Tag Archive for: Kerjasama

Fakultas Ilmu Komputer saat melakukan penandatanganan MoU dengan SMK Nusantara.

UM- Sebagai upaya memperluas kerjasama dengan berbagai instansi terkait, khususnya dibidang pendidikan, Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) kembali melakukan kerjasama dengan salah satu sekolah di Kota Balikpapan, kali ini dengan SMK Nusantara.

Penandatanganan MoU yang dilakukan antara Dekan Fikom Wisnu Hera Pamungkas, S.TP., M.Eng dengan Kepala SMK Nusantara Djumardin, S.Kom., M.M tersebut dilaksanakan pada Rabu, 1 September 2021.

Kaprodi Teknologi Informasi Universitas Mulia, Djumhadi, ST., MKom menjelaskan, kerjasama tersebut ialah dibidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, dimana dalam kerjasama tersebut Universitas Mulia akan menjadikan SMK Nusantara sebagai sekolah binaan. “Yang mana untuk SMK Nusantara dapat mengirimkan siswa untuk magang, praktik ataupun pelatihan yang sesuai dengan jurusan mereka dan prodi yang ada di Universitas Mulia,” jelasnya.

Djumhadi mengatakan, kerjasama ini merupakan yang kesekian kalinya dengan SMK yang ada di Balikpapan, dimana sebelumnya pihaknya sudah melakukan kerjasama dengan beberapa SMK, seperti SMK Panca Dharma, SMK Muhammadiyah serta Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). “Sebenarnya SMK lain sudah banyak yang bekerjasama dengan kami, tetapi hanya saja tidak tertuang secara tertulis. Seperti SMK 1, SMK 6 dan lainnya. Karena para dosen kami sebelumnya telah dipercaya sebagai asesor dalam Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dibeberapa SMK serta asesor BNSP hingga sebagai juri LKS,” katanya.

Ia menyebut, kerjasama ini sesungguhnya sudah lama berjalan, namun baru tertuang dalam MoU. Dimana SMK Nusantara telah mengirimkan siswa magang ke kampus Universitas Mulia, serta para dosen Universitas Mulia juga sudah beberapa tahun menjadi tim penguji dalam UKK siswa.

Djumhadi menerangkan, khusus untuk Prodi Teknologi Informasi merupakan prodi yang baru berjalan dua tahun, maka menjelang akreditasi terkait dengan Kampus Merdeka, pihaknya diwajibkan untuk bekerjasama dengan institusi terkait. “Dimana selain ada sekolah binaan, kami ingi nantinya punya desa binaan yang bekerjasama dengan instansi terkait, baik pemerintah, swasta maupun negeri hingga sekolah-sekolah. Jadi diharapkan dosen-desen kami, tidak hanya mengajar di dalam kampus tetapi juga di luar kampus, dengan melakukan pengabdian, penelitian kepada masyarakat,” terangnya.

Ia pun berharap pihaknya dapat menargetkan seluruh SMK di Kota Minyak. “Karena terkait dengan IT, kampus Universitas Mulia memang mengarah kesana. SMK hampir semua beberapa siswanya sudah menjadi mahasiswa di kampus kami. Untuk itu kita tindak lanjuti untuk kerjasama dengan sekolahnya,” pungkasnya. (mra)

Kepala Sekolah SMK Kesehatan Airlangga Firmansyah, S.Pd. (kiri) dan Kepala Sekolah SMK Airlangga Balikpapan Saeful, S.Pd. saat menandatanngani Nota Kesepahaman dengan Universitas Mulia, Kamis (19/8). Foto: Media Kreatif

UM – Dalam rangka Pengembangan dan Peningkatan Kualitas Pendidikan di Balikpapan, Universitas Mulia menjalin kerjasama dengan SMK Airlangga dan SMK Kesehatan Airlangga di bidang pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi. Kerjasama ini tertuang dalam Nota Kesepahaman yang ditandatangani Rektor DR. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. bersama dengan masing-masing kepala sekolah di Ruang Rektor, Kamis (19/8) yang lalu.

Saeful S.Pd., Kepala Sekolah SMK Airlangga mengatakan bahwa inisiatif kerjasama dilakukan mengingat terganggunya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah akibat wabah Covid-19 saat ini.

“Ya, adanya wabah virus Corona sehingga siswa tidak bisa belajar di sekolah dengan efektif sehingga kami berpikir untuk mencari cara agar siswa tetap dapat belajar tatap muka tanpa harus datang di sekolah. Pelaksanaan KBM di sekolah selama ini dilakukan dengan pembelajaran jarak jauh atau secara daring/online,” tutur Saeful.

Berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Balikpapan Nomor : 300/ 2848 /PEM tentang Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Covid-19, menyebutkan bahwa dalam KBM, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (Sekolah, Perguruan Tinggi, Akademi,Tempat Pendidikan/Pelatihan) dilakukan dengan pembelajaran jarak jauh atau secara daring/online.

