Kunjungan Bapak Aries dan Bapak Fadli Guru Multimedia SMK Negeri 2 Balikpapan ke Studio UMTV Universitas Mulia Balikpapan, Kamis (28/01) diterima langsung oleh Kepala Inkubator Bisnis Bapak Irfan Ananda dan Kepala Bagian Media Kreatif Bapak Hasnawi.

SMK Negeri 2 Balikpapan yang memiliki Jurusan Multimedia ini bermaksud untuk melihat seperti apa studio UMTV milik Universitas Mulia ini. “Saya sempat melihat hasil videonya dari Youtube, wah keren ini! Kita harus melihat studionya”, pungkas Aries

Keberadaan studio mini sangat membantu proses kegiatan pembelajaran yang saat ini dilaksanakan secara daring atau online, sehingga SMK Negeri 2 Balikpapan berniat untuk melakukan studi banding dan kedepannya akan mengarahkan para siswa nya untuk magang di Universitas Mulia. “Saat ini kita sudah proses pengajuan untuk pembuatan studio, ya kita berharap semoga saja di acc”, tambah Aries

Himpunan Mahasiswa UM Open Donasi

UM– Kepedulian terhadap para korban bencana gempa bumi di Mamuju-Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) dan bencana banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel) terus ditunjukkan berbagai lapisan masyarakat, tak terkecuali mahasiswa Universitas Mulia Balikpapan.

Dengan melibatkan seluruh Himpunan mahasiswa Universitas Mulia yang diberi nama KOMALISA (Komunitas Mahasiswa Peduli Sesama) mereka membuka donasi untuk membantu para korban terdampak bencana alam di dua provinsi tersebut.

Ketua Himpunan Mahasiswa Informatika (Himatika) Muhammad As’ad Durrofiqi mengatakan sebagai upaya meringankan beban masyarakat yang tertimpa bencana alam baik banjir besar di Kalimantan Selatan dan Gempa Bumi di Sulawesi Barat, maka mahasiswa Universitas Mulia ikut tergerak untuk membantu.

“Jadi saat bencana ini muncul, kami seluruh himpunan mahasiswa melakukan pembahasan terkait bencana ini, dan ide untuk membuka donasi saya ajukan agar selain mahasiswa mungkin ada masyarakat umum yang ingin berpartisipasi bersama kami,” kata Muhammad As’ad.

Open donasi ini, katanya, mulai dibuka pada 15 Januari lalu dan rencananya akan ditutup pada 31 Januari mendatang. Setelah donasi terkumpul, rencanaya sebut As’ad, pihaknya akan menyerahkan hasil donasi tersebut ke Pemerintah Kota Balikpapan untuk diteruskan kepada PMI Balikpapan yang bertanggung jawab sebagai Posko Bantuan Utama Kota Balikpapan.

“saat ini kami menerima donasi melalui transfer bank, ovo maupun LinkAja. Selain uang tunai, kami juga membuka untuk bantuan sembako dan ada beberapa pakaian,” ujarnya.

Muhammad As’ad menjelaskan, selain membuka donasi melalui transfer, mereka juga melakukan open donasi dengan langsung turun ke jalan. Di awali pada tanggal 16 Januari lalu sebagai upaya untuk langsung mengajak masyarakat untuk ikut bersama membantu.

“Kebetulan dari program ini, kami banyak menerima donasi pakaian, dan karena info dari PMI Balikpapan bahwa tidak menerima baju, dikarenakan menghindari penyebaran virus dan lainnya, maka pakaian yang telah diterima kami jual agar dananya bisa dialokasikan untuk donasi. Dan saat ini dari seluruh pemasukan baju yang sudah diterima hampir setengahnya telah terjual,”

“Hingga saat ini, jumlah donasi yang sudah terkumpul yakni Rp 8,5 juta, dan ada beberapa sembako,” tambahnya.

As’ad menambahkan, KOMALISA akan tetap turun ke jalan hingga menjelang penutupan donasi yakni pada 31 Januari nanti. “Rencananya saat kita turun ke jalan nanti, akan kita lakukan secara berbeda yakni dengan menghadirkan live musik untuk lebih menarik minat masyarakat,” terangnya.

