Humas-UM Sabtu, 4 november 2023, bertempat di BTC Plaza Balikpapan mahasiswa Program studi Manajemen fakultas ekonomi dan bisnis mendapatkan seminar bisnis dari konsultan bisnis ternama heru Susanto  yang lebih dikenal dengan coach Iyu yang telah memiliki banyak pengalaman   berkecimpung di dunia bisnis dengan tema “ENTREPRENEUR MINDSET”, yang membahas Retire Young Retire Rich (Be a Young Entrepreneur With an Effective Mindset). Pada seminar bisnis ini diikuti oleh 179 mahasiswa prodi manajemen. Seminar bisnis ini merupakan bentuk CSR dari Allianz Life Indonesia dalam bidang Pendidikan.

Acara dibuka dengan sambutan ketua program studi manajemen Pudjiati,S.E.,M.M, dalam sambutannya ketua prodi manajemen menyampaikan bahwa mahasiswa jangan hanya puas dengan sekedar mendapatkan teori diperkuliahanya, tapi juga perlu membekali diri dengan mengikuti seminar-seminar yang berkaitan dengan kompetensi keilmuannya, salah satunya yaitu dalam bidang bisnis. Juga dikatakan jangan berpikir untuk mencari pekerjaan tetapi bagaimana menciptakan peluang pekerjaan.

Dalam seminar bisnis ini coach iyu menyampaikan bahwa tidak ada jaminan keberhasilan Ketika kita memanfaatkan sebuah peluang, namun tanpa melakukannya kita dijamin tidak berhasil. Itulah kenapa ada harga yang perlu dibayar untuk menciptakan sebuah peluang.

Untuk mendapatkan peluang bisnis maka yang perlu dilakukan adalah:

  1. Baca buku
  2. Bangun jaringan (menjaga integritas)
  3. Cari tempat belajar yang tepat
  4. Pilih-pilih circle
  5. Mendefinisikan kegagalan
  6. Tulis 1000 impian dengan awal kalimat “saya memiliki”
  7. Cari mentor yang tepat

Kata-kata motivasi untuk dapat meraih apa yang menjadi Impian kita adalah: “seberapa besar impianmu menggambarkan seberapa besar percayamu kepada Tuhanmu”.

Dalam seminar bisnis ini coach iyu juga mengajak mahasiswa untuk berpikir bagaimana menjadi seseorang yang berhasil dalam berbisnis dengan melihat the hierarchy of financial needs, yaitu:

  1. Cash flow & Basic Needs
  2. Financial safety
  3. Accumulating Wealth
  4. Financial freedom
  5. Legacy (warisan)

Acara seminar bisnis yang diselenggarakan oleh Alianz Life Indonesia Cabang Balikpapan dengan Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulia dikemas dengan apik sehingga membuat mahasiswa mengikuti dengan antusias.

Antusias mahasiswa dalam acara ini ditunjukkan dengan banyaknya mahasiswa yang bertanya berkaitan dengan dunia bisnis, salah satu yang dipertanyakan adalah bagaimana memulai sebuah bisnis tanpa modal, apakah bisa dilakukan. Coach iyu memberikan jawabannya ia bisa dilakukan yaitu dengan cara membangun relasi, mencari orang yang tidak mempunyai ide tetapi mempunyai uang untuk dijadikan modal. Namun untuk membangun relasi tentu saja diperlukan kredibilitas diri yaitu kemampuan yang dapat menyakinan orang lain untuk mau bekerjasama, sehingga orang dapat mempercayainya, dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan lainnya. Sebagai bentuk apresiasi mahasiswa bertanya diberikan souvenir2 yang menarik.

Acara ditutup pada pukul 17.00 dengan memberi kesempatan pada mahasiswa untuk menyampaikan apa yang menjadi kesimpulan dari seminar bisnis tersebut.

WN/ Humas*

Mahasiswa Universitas Mulia sedang mengerjakan UTS berupa ujian tulis manual di ruang kelas, Senin (6/11). Foto: Vio L/Media Kreatif

UM – Ujian Tengah Semester (UTS) Semester Ganjil 2023/2024 berlangsung mulai hari ini, Senin (6/11). Tampak beberapa kelas melaksanakan ujian yang diikuti oleh mahasiswa di sebuah ruangan kelas, namun ada juga yang menerapkan Project Based Learning. Seperti apa?