Selain itu, dalam PPKM yang diberlakukan secara bertahap ini, pemerintah memberikan batasan sebanyak maksimal 25% pendidik/tenaga kependidikan dapat melakukan kegiatan persiapan teknis (simulasi) asesmen Nasional pada tanggal 24 Agustus 2021 sampai dengan 2 September 2021.

Masa berlaku PPKM tersebut terhitung mulai 24 Agustus 2021 sampai dengan 6 September 2021. Masa berlaku diputuskan pemerintah RI setelah melakukan evaluasi sehingga diputuskan apakah ke depan masa PPKM dilakukan perpanjangan waktu atau dengan keputusan dan pertimbangan lainnya.

Kepala Sekolah SMK Kesehatan Airlangga Firmansyah, S.Pd. (kiri) dan Kepala Sekolah SMK Airlangga Balikpapan Saeful, S.Pd. saat menandatanngani Nota Kesepahaman dengan Universitas Mulia, Kamis (19/8). Foto: Media Kreatif

Kepala Sekolah SMK Kesehatan Airlangga Firmansyah, S.Pd. (kiri) dan Kepala Sekolah SMK Airlangga Balikpapan Saeful, S.Pd. saat menandatanngani Nota Kesepahaman dengan Universitas Mulia, Kamis (19/8). Foto: Media Kreatif

Oleh karena itu, Saeful memandang, selama dalam keterbatasan tersebut, Universitas Mulia dinilainya tepat untuk membantu dan mendampingi sekolah dalam pelaksanaan peningkatan kualitas bidang pendidikan.

Senada dengan Saeful, Kepala Sekolah SMK Kesehatan Balikpapan Firmansyah S.Pd. juga menjalin kerjasama dalam rangka peningkatan kualitas Pendidikan, Penelitian, dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi. Menurutnya, pihaknya juga menjalin kerjasama pembinaan dan pendampingan dengan Universitas Mulia.

Selanjutnya, bentuk dan detail kerjasama akan dituangkan ke dalam Perjanjian Kerjasama (PKS) dalam waktu dekat.

“Kami berharap, dengan kerjasama pendampingan ini, semoga dapat menambah pengetahuan dan keterampilan siswa-siswi kami. Selain karena siswa-siswi belajar di sekolah dalam kondisi dan jumlah yang sangat terbatas, siswa juga medapat pendidikan di kampus Universitas Mulia yang ditunjang pengajar, teknologi, dan sarana prasarana yang sangat memadai,” tutup Saeful.

SMK Airlangga dan SMK Kesehatan Airlangga beralamat di Jalan S Parman Nomor 14 Kel. Gunung Guntur Kec. Balikpapan Tengah, Balikpapan. Memiliki jurusan Multimedia, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer dan Jaringan, Akuntansi dan Keuangan Lembaga serta Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran.

Sedangkan SMK Kesehatan memiliki program keahlian atau jurusan Keperawatan, Farmasi, dan Teknologi Laboratorium Medik (Analis Kesehatan).

(SA/PSI)

 

Uji TKK Aspek Keterampilan Penerimaan Bintara Polri TA 2020 Panda Kaltim Bakomsus TI. Foto: Nadya, Biro Media Kreatif

UM – Universitas Mulia kembali melanjutkan kerjasama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur yang ditandatangani dalam sebuah Nota Kesepahaman pada Senin (22/2) yang lalu. Kerjasama ini melanjutkan kerjasama sebelumnya di bidang Perbantuan Tenaga Ahli Teknologi Informasi dan dukungan sarana dan prasarana untuk kegiatan penerimaan Bintara Polri.

Sekretaris Rektor Suhartaty, S.E., M.Kom. mengatakan bahwa kerjasama ini melanjutkan sebelumnya terkait dengan maksud untuk meningkatkan kerjasama dalam perbantuan tenaga ahli bidang informasi dan teknologi (IT) dan dukungan sarana prasarana dalam rangka seleksi penerimaan anggota Polri serta pendidikan pengembangan untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Polri.

“Sebelumnya, Universitas Mulia beberapa kali telah menyiapkan sarana prasarana Teknologi Informasi untuk seleksi penerimaan calon anggota Polri dan Pendidikan Pengembangan Polri di lingkungan Kepolisian Daerah Kalimantan Timur. Pada tahun ini kerjasama tersebut kita lanjutkan kembali,” tuturnya.

Ia mengatakan Universitas Mulia sangat berterima kasih atas kepercayaan Polri kembali menjalin kerjasama sehingga mendorong Universitas Mulia agar terus menjaga kesinambungan dengan meningkatkan kualitas SDM maupun sarana dan prasarana yang dimilikinya.