Ia pun berharap, nantinya seberapapun donasi yang terkumpul semoga tetap dapat membantu meringankan beban para korban. “Walau tidak seberapa semoga donasi ini dapat tepat sasaran  karena mereka tentu sangat membutuhkannya,” sebutnya.

“Dan melalui kegiatan ini pula, kami seluruh himpunan mahasiswa Universitas Mulia juga telah sepakat untuk tetap menggunakan Komalisa sebagai wadah yang akan menaungi mahasiswa yang peduli bencana,” tutupnya. (mra)

Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. saat memberikan pengarahan dalam Apel Pagi, Senin (25/1). Foto: Media Kreatif

UM – Sivitas Universitas Mulia setiap Senin pagi melaksanakan rutinitas Apel Pagi dan mendapatkan pengarahan dari Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. Apel diikuti sebagian pimpinan, staf, dan karyawan yang tidak melaksanakan Kerja dari Rumah atau WFH, Senin (25/1).

Pada kesempatan ini, Rektor memberikan arahan terkait situasi beberapa daerah di Indonesia yang sedang tertimpa musibah dan bencana alam. Rektor menyampaikan turut berdukacita kepada para korban, dan membuka layanan pengumpulan donasi di lingkungan internal sebagai bantuan kepedulian kepada para korban.

“Jadi sepanjang manusia masih hidup, maka permasalahan akan selalu muncul, namun disitulah manusia diberikan akal agar berusaha meminimalisir dan menyelesaikannya dengan baik,” tutur Pak Agung.

Pak Agung menambahkan, usaha yang dilakukan manusia tersebut juga memiliki keterbatasan. “Kecuali diberikan ujian dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, misalnya, kalau hujan terus menerus itu bisa banjir. Jika lingkungan tidak mendukung, maka hujan selama lima hari bisa mengakibatkan banjir,” tuturnya.

Meski demikian, manusia dibekali akal dan pikiran yang luar biasa sehingga memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi yang baik untuk mengantisipasi terjadinya banjir dan bencana alam di masa yang akan datang.

Hal ini seperti terjadi di Kalimantan akhir-akhir ini, di antaranya terjadi di Kalimantan Selatan yang diduga Sumber Daya Alamnya mengalami eksploitasi. Begitu juga terjadi di Kalimantan Timur, seperti di Kota Samarinda.

Peserta Apel Pagi, Senin (25/1). Foto: Media Kreatif

Peserta Apel Pagi, Senin (25/1). Foto: Media Kreatif

Terkait dengan bencana alam di beberapa wilayah di Indonesia tersebut, Rektor mengingatkan satuan gugus tugas atau satgas Covid-19 Universitas Mulia agar bekerja lebih ketat dan disiplin terkait, yakni dengan tetap meningkatkan layanan administrasi maupun akademik.

Meski tidak ada aktivitas atau kegiatan di kampus untuk menghindari kerumunan, satgas tetap akan memberikan layanan yang prima kepada seluruh civitas Universitas Mulia dengan baik.

Begitu pula dengan persiapan pembelajaran semester depan, dosen sebagai garda depan yang bersentuhan langsung dengan mahasiswa diharapkan meningkatkan model pembelajaran daring secara efektif dan efisien.

Salah satu langkah yang bisa diterapkan dosen adalah melakukan kolaborasi dengan sistem pembelajaran daring yang sudah mapan, misalnya, dengan bergabung situs pembelajaran Coursera atau Khan Academy dan teknologi pendidikan lainnya.

“Di luar negeri video tutorial pembelajaran tersedia cukup banyak dan gratis, Bapak Ibu bisa berkolaborasi untuk mendukung kegiatan belajar mengajar melengkapi maupun memperkaya materi pembelajaran,” tutur Rektor kepada peserta apel pagi.

