intelligence yang dapat membantu human tersebut. Hal inilah yang menjadi dasar riset antara Universitas Mulia dan Pusat Pengendalian Operasi Mabes TNI,” tutur Richki.

Meski demikian, menurutnya, penggunaan AI semakin marak lantaran memiliki fungsi yang sangat membantu tugas manusia serta meningkatkan produktivitas.

“AI tidak sepenuhnya menggantikan peran konvensional, namun menjadi sebuah pelengkap yang dapat diintegrasikan antara mesin dengan manusia untuk menciptakan produktivitas yang semakin optimal,” terang Richki.

Bahkan, menurutnya, AI mampu mengerjakan beberapa tugas yang tidak dapat dilakukan oleh manusia.

Sistem AI dan bot intelligence saat ini dinilai mampu mempermudah proses pemantauan dan pendeteksian dengan respons yang cepat melalui berbagai device dalam manangani permasalahan kompleks dan sistematis. “Sehingga dapat memberikan informasi detail secara realtime terhadap lokasi atau area tertentu atau bahkan area sasaran,” tuturnya.

Richki Hardi, S.T., M.Eng. bersama Letkol Imat Rakhmat Hidayat, S.T., M.Eng. di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Jumat (26/11). Foto: Istimewa

Richki Hardi, S.T., M.Eng. bersama Letkol Imat Rakhmat Hidayat, S.T., M.Eng. di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Jumat (26/11). Foto: Istimewa

Richki Hardi, S.T., M.Eng. sata berfoto di pintu masuk Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Jumat (26/11). Foto: Istimewa

Richki Hardi, S.T., M.Eng. saat berfoto di pintu masuk Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Jumat (26/11). Foto: Istimewa

“Militer memiliki tugas pokok untuk mempertahankan keutuhan wilayah NKRI dan menegakkan kedaulatan bangsa. Untuk itulah, Kami dari Universitas Mulia dalam rangka Tri Darma Perguruan Tinggi melaksanakan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan target hasil yang diharapkan,” ungkap Richki.

Ia menerangkan, riset yang hendak dicapai adalah bagaimana menghasilkan strategi pemantauan dan pendeteksian otomatis secara “Deep” yang dapat diproses detail pada mesin AI sehingga menghasilkan pemantauan dan deteksi yang mendetail dan realtime.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengendalian Operasi Bagian Teknologi dan Informasi Mabes TNI Letnan Kolonel Elektronika Imat Rakhmat Hidayat, S.T., M.Eng. mengatakan dengan adanya kerja sama riset ini kami berharap dapat memberikan solusi terbaik terhadap permasalahan yang ada di bagian teknologi dan Informasi Pusdalops TNI.

“Karena AI dan mesin bot intelligence relevan dengan masalah yang sedang kami hadapi,” ungkapnya. Dirinya bersama Richki Hardi berharap kerja sama riset ini dapat menghasilkan kontribusi yang nyata bagi bangsa dan Negara Republik Indonesia.

(SA/PSI)

Dari kiri Prof. Dr. Ch. Whidya Utami, M.M., CLC., CPM.(A), DR. Agung Sakti Pribadi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sinjai Lukman Dahlan S.IP , M.Si dan Kepala Badan Litbang Sinjai Arifuddin. Foto: Mundzir

UM – Universitas Mulia bekerja sama dengan Universitas Ciputra Surabaya dalam bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat menyusun prospektus ekonomi pembangunan daerah Kabupaten Sinjai Provinsi Sulawesi Selatan. Kerja sama ini ditandai dengan melakukan kunjungan ke Kabupaten Sinjai bertemu dengan pejabat setempat, Kamis (18/11).

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut sebelumnya pada 29 April 2021 yang lalu dengan mengajak Dekan Fakultas Manajemen dan Bisnis Universitas Ciputra, Prof. Dr. Dra. Christina Whidya Utami, S.E., M.M., CLC., CPM (Asia) untuk terlibat dalam mengembangkan potensi Kabupaten Sinjai.

“Kerjasama kolaboratif penelitian ini tentang potensi investasi Kabupaten Sinjai di Sulawesi Selatan. Kami ingin menggandeng peneliti yang memiliki pengalaman yang luas di bidang Ekonomi Pembangunan, dan Prof. Utami menyambut baik penelitian ini untuk bekerja sama,” ungkap Dr. Agung Sakti Pribadi.

Pada kesempatan ini, kedua belah pihak, baik Universitas Mulia maupun Universitas Ciputra membentuk tim untuk bersama-sama menyusun prospektus ekonomi pembangunan daerah dengan melakukan kajian, riset, maupun pengumpulan data terkait yang diperlukan untuk keperluan prospektus tersebut.