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi Wisnu Hera Pamungkas, S.TP., M.Eng membenarkan pelaksanaan UTS tersebut. Ia mengatakan bahwa untuk kegiatan akademik sesuai kalender akademik tetap mencantumkan UTS.

“Selain sebagai pedoman bagi dosen yang menjalankan UTS terjadwal berupa ujian, juga sebagai pengingat kepada seluruh dosen bahwa sudah mencapai setengah semester sehingga sedianya CPMK pun telah mencapai 50% dari seluruh CPMK yang ditarget oleh prodi,” ungkap Wisnu Hera.

CPMK atau Capaian Pembelajaran Mata Kuliah merupakan kemampuan yang diperoleh mahasiswa melalui internalisasi pengetahuan, sikap, keterampilan, kompetensi, dan akumulasi pengalaman kerja selama menempuh suatu mata kuliah dalam satu semester.

Lebih lanjut, Wisnu menambahkan, untuk penyelenggaraan dan mekanisme UTS diserahkan kepada masing-masing dosen. “Dipersilakan, apakah akan digelar klasikal seperti ujian atau berbasis proyek (project based),” tuturnya.

Sementara itu, ketika tim Media Kreatif datang di beberapa kelas tampak menggelar UTS berupa ujian tulis. Tampak mahasiswa mengerjakan ujian tulis dengan serius menggunakan kertas dan peralatan tulis manual.

Meski demikian, beberapa dosen mengungkapkan pelaksanaan UTS di kelas yang diasuhnya menggelar ujian tanpa kertas atau paperless.

“Ya, kalau saya menggelar UTS berupa ujian tulis secara hybrid menggunakan LMS Lentera, paperless. Pekan lalu semua kelas sudah saya instruksikan agar mempersiapkan diri. Saya beri tutorialnya,” tutur salah seorang dosen.

Menurutnya, dengan ujian hybrid, diharapkan mahasiswa yang ingin mengerjakan bersamaan dengan aktivitasnya di luar kampus, tetap bisa ikut mengerjakannya secara daring.

“Jadi, boleh dikerjakan di ruang kelas, di laboratorium komputer, boleh juga dikerjakan di tempat lain. Mahasiswa harus siap mengerjakan dalam waktu terbatas. Jika lewat dari batas waktu, maka Lentera akan menolaknya,” kata dosen yang enggan disebut namanya.

Dengan waktu terbatas, ia berharap mahasiswa tidak memiliki waktu untuk berbuat curang. “Kalau jawaban hasil mencontek, copy-paste, malah nilainya justru berkurang. Jadi, meskipun seperti tidak diawasi langsung oleh dosen, tapi jangan coba-coba,” tutur dosen tersebut.

Salah seorang dosen yang juga Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Mundzir, S.Kom., M.T, ketika dihubungi media ini mengatakan bahwa hari ini di kelas yang diasuhnya masih berlangsung pembelajaran seperti biasa dan tidak menggelar UTS.

“Cuman praktek biasa. Matakuliah Algoritma dan Pemrograman. Matakuliah saya berbasis project,” tuturnya singkat.

Project Based Learning adalah pendekatan pembelajaran dengan memberikan petunjuk pada mahasiswa untuk belajar secara individu atau kelompok, mengerjakan soal berdasarkan topik di dunia nyata. PBL yang baik diharapkan dapat memberikan kemampuan yang bermanfaat bagi mahasiswa.

(SA/Puskomjar)

Rektor Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa'i saat menerima tamu di ruang kerjanya, Kamis (5/10). Foto: Media Kreatif

UM – Rektor Universitas Mulia Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa’i, M.Si memberikan masukan untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan kawasan penyangga. Masukan untuk menanggapi berita yang dimuat media Kaltim Post berjudul Kesenjangan Pembangunan Bikin Was-was, yang terbit pada Jumat (27/10) yang lalu.