Beberapa penyelenggara pembelajaran jarak jauh atau PJJ di dalam negeri seperti Univeritas Terbuka juga telah diakui dan cukup berpengalaman. Dosen juga dapat belajar dengan berkolaborasi sehingga dapat mengembangkan sendiri yang diharapkan semakin baik. (SA/PSI)

Lecturer Recruitment Mulia University’s 2021
open recruitment dosen 2021

Lecturer Recruitment Mulia University’s 2021

Universitas Mulia membuka kesempatan kepada calon pelamar untuk menjadi dosen program studi:

  1. S1 Informatika
  2. S1 Sistem Informasi
  3. D3 Administrasi Perkantoran
  4. S1 Manajemen
  5. S1 PG PAUD
  6. S1 Farmasi
  7. S1 Sistem Informasi PSDKU Samarinda

dengan syarat sebagai berikut:

  1. Laki-laki atau Perempuan
  2. Pendidikan S2/S3 (Linier)
  3. Memiliki sertifikat dibidangnya
  4. Menguasai komputer dan bahasa inggris (minimal pasif)
  5. Tidak sedang menjalani kontrak dengan instansi lain
  6. Usia maksimal 40 Tahun
  7. Domisili Balikpapan

Persyaratan untuk Dosen Ilmu Komputer: Menguasai salah satu atau lebih bidang keahlian: Artificial Intelligent, Robotika, Mobile Application, Internet of Things, Arsitektur Jaringan, Cybersecurity, Forensik Digital, IT Governance, Business Intellegence, Data Mining, Data Warehouse dan Multimedia dengan menyertakan sertifikat/portofolio bidang keahlian di salah satu bidang di atas.

Berkas administrasi yang dikirim berupa:

  1. Surat lamaran kerja yang ditujukan kepada Rektor Universitas Mulia
  2. Curriculum Vitae
  3. Fotocopy Ijazah Legalisir
  4. Fotocopy Transkrip Nilai Legalisir
  5. Fotocopy KTP
  6. Fotocopy Piagam/Sertifikat serta dokumen pendukung lainnya
  7. Pas Foto

Berkas dapat dikirim melalui :

Offline : Kampus Universitas Mulia Balikpapan, Jalan Letjen. Z.A. Maulani No.9 Kelurahan Damai Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Kode Pos 76114

Online : Email hrd@universitasmulia.ac.id

Kontak Person : Akhmad Priyanto 0812 5353 007

Inilah empat dari lima mahasiswa Universitas Mulia yang berhasil menjuarai lomba tingkat nasional garapan PG PAUD UPI Serang.
(kiri ke kanan) Aditya Gustiawan Putra, Cindy Maurellia, Angelia Subono dan Adinda Salsabila tampak memegang sertifikat lomba mendongeng di depan Gedung White Campus Universitas Mulia

(kiri ke kanan) Aditya Gustiawan Putra, Cindy Maurellia, Angelia Subono dan Adinda Salsabila tampak memegang sertifikat lomba mendongeng di depan Gedung White Campus Universitas Mulia

UM – Meski pandemi Covid-19 menghambat sejumlah aktivitas, namun mahasiswa Indonesia khususnya Balikpapan tetap mampu mengukir sejumlah prestasi dan inovasi di tengah keterbatasan.

Terbaru, torehan prestasi kembali diraih mahasiswa Universitas Mulia (UM) di tingkat nasional. Kali ini mahasiswa dari Program Studi (Prodi) S1 PG PAUD yang mampu menyapu bersih seluruh gelar juara lomba dalam PGPAUD Event 2020 garapan PG PAUD UPI Serang yang digelar dari 26 November hingga 25 Desember 2020 lalu.

Tak tanggung-tanggung, dari lima mahasiwa yang mengikuti lomba, seluruhnya meraih hasil terbaik di dua kategori, yakni mendongeng dan cipta lagu anak. Mereka adalah Cindy Maurellia mahasiswi angkatan 2019 yang menyabet juara I lomba mendongeng, kemudian ada Adinda Salsabilla mahasiswi angkatan 2020 sebagai juara II lomba mendongeng dan Aditya Gustiawan Putra angkatan 2019 juara III lomba mendongeng, serta Angelia Sobono mahasiswi angkatan 2020 juara harapan I mendongeng. Sementara untuk lomba cipta lagu anak yang diraih oleh Utari Lusiana Iftitah angkatan 2019 sebagai juara II.