“Kepercayaan Polri ini tentu kebanggaan bagi Universitas Mulia untuk terus dijaga dan dibina, oleh karena itu sarana prasarana seperti perangkat dan jaringan komputer diaudit kembali agar sesuai kebutuhan dan standar operasional Polri,” tuturnya.

Kerjasama ini tertuang pada Nota Kesepahaman Kepolisian Daerah Kalimantan Timur yang ditandatangani Irjen Pol. Drs. Herry Rudolf Nahak, M.Si. dengan Rektor Universitas Mulia Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. dengan nomor MoU/7/II/HUK.8.1.1./2021 dan nomor 051/MoU/Rektorat/II/2021.

Dengan kerjasama ini, Polri berharap mampu membangun SDM Polri yang unggul dan kompetitif sesuai prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis, objektif, dan jujur. Semangat Polri adalah mewujudkan Rekrutmen Polri yang clear and clean serta anti Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

Kuliah Umum Pelatihan dan Penulisan Artikel Jurnal oleh Triesninda Pahlevi, S.Pd., M.Pd. dosen Universitas Negeri Surabaya, Kamis (29/4).

UM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Mulia menggelar Kuliah Umum Pelatihan Penulisan Artikel dan Jurnal. Tampil sebagai narasumber Triesninda Pahlevi, S.Pd, M.Pd. dosen Universitas Negeri Surabaya. Kuliah diselenggarakan daring dan disiarkan terbuka streaming YouTube, Kamis (29/4) yang lalu.

Ketua Program Studi Manajemen Linda Fauziyah Ariyani, S.Pd., M.Pd., yang juga koordinator pelaksana kegiatan kuliah umum ini mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini untuk membekali mahasiswa tentang cara menulis artikel maupun jurnal. “Sehingga mereka diharapkan ketika menyelesaikan Skripsi, mereka mampu mencari sumber-sumber ilmiah dan melakukan publikasi hasil penelitiannya,” tutur Linda.

Menurutnya, selain untuk mahasiswa, kegiatan kuliah umum ini juga ditujukan untuk dosen sehingga minimal mampu memilih jurnal terakreditasi nasional.

“Kegiatan kuliah umum ini juga sebagai tindak lanjut kerjasama Memorandum of Agreement antara Universitas Mulia dengan Universitas Negeri Surabaya khususnya Prodi Manajemen,” tuturnya.

Ia mengatakan bahwa dalam kerjasama ini keduanya sepakat melakukan kerjasama dalam bidang penelitian dan pengajaran. “Kuliah umum ini merupakan program yang kedua, berikutnya nanti dilanjutkan kerjasama dalam bidang penelitian,” ungkap Linda.

Pada kesempatan kuliah umum kali ini, Triesninda Pahlevi mengatakan bahwa dirinya sebagai dosen memiliki kewajiban untuk membimbing mahasiswa. “Menulis artikel atau jurnal ilmiah itu wajib dan menjadi keharusan bagi mahasiswa sebagai syarat kelulusan,” tuturnya sambil memperagakan cara mencari jurnal Manajamen di situs doaj.org.

DOAJ atau Directory of Open Access Journals atau Direktori Jurnal Akses Terbuka merupakan situs web yang mencantumkan daftar jurnal yang dapat diakses terbuka. DOAJ dikelola oleh Infrastructure Services for Open Access (IS4OA).

Diakses terbuka dalam arti dapat digunakan berdasarkan hak-hak yang diperlukan yang diberikan kepada para pengguna, seperti memiliki hak untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau menautkan ke naskah lengkap artikel-artikel tersebut.

DOAJ adalah direktori online yang melakukan indeksasi dan menyediakan akses ke jurnal yang berkualitas, open access, dan peer-reviewed. Semua layanan DOAJ tidak dipungut biaya, termasuk jika jurnal terindeks di DOAJ. Hingga Februari 2018, basis data DOAJ tercatat menyimpan sekira 11.210 buah jurnal.

“Jurnal yang semakin tinggi (akreditasinya) biasanya itu banyak yang berminat, untuk penerimaan artikel kita (agar dimuat ke dalam jurnal tersebut) itu akan melalui seleksi dalam waktu yang cukup lama. Jadi, harap bersabar ya menunggu accept jurnal kalian,” papar Triesninda.

“Tidak mudah masuk ke Sinta 1, biasanya yang masuk Sinta 1 itu sudah masuk Scopus, Bu Linda mungkin banyak pengalaman juga masuk di Scopus,” tambahnya.

Menurutnya, untuk mengetahui jurnal telah terindeks Scopus adalah dengan cara mengakses scimagojr.com. “Kita bisa tahu jurnal internasional yang terindeks Scopus, apakah Q4, Q3, Q2, atau Q1,” ungkapnya.

Ia mengatakan jurnal yang terindeks Scopus merupakan jurnal yang paling tinggi akreditasinya.