Dari kiri Prof. Dr. Ch. Whidya Utami, M.M., CLC., CPM.(A), DR. Agung Sakti Pribadi,  Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sinjai Lukman Dahlan S.IP , M.Si dan Kepala Badan Litbang Sinjai Arifuddin. Foto: Mundzir

Dari kiri Prof. Dr. Ch. Whidya Utami, M.M., CLC., CPM.(A), DR. Agung Sakti Pribadi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sinjai Lukman Dahlan S.IP , M.Si dan Kepala Badan Litbang Sinjai Arifuddin. Foto: Mundzir

Pertemuan Tim Penyusun Prospektus dengan Kepala Dinas Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan. Foto: Mundzir

Pertemuan Tim Penyusun Prospektus dengan Kepala Dinas Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan. Foto: Mundzir

Pertemuan Tim Penyusun Prospektus dengan Kepala Dinas Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan. Foto: Mundzir

Pertemuan Tim Penyusun Prospektus dengan Kepala Dinas Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan. Foto: Mundzir

“Sinjai ini memiliki potensi yang luar biasa, membuat Kita berpikir apa yang bisa Kita lakukan. Luasnya saja mengalahkan Kota Makassar,” tutur DR. Agung Sakti Pribadi. Dengan potensi tersebut, sebagai putra daerah ia berkeinginan untuk lebih memajukan Kabupaten Sinjai makin berkembang.

Kerja sama kemudian dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk memaksimalkan potensi yang ada di Kabupaten Sinjai agar dapat dikembangkan berdasarkan keunggulan yang ada di berbagai sektor ekonomi. Ini dilakukan agar membantu Sinjai menarik para investor untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Sinjai.

“Terakhir saya melihat makin lama makin berkembang, potensi wisata makin berkembang, tapi masih tersembunyi sehingga Kami mengajak Prof. Utami untuk meneliti potensi apa saja yang dimiliki Sinjai agar semakin berkembang,” ungkap DR. Agung.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sinjai Lukman Dahlan S.IP, M.Si mengatakan bahwa penelitian yang akan dilakukan tersebut memiliki latar belakang kedekatan hubungan antara Balikpapan dengan Kabupaten Sinjai. Menurutnya, sebagian penduduk Kota Balikpapan yang berasal dari Sulawesi merupakan warga Sinjai.

“Fokus penelitian yang akan dilakukan di Sinjai kali ini ada hal yang perlu diungkapkan. Dan Kami pemerintah daerah percaya bahwa hasil penelitian ini akan bermanfaat,” ungkap Lukman Dahlan. Pada kesempatan ini tampak Kepala Badan Litbang Arifuddin beserta dengan sembilan orang Kepala Dinas Kabupaten Sinjai.

Di antaranya tampak pula Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Kepala Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian serta para camat se-Kabupaten Sinjai.

Sementara itu, Prof. Utami mengatakan bahwa dirinya baru pertama kali berada di Kabupaten Sinjai. “Kemarin saya tanya, berapa jauh dari Makassar? Katanya 100 kilo lebih sedikit. Tidak tahunya sedikitnya 100 kilometer lagi,” tuturnya sembari tertawa.

Meski demikian, Prof. Utami mengungkapkan dirinya senang sekali mengingat pernah memiliki pengalaman melakukan riset di Manado, Gorontalo, Poso, Makassar, Pare Pare serta beberapa daerah lainnya di Sulawesi.

“Sekarang terakhir di Sinjai ini, kalau orang Jawa bilang ‘matur nuwun‘ ya Pak, terima kasih diberi kesempatan untuk terlibat di dalam pengembangan (daerah),” tutur Prof. Utami.

Pada kesempatan ini, rombongan Tim Universitas Mulia di Kabupaten Sinjai dipimpin Rektor DR. Agung Sakti Pribadi dan istri. Tampak turut mendampingi antara lain Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Mundzir S.Kom., M.T., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Ivan Armawan, S.E., M.M., dosen yang asli Sulawesi Rizqi Zulkarnain, S.Pd., M.Pd. serta lainnya.

“Diharapkan hasil kajian ini membantu Pemerintah Kabupaten Sinjai mampu memetakan potensi investasi yang tepat di kecamatan masing-masing,” pungkas Dekan FEB Ivan Armawan menambahkan.

(SA/PSI)

 

Foto bersama lembaga dan organisasi mitra di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan di Universitas Mulia, Rabu (10/11). Foto: Media Kreatif

UM – Fakultas Humaniora dan Kesehatan (FHK) Universitas Mulia bekerja sama di bidang Tri Darma Perguruan Tinggi dengan lembaga pendidikan dan organisasi mitra di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Kota Balikpapan. Kerjasama kemitraan dituangkan dalam Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama yang berlangsung di Ruang Eksekutif Universitas Mulia, Rabu (10/11) kemarin.