Walau diketahui persiapan yang dilakukan kelimanya untuk mengikuti lomba berbasis online ini cukup singkat yakni hanya dalam waktu satu minggu, namun mereka tetap mampu menciptakan karya terbaiknya.

Sepeti yang diungkapkan Cindy Maurellia. Perempuan berhijab yang juga pernah meraih juara pertama lomba mendongeng nasional garapan HIMA PIUD IAIN Parepare pada Juni 2020 lalu ini menyebutkan, selain materi, persiapan yang paling utama dalam mendongeng adalah mental dan fisik. Dikarenakan seorang pendongeng tentu harus punya mental yang kuat atau percaya diri.

“Apabila mental sudah terbangun, langkah berikutnya ialah membuat naskah, dikarenakan rules perlombaannya harus orisinalitas naskahnya. Setelah naskah siap, kemudian kuasain naskah cerita dongengnya. Kalau sudah terkuasai, kuasai gestur, suara, dan mimik wajah dari tiap karakter. Setelah semua siap, barulah terakhir siapkan properti yang mendukung dan ikuti rules penilaian dari juri,” terang perempuan kelahiran Balikpapan 17 Juni 2001 ini.

Sementara itu menurut Aditya Gustiawan Putra yang juga merupakan Ketua HIMA PG PAUD UM mengatakan, selain persiapan mental dan fisik keberhasilan mereka dalam lomba kali ini juga tak lepas bimbingan para dosen, khususnya Sekprodi PG PAUD Lisda Hani.

“Dukungan para dosen sangat membantu kami, dimana kami dibimbing mulai dari proses membuat naskah hingga rekaman, bahkan para dosen juga membantu dalam editing vidio. Karena salah satu penilaian dalam lomba ini adalah kualitas videonya,” ujarnya.

Dilain pihak Lisda Hani mengungkapkan kekaguman kepada mahasiswanya, ia menuturkan bahwa semua karya yang mereka lombakan adalah hasil orisinal yang dibuat oleh mereka sendiri. “Pembuatan naskah, dari judul hingga isi naskah semua yang buat mahasiswa, sementara saya hanya membimbing mengarahkan dan mencontohkan. Bahkan properti yang mereka gunakan dibuat sendiri oleh mereka,” katanya.

Dirinya pun mengatakan, pihaknya akan terus mendukung mahasiswa untuk mengikuti lomba. “Kami akan terus ikutkan lomba, baik yang berkaitan dengan prodi kami atau tidak. Karena ini adalah pengalaman yang merupakan guru terbaik buat kita untuk menjadi lebih baik ke depannya. Seperti yang saat ini diikuti oleh tiga mahasiswa kami, yang sedang mengikutu kompetisi karya tulis, semoga hasilnya bisa memberi yang terbaik untuk UM,” ungkapnya.

Saat ini pun, tambah Lisda, untuk mempersiapkan pengajaran agar menghasilkan kualitas kuantitas terbaik untuk mahasiswa dirinya sedang membuat agenda pertemuan dengan organisasi yang berkaitan dengan PAUD. “Karena bila mereka akan mengikuti program magang, para mahasiswa nantinya tidak kaget lagi saat berada di lapangan. Jadi kami menyiapkan teori yang memang sudah sesuai fakta di lapangan,” pungkasnya. (mra)

Arahan Rektor pada Apel Pagi Rutin, Senin (11/1). Foto: Nadya, Biro Media Kreatif

UM – Rektor Univeritas Mulia Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. memberikan arahan pelaksanaan kegiatan atau aktivitas kepegawaian, akademik, maupun kegiatan administrasi dengan sistem Work From Home mulai pekan ini. Hal ini disampaikan Rektor pada kegiatan rutin Apel Pagi yang berlangsung di halaman gedung White Campus, Jalan Letjen Zaini Azhar Maulani Damai Bahagia, Senin (11/1) pagi.