Paparan Triesninda Pahlevi lebih lengkap selanjutnya dapat diakses melalui YouTube. (SA/PSI)

Suasana Seleksi Penerimaan ASN Pemerintah Kota Balikpapan yang diselenggarakan pada September 2020 yang lalu di Universitas Mulia. Foto: Dok. Media Kreatif

UM – Universitas Mulia kembali menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Balikpapan di Bidang Pendidikan, Penelitian, Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Pengabdian pada Masyarakat serta menfasilitasi Sarana dan Prasarana Teknologi Informasi. Kerjasama ini tertuang dalam Kesepakatan Bersama yang ditandatangani Wali Kota Rizal Effendi dan Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, Kamis (29/4) yang lalu.

Sekretaris Rektor Suhartaty, S.E., M.Kom. mengatakan bahwa kerjasama ini melanjutkan kerjasama sebelumnya yang telah berakhir pada awal tahun ini. “Betul, Kesepakatan Bersama ini menjadi dasar pelaksanaan kerjasama dalam upaya pengembangan dan pemanfaatan sumber daya, baik yang dimiliki Universitas Mulia maupun Pemerintah Kota Balikpapan. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan dan fungsi masing-masing,” terangnya.

Ia mengatakan, salah bentuk implementasi kerjasama ini adalah pemanfaatan sarana dan prasarana Universitas Mulia untuk pelaksanaan seleksi penerimaan calon ASN (Aparatur Sipil Negara) pada beberapa waktu yang lalu. Selain itu, lanjutnya, Universitas Mulia juga akan membuka kesempatan untuk bekerja sama bagi instansi atau perusahaan yang juga akan menggunakan sarana dan prasarana, terutama fasilitas Teknologi Informasi di Universitas Mulia.

“Beberapa waktu yang lalu Universitas Mulia juga bekerja sama dengan Polri yang menggunakan sarana dan prasarana untuk Tes Keahlian Calon Bintara Polri yang diselenggarakan melalui Polda Kaltim, juga beberapa di antaranya oleh instansi lain,” tuturnya panjang lebar.

Nota Kesepakatan Bersama dengan Pemerintah Kota Balikpapan dengan nomor 197/08/KB/IV/2021 dan nomor 125/MoU-UM/Rektorat/IV/2021 ini berlaku untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun. “Sedikitnya setiap satu tahun sekali diadakan evaluasi yang hasilnya digunakan untuk masukan dan perbaikan masing-masing pihak,” tutupnya.

(SA/PSI)

Dekan FMB Universitas Ciputra Surabaya Prof. Dr. Dra. Christina Whidya Utami, S.E., M.M. saat memberikan paparan penelitiannya pada dosen Universitas Mulia secara daring, Rabu (10/3). Foto: tangkapan layar

UM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Mulia menjalin kerjasama di bidang Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dengan Fakultas Manajemen dan Bisnis (FMB) Universitas Ciputra Surabaya. Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. dengan Dekan FMB Prof. Dr. Dra. Christina Whidya Utami, S.E., M.M., CLC., CPM (Asia), Senin (29/3) yang lalu.

“Kerjasama kolaboratif penelitian ini tentang potensi investasi Kabupaten Sinjai di Sulawesi Selatan. Kami ingin menggandeng peneliti yang memiliki pengalaman yang luas di bidang Ekonomi Pembangunan, dan Prof. Utami menyambut baik penelitian ini untuk bekerja sama,” ungkap Dr. Agung Sakti Pribadi kala itu.

Ruang lingkup kolaborasi ini terkait potensi investasi di Kabupaten Sinjai, yang hasilnya diharapkan mampu memberikan kontribusi kepada Dinas Penanaman Modal dan para investor untuk melakukan investasi dan pengembangan daerah.

“Dalam penelitian ini kita akan melibatkan dosen kedua belah pihak untuk menggali potensi investasi yang ada,” tambahnya.

Sementara itu, Prof. Utami mengatakan bahwa penelitian yang dilakukan ini besar sekali. “Effort-nya itu luar biasa karena kita itu sampai membuat nobel sampai memetakan. Jadi peta geografisnya itu menunjukkan potensi investasi ini itu layak diletakkan di daerah mana, sampai seperti itu,” tutur Prof. Utami saat diskusi daring dengan tim peneliti Universitas Mulia, Rabu (10/3) yang lalu.

Menurutnya, ia telah melakukan penelitian serupa di Surabaya yang memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih tinggi. “Nilai Project-nya yang kemarin itu hampir 300 juta untuk 6 survey. Ini kalau pemerintah Surabaya tidak bisa disamakan dengan Kabupaten Sinjai, tapi ini untuk gambaran saja,” tuturnya.

Prof. Utami memaparkan bahwa dalam penelitian yang dilakukan di Kabupaten Ngawi, misalnya, tujuan yang hendak ia capai adalah melakukan observasi dan eksplorasi daya tarik investasi di tiap kecamatan. Selain itu, ia melakukan pemetaan potensi daya tarik investasi di 19 kecamatan dalam usulan usaha bisnis yang layak ditawarkan pada investor.

