Inilah empat dari lima mahasiswa Universitas Mulia yang berhasil menjuarai lomba tingkat nasional garapan PG PAUD UPI Serang.
(kiri ke kanan) Aditya Gustiawan Putra, Cindy Maurellia, Angelia Subono dan Adinda Salsabila tampak memegang sertifikat lomba mendongeng di depan Gedung White Campus Universitas Mulia

(kiri ke kanan) Aditya Gustiawan Putra, Cindy Maurellia, Angelia Subono dan Adinda Salsabila tampak memegang sertifikat lomba mendongeng di depan Gedung White Campus Universitas Mulia

UM – Meski pandemi Covid-19 menghambat sejumlah aktivitas, namun mahasiswa Indonesia khususnya Balikpapan tetap mampu mengukir sejumlah prestasi dan inovasi di tengah keterbatasan.

Terbaru, torehan prestasi kembali diraih mahasiswa Universitas Mulia (UM) di tingkat nasional. Kali ini mahasiswa dari Program Studi (Prodi) S1 PG PAUD yang mampu menyapu bersih seluruh gelar juara lomba dalam PGPAUD Event 2020 garapan PG PAUD UPI Serang yang digelar dari 26 November hingga 25 Desember 2020 lalu.

Tak tanggung-tanggung, dari lima mahasiwa yang mengikuti lomba, seluruhnya meraih hasil terbaik di dua kategori, yakni mendongeng dan cipta lagu anak. Mereka adalah Cindy Maurellia mahasiswi angkatan 2019 yang menyabet juara I lomba mendongeng, kemudian ada Adinda Salsabilla mahasiswi angkatan 2020 sebagai juara II lomba mendongeng dan Aditya Gustiawan Putra angkatan 2019 juara III lomba mendongeng, serta Angelia Sobono mahasiswi angkatan 2020 juara harapan I mendongeng. Sementara untuk lomba cipta lagu anak yang diraih oleh Utari Lusiana Iftitah angkatan 2019 sebagai juara II.

Walau diketahui persiapan yang dilakukan kelimanya untuk mengikuti lomba berbasis online ini cukup singkat yakni hanya dalam waktu satu minggu, namun mereka tetap mampu menciptakan karya terbaiknya.

Sepeti yang diungkapkan Cindy Maurellia. Perempuan berhijab yang juga pernah meraih juara pertama lomba mendongeng nasional garapan HIMA PIUD IAIN Parepare pada Juni 2020 lalu ini menyebutkan, selain materi, persiapan yang paling utama dalam mendongeng adalah mental dan fisik. Dikarenakan seorang pendongeng tentu harus punya mental yang kuat atau percaya diri.

“Apabila mental sudah terbangun, langkah berikutnya ialah membuat naskah, dikarenakan rules perlombaannya harus orisinalitas naskahnya. Setelah naskah siap, kemudian kuasain naskah cerita dongengnya. Kalau sudah terkuasai, kuasai gestur, suara, dan mimik wajah dari tiap karakter. Setelah semua siap, barulah terakhir siapkan properti yang mendukung dan ikuti rules penilaian dari juri,” terang perempuan kelahiran Balikpapan 17 Juni 2001 ini.

Sementara itu menurut Aditya Gustiawan Putra yang juga merupakan Ketua HIMA PG PAUD UM mengatakan, selain persiapan mental dan fisik keberhasilan mereka dalam lomba kali ini juga tak lepas bimbingan para dosen, khususnya Sekprodi PG PAUD Lisda Hani.

“Dukungan para dosen sangat membantu kami, dimana kami dibimbing mulai dari proses membuat naskah hingga rekaman, bahkan para dosen juga membantu dalam editing vidio. Karena salah satu penilaian dalam lomba ini adalah kualitas videonya,” ujarnya.

Dilain pihak Lisda Hani mengungkapkan kekaguman kepada mahasiswanya, ia menuturkan bahwa semua karya yang mereka lombakan adalah hasil orisinal yang dibuat oleh mereka sendiri. “Pembuatan naskah, dari judul hingga isi naskah semua yang buat mahasiswa, sementara saya hanya membimbing mengarahkan dan mencontohkan. Bahkan properti yang mereka gunakan dibuat sendiri oleh mereka,” katanya.

Dirinya pun mengatakan, pihaknya akan terus mendukung mahasiswa untuk mengikuti lomba. “Kami akan terus ikutkan lomba, baik yang berkaitan dengan prodi kami atau tidak. Karena ini adalah pengalaman yang merupakan guru terbaik buat kita untuk menjadi lebih baik ke depannya. Seperti yang saat ini diikuti oleh tiga mahasiswa kami, yang sedang mengikutu kompetisi karya tulis, semoga hasilnya bisa memberi yang terbaik untuk UM,” ungkapnya.