WFH akan diterapkan selama dua hari dalam satu pekan sekaligus untuk mencari solusi terkait dengan pembelajaran jarak jauh. “Insyaalah mungkin dimulai hari Rabu (13/1) paling lambat, jadi akan kami diskusikan lebih dulu mengingat makin lama makin berat di luar, kita kurangi jumlah orang di dalam. Jadi WFH dalam satu minggu dua hari sambil kita mencari solusi terkait dengan pembelajaran jarak jauh,” tutur Pak Agung.

“Satu yang penting di sini adalah kesehatan yang dijaga, karena sekarang ini kesehatan lebih berarti. Kalau merasa tidak sehat, izin saja. Sekarang saatnya izin lebih dipermudah, terutama flu yang mudah menular,” tuturnya.

Untuk itu, Rektor mengimbau seluruh pegawai untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh, selain dengan melaksanakan apel pagi dan berdoa, juga melaksanakan senam kesehatan. “Nanti, pagi dan sore akan ada senam kesehatan, jadi diharapkan tubuh tetap bugar,” tuturnya.

Selama libur menjelang perkuliahan semester genap ke depan, Inkubator Bisnis diimbau Rektor agar meningkatkan kegiatan, termasuk di antaranya menangani kegiatan Marketing. “Jangan lupa harus terus menerus melakukan koordinasi,” tuturnya.

Terkait persiapan akreditasi perguruan tinggi dan program studi ke depan, Rektor mengingatkan agar seluruh struktur organisasi yang terkait agar mempersiapkan diri. Begitu juga dengan bagian Promosi dan Marketing diharapkan sudah mulai bergerak mempersiapkan diri lebih awal.

Selain kegiatan penunjang tersebut, Rektor juga mengingatkan tugas pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari tri dharma perguruan tinggi agar terus dijaga dan ditingkatkan. “Jangan lupa bahwa kita juga punya SMP dan SMK, tugas kita, dosen itu juga mencarikan solusi pembelajaran bagi adik-adik kita yang di SMP dan SMK,” tuturnya.

Menurutnya, saat ini siswa-siswi SMP maupun SMK sangat kurang dalam pembelajaran tatap muka di kelas di masa pandemi saat ini. “Hampir satu tahun mereka tidak mendapatkan pelajaran secara langsung. Nah, kita berharap mendapatkan solusi, misalnya, anak-anak SMK bidang Rekayasa Perangkat Lunak atau RPL kita berikan sekolah coding, pengajarnya adalah dari kita,” harapnya.

Hal ini sesuai dengan surat Kepala Koordinator LLDIKTI XI Kalimantan dengan nomor Surat 004/LL11/OT/2021 tanggal 4 Januari 2021 tentang Penugasan Dosen NIDN dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi sesuai ketentuan yang berlaku. “Untuk yang terhambat melaksanakan pendidikan dan pengajaran, masih bisa melakukan pengabdian pada masyarakat meski dalam keadaan pandemi Covid-19,” pungkasnya. (SA/PSI)

Penyemprotan desinfektan di Front Office Universitas Mulia, Kamis (7/1). Foto: Istimewa

UM – Lonjakan jumlah kasus positif Covid-19 pasca liburan di beberapa daerah di Indonesia cukup mengkhawatirkan. Masyarakat yang memilih liburan ke luar rumah saat libur Natal dan Tahun Baru diimbau Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk mengurangi mobilitas selama 5-10 hari setelah berlibur di awal tahun 2021. Imbauan ini untuk mengantisipasi lonjakan kasus pasca aktivitas liburan, Selasa (29/12/2020) yang lalu.

“Saya imbau, kalau kita (setelah berlibur) sama-sama bisa mengurangi derajat infeksi (dengan) mengurangi mobilitas selama 10 hari pertama di awal tahun 2021, itu akan sangat membantu untuk rekan-rekan kesehatan yang ada di rumah sakit,” tutur Menkes Budi Sadikin di Istana Kepresidenan, 29 Desember 2020 yang lalu.

