Mahasiswa Fikom Ikut Pelatihan Uji Kompetensi

UM– Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas dan daya saing para lulusan, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Mulia menggelar kegiatan Pelatihan Uji Kompetensi untuk mahasiswa yang telah menyelesaikan ujian tugas akhir.

Pelatihan uji kompetensi tersebut diikuti 22 orang mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom)  dari Kampus Utama Balikpapan dan Kampus PSDKU Samarinda, digelar dua hari sejak Rabu, (16/9) dan Kamis (17/9).

Kepala UPT. Laboratorium Komputer Universitas Mulia, bapak Nasruddin Bin Idris., M.Kom mengatakan para mahasiswa mengikuti uji kompetensi dengan topik perancangan basis data untuk web. Tujuannya agar sebelum mengikuti uji kompetensi mahasiswa dapat memiliki gambaran terkait materi yang akan di ujikan nantinya.

“Jadi sebelum ujian kompetensi sesungguhnya dilaksanakan mereka mengikuti training terlebih dahulu, agar saat uji kompetensi sesungguhnya sudah siap dan paham,” katanya.

Bapak Nasruddin menuturkan, pelatihan ini baru pertama kali dilaksanakan untuk mahasiswa. “Karena berdasarkan hasil evaluasi sebelumnya, dimana kami sudah melakukan tiga kali tahapan uji kompetensi. Ternyata hasilnya mahasiswa itu sulit menjawab karena tidak memiliki gambaran terkait soal yang akan diujikan. Untuk itu pihak kampus memutuskan untuk menghadirkan training untuk membantu mahasiswa memiliki gambaran terkait materi yang akan di ujikan nanti,” tuturnya.

“Disini kita berikan gambaran bagaimana mereka menjawab, kemudian soalnya seperti apa, dan untuk melihat apakah mereka dapat menyelesaikan soal dengan waktu yang ditetapkan,” tambahnya.

Selama dua hari, mahasiswa mendapatkan materi berupa teori dan praktik. “Teori kita berita secara daring dan diikuti mahasiswa Balikpapan dan Samarinda, materinya berupa gambaran umum soal yang akan diujikan, sementara praktiknya yang dilakukan di laboratorium komputer UM dan baru diikuti oleh mahasiswa di Balikpapan dan langsung dibimbing oleh saya sendiri sebagai trainer,” terangnya.

Saat praktik dilakukan, Bapak Nasruddin menyebut pihaknya melaksanakan dengan tetap menerapkan standar protokol kesehatan. Dimulai dari pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan, penggunaan masker atau face shield, hingga pengaturan jarak meja juga dilakukan.

Nantinya, tambah Bapak Nasruddin, pelatihan ini akan diikuti semua mahasiwa yang telah mengikuti skripsi dan ujian sidang, sebagai bekal kompetensi mereka yang nantinya bisa digunakan untuk melamar pekerjaan di perusahaan. Karena sertifkat akan dikeluarkan oleh BNSP sebagai bukti mereka telah memiliki kompetensi

“Ini batch pertama, karena masih ada yang belum menyelesaikan ujian dan skripsi. Dan untuk saat ini baru diikuti oleh mahasiwa Fikom, kedepan akan dilakukan oleh semua fakultas,” lanjutnya.

Usai mengikuti pelatihan, dijadwalkan mahasiswa akan segera mengikuti uji kompetensi yang sesungguhnya. “Saya berharap setelah pelatihan ini mereka dapat menyelesaikan uji kompetensi dengan sangat baik, karena untuk mendapatkan sertifikat harus melalui tahapan penilaian yang sangat ketat,” ujarnya.

Dia menekankan, karena dalam penilian sebuah uji kompetensi ada beberapa kriteria penilian yang harus dipenuhi. “Bila salah satu kriteria penilaiann itu tidak terpenuhi, maka mereka dianggap gagal. Harapan saya mereka semua lulus, dan mendapatan sertifikat yang dapat digunakan untuk mencari pekerjaan,” harapnya.

Bapak Nasruddin juga melanjutkan, dari training ini pihaknya sebenarnya bukan untuk memudahkan mahasiswa, tetapi membantu mahasiswa agar bisa lulus. “Intinya kita tidak memudahkan mahasiswa untuk menjawab soal, karena uji kompetensi itu adalah usaha mereka dan untuk mereka sendiri. Dan bila ada yang tetap dinyatakan tidak lulus, mereka bisa mengulang kembali hingga mereka bisa dan layak mendapatkan sertifikat dari BNSP,” pungkasnya. (mra)

 

 

Peserta yang telah mengikuti agenda tersebut mendapatkan sertifikat sebagai bukti keikutsertaan dalam Pembentukan Relawan Anti Narkoba.