Saat ini pun, tambah Lisda, untuk mempersiapkan pengajaran agar menghasilkan kualitas kuantitas terbaik untuk mahasiswa dirinya sedang membuat agenda pertemuan dengan organisasi yang berkaitan dengan PAUD. “Karena bila mereka akan mengikuti program magang, para mahasiswa nantinya tidak kaget lagi saat berada di lapangan. Jadi kami menyiapkan teori yang memang sudah sesuai fakta di lapangan,” pungkasnya. (mra)

UM– Guna meningkatkan rasa percaya diri para mahasiswa, serta mengaplikasikan teori yang telah didapat, Program Studi (Prodi) S1 PG PAUD menggelar kegiatan Mendongeng serta Gerak dan Lagu pada Jumat, (11/12).

Mahasiswa PG PAUD foto bersama sebelum tampil acara (11/12)

Mahasiswa PG PAUD foto bersama sebelum tampil acara (11/12)

Acara yang dipusatkan di Hall Kampus Cheng Ho itu diikuti para mahasiswa dari semester satu dan tiga. Tampil dengan kostum yang lucu dan menggemaskan mereka membawakan beragam hasil karya masing-masing.

Bukan hanya sekedar tampil di atas panggung, penampilan para mahasiswa itu pun dinilai oleh praktisi dosen tamu yakni Ketua IGTKI Kota Balikpapan Sulasih, S.Pd dan Pengurus IGTKI Kota Balikpapan Agus Sarini, S.Pd.

Selain dihadiri dosen tamu, acara itu juga turut diikuti oleh Dekan FHK Vidy, S,S.M.Si. serta dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Mundzir.S.Kom.MT.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dipimpin langsung oleh Dosen Pengampu Lisda Hani Gustina S.Ag M.Pd, acara itu merupakan program dari mata kuliah Metode Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini (AUD) serta Metode Pengembangan Fisik Motorik AUD.

Lisda Hani Gustina mengatakan, tujuan digelarnya acara tersebut adalah untuk mengaplikasikan teori yang telah didapat oleh para mahasiswa untuk bisa direalisasikan dalam bentuk karya. Dimana, katanya, mendongeng merupakan salah satu metode pengembangan bahasa AUD sedangkan gerak dan lagu adalah salah satu metode dalam pengembangan fisik motorik anak usia dini.

Sementara itu, Kaprodi PG PAUD Universitas Mulia, Baldwine Honest, M.Pd menuturkan, biasanya mahasiswa hanya melakukan praktek di dalam kelas, namun kali ini dibuat beda dengan dihadiri oleh praktisi atau dosen tamu yang berpengalaman, agar mahasiswa dan dosen mendapatkan masukan dari praktisi lain. Sekaligus melatih para mahasiswa untuk lebih percaya diri.

“Jadi penampilan mereka ini merupakan praktek dari dua mata kuliah. Pertama mata kuliah meode pengembangan bahasa AUD yang dilakukan oleh mahasiswa semester satu angkatan 2020 yang tempil mendongeng. Karena untuk menstimulasi perkembangan bahasa anak, seorang guru harus bisa mendongeng,” katanya.

“Yang kedua adalah mata kuliah metode pengembangan fisik motorik AUD yang dilakukan mahasiswa semester tiga. Karena fisik motorik maka mereka harus bisa menciptakan sebuah gerak dan lagu untuk murid-murid. Jadi mereka menampilkan gerak dan lagu yang memang hasil ciptaan mereka sendiri,” tambahnya.

Ia menjelaskan, dalam penampilan itu, mahasiswa dibagi dalam beberapa kelompok. “Untuk semester satu dibagi menjadi lima kelompok mendongeng, kemudian untuk semester tiga dibagi menjadi empat kelompok gerak dan lagu,” jelasnya.

Penampilan mereka pun, sebut Honest, langsung dinilai oleh para dosen tamu. “Jadi para praktisi yang memang kita undang ini turut memberi masukan kepada mahasiswa, mulai dari gerakan hingga kostum yang katanya harus dapat disesuaikan untuk anak-anak. Karena ini diciptakan untuk dapat diajarkan ke anak-anak,” ujarnya.

Rencananya, lanjut Honest, tahun depan pihaknya akan membuat pentas seni. Dimana dalam acara itu, mahasiswa akan menapilkan beragam seni yang sudah diciptakan. “Bisa saja mulai dari operet dengan lagu dan gerak hasil karya cipta mereka sendiri,” katanya.