Guna menindaklanjuti imbauan ini, Yayasan Airlangga menerbitkan Surat Edaran No. 01/Int/Mnj.Pend-YA/I/2021 tanggal 4 Januari 2021 perihal Wajib Isolasi Mandiri yang ditandatangani Manajer Pendidikan Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H.

Isi surat edaran menyebutkan bahwa dalam rangka menjaga dan atau mengembalikan kondisi fisik/kesehatan Guru, Dosen, dan Karyawan di Lingkungan Yayasan Airlangga Pasca Libur ke luar Kota Balikpapan agar melakukan isolasi mandiri. “Perlu untuk sementara waktu melakukan isolasi mandiri selama 3-6 hari sesuai dengan kondisi masing-masing,” tutur Pak Agung, yang juga Rektor Universitas Mulia ini.

Selama isolasi mandiri tersebut, Guru, Dosen, dan Karyawan bekerja di rumah dengan status Work from Home (WFH). Karyawan juga diwajibkan menyerahkan hasil Rapid Test Antigen terakhir ke Bagian Kepegawaian atau HRD saat tiba di Balikpapan maupun usai WFH.

Penyemprotan desinfektan di Laboratorium Komputer Gedung White Campus Universitas Mulia, Kamis (7/1). Foto: Istimewa

Penyemprotan desinfektan di Laboratorium Komputer Gedung White Campus Universitas Mulia, Kamis (7/1). Foto: Istimewa

Sementara itu, Tim Satgas Covid-19 Universitas Mulia mulai 6-7 Januari 2021 melakukan penyemprotan desinfektan di beberapa area gedung Universitas Mulia, baik gedung Airlangga Training Center yang berada di Jalan KP Tendean Gunung Pasir maupun Kampus Utama Jalan Letjen Zaini Azhar Maulani Damai Bahagia Balikpapan.

Tampak beberapa area yang disemprot desinfektan antara lain seluruh ruang kelas, ruang kerja, laboratorium komputer, Front-Office hingga kantin maupun area yang menjadi titik kumpul banyak orang.

Ketua Tim Gugus Covid-19 Drs. H Akhmad Priyanto berharap upaya yang dilakukannya ini untuk memberikan perlindungan bagi seluruh sivitas Universitas Mulia. “Semoga kita tetap terlindungi,” pungkasnya. (SA/PSI)

UM – Harian pagi pertama dan terbesar di Kalimantan Timur, Kaltim Post merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 tepat pada 5 Januari 2021. Sebagai salah satu mitranya, Universitas Mulia tak ketinggalan untuk ikut ambil bagian dalam perayaan tersebut.

Dipimpin Kabiro STDC, Kerjasama dan Media Kreatif, Yustian Servanda, S.Kom., M.Kom rombongan Universitas Mulia berkunjung ke Gedung Biru Kaltim Post Group di Jalan Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan Utara.

Dengan membawa kue ulang tahun, rombongan diterima langsung oleh CEO Kaltim Post Group Ivan Firdaus dan Direktur Kaltim Post Erwin Dede serta sejumlah karyawan KPG di Newsroom atau ruang kerja baru di Gedung Biru yang berada di lantai 4.

Selain kue ulang tahun harapan dan doa juga diberikan Universitas Mulia untuk media di bawah Jawa Pos Group ini. “Semoga Kaltim Post makin maju seiring perkembangan teknologi informasi dan digital terkini, makin jaya di bumi Kalimantan, serta senantiasa menjadi pilihan terbaik di hati masyarakat,” harap Yustian Servanda.

Sementara itu melalui pesannya Rektor Universitas Mulia Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H, juga berharap di usia yang sudah sangat dewasa ini, semoga Kaltim Post dapat semakin berkualitas, tajam dan berimbang dalam memberikan informasi, serta dapat teruss menjadi kebanggaan warga Kaltim. (mra)

Apel pagi perdana sivitas Universitas Mulia, Senin (4/1). Foto: Nadya, Biro Media Kreatif

UM – Sivitas Universitas Mulia melaksanakan apel pagi pertama di tahun 2021 disambut cuaca cerah dan suasana pagi yang menyenangkan. Rektor kemudian mengajak para peserta yang hadir pagi itu olah raga ringan jalan kaki mengitari Gedung White Campus selama satu kali putaran, Senin (4/1).