Peserta yang telah mengikuti agenda tersebut mendapatkan sertifikat sebagai bukti keikutsertaan dalam Pembentukan Relawan Anti Narkoba

Sebagai upaya pencegahan peredaran narkotika di Kota Beriman, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Balikpapan menggelar Assistensi Penguatan dalam rangka Pembentukan Relawan Anti Narkoba selama dua hari sejak tanggal 29-30 Juli 2020.

Diikuti beberapa perguruan tinggi di Balikpapan, Universitas Mulia menjadi salah satu peserta dalam kegiatan tersebut. Mewakili kampus, empat mahasiswa terpilih yakni Nayaka Ariya, Sahrun, Yasmin Najibah dan Mailinda hadir, mereka didampingi dosen sekaligus Kaprodi Ilmu Hukum Universitas Mulia Ibu Okta Nofia Sari S.H., M.H.

Relawan Anti Narkoba merupakan penghubung BNN ke masyarakat. Mereka akan menjadi agen perubahan dalam melakukan pencegahan khususnya di lingkungan Pendidikan masing-masing.

Sebelum dilantik para peserta menerima berbagai materi pembekalan terkait narkoba. Diawali dengan pengenalan kegiatan relawan anti narkoba dan pembentukan karakter yang diberikan pada hari pertama. Selanjutnya di hari kedua, diberikan pemahaman aspek hukum dari UU No 35/2009 tentang narkoba dan public speaking. Dalam kegiatan itu pun, kelompok relawan diberikan kesempatan untuk membuat program kerja kedepan, dimana tim Universitas Mulia membentuk penyuluhan tentang bahaya narkoba dan pembentukan desa binaan anti narkoba.

Diharapkan dengan keterlibatan mahasiswa Universitas Mulia, mereka semakin siap melakukan gerakan penanggulangan masalah narkoba, meminimalis bahkan memutus peredaran narkoba di Balikpapan khususnys di lingkup universitas. (mra)

Untuk meningkatkan kecerdasan spiritual dan leadership bagi Civitas Akademika dalam menghadapi tatanan hidup baru atau new normal, Universitas Mulia telah menggelar Workshop Reinforcement Leadership, pada Selasa, 7 Juli 2020. Menghadirkan motivator Dr. H. Sartono, M.M, pada Selasa, 7 Juli 2020.

Kegiatan ini diikuti para pimpinan di Universitas Mulia, mulai dari Rektor, Dekan hingga Kaprodi. Dengan mengangkat tema Kerjaku Ibadahku, banyak informasi spiritual yang beliau dibagikan. Dimulai pada niat. Bekerja haruslah diawali dengan niat ibadah. Bila telah meniatkan untuk ibadah dengan melayani, Insyallah semua pekerjaan tidak akan terasa terbebani. Tidak ada kata lelah ataupun mengeluh, karena semua telah didasari dengan niat ibadah.

Apapun profesi baik karyawan maupun dosen, bila dilakukan hanya dengan tujuan mencari uang, maka waktu yang kita jalankan setiap hari hanyalah sia-sia, karena waktu begitu terbatas dan telah banyak kita gunakan untuk hal lainnya. Namun bila sebelum berangkat bekerja, mengawali dengan niat ibadah, niat untuk melayani membantu sesama, maka niscaya Allah akan membantu hambanya.

Dirinya juga mengajak untuk menghindari perilaku tercela, terutama dalam bekerja. Seperti sombong, tamak, iri dengki serta Munafik. Karena induk dari segala kejahatan adalah keempat hal tersebut.

Ia pun mengajak untuk tidak mencinta dunia secara berlebihan atau hubbud dunya. Karena pencinta dunia tidak akan lepas dari tiga hal, yakni kesedihan atau kegelisahan, keletihan yang berkelanjutan serta penyesalan yang tidak pernah berhenti. Dunia yang kita tinggali saat ini sesungguhnya hanya bersifat fana atau sementara, sebaliknya dengan kehidupan dunia, kehidupan akhirat merupakan kehidupan sejati.

