UM – Fakultas Ilmu Komputer bekerja sama dengan PT. Media Kreasi Abadi dalam rangka mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kemendikbudristek. Kerja sama ini untuk memfasilitasi mahasiswa mengikuti program MBKM bidang Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) mendatang.

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Mulia Yusuf Wibisono, S.E., M.T.I. saat memberikan paparan sosialisasi tentang Program MSIB yang digelar lewat Zoom Meeting diikuti mahasiswa calon peserta MBKM, Sabtu (8/1) mengatakan bahwa program ini berdasarkan Permendikbud nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Disebutkan, perguruan tinggi wajib memberikan hak bagi mahasiswa untuk secara sukarela dapat mengambil sks di luar perguruan tinggi sebanyak 2 semester atau setara dengan 40 sks.

Definisi sks pun berubah. Setiap sks diartikan sebagai jam kegiatan, bukan jam belajar. Yang dimaksud jam kegiatan adalah belajar di kelas, praktik kerja atau magang, pertukaran pelajar, proyek di desa, wirausaha, riset, studi independen, dan kegiatan mengajar di daerah terpencil. Semua jenis kegiatan tersebut harus dibimbing oleh seorang dosen.

Peserta sosialisasi Magang Bersertifikat Program MBKM dengan PT MKA, Sabtu (8/1). Foto: Nadya Media Kreatif

Peserta sosialisasi Magang Bersertifikat Program MBKM dengan PT MKA, Sabtu (8/1). Foto: Nadya Media Kreatif

Direktur PT MKA Istia Budi, S.T., M.M. saat memaparkan program Magang Bersertifikat kepada mahasiswa Universitas Mulia, Sabtu (8/1). Foto: PSI

Direktur PT MKA Istia Budi, S.T., M.M. saat memaparkan program Magang Bersertifikat kepada mahasiswa Universitas Mulia, Sabtu (8/1). Foto: PSI

MSIB merupakan bagian dari program Internship yang dijalankan perguruan tinggi selain Research ship dan Entrepreneurship. Internship bertujuan untuk menyiapkan mahasiswa menjadi profesional dengan memberikan pengalaman kerja nyata di perusahaan. Mahasiswa diberikan kemerdekaan untuk memilih, apakah Internship, Research ship, atau Entrepreneurship setelah lulus nantinya.

Magang Bersertifikat adalah program magang yang dipercepat dan diakselerasikan dengan pengalaman belajar. Sedangkan Studi Independen adalah pembelajaran di kelas yang dirancang dan dibuat khusus berdasarkan tantangan nyata yang dihadapi oleh industri/mitra.

Dekan Fakultas Ilmu Komputer Wisnu Hera Pamungkas, S.TP., M.Eng. berharap program MBKM ini dapat dijalankan dan diikuti bukan saja di program studi Informatika dan Teknologi Informasi saja, melainkan seluruh program studi yang ada di Universitas Mulia.

“Silakan mahasiswa yang memenuhi persyaratan dan lolos seleksi program magang ini, pendaftarannya masih satu minggu lagi. Bisa diinformasikan pada yang lain bahwa program MBKM ini terbuka luas bagi seluruh program studi,” tutur Wisnu Hera.

Sementara itu, Direktur PT. Media Kreasi Abadi (PT MKA) Istia Budi, S.T., M.M. mengatakan bahwa PT MKA sudah melaksanakan Magang Bersertifikat mulai 2 Agustus 2021 dan berakhir 31 Januari 2022. Diikuti 30 orang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, termasuk dari Universitas Mulia. Mahasiswa diwajibkan mengikuti 760 jam pelajaran atau setara 20 sks untuk 1 semester.

“Manfaat mahasiswa mengikuti magang ini sebagai pengalaman bekerja dan diakui penuh 1-2 semester. Dapat uang saku dan biaya hidup selama magang dari Kemendikbudristek dan mendapat sertifikat kompetensi dari PT MKA. Ini luar biasa banget,” tutur Istia Budi.

Menurutnya, mahasiswa tidak perlu ragu pada PT MKA mengingat sudah diakui Kemendikbudristek. “Dari 10 kriteria mitra IDUKA Kemendikbudristek, PT MKA masuk kriterianya, yaitu sebagai perusahaan lokal, teknologi global, dan perusahaan rintisan berbasis teknologi,” tutur Istia Budi.

“Sebenarnya program magang ini memudahkan kami untuk meng-hire lebih mudah, tidak perlu mencari lagi dari luar, magang selama enam bulan bagus, langsung kami kontrak kerja,” imbuhnya.

Salah satu mahasiswa Program Studi Informatika Viody Alfaridzi mengikuti program Magang Bersertifikat di PT MKA, mengatakan bahwa selama mengikutinya, dirinya merasakan mendapat pengalaman dan manfaat belajar dari mengerjakan proyek pengerjaan aplikasi.

Ketika ditanya soal membagi waktu kuliah, Viody mengatakan cukup mampu menyediakan waktu. “Sebenarnya gak semuanya kayak kerja-kerja (normal) gitu, jadi kita ada waktu untuk mengerjakannya gitu, berkumpul di waktu terakhir itu lumayan banyak, jadi kayak ada catatan sendiri, misalnya kita sudah selesai mengerjakan submit, kita bisa istirahat duluan. jadi ada waktu kosong yang bisa kita gunakan untuk tim building,” tutur Viody panjang lebar.

Gimana? Kamu mahasiswa tertarik ikutan MBKM? Segera deh daftar aja di Program Studi masing-masing. Asyik kok, seru!

(SA/PSI)

Dokumentasi