Pada kesempatan tersebut, Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. mengimbau seluruh sivitas apabila tidak enak badan atau sakit untuk istirahat di rumah. Hal ini dilakukan mengingat di tengah meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 akhir-akhir ini di Kota Balikpapan.

“Bapak/Ibu, jika ada perasaan yang kurang enak, sakit atau apa, itu jangan dipaksakan hadir, karena harus sehat, ya keluarga itu jauh lebih penting bagi kita,” tutur Pak Agung.

Terkait kondisi di kampus, Rektor mengimbau agar masing-masing ruang kerja maupun ruang kelas agar disediakan hand-sanitizer. “Ke depan, kita masih akan terus perjuangan sama seperti tahun kemarin, tampaknya masih seperti itu. Walaupun pemerintah masih terus melakukan terobosan-terobosan, maka kita persiapkan agar perkuliahan semester depan berjalan seperti biasa, bisa mengikuti dari rumah atau kantor masing-masing,” tuturnya.

Seperti diketahui sebelumnya, selama masa pandemi perkuliahan berjalan menggunakan sistem Blended Learning. Ke depan, pelaksanaan perkuliahan tersebut masih akan dilakukan evaluasi kembali memperbaiki beberapa kelemahan dan melakukan peningkatan model pembelajaran yang paling efektif.

Apel pagi perdana sivitas Universitas Mulia, Senin (4/1). Foto: Nadya, Biro Media Kreatif

Apel pagi perdana sivitas Universitas Mulia, Senin (4/1). Foto: Nadya, Biro Media Kreatif

Tes indera penciuman sebagai dasar untuk mengetahui kesehatan masing-masing. Foto: Biro Media Kreatif

Tes indera penciuman sebagai dasar untuk mengetahui kesehatan masing-masing. Foto: Biro Media Kreatif

“Dalam keadaan seperti ini, pembelajaran tergantung pada Program Studi masing-masing, karena banyak sekali nanti ilmu-ilmu yang tidak harus dipelajari dan terbatas, hanya yang kita butuhkan saja,” tutur Rektor.

Terkait pengembangan riset dan teknologi, Rektor berpesan kepada seluruh sivitas tidak menyerah terhadap berbagai kondisi dan keadaan di tengah pandemi. “Karena kita di bidang IT, mudah-mudahan kita dapatkan jalan keluarnya. Kita juga harus bisa membantu anak-anak belajar di tingkat pendidikan dasar dan menengah,” tuturnya.

Usai apel pagi dan jalan kaki ringan, Rektor mengajak peserta untuk melakukan tes dasar indera penciuman dan tekanan darah. Hasil tes menunjukkan seluruh peserta dalam keadaan sehat.

Sementara itu, pekan sebelumnya, menyambut pelaksanaan Ujian Akhir Semester Ganjil 2020/2021 yang berlangsung pekan ini, Pjs. Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Ketenagaan dan Dekan Fakultas Ilmu Komputer Wisnu Hera Pamungkas, S.T.P, M.Eng. mengimbau dosen lebih bijak dalam menyediakan fasilitas ujian bagi mahasiswa yang sedang melaksanakan isolasi mandiri atau sakit.

“Bapak Ibu Dosen, sehubungan dengan laporan adanya beberapa mahasiswa yang terdeteksi positif COVID-19, mohon kiranya lebih bijak dan mempertimbangkan kembali untuk pelaksanaan UAS secara Offline. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih,” pungkasnya. (SA/PSI)

Tampak Nanang Sujatmiko (kiri) saat menerima sertifikat dan hadiah untuk pemenang ke-3.
Mulia Hety Devita (kiri) bersama Sektretaris Prodi D3 Manajemen Industri Nanang Sujatmiko (kanan) berfoto bersama Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan Arzaedi Rachman disela acara. Tampak Nanang Sujatmiko (kanan) saat menerima sertifikat dan hadiah untuk pemenang ke-3.