“Judul itu merupakan hasil ulasan pernyataan Pj. Gubernur Kalimantan Timur, Bapak Akmal Malik, pada saat membuka acara Seminar Nasional Strategi dan Kebijakan Penyelenggara Pembangunan IKN terkait Peran Serta Pelaku Jasa Konstruksi di Provinsi Kaltim, Jumat (27/10),” tutur Prof. Ahsin.

Menurutnya, Pj. Gubernur Kaltim menyebut koneksitas antara IKN baru dengan kawasan penyangga menjadi hal krusial agar disparitas pembangunan tidak menimbulkan gejolak sosial di kemudian hari.

“Saya sangat sependapat dengan Bapak Gubernur, jangan sampai ketika IKN sudah dipindahkan dari Jakarta ke Nusantara (nama ibu kota baru) menimbulkan masalah-masalah sosial kemasyarakatan yang dapat menjadi api dalam sekam atau istilah Bapak Gubernur akan menimbulkan gejolak sosial,” tuturnya.

Pasalnya, warga Kaltim tentu tidak menginginkan pembangunan IKN yang digagas dengan konsep Smart City tersebut akan menemukan kendala dalam implementasinya untuk menyelaraskan pembangunan IKN dengan wilayah penyangga (Buffer Area).

Prof. Ahsin berharap kepindahan IKN harus mampu menyelaraskan pembangunan dan memberikan jaminan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar. Oleh karena itu, Prof. Ahsin mengusulkan adanya Blueprint pembangunan IKN dan wilayah penyangga.

“Blueprint pembangunan IKN yang terkoneksi dengan wilayah penyangga adalah sebuah kedigjayaan, agar ketika IKN sudah pindah tidak akan menimbulkan konflik-konflik sosial atau minimal dapat dimitigasi,” ungkapnya.

Hal ini mengingat pernyataan Pj. Gubernur Kaltim pada berita yang dimaksud Blueprint belum ada, padahal IKN menurut rencana akan ditempati mulai tahun depan, tahun 2024.

“Kita masyarakat Kalimantan Timur tidak boleh tinggal diam dan harus mendesak agar Blueprint IKN yang terkoneksi dengan wilayah penyangga segera dirampungkan oleh Pemerintah Pusat,” tutur Prof. Ahsin.

Dengan selesainya Blueprint, selanjutnya perlu disosialisasikan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, khususnya Kabupaten-kabupaten di wilayah penyangga, seperti Kabupaten Panajam Pasar Utara dan Kabupaten Kutai Kertanegara.

Termasuk disosialisasikan untuk Kota Samarinda sebagai ibukota Provinsi dan Balikpapan sebagai Kota yang memiliki infrastruktur pendukung utama IKN seperti Bandara Internasional, Pelabuhan Internasional, industri strategis nasional, dan lainnya.

Menurutnya, Blueprint IKN sangat penting bagi Pementah Provinsi dan Kabupaten Kota di kawasan penyangga sebagai rujukan penyusunan Blueprint pembangunan daerahnya masing-masing.

Hal ini diharapkan agar dapat terkoneksi dan terintegrasi sehingga segala potensi resiko disparitas atau kesenjangan IKN dengan Kabupaten Kota di wilayah penyangga tidak akan terjadi atau dapat diminimalkan.

Untuk itu, Prof. Ahsin mengusulkan Badan Otorita IKN menggandeng para pakar, tokoh masyarakat, tokoh adat yang ada di daerah Kalimantan Timur agar duduk bersama agar Blueprint yang dibuat nantinya dapat mengakomodir kearifan lokal, sosio kultural, kondisi geografis dan demografis bumi dan masyarakat Kalimantan yang spesifik.

“Tentunya mereka, para tokoh, lebih banyak merasakan dan mengetahui daerahnya ketimbang para pakar luar daerah yang kadang-kadang mendapatkan informasi hanya dari referensi-referensi,” tutur Prof. Ahsin.

Konsep Smart City dan Pembangunan Terintegrasi

Smart City merupakan konsep dalam pembangunan IKN yang diharapkan mampu mengatasi isu dan permasalahan dalam pembangunan perkotaan di masa yang akan datang.

Untuk mewujudkan konsep tersebut, menurut Prof. Ahsin, diperlukan data wilayah penyangga yang valid dan akurat serta teknologi inovatif berbasis potensi wilayah.

Dirinya menyarankan pembangunan Smart City sebaiknya diikuti dengan keberhasilan pembenahan di wilayah penyangganya. Penerapan standar dalam pembangunan infrastruktur baik dalam pembangunan IKN maupun infrastruktur pendukung di daerah penyangga akan membantu pencapaian kondisi ideal IKN dan wilayah penyangganya.

“Menurut hemat saya, beberapa elemen penting untuk mengintegrasikan pembangunan IKN dengan kawasan penyangga yang dapat dilakukan antara lain pembangunan sarana fisik seperti jaringan jalan, listrik, air dan telekomunikasi yang mendukung pengembangan potensi ekonomi potensial yang akan dikembangkan sebagai penyangga IKN,” tuturnya.

Berikutnya adalah pembangunan kelembagaan formal dan informal yang akan mendukung berkembangnya sektor ekonomi baru untuk menyangga IKN serta mengembangan pusat ekonomi baru sesuai potensi daerah yang kelak diharapkan mampu memberikan dukungan sandang dan pangan, termasuk ekowisata kepada penduduk baru IKN.

“Dan yang terakhir adalah memberikan perlindungan dan kepastian hukum terhadap hukum adat dan kearifan lokal masyarakat yang ada di wilayah penyangga IKN,” sebut Prof. Ahsin.

Ia mengatakan, pembenahan wilayah penyangga IKN, menurut para ahli yang ditulis di berbagai jurnal dan media, dapat dilakukan melalui pembangunan terintegrasi antar berbagai level pemerintahan, antar tata ruang, antar fungsi, dan antar sektor.

Meski demikian, pembangunan terintegrasi memerlukan komunikasi, koordinasi dan kerjasama berbagai sektor di tingkat berbagai level pemerintahan.

“Oleh karena itu, diperlukan strategi koordinasi yang efektif untuk pengintegrasian pembangunan antara wilayah IKN dengan wilayah penyangga. Semoga IKN jaya menuju Kota terbaik dunia,” pungkasnya.

(SA/Puskomjar)

Rektor Universitas Mulia Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa’i, M.Si menerima Tamu dari BRIN berkenaan dengan akan dilaksanakan kegiatan pelatihan membuat keju Mozarella dan permen keju yang akan dilaksanakan di Kecamatan Balikpapan Selatan. Kegiatan ini dihadiri oleh anggota Forum UMKM Balikpapan Selatan. Senin(30/10/2023).

Rektor Universitas Mulia Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa’i, M.Si

Rektor Universitas Mulia, Dekan FEB, Dan Narasumber dari BRIN

Dekan FEB Dr. Ivan Armawan, S.E., MM berserta Camat Balikpapan Selatan Muhammad Hakim Membuka kegiatan Pelatihan berkerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Kecamatan Balikpapan Selatan. Pada kesempatan ini beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya universitas mulia bersinergi dan memberikan sumbangsih terhadap pelaku UMKM yang ada di kecamatan Balikpapan Selatan.

Dalam kegiatan ini akan dibahas pelatihan pengolahan keju Mozarella dan permen keju kepada seluruh peserta yang hadir langsung dari narasumber BRIN. Didalam pelaksanaan nya telah hadir semua anggota forum UMKM kecamatan Balikpapan Selatan . Pembina forum UMKM Balikpapan Selatan bapak Yudi menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan seperti ini akan membantu pelaku UMKM untuk memiliki ide dan kreatifitas .Kerjasama antara universitas Mulia dapat menjadi jembatan antara pelaku UMKM dengan instruktur-instruktur pelatiahan yang berkompeten dibidangnya.Ungkap yudi.

narasumber BRIN (pojok Kiri), Dekan FEB Universitas Mulia , Camat Balikpapan Selatan, Pembina Forum UMKM Balikpapan Selatan( pojok Kanan)

narasumber BRIN (pojok Kiri), Dekan FEB Universitas Mulia , Camat Balikpapan Selatan, Pembina Forum UMKM Balikpapan Selatan( pojok Kanan)

suasana kegiatan Pembukaan pelatihan

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Camat Balikpapan Selatan Muhammad Hakim menyampaikan “pelaku UMKM harus menyiapkan kwalitas dan kwantitas produk nya , mulai dari menyiapkan stok produk, menjaga kebersihan produk, pengemasan sampai ke penjualan. Harapan nya dapat mewujudkan ekonomi kreatif menjadi semakin Tangguh”. Camat Balikpapan Selatan Muhammad Hakim juga akan mendukung kegiatan-kegiatan yang akan memiliki dampak positip bagi daerah nya dan demi pengembangan potensi UMKM di Balikpapan Selatan.

penandatanganan MOU antara Dekan FEB Universitas Mulia (Biru)dan Forum UMKM Balikpapan Selatan( Hitam)

Pada Kesempatan ini juga dilaksanakan penandatanganan MOU oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr. Ivan Armawan, S.E., MM dengan Forum UMKM Balikpapan Selatan yang berhubungan dengan tridharma perguruan tinggi .

WN/Humas-UM

Perwakilan Mahasiswa Universitas Mulia mengikuti Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-95 tahun 2023, bertempat di Balai Kota Balikpapan, Sabtu (28/10). Foto: Istimewa

Dalam Rangka Memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-95 Tahun 2023

UM – Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-95 Tahun 2023 dengan tema Bersama Majukan Indonesia. Dalam pesannya, Rektor Universitas Mulia Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa’i, M.Si mendorong para pemuda menjadi pejuang melalui penguasaan ilmu dan teknologi yang kreatif dan inovatif, Sabtu (28/10).

Momentum HSP mengingatkan bangsa Indonesia tentang sejarah lahirnya semangat gotong royong dan jiwa patriotisme, yang dikenal dengan Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928.

Kala itu, seluruh elemen pemuda dari penjuru tanah air bersatu menebar semangat perjuangan, menyatukan visi kebangsaan, dan melahirkan komitmen kebangsaan, yakni bertumpah darah satu tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

“Semangat Sumpah Pemuda harus terus digelorakan khususnya bagi generasi muda saat ini yang kelak menjadi bagian penting dalam menghadapi Indonesia Emas 2045. Pemuda harus menjadi pejuang melalui pengusahaan ilmu dan teknologi yang kreatif dan inovatif,” tutur Prof. Ahsin.

Rektor Universitas Mulia Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifai mengucapkan selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-95 tahun 2023. Foto: Media Kreatif

Rektor Universitas Mulia Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifai mengucapkan selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-95 tahun 2023. Foto: Media Kreatif

Perkembangan ilmu dan teknologi serta arus informasi yang sangat cepat menjadi salah satu sebab kesenjangan penguasaan terhadap teknologi dan informasi antar generasi. Begitu pula pemanfaatan teknologi Kecerdasan Artifisial (AI) telah digunakan secara masif di segala bidang.

Untuk mengimbangi percepatan perkembangan dan perubahan tersebut, Rektor Prof. Ahsin mengingatkan para pemuda untuk selalu bertanggung jawab dan cinta tanah air.

“Pengusaan ilmu dan teknologi tentunya harus diimbangi dengan semangat cinta tanah air dan bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara,” tambahnya.

Oleh karena itu, setiap pemuda diharapkan memiliki visi dan misi serta peran strategis, setidaknya untuk menyambut Indonesia Emas 2045 mendatang. Pembangunan di segala bidang akan berlari sangat cepat.

Sementara itu, beberapa perwakilan mahasiswa Universitas Mulia mengikuti peringatan HSP 2023 yang digelar Pemerintah Kota Balikpapan. Peringatan dipimpin Wali Kota Rahmad Mas’ud, bertempat di halaman Balai Kota, Sabtu (28/10).

Dalam sambutannya, Rahmad Masud mengatakan bahwa sebagai Pemuda Balikpapan harus bangkit dan maju menghadapi tantangan Ibu Kota Nusantara (IKN). Para pemuda harus dibekali dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan.

“Semangat pertama, semangat kebersamaan, karena dengan bersama kita bisa maju. Kedua, semangat meningkatkan kualitas SDM, karena kalau tidak, kita akan terpinggirkan,” tutur Rahmad Masud.

Menurutnya, generasi muda saat ini sudah berpikir lebih maju. Generasi saat ini yang didominasi generasi milenial dan generasi Z dinilai lebih menguasai teknologi informasi saat ini. HSP menjadi momentum membangkitkan semangat kolaborasi memajukan negeri.

(SA/Puskomjar)

Humas UM-Rektor Universitas Mulia Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa’i, M.Si beserta jajaran nya mengunjungi salah satu Perusahaan yang bergerak dibidang industri alat berat PT United Tractors Tbk Cabang Balikpapan , Jumat ( 27/10/2023). Kedatangan Tim dari Universitas Mulia disambut hangat oleh pihak manajemen PT. United Tractors Tbk Cabang Balikpapan.

Kunjungan kali ini bermaksud menjalin Kerjasama antara universitas Mulia dan United Tractor dibidang Tri Dharma perguruan tinggi. Rektor Universitas mulia Prof. Ahsin menyampaikan “Kerjasama dengan pihak industri sangat dibutuhkan terutama dalam pengembangan riset dan penelitian serta dapat membantu pengembangan kurikulum yang sesuai dengan bidang keilmuan yang ada di industri”.  Selain itu Prof Ahsin juga menyampaikan bahwa “ Universitas Mulia sebagai akademisi  dengan pihak perusahaan atau industry dapat saling berkolaborasi dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dibidang nya masing-masing.”pungkas beliau.

 

Rektor Universitas Mulia Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa’i, M.Si (kiri) , Arief Rachman Putrady selaku Branch Operation Head SOD (kanan).

PT United Tractors sendiri melalui bapak Arief Rachman Putrady selaku Branch Operation Head SOD akan turut mendukung dalam pengembangan Pendidikan serta mensupport mahasiswa magang dalam mendapatkan kopetensi yang sesuai selama melakukan magang diperusahaan United Tractors. Beliau juga menyampaikan “PT. United Tractors membuka diri terhadap mahasiswa untuk  ikut berkontribusi terhadap pengembangan industri”. Ungkap Arief.

Dengan dilaksanakan nya penandatanganan MOU antara Universitas Mulia dan PT. United Tractor ini diharapkan akan terjalin Kerjasama  yang nanti nya dapat saling bermanfaat bagi keduabelah pihak. Selain penandatangan MOU dilakukan pula penandatanganan MOA yang dilakukan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr. Ivan Armawan, S.E., M.M untuk nantinya dapat diteruskan ke program studi. Pihak United Tractors juga berharap selain kegiatan magang dimungkinkan juga ada tindak lanjut lain yang berhungan dengan Tri dharma perguruan tinggi  dan industri sebagai salah satu inplementasi pemenuhan kurikulum Merdeka.

WN/Humas UM

Humas-UM Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan Mundzir, S.Kom., M.T membuka kegiatan kuliah Tamu dengan tema “Gairah Jurnalistik di Kalangan Gen Z” dalam rangka peringatan hari ulang tahun (HUT) Ke 17 Koran Kaltim . sabtu (21/10/2023)

Kegiatan ini melibatkan 57 orang mahasiswa yang hadir dan dalam seminar ini menghadirkan pula dua narasumber yakni Teddy Rumengan selaku ketua Aliansi Jurnalistik Independen (AJI) kota Balikapapan dan Hendra selaku  Kepala Koran Kaltim Biro Balikpapan.

Pak hendra sudut kiri (Kabiro koran Kaltim balikpapan) narsum, Wakil pimpinan redaksi Koran Kaltim (baju putih), perwakilan dari PDAM, perwakilan dari Diskominfo, perwakilan dari telkomsel, Teddy Rumengan ketua (AJI) asosiasi Jurnalistik independen Kota balikpapan

Mundzir menyampaikan “kami berharap lebih banyak mahasiswa yang ikut andil berpartisipasi ikut dalam seminar ini. Jadi jangan berhenti hanya disini, kami berharap tahun -tahun yang akan datang atau persemester bisa dilaksanakan. Karena ini tambahan ke ilmuan yang harus dimiliki mahasiswa selain progam mahasiswa masing-masing,” bebernya.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Balikpapan Teddy menyampaikan materi tentang jurnalisme di era kekinian dan  kode etik jurnalistik, sementara Kepala Koran Kaltim Biro Balikpapan Hendra juga turut memberikan materi konvergensi media dan dasar -dasar jurnalistik kepada sejumlah mahasiswa.

Pak hendra kiri (Kabiro koran Kaltim balikpapan) narsum, Tengah mahasiswa dan mahasiswa UM penerima sertifikat kegiatan, sudut kanan Wakil pimpinan redaksi Koran Kaltim (baju putih).foto by @media kreatif

Kegiatan ini di sambut dengan antusias oleh semua mahasiswa yang hadir dan harapan nya kedepan akan lebih baik lagi dalam menjadi jurnalistik yang bertalenta. Selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat mahasiswa juga mendapat sertifikat mengikuti kegiatan Juenalistik yang diadakan oleh tim Koran Kaltim.

WN/Humas-UM

Humas Um- Rektor Universitas Mulia Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa’i, M.Si membuka kegiatan kuliah umum yang dilaksanakan oleh Program Studi Farmasi fakultas Humaniora dan Kesehatan dalam rangka meningkatkan kwalitas produk Farmasi, dengan mengundang Loka POM Balikpapan dalam rangka memberikan pembinaan tertang (CPOTB) Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik dan (CPKB) Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik.Jumat (20/10).

Tengah pembicara dari Loka POM apt. Gerson Pararak, S.Si., M.H , kanan Rektor UM dan Ujung Kanan Dekan Fakultas Humaniora dan kesehatan.

Kegiatan ini dihadiri oleh pembicara dari Loka POM apt. Gerson Pararak, S.Si., M.H dan membahas tentang bagaimana cara membuat obat tradisional dan pembuatan kosmetik yang baik.pembuatan obat tradisional sesuai dengan PERATURAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN NOMOR 25 TAHUN 2021 pasal (1) Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik yang selanjutnya disingkat CPOTB adalah seluruh aspek kegiatan pembuatan Obat Tradisional yang bertujuan untuk menjamin agar produk yang dihasilkan senantiasa memenuhi persyaratan mutu yang ditetapkan sesuai dengan tujuan penggunaannya. Maka dari itu perlu adanya pengawasan khusu terhadap kegiatan tersebut agar Masyarakat luas dapat menggunakan dengan aman dan sesuai standar mutu yang ada.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan Kerjasama lanjutan yang dilaksanakan oleh fakultas Humaniora dan Kesehatan dengan Loka POM dalam hal Tri DharmaPerguruan Tinggi . Dengan adanya Kerjasama ini akan mengembangkan keilmuan mahasiswa dan dosen dalam peningkatan kwalitas produk yang ada di Prodi Farmasi. Pada Kegiatan ini dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Program studi farmasi fakultas Humaniora dan Kesehatan Universitas Mulia.

WN/ HUMAS-UM

Rektor Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa'i menerima buku karya Dr. H. Sudarmo, S.H., M.M di ruang kerjanya, Jumat (20/10). Foto: Istimewa

UM – Rektor Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa’i, M.Si menerima kedatangan dosen senior Dr. H. Sudarmo, S.H., M.M di ruang kerjanya, Jumat (20/10) sore. Dalam pertemuan tersebut, Rektor diperkenalkan buku baru karangan Dr. Sudarmo yang telah selesai cetak dan siap didistribusikan untuk keperluan pendidikan dan praktisi.

“Hari ini di ruang Rektor saya kedatangan salah seorang dosen bernama Ass. Prof. Dr. H. Sudarmo, S.H, M.M memperkenalkan buku barunya. Beliau dosen senior yang sekarang berumur 65 tahun,” tutur Prof. Ahsin.

Menurutnya, di usia tersebut banyak dijumpai dosen yang justru bersiap memasuki masa pensiun dan berhenti berkarya.

“Tidak bagi Pak Sudarmo. Beliau pada tahun ini bahkan mampu menghasilkan dua buah buku yang bermutu, yang telah terbit dan dapat menjadi bahan referensi bagi dunia pendidikan dan praktisi,” tutur Prof. Ahsin.

Apa yang telah dilakukan Dr. Sudarmo, lanjut Prof. Ahsin, berharap dapat menginspirasi dosen-dosen lainnya untuk segera menerbitkan buku atau karya akademik lainnya.

“Bagi saya, Beliau adalah inspirator bagi dosen Universitas Mulia. Terbukti, usia tidak menghalangi seseorang untuk terus produktif berinovasi dan menghasilkan karya-karya besar,” tuturnya.

Dirinya pun berdoa agar dosen-dosen senior yang telah mamasuki usia lanjut diberikan umur yang panjang dan selalu dalam kesehatan yang baik.

“Saya doakan, semoga Beliau sehat selalu dan diberi umur panjang serta usulan Guru Besarnya dapat segera terwujud. Aamiin ya rabbal alamin,” harapnya.

Sementara itu, ketika ditemui media ini, Dr. Sudarmo mengatakan bahwa dirinya tahun ini telah menyelesaikan dua buah buku yang berjudul Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan Buku Manajemen Kinerja dan Kompensasi, Konsep Dasar Manajemen Kinerja pada Organisasi Berorientasi Profit dan Non Profit.

Kedua buku tersebut diterbitkan oleh CV. Saba Jaya Publisher, Jalan Proklamasi Kp. Krajan RT.004 RW.004, Kel. Tanjungmekar, Kec. Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Telepon dan Whatsapp 081347856210.

Manajemen SDM merupakan disiplin yang membahas pengelolaan aset manusia dalam suatu organisasi. Ini mencakup berbagai praktik dan strategi untuk merekrut, mengembangkan, memotivasi, dan memelihara karyawan dalam rangka mencapai tujuan perusahaan.

Dalam dunia bisnis saat ini, manajemen SDM punya peran kritis dalam merancang lingkungan kerja yang produktif, merancang kebijakan yang adil, dan memastikan kolaborasi yang efektif di antara karyawan.

Dua buah buku karya Dr. Sudarmo yang berjudul Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan Buku Manajemen Kinerja dan Kompensasi, Konsep Dasar Manajemen Kinerja pada Organisasi Berorientasi Profit dan Non Profit.

Dua buah buku karya Dr. Sudarmo yang berjudul Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan Buku Manajemen Kinerja dan Kompensasi, Konsep Dasar Manajemen Kinerja pada Organisasi Berorientasi Profit dan Non Profit.

Buku Manajemen Sumber Daya Manusia ini menjelaskan bagaimana manajemen SDM melibatkan serangkaian tugas, mulai dari perencanaan kebutuhan tenaga kerja, rekrutmen, dan seleksi karyawan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Kemudian, fokus beralih pada pengembangan karyawan melalui pelatihan, penilaian kinerja dan pengembangan karir, manajemen konflik, kesejahteraan karyawan serta manajemen kompensasi dan benefit juga menjadi bagian penting dalam mendukung kebahagiaan kesejahteraan karyawan.

“Manajemen SDM bukan hanya tentang mengelola aspek administratif, tetapi juga melibatkan pengembangan budaya organisasi yang inklusif, berinovasi, dan mempromosikan keadilan,” kata Dr. Sudarmo.

Menurutnya, manajemen SDM yang efektif membutuhkan kolaborasi antara berbagai departemen organisasi dan melibatkan kepemimpinan yang peduli terhadap karyawan.

Sedangkan buku yang berjudul Manajemen Kinerja Dan Kompensasi Konsep Dasar Manajemen Kinerja Pada Organisasi Berorientasi Profit Dan Nonprofit merupakan panduan komprehensif yang menggali esensi dan pentingnya manajemen kinerja dan kompensasi dalam konteks organisasi berorientasi profit dan non-profit.

“Dalam dunia yang