Selanjutnya bersungguh-sungguh atau profesional. Seperti hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab shahihnya, dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu‘anhu beliau berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bersungguh-sungguhlah pada perkara-perkara yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah dan janganlah kamu bersikap lemah”.

Agenda ini juga, sebagai upaya penyegaran kepada seluruh pimpinan, untuk mengingatkan kembali bahwa apa yang dilakukan itu tujuannya adalah ibadah. Karena bila kita sudah niatkan dengan ibadah, maka bekerja akan secara ikhlas. Berbeda bila kita bekerja hanya dengan niat mencari uang, maka pasti memiliki hitung-hitungan dan selalu berkeluh kesah. Nantinya agenda ini akan dibuat secara rutin, selain itu untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, setiap Jumat pagi, juga dilakukan agenda Jumat berkah yang diisi dengan kultum dan pengajian.

Kuliah, Kerja atau Kursus di masa pandemi covid 19? Bagaimana peluang dan perkembangan terkininya?

Untuk menjawabnya, Universitas Mulia menyelenggarakan Online Webinar dengan tema
“Kuliah, Kerja, atau Kursus di Masa Pandemi Covid 19”
yang akan diselenggarakan pada:
🗓️ Hari, Tanggal : Kamis, 2 Juli 2020
🕘 Waktu : 10.00 – 12.00 WITA
🎥 Live Streaming Youtube & Facebook Mulia University

Pendaftaran FREE
BENEFIT : Voucher Pendidikan Gratis 150K, E-Sertifikat, E-Modul, Doorprize.

Untuk pendaftaran klik link berikut ini : https://bit.ly/webinarUM

Ayo daftar segera!

Siang ini, Rabu 17 Juni 2020, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Mulia mengadakan Webinar Nasional “Tantangan Pembelajaran Daring: Cerita dari Sudut Indonesia” yang dipelopori oleh Lembaga Pengembangan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Universitas Mulia dan didukung oleh Universitas Mulia TV (UM TV)

Sesuai dengan temanya, webinar ini menghadirkan narasumber dari beberapa dosen di seluruh perguruan tinggi yang ada di Indonesia diantaranya Ibu Linda Fauziyah Ariyani, S.Pd., M.Pd., Dosen dari Universitas Mulia Balikpapan, Bapak Alim Harun Pamungkas, S.Pd., M.Pd., Dosen dari Universitas Negeri Padang, Ibu Rizki Putri Ramadhani, S.S., M.Pd., Dosen dari Politeknik Negeri Malang dan Bapak Iwan, S.Si, M.Pd., Dosen dari Universitas Papua dan Bapak Ivan Armawan, S.E., M.M sebagai moderator dalam webinar tersebut.

Narasumber dan moderator terhubung melalui video conference Zoom dan dengan dukungan dari UM TV, para peserta dapat menyaksikan webinar secara langsung melalui kanal Youtube Mulia University hingga acara selesai. Di akhir webinar, para peserta mendapatkan free e-certificate setelah mengisi link feedback yang dibagikan oleh Panitia Webinar Nasional.

 

Senin 15 Juni 2020, Dosen Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) Universitas Mulia Balikpapan melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat bertempat di SDIT dan SMPIT Istiqamah Balikpapan. Kegiatan yang diisi langsung oleh para Dosen Fakultas Ilmu Komputer diantaranya Bapak Wisnu Hera Pamungkas, S.T.P., M.Eng., Bapak Tri Sudinugraha, S.Kom., M.Kom., Bapak Yeyen Dwi Atma, S.Kom., M.Kom., dan Bapak Nasruddin bin Idris, S.Kom., M.Kom ini akan dilaksanakan selama kurang lebih empat hari kedepan dari tanggal 15 Juni 2020 hingga 18 Juni 2020 dengan materi Implementasi Sistem dan Pelatihan Guru terkait Pembelajaran Daring SDIT dan SMPIT Istiqamah Balikpapan.

“Tentunya harapan kita seluruh guru semakin familier dengan teknologi informasi, sehingga bisa memperkaya model pembelajaran yang akan diterapkan ke siswa. Harapan lain agar sekolah-sekolah lain mulai membuka diri terkait perkembangan IT ini, bahwa kebutuhan teknologi informasi adalah keniscayaan yang harus dihadapi sekolah, guru dan murid. Kami dari institusi pendidikan tinggi siap berkolaborasi jika dibutuhkan oleh sekolah terkait dengan implementasi sistem ataupun pengembangan sdm kedepannya,” ungkap Wisnu Hera Pamungkas, S.T.P., M.Eng.