“Tadi yang disampaikan Pak Rektor, potensi bisnis itu bisa macam-macam bidangnya, sektor perdagangan, sektor pertanian, perkebunan, pertambangan sesuai dengan PDRB masing-masing daerah,” tuturnya.

Kemudian melakukan penyusunan prospektus usaha yang mencakup studi kelayakan dari sisi pasar dan keuangan untuk tiga usulan bisnis. “Jadi, kami itu sampai menghitung, misalnya, ada investor yang akan investasi hotel bintang tiga, misalnya, di Surabaya Timur, bahwa kebutuhannya akan kembali dalam periode berapa tahun, kemudian net-present-value-nya semua dihitung sampai lokasinya dipotret,” paparnya.

Dengan demikian, menurutnya, pada akhirnya daerah tersebut dinilai berdasarkan penelitian tersebut sebagai daerah yang layak untuk investasi di bidang perhotelan bintang tiga.

“Hasil akhirnya itu nanti berupa Prospektus. Jadi kalau ada investor yang datang pada pemerintah daerah, pemerintah daerah tinggal memberi Prospektus-nya,” tutur Prof. Utami.

Ia mengatakan, Prospektus ini berisi Analisis Kelayakan Usaha, Studi Kelayakan Usaha dengan menghitung Return/Cost Ratio (R/C Ratio), Benefit/Cost Ratio (B/C Ratio), Net Present Value (NPV) dan Internal Rate Return (IRR). “Nah ini semua dipakai untuk Rencana Prospektus Analisis Kelayakan Usaha, kita bisa melakukan identifikasi potensi investasi dan sektor dan sub sektor unggulan yang perlu dipromosikan oleh daerah tersebut,” terangnya.

Kerjasama penelitian ini dilakukan selama kurang lebih 5 bulan atau berakhir pada 31 Juli 2021 mendatang.

(SA/PSI)

Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. bersama Ketua Pengadilan Agama Balikpapan Drs. H. Darmuji, S.H., M.H. usai penandatanganan Nota Kesepahaman di Kantor Pengadilan Agama Balikpapan, Selasa (20/4). Foto: Media Kreatif

UM – Universitas Mulia menjalin kerjasama dengan Pengadilan Agama Balikpapan Klas 1A hari ini, Selasa (20/4). Penandatanganan Nota Kesepahaman secara seremoni dilakukan di Ruang Media Center Kantor Pengadilan Agama, Jalan Kol. H. Syarifuddin Yoes No. 1 Sepinggan Baru Balikpapan Kalimantan Timur.

Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. bertindak selaku Rektor Universitas Mulia bersama dengan Drs. H. Darmuji, S.H., M.H. selaku Ketua Pengadilan Agama Kota Balikpapan tampak hadir menandatangani Nota Kesepahaman dengan nomor: 117/MoU-UM/Rektorat/IV/2021 dan nomor: W17-A2/1083/HM.01.1/IV.2021 tertanggal 20 April 2021. Kerjasama ini berlaku selama 4 (empat) tahun.

Pada kesempatan ini, Rektor didampingi Pjs. Wakil Rektor dan Kepala LP3M Richki Hardi, S.T., M.Eng., Dekan Fakultas Humaniora dan Kesehatan (FHK) Vidy, S.Sos., M.Si, Ketua Program Studi Hukum FHK Okta Nofia Sari, S.H., M.H. serta dosen yang juga praktisi hukum Sari Damayanti, S.H., M.H. Sedangkan Ketua Pengadilan Agama Balikpapan, Drs. H. Darmuji, S.H.,M.H., didampingi Panitera dan Sekretaris.

“Kami sepakat melakukan kerjasama dalam hal peningkatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni di bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat, khususnya dosen dan mahasiswa Program Studi Hukum,” tutur Dr. Agung Pribadi.

Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. bersama Ketua Pengadilan Agama Balikpapan Drs. H. Darmuji, S.H., M.H. usai penandatanganan Nota Kesepahaman di Kantor Pengadilan Agama Balikpapan, Selasa (20/4).  Foto: Media Kreatif

Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. bersama Ketua Pengadilan Agama Balikpapan Drs. H. Darmuji, S.H., M.H. usai penandatanganan Nota Kesepahaman di Kantor Pengadilan Agama Balikpapan, Selasa (20/4). Foto: Media Kreatif

Dengan kerjasama ini, lanjutnya, diharapkan wawasan mahasiswa bertambah di bidang hukum acara, khususnya hukum acara peradilan agama. “Kegiatan penelitian baik yang dilakukan dosen maupun mahasiswa terkait ilmu hukum peradilan agama, pelayanan hukum, sampai hasil penelitian juga bisa dimanfaatkan,” tuturnya.