Mulia Hety Devita (kiri) bersama Sekretaris Prodi D3 Manajemen Industri Nanang Sujatmiko (kanan) berfoto bersama Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan Arzaedi Rachman disela acara.

BALIKPAPAN – Universitas Mulia terpilih menjadi peserta terbaik ke-3 dalam acara Fasilitator Edukasi E-commerce garapan Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang digelar di Grand Jatra Hotel sejak 21 hingga 24 Desember lalu.

Tampak Nanang Sujatmiko (kanan) saat menerima sertifikat dan hadiah untuk pemenang ke-3.

Tampak Nanang Sujatmiko saat menerima sertifikat dan hadiah untuk pemenang ke-3.

Sekretaris Prodi S-1 Akuntansi Universitas Mulia Hety Devita mengatakan, dalam pelatihan itu ada sebanyak 50 peserta yang hampir seluruhnya merupakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ada tiga perguruan tinggi di Balikpapan.

“Jadi Kementerian Perdagangan RI menggelar pelatihan fasilitator untuk e-commerce. Selain pelaku UMKM ada pula praktisi dari kampus yang diundang. Ada tiga perguruan tinggi, yakni Stie Madani, Stiepan serta Universitas Mulia,” kata Hety.

Universitas Mulia, katanya, terpilih menjadi peserta terbaik ke-3 yang mana untuk peserta terbaik pertama dan kedua didapatkan oleh UMKM. “Jadi untuk kampus hanya Universitas Mulia yang terpilih. Penilaiannya, selain keaktifan saat pelatihan serta kehadiran juga hasil dari tes yang dilakukan sebelumnya membuat Universitas Mulia dipilih menjadi peserta terbaik,” ujarnya.

Hety menjelaskan, tujuan digelarnya pelatihan tersebut agar UMKM di Balikpapan dapat berkembang, selain secara offline juga secara online. Bahkan diharapkan dapat melakukan ekspor ke luar negeri.
“Kami para dosen yang juga dilibatkan dalam pelatihan diharapkan dapat menjadi fasilitator yang dapat menularkan selain ke mahasiswa juga ke UMKM yang lain. Karena dosen juga memiliki tugas pengabdian kepada masyarakat, maka sekaligus dapat mengajarkan ilmu ini ke pelaku UMKM,” jelasnya.

Ia menyebut, dalam pelatihan itu banyak hal yang didapatkan, mulai dari edukasi tentang kebijakan yang dibentuk oleh Kementerian Perdagangan dan seminar untuk mengembangkan usaha melalui e-commerce. “Kami dilatih bagaimana berjualan secara online dengan memanfaatkan fitur yang disediakan beberapa platform, kemudian juga kita diajarkan bagaimana melalukan ekspor, melihat pasar luar seperti apa, serta produk yang diminati itu bagaimana,” sebutnya.

Setelah pelatihan ini, tambah Hety, pihaknya tentu akan langsung menerapkan ke mahasiswa maupun UMKM. “Ilmu ini sangat bermanfaat bagi kami, karena tugas dosen selain pengajaran, penelitian juga ada pengabdian masyarakat, dan di pengabdian ini kita bisa bekerjasama dengan UMKM mengajarkan kepada mereka apa yang sudah kita dapatkan,” terangnya.

Ia melanjutkan, selama ini juga, pihaknya sebenarnya telah rutin menggelar pengabdian masyarakat ke UMKM, maka hasil pelatihan ini nantinya akan menjadi tambahan program yang sudah dijalankan Universitas Mulia.

“Karena program kami berkelanjutan, dimana kami memberikan pelatihan dan bekerjasama dengan beberapa UMKM. Selain itu di kampus juga terdapat Tax Center dibawah Kanwil DJP Kaltimtara yang kedepannya akan kita coba sisipkan terkait e-commerce ini untuk melengkapi program kami,” pungkasnya. (mra)