Pada kesempatan ini, Wakil Rektor Bidang Akademik Yusuf Wibisono, S.E., M.T.I. dan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Disdik Kota Balikpapan Drs. Buntoro, M.M., turut hadir menyaksikan penandatanganan kerjasama. Dalam hal ini bertindak selaku Dekan FHK Vidy, S.S, M.Si dengan pimpinan mitra masing-masing.

“Penandatangan Nota Kesepahaman ini adalah langkah awal, setelah itu langkah berikutnya adalah melaksanakan semua butir yang ada dalam PKS. Tapi tentu saja itu belum cukup. Semua kegiatan haruslah terbukti memberikan dampak manfaat nyata yang dalam pendidikan tinggi disebut sebagai outcome,” tutur Yusuf Wibisono.

Lembaga pendidikan mitra di bawah Disdik tersebut antara lain Aisyiah Muhammadiyah Kota Balikpapan, Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Balikpapan, Pusat Kesatuan Gugus (PKG) Balikpapan Timur, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Balikpapan Barat, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) An Noor Assalam, PKBM Tholabul Ilmi, SDIT Istiqamah YIB, TK Nasional KPS, dan TK Kartika V-66.

Foto bersama lembaga dan organisasi mitra di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan di Universitas Mulia, Rabu (10/11). Foto: Media Kreatif

Foto bersama lembaga dan organisasi mitra di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan di Universitas Mulia, Rabu (10/11). Foto: Media Kreatif

Foto bersama lembaga dan organisasi mitra di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan di Universitas Mulia, Rabu (10/11). Foto: Media Kreatif

Foto bersama lembaga dan organisasi mitra di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan di Universitas Mulia, Rabu (10/11). Foto: Media Kreatif

Foto bersama lembaga dan organisasi mitra di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan di Universitas Mulia, Rabu (10/11). Foto: Media Kreatif

Foto bersama lembaga dan organisasi mitra di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan di Universitas Mulia, Rabu (10/11). Foto: Media Kreatif

Salah satu pimpinan sekolah mitra didampingi Drs. Buntoro dan Dekan FHK Vidy S.S., M.Si. usai penandatangani perjanjian kerjasama, Rabu (10/11). Foto: Media Kreatif

Salah satu pimpinan sekolah mitra didampingi Drs. Buntoro dan Dekan FHK Vidy S.S., M.Si. usai penandatangani perjanjian kerjasama, Rabu (10/11). Foto: Media Kreatif

Sementara itu, Drs. Buntoro mengatakan bahwa pentingnya kerjasama antar lembaga pendidikan dan organisasi adalah sebagai wujud Tri Pusat Pendidikan, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat. “Karena dengan kerja sama ini, tujuan pendidikan akan cepat terwujud dan bisa bermanfaat untuk semua pihak,” tutur Buntoro.

“Keseluruhan perwakilan yang hadir ada sekitar 20 orang,” tutur Baldwine Honest, S.T., M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Guru Anak Usia Dini Fakultas Humaniora dan Kesehatan Universitas Mulia yang juga turut mendampingi bersama jajaran dosen dan mahasiswa PG PAUD.

Menurut Baldwine Honest, kerjasama ini berhubungan dengan Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, juga Pengabdian Masyarakat, baik di bidang Pendidikan Anak Usia Dini, Hukum, dan Farmasi.

Dirinya berharap, penandatanganan perjanjian tersebut segera diikuti dengan langkah berikutnya bagi seluruh pihak yang terlibat, yakni melakukan penyusunan agenda kegiatan untuk masing-masing lembaga. “Agar Perjanjian Kerja Sama yang sudah ditandatangani ini bisa segera diwujudkan pelaksanaannya,” pungkasnya.

(SA/PSI)

Rektor Universitas Mulia DR.Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. saat memberikan sambutan Launching Ceremony Memorandum of Understanding (MoU) KKIB yang diikuti sivitas akademika di studio White Campus, Selasa (26/10). Foto: PSI

UM – Universitas Mulia bekerjasama dengan Perguruan Tinggi di Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Kerjasama ini ditandai secara resmi dengan terbentuknya Konsorsium Komputer dan Informatika Borneo (KKIB) dalam Launching Ceremony Memorandum of Understanding (MoU) secara virtual di Universiti Sabah Malaysia, Selasa (26/10) pagi.

Lima perguruan tinggi yang tergabung dalam KKIB seluruhnya berdiri di Pulau Kalimantan atau Borneo, antara lain Universiti Malaysia Sabah (UMS), Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS), Universiti Teknologi Brunei (UTB), Universitas Mulia serta Universitas Mulawarman.

Rektor Universitas Mulia DR. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. mengatakan bahwa KKIB merupakan komitmen bersama dalam memajukan teknologi komputer dan informatika di Tanah Borneo.

“Adalah kewajiban kita bersama dalam meningkatkan kompetensi akademik generasi muda kita sehingga mereka dapat mengambil peran penting dalam memajukan peradaban di masa depan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi,” tutur DR. Agung Sakti.

Pada kesempatan ini, Rektor Universitas Mulia mengucapkan selamat atas terbentuknya KKIB serta penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU di antara perguruan tinggi KKIB.

Untuk itu, lanjutnya, Rektor Universitas Mulia memberikan apresiasi dan berkomitmen untuk berkontribusi pada setiap kegiatan KKIB. “Universitas Mulia telah mengawali kegiatan KKIB ini dengan bekerja sama dengan UNIMAS dalam program PhD. Kami telah mengirim dosen-dosen kami untuk menempuh pendidikan S3 di UNIMAS,” ungkapnya.

Bukan hanya itu, Rektor DR. Agung Pribadi mengatakan telah merancang program kerjasama kolaborasi penelitian antara Universitas Mulia, UNIMAS, dan UMS. “Hal ini merupakan usaha kita bersama untuk meningkatkan dan memperkuat kemampuan penelitian bagi para dosen,” ungkap DR. Agung.

Meski demikian, DR. Agung berharap kerjasama ini tidak hanya terkait pada penelitian antara dosen saja. “Tetapi juga kegiatan antar mahasiswa kita,” harapnya.

Kerjasama kegiatan pada level mahasiswa ini diharapkan akan meningkatkan kebersamaan sebagai sesama Universitas di Borneo semakin kuat. “Semoga Allah Subhanahu wa Taala memberikan kemudahan pada semua langkah kita. Amin,” pungkasnya.

Launching Ceremony Memorandum of Understanding (MoU) Konsorsium Komputer dan Informatika Borneo (KKIB) secara Virtual di Universiti Malaysia Sabah (UMS), Selasa (26/10/2021). Foto: PSI

Launching Ceremony Memorandum of Understanding (MoU) Konsorsium Komputer dan Informatika Borneo (KKIB) secara Virtual di Universiti Malaysia Sabah (UMS), Selasa (26/10/2021). Foto: PSI

Sementara itu, Wakil Rektor Universiti Malaysia Sabah (UMS) Prof Datuk ChM. Ts. Taufiq Yap Yun Hin mengatakan bahwa tiga bidang utama dalam rencana strategis KKIB antara lain bidang akademik, penelitian dan program pascasarjana menjadi komitmen masing-masing universitas yang terlibat dalam kerjasama ini.

Ia mengatakan bahwa KKIB juga akan menjamin keberlanjutan penelitian melalui promosi penelitian berdampak tinggi yang berkelanjutan dan dapat beradaptasi dengan situasi saat ini, lebih hemat biaya, dan bermanfaat bagi universitas dan masyarakat.

“Saya yakin dengan terselenggaranya kerjasama ini akan mampu menjadi wadah bagi seluruh sivitas akademika dan mahasiswa dari seluruh mitra kerjasama untuk maju dalam mencapai keunggulan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Gagasan pendirian KKIB dicetuskan oleh mantan Dekan Fakultas Komputer Informatika UMS Prof. Dr. Abdullah Gani, FASc pada 24 April 2020 yang lalu.

Gagasan pendirian KKIB dicetuskan oleh mantan Dekan Fakultas Komputer Informatika UMS Prof. Dr. Abdullah Gani, FASc pada 24 April 2020 yang lalu.

Gagasan pendirian KKIB dicetuskan oleh mantan Dekan Fakultas Komputer Informatika UMS Prof. Dr. Abdullah Gani, FASc pada 24 April 2020 yang lalu. Dirinya mengusulkan pembentukan kerjasama yang melibatkan universitas di sekitar Pulau Kalimantan atau Borneo.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Dr. Abdullah Gani berharap setiap universitas yang terlibat menjalin kerjasama baik dalam bidang akademik, penelitian serta program pascasarjana.

Di bidang akademik, kerjasama meliputi pertukaran mahasiswa (Students Exchange) dan Program Exchange Through Virtual Means (Partial) untuk mahasiswa. Juga Regional Training Center (Long Term) dan Innovative Teaching and Curriculum Development Strategy untuk dosen-dosen KKIB.

Di bidang penelitian, kerjasama meliputi Joint Research Grants/Matching Grants, Training/Seminar, Research Attachments/Research Exchange untuk Research Grants. Juga Co-Authorship of Publications, Join Conference, New Journal, dan Citations untuk publikasi penelitian.

Di bidang Pascasarjana, kerjasama meliputi program doktoral PhD (R) Academic ‘Part Time’ and Master (R) , Seminar, dan Borneo Post Graduate Colloquium.

(SA/PSI)