Selain itu juga akan ada pentas karya. “Jadi akan kita buat pentas karya seni. Kan para mahasiswa ini sudah membuat alat permainan edukatif dan alat peraga edukatif maka kita akan coba pamerkan hasil karya tersebut. Karena kita ingin menunjukkan bahwa mahasiswa PG Paud UM telah menciptakan banyak hasil karya yang mungkin nantinya juga bisa didigunakan di lembaga yang lain. Mulai dari tari, lagu-lagu hingga seni rupa, seperti finger painting, serta kolase,” sebutnya.  

“Mungkin juga bisa kita masukan unsur entrepreneurnya, dimana hasil karya mahasiswa ini dapat dijual,” tambahnya.  

Dirinya pun sangat bangga atas penampilan para mahasiswa tersebut. Ia melihat para mahasiswa dapat tampil percaya diri apalagi acara tersebut juga diapresiasi oleh pihak luar. “Sesuai dengan yang kami harapkan, bahwa materi yang sudah mereka terima telah dapat dipahami. Karena kalau mereka sudah paham teorinya maka mereka juga paham prakteknya. Yang terpenting dari teori yang sudah diberikan mereka dapat berinovasi menciptakan karya yang baru terus menerus dan hasil karya tersebut tidak keluar dari teori,” terangnya.

Ia pun berharap, nantinya mahasiswa PG PAUD Universitas Mulia dapat benar-benar menjadi tenaga pendidik yang bukan hanya dapat mengajar para murid-muridnya, tetapi juga dapat kreatif, berinovasi dan selalu dapat mengikuti perkembangan. (mra)

Cindy Maurellia Mahasiswi S1 PG-PAUD Universitas Mulia Meraih Juara I pada Perlombaan Mendongeng se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini IAIN Parepare pada bulan Juni 2020 kemarin.

Rektor Universitas Mulia Bapak Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.,H. bersama Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan Bapak Mundzir, S.Kom., M.T., Dekan Fakultas Humaniora dan Kesehatan Bapak Vidy, S.S., M.Si., dan Sekprodi PG-PAUD Ibu Lisda Hani, S.Ag. M.Pd., memberikan ucapan selamat kepada Cindy yang berhasil menjuarai Perlombaan Mendongeng se-Indonesia dengan membawakan dongeng berupa video tentang Kisah Kelahiran Nabi Muhammad SAW  lalu mengunggahnya ke kanal Youtube Cindy Maurel. Alur penilaiannya yaitu 60% dari like dan views pada video yang telah diunggah dan 40% dari dosen PIAUD IAIN Parepare.

Cindy mengatakan “lomba ini dalam rangka mengisi waktu luang di rumah dengan membangun kreatifitas dengan mendongeng.”

Selamat untuk Cindy…

Senin 16 Maret 2020, Program Studi Pendidikan Guru PAUD Universitas Mulia melakukan kuliah bersama dosen tamu yang merupakan Pakar Psikologi Pendidikan dari Malang, Dr. Asriana Kibtiyah, M.Psi.  Materi yang diberikan berkaitan dengan Mata Kuliah Metode Pengembangan Kognitif dan Sains Anak Usia Dini. Dijelaskan tentang pengertian kognitif, teori pendidikan yang berhubungan dengan perkembangan kognitif anak usia dini, cara memahami dan mestimulasi aspek tersebut. Menurut ibu Asriana, mengetahui potensi anak sejak dini adalah sesuatu yang penting, karena setiap anak mempunyai keunikan dan kecerdasan masing-masing, sehingga sebagai guru dan orang tua akan lebih mudah mendidik dan mengarahkan anak.

Kuliah yang berlangsung di Ruang Kelas Gedung Cheng Ho Universitas Mulia ini dihadiri mahasiswa PG PAUD Semester 2 dan didampingi Kaprodi PG PAUD Universitas Mulia, Ibu Baldwine Honest, M.Pd.

PG PAUD Fakultas Humaniora dan Kesehatan Universitas Mulia menyelenggarakan Lomba Mewarnai & Parenting UM, yang dimana diikuti oleh kurang lebih dari 125 peserta, bertempat di Gedung Cheng Ho Universitas Mulia dengan mengangkat tema Mendidik Anak di Era Digital oleh Ibu Baldwine Honest Gunarto, M.Pd. yang merupakan Kepala Program Studi PG PAUD Universitas Mulia. Kegiatan lomba dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Mulia Bapak Mundzir, S.Kom., M.T. dengan harapan kegiatan tersebut bisa menjadi agenda rutin Program Studi Pendidikan Guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Fakultas Humaniora dan Kesehatan Universitas Mulia. Kegiatan yang diikuti balita dan didampingi oleh orangtuanya disponsori Nestle dan Dancow