Semangat dosen Fikom…

Daftar dan Saksikan Webinar Nasional “Tantangan Pembelajaran Daring : Cerita dari Sudut Pandang Indonesia” bersama Narasumber dari berbagai penjuru Indonesia :

  1. Linda Fauziyah Ariyani, S.Pd., M.Pd., Dosen Universitas Mulia Balikpapan
  2. Alim Harun Pamungkas, S.Pd., M.Pd., Dosen Universitas Negeri Padang
  3. Rizki Putri Ramadhani, S.S., M.Pd., Dosen Politeknik Negeri Malang
  4. Iwan, S.Si, M.Pd., Dosen Universitas Papua

Hari : Rabu, 17 Juni 2020
Waktu: 09.30 WIB – 10.30 WITA – 11.30 WIT

Untuk Link Pendaftaran Silahkan Akses Webnas

Live Streaming on Youtube Mulia University, please subscribe and turn on notifications

Bagaimana pembelajaran efektif di masa pandemi covid 19? Bagaimana mengembangkan inovasi teknologi, riset dan pendidikan di masa saat ini?

Untuk menjawabnya, Universitas Mulia menyelenggarakan Online International Webinar dengan tema
“Pembelajaran Efektif di Masa Pandemi Covid 19. Inovasi Teknologi, Riset dan Pendidikan”

yang akan diselenggarakan pada:

🗓️ Hari, Tanggal : Selasa, 19 Mei 2020
🕘 Waktu : 09.00-12.00 WIB
🎥 Via Google Meet

Free, benefit: e-sertifikat dan e-modul.
Pendaftaran melalui link: Daftar Webinar UM

Atas keikutsertaan Bapak, Ibu, Saudara sekalian kami ucapkan Terima Kasih.

Hormat kami,
LP3M Universitas Mulia

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kembali membuka program beasiswa Digital Talent Scholarship (DTS) 2020 melalui Online Academy (OA) yang merupakan kerjasama Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan Global Techology Company. “Pelatihan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di bidang IT dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia Indonesia yang memiliki keahlian di bidang profesi masing-masing untuk memperoleh kompetensi tambahan serta menciptakan sumber daya manusia yang lebih adaptif dan produktif dengan mengoptimalisasi teknologi, Online Academy juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang IT demi memenangkan persaingan global,” dikutip dari laman digitalent.kominfo.go.id/ Senin, 04 Mei 2020

Pelatihan Online Academy diikuti oleh beberapa Dosen Universitas Mulia diantaranya Bapak Nasruddin, S.Kom., M.Kom., Bapak Tri Sudinugraha, S.Kom., M.Kom dan Bapak Agus Wijayanto, S.Kom dengan mengambil konsentrasi CCNA Network Engineer dan Python. Ketiga dosen tersebut melakukan registrasi pada 30 Maret 2020 – 23 April 2020 silam dan akan memulai pelatihan pada Senin, 04 Mei 2020 hingga sembilan minggu ke depan dengan memanfaatkan video conference cisco webex sebagai media pelatihan secara online mengingat pelatihan ini dilaksanakan di tengah pandemi corona dan menggunakan Netacad (Networking Academy) yaitu sebuah program akademi atau portal online learning yang dimiliki oleh Cisco System. Peserta pelatihan akan mendapatkan Sertifikat Kominfo, CCNA dan Sertifikasi Industri bagi peserta yang lolos tes akhir.

“Dengan adanya pelatihan ini dapat menambah pengalaman dan menyalurkan ilmu yang didapat kepada peserta didik dan mahasiswa Universitas Mulia, saya berharap bisa lolos tes akhir dan mendapat kesempatan mengikuti sertifikasi industri di akhir pelatihan,” ungkap Agus Wijayanto, S.Kom

Sabtu 14 Maret 2020, Pelatihan Multimedia Video Editing sebagai bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat untuk Imam, Kaum, Pengurus DKM Masjid dan Remaja Masjid se-Kecamatan Balikpapan Kota di Universitas Mulia. Pelatihan yang diselenggarakan di Laboratorium Komputer Universitas Mulia ini diikuti lebih dari 60 orang yang terbagi dalam dua kelas dengan menggunakan aplikasi pengolah video untuk pemula yakni Filmora dan Adobe Premiere.