Termasuk kerjasama untuk memfasilitasi mahasiswa untuk magang dengan mata kuliah Hukum Acara dan Kuliah Kerja Nyata atau KKN.

Ketua Program Studi Hukum Okta Nofia Sari, S.H., M.H mengatakan bahwa Pengadilan Agama diharapkan dapat memberikan edukasi baik dalam kuliah umum maupun kegiatan lainnya terkait peradilan agama. Ia berharap dosen maupun mahasiswa dapat melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Pengadilan Agama Balikpapan.

Sementara itu, Pengadilan Agama Balikpapan berharap kerjasama yang terjalin saling menguntungkan antar kedua belah pihak, saling bersinergi dan berkolaborasi untuk kebaikan dan tujuan bersama.

(SA/PSI)

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. dengan Ketua STIE Madani Dr. Mardatillah, S.Psi., M.Si., M.S.I di Universitas Mulia, Senin (19/4). Foto: Media Kreatif

UM – Universitas Mulia menjalin kerjasama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STIE Madani Balikpapan hari ini, Senin (19/4). Nota kesepahaman ditandatangani oleh Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. bersama dengan Ketua STIE Madani Dr. Mardatillah, S.Psi, M.Si., M.S.I., bertempat di Universitas Mulia, Jalan Letjen Zaini Azhar Maulani Damai Bahagia Balikpapan.

“Kerjasama ini bertujuan untuk memupuk hubungan kelembagaan dan kemitraan sebagai perguruan tinggi di Balikpapan, kami ingin saling membantu dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Masing-masing memiliki potensi yang bisa kita gunakan untuk meningkatkan kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian pada masyarakat serta kampus,” tutur Dr. Agung Sakti.

Selain Tri Dharma PT, ruang lingkup kerjasama juga dilakukan dalam bentuk kegiatan aktivitas akademik dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi dosen, bantuan tenaga ahli, pelatihan, bimbingan teknis hingga kursus.

Wakil Rektor Bidang Akademik Yusuf Wibisono, M.T.I menambahkan, pada tahap awal ini kerjasama yang dilakukan terkait dengan pemanfaatan Lembaga Sertifikasi Profesi atau LSP Universitas Mulia.

“Ini nanti akan ada beberapa PKS (Perjanjian Kerjasama), tapi tahap awal ini kerjasama dengan LSP yang kita miliki. Ke depan diharapkan kerjasama akan meningkat,” tutur Yusuf Wibisono.

Seperti diketahui dari beberapa sumber, Nota Kesepahaman atau juga biasa disebut dengan Memorandum of Understanding (MoU) atau pra-kontrak merupakan perjanjian pendahuluan yang mengatur dan memberikan kesempatan kepada para pihak sebelum membuat perjanjian yang lebih terperinci dalam sebuah Perjanjian Kerjasama (PKS) dan mengikat para pihak pada nantinya.

MoU belum melahirkan suatu Hubungan Hukum lantaran MoU baru berupa persetujuan prinsip yang dituangkan secara tertulis. MoU yang dituangkan secara tertulis baru menciptakan suatu awal yang menjadi landasan penyusunan dalam melakukan hubungan hukum/perjanjian.

Tampak proses Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. dengan Ketua STIE Madani Dr. Mardatillah, S.Psi., M.Si., M.S.I di Universitas Mulia, Senin (19/4). Foto: Media Kreatif

Tampak proses Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. dengan Ketua STIE Madani Dr. Mardatillah, S.Psi., M.Si., M.S.I di Universitas Mulia, Senin (19/4). Foto: Media Kreatif

Jajaran Pejabat Universitas Mulia bersama STIE Madani Balikpapan foto bersama. Foto: Media Kreatif

Jajaran Pejabat Universitas Mulia bersama STIE Madani Balikpapan foto bersama. Foto: Media Kreatif

MoU dengan nomor 113/MoU-UM/Rektorat/IV/2021 dan nomor /STIE Madani/IV/2021 tertanggal 5 April 2021 ini berlaku selama 5 (lima) tahun.

Pada kesempatan ini, selain Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, panandatanganan nota kesepahaman juga dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik Yusuf Wibisono, M.T.I. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Mundzir, S.Kom., M.T., Dekan Fakultas Ilmu Komputer Wisnu Hera Pamungkas, S.T.P, M.Eng., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Ivan Armawan, S.E., M.M., serta Dekan Fakultas Humaniora dan Kesehatan Vidy, S.Sos., M.Si. Sedangkan dari STIE Madani dihadiri Dr. Mardatillah, P.Si., M.Si., M.S.I. beserta pimpinan dan staf lainnya. (SA/PSI)

Kuliah Umum Mahasiswa S1 Pendidikan Adm. Perkantoran Unesa, Selasa (30/3).

