Wali Kota Balikpapan H Rizal Effendi, S.E. memberikan sambutan dalam Deklarasi Tekad Damai Masyarakat Kota Balikpapan di Aula Kantor Pemerintah Kota, Selasa (20/10). Foto: SA/PSI

UM – Wali Kota Balikpapan H Rizal Effendi mengundang Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, pimpinan perguruan tinggi serta unsur terkait dalam deklarasi bersama tekad damai di Aula Kantor Pemerintah Kota Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (20/10).

Wali Kota secara khusus mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat, khususnya kepada pimpinan perguruan tinggi dan akademisi, dalam penyampaian aspirasi/unjuk rasa damai mahasiswa menolak pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja yang telah berjalan dengan tertib, aman, kondusif, dan lancar sehingga menjaga kekondusifan kota.

Wali Kota mengajak seluruh masyarakat bersama-sama turut serta menjaga ketertiban dan kedamaian sebagai upaya menjaga dan mewujudkan Balikpapan Madinatul Iman.

“Untuk menjaga Kota Balikpapan tetap damai, tetap kondusif, menghadapi situasi akhir-akhir ini terutama aksi unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja. Sudah tiga kali melaksanakan unjuk rasa, Alhamdulillah yang terakhir yang ketiga kegiatan unjuk rasa berjalan baik sekali, damai sekali, ini semua tidak lepas dari upaya kita bersama-sama,” tutur Rizal Effendi.

Wali kota mengatakan telah bertemu dengan pimpinan ormas, pimpinan pemuda, dan pimpinan perguruan tinggi mengimbau agar aksi unjuk rasa tidak terjadi kericuhan. “Kedua, kita menjaga agar tidak terjadi penyebaran Covid-19. Karena itulah kita menggelar pembacaan deklarasi damai seperti yang dilakukan di tingkat provinsi hari ini,” tutur Rizal Effendi.

Wali Kota Balikpapan H Rizal Effendi, S.E. memberikan sambutan dalam Deklarasi Tekad Damai Masyarakat Kota Balikpapan di Aula Kantor Pemerintah Kota, Selasa (20/10). Foto: SA/PSI

Wali Kota Balikpapan H Rizal Effendi, S.E. memberikan sambutan dalam Deklarasi Tekad Damai Masyarakat Kota Balikpapan di Aula Kantor Pemerintah Kota, Selasa (20/10). Foto: SA/PSI

Isi Deklarasi Tekad Damai Masyarakat Kota Balikpapan, Selasa (20/10). Foto: SA/PSI

Isi Deklarasi Tekad Damai Masyarakat Kota Balikpapan, Selasa (20/10). Foto: SA/PSI

Sementara itu, pembacaan deklarasi dipimpin oleh Ketua KNPI Kota Balikpapan Andi Achmad Mutawally dan diikuti seluruh peserta yang hadir. Berikut isi deklarasi tersebut.

###
Deklarasi Tekad Damai Masyarakat Kota Balikpapan untuk NKRI
Dalam rangka menjaga keamanan ketertiban dan kondusifitas di Kota Balikpapan, Kami masyarakat Kota Balikpapan bertekad untuk.
1.) Menjaga kondusifitas Kota Balikpapan.
2.) Menolak segala tindakan anarkis dalam bentuk apapun yang dapat mengganggu ketertiban umum.
3.) Mendukung TNI dan Polri dalam upaya penegakan hukum setiap tindakan anarkis dalam penyampaian pendapat di muka umum.
4.) Mendukung pemerintah daerah dalam menegakkan peraturan protokol kesehatan.

###

Usai pembacaan deklarasi, Wali Kota bersama Kapolresta Kombes Turmudi, Dandim 0905 Kolonel Armed I Gusti Agung Putu Sujarnawa, Forkopimda, tokoh masyarakat, perguruan tinggi, dan seluruh peserta sepakat menandatangani deklarasi. Universitas Mulia diwakili oleh Subur Anugerah, S.T., M.Eng. selaku akademisi bersama perwakilan perguruan tinggi lainnya.

Ucapan Terima Kasih dari Kapolresta Balikpapan

Sehari sebelumnya (19/10), Rektor menerima ucapan terima kasih dari Kepala Kepolisian Resor Kota Balikpapan. Surat ditandatangani Wakil Kapolresta Sebril Sesa, S.I.K., berisi ucapan terima kasih atas peran Rektor Universitas Mulia bersama Pimpinan Perguruan Tinggi di Balikpapan dalam mendampingi mahasiswa melakukan unjuk rasa damai dan tertib menolak demo Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Secara khusus Rektor Universitas Mulia Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. menyampaikan terima kasih kepada aparat TNI/Polri yang telah bertugas dengan baik menjaga ketertiban dan keamanan. Rektor juga menyambut baik untuk menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Polresta Balikpapan untuk mewujudkan Kota Balikpapan yang aman, damai, dan tertib sesuai motto, Balikpapan Kubangun, Kujaga, dan Kubela. (SA/PSI)