UM – Universitas Mulia menjalin kerjasama dengan Universitas Negeri Surabaya dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pengembangan Lembaga. Kerjasama ini tertuang dalam Nota Kesepahamanan atau Memorandum of Understanding MoU nomor 167/UN38KS/2020 dan nomor 211/MOU-UM/Rektorat/X/2020 hari Senin, tanggal 5 Oktober 2020 yang lalu.

Nota Kesepahaman ditandatangani Rektor Universitas Negeri Surabaya Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes. bersama Rektor Universitas Mulia Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H.

“Alhamdulillah, hari ini telah ada Nota Kesepahaman anatara Universitas Negeri Surabaya dengan Universitas Mulia. Nota kesepahaman ini mengekspose tentang Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pengembangan Lembaga,” tutur Richki Hardi, S.T., M.Eng. selaku Pjs. Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama dan Pengembangan Inovasi, Senin (19/3) yang lalu.

Menurutnya, kerjasama berjalan lima tahun ke depan dengan harapan kedua universitas melakukan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara bersama-sama ke arah yang lebih baik lagi.

Dengan kerjasama ini, kedua perguruan tinggi bekerja sama dengan menggelar Kuliah Umum, salah satunya Kuliah Umum Administrasi Perkantoran yang diikuti mahasiswa di kedua perguruan tinggi tersebut.

Nota Kesepahaman antara Universitas Negeri Surabaya dengan Universitas Mulia tentang Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pengembangan Lembaga.

Nota Kesepahaman antara Universitas Negeri Surabaya dengan Universitas Mulia tentang Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pengembangan Lembaga.

Kuliah Umum Mahasiswa S1 Pendidikan Adm. Perkantoran Unesa, Selasa (30/3).

Kuliah Umum Mahasiswa S1 Pendidikan Adm. Perkantoran Unesa, Selasa (30/3).

Salah satu implementasi kerjasama diwujudkan dengan menggelar Kuliah Umum bersama dengan menghadirkan dosen dari masing-masing universitas dan diikuti mahasiswa dari Program Studi Administrasi Perkantoran UM dan Program Studi Pendidikan Administrasi Unesa. Kuliah digelar daring dan disiarkan Live-Streaming YouTube, Selasa (30/3).

Linda Fauziyah Ariyani, S.Pd., M.Pd. tampil sebagai narasumber pertama. Ketua Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UM ini memberikan materi kuliah tentang Manajemen Perkantoran Modern pada Perusahaan Global.

A Global Company is one that does business in at least one country outside of its country of origin,” tutur Linda saat mengawali perkuliahan.

Menurutnya, perusahaan global saat ini telah memasuki Era Industri 4.0 yang dalam penerapannya lebih banyak menggunakan Cyber Physical Systems yang merujuk pada sistem yang berbentuk fisik, seperti produk alami dan alat yang dibuat manusia berbentuk fisik dan dioperasikan dari waktu ke waktu.

Alat yang berbentuk fisik menjadi sebuah Cyber-Physical Systems karena adanya integrasi dari komputasi, komunikasi, dan kontrol terhadap proses fisik dan adanya feedback dari proses tersebut.

Apabila dikaitkan dengan Cyber Physical System, maka aktivitas di dalam manajemen perkantoran memiliki sejumlah aktivitas meliputi perencanaan, pengorganisasian, dan berbagai macam aktivitas perkantoran lainnya dapat menggunakan teknologi siber tersebut untuk mencapai tujuan.

Salah satu sistem siber yang paling banyak digunakan oleh perusahaan global saat ini adalah Enterprise Resource Planning atau ERP.

Linda kemudian mengulas banyak hal seputar manajemen di perusahaan global. Mengingat begitu banyaknya kemampuan literasi yang harus dikuasai mahasiswa, Linda menggarisbawahi agar mahasiswa di bidang ini perlu menguasai kemampuan literasi di berbagai hal.

“Untuk itu, kompetensi yang dibutuhkan dalam manajemen perkantoran modern saat ini antara lain adalah memiliki kemampuan literasi manajemen administrasi, literasi bahasa Inggris, literasi sistem informasi, dan literasi komputer,” tutur Linda memberikan tips.

Sementara itu, Triesninda Pahlevi, dosen Universitas Negeri Surabaya tampil sebagai narasumber berikutnya melanjutkan materi dengan topik yang sama seputar Manajamen pada Perusahaan Global. (SA/PSI)

Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. bersama Wakil Rektor I Bidang Akademik Yusuf Wibisono, M.T.I. saat menandatangani MoU di Ruang Rektor Universitas Mulia, Rabu (17/2). Foto: Nadya

UM – Universitas Mulia menandatangani kerjasama dengan Universiti Malaysia Sabah (UMS), Universitas Mulawarman, Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS) dan Universiti Teknologi Brunei UTB. Kelima universitas secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding menandai awal kerjasama dan kolaborasi antar perguruan tinggi selama 5 tahun ke depan, Rabu (17/2) pagi.

Rektor Universitas Mulia Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. menyambut baik kerjasama tersebut. Ia berharap kerjasama ini dapat meningkatkan kerjasama dan kolaborasi antar perguruan tinggi berbasis informatika dan komputer di Borneo.

“Era sekarang ini adalah era kolaborasi. Saya menyambut baik dan tentu sangat berharap kerjasama ini menjadi salah satu upaya yang konstruktif untuk meningkatkan pendidikan, penelitian dan kerjasama antar perguruan tinggi,” tutur Dr. Agung Sakti Pribadi.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik Yusuf Wibisono, M.T.I. yang turut mendampingi mengatakan bahwa UMS telah melakukan penjajakan sejak kurang lebih satu tahun yang lalu.

“Sesuai dengan pertemuan sebelumnya, kita telah melakukan penjajakan dengan perguruan tinggi terkait. Hari ini Pak Rektor telah melakukan penandatanganan MoU sebagai awal dimulainya kerjasama dalam bidang pendidikan, pertukaran pelajar, kolaborasi penelitian, dan kolaborasi dalam rangka meningkatkan mutu lulusan,” tutur Yusuf Wibisono.

Yusuf Wibisono mengatakan bahwa perguruan tinggi yang tergabung dalam kerjasama tersebut sepakat mendirikan konsorsium yang selanjutnya disebut Konsortium Komputeran dan Informatik Borneo atau KKIB.

“Nama konsorsium dalam Bahasa Melayu Malaysia, Konsortium Komputeran dan Informatik Borneo atau KKIB, kurang lebih Konsorsium Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer yang ada di Pulau Borneo,” ungkapnya.

Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. bersama Wakil Rektor I Bidang Akademik Yusuf Wibisono, M.T.I. saat menandatangani MoU di Ruang Rektor Universitas Mulia, Rabu (17/2). Foto: Nadya

Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. bersama Wakil Rektor I Bidang Akademik Yusuf Wibisono, M.T.I. saat menandatangani MoU di Ruang Rektor Universitas Mulia, Rabu (17/2). Foto: Nadya

“Konsorsium ini berlaku mulai saat ini sampai dengan lima tahun ke depan, tentu ini diharapkan dapat kita ambil manfaatnya untuk meningkatkan kualitas tri dharma perguruan tinggi di Universitas Mulia, ini kesempatan kita untuk belajar mengembangkan diri,” tutur Yusuf Wibisono.

Seperti diberitakan sebelumnya, UMS telah melakukan penjajakan dengan menghubungi Universitas Mulia pada bulan April 2020 yang lalu untuk menjalin kerjasama di bidang pendidikan dan penelitian.

UMS merupakan salah satu universitas negeri ternama di Malaysia yang berdiri sejak tahun 1994. Hingga tahun 2017, universitas yang ada di Kota Kinabalu Sabah Malaysia ini tercatat telah menghasilkan lulusan sebanyak 15.817 Sarjana, 2.805 Magister, dan 620 Doktor.

Perguruan tinggi yang tergabung dalam konsorsium KKIB telah melakukan penandatanganan Letter of Intent pada 18 Mei 2020 yang lalu secara daring menggunakan aplikasi Zoom Meeting.

“Pertemuan intensif telah kami lakukan dengan Dr. Muzaffar bin Hamzah dari UMS serta tim dari universitas lainnya untuk mematangkan kerjasama, dan pada 17 Agustus yang lalu draf Nota Kesepahaman telah dikirimkan UMS dan telah kami pelajari bersama,” ungkap Yusuf Wibisono.

Salah satu Rencana Strategis KKIB di bidang akademik adalah pertukaran mahasiswa (Student Exchange) baik jangka pendek dalam 1-3 minggu maupun jangka panjang dalam 1-2 semester.

Termasuk sharing program pembelajaran virtual, baik menggunakan MOOC (Massive Online Open Course), LMS (Learning Management System), hybrid atau Blended Learningonline courses yang saat ini tidak memungkinkan belajar di kampus secara fisik karena pandemik Covid-19.

Pertemuan untuk mematangkan kerjasama dalam konsorsium terus dilanjutkan pada September 2020 yang lalu. Kerjasama diharapkan ke depan akan sangat relevan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kemdikbud RI, seperti kerjasama pertukaran mahasiswa dan pembelajaran dengan Blended Learning.

“Di dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka mahasiswa diharapkan mengambil mata kuliah di luar Universitas Mulia, bisa di luar kampus di perguruan tinggi lain, di komunitas, masyarakat, atau pun di industri untuk belajar selama 1-2 semester,” tuturnya.

Dengan demikian, KKIB dapat mengakomodasi MBKM sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masing-masing perguruan tinggi. Kerjasama diharapkan dapat berjalan sesuai dengan rencana. (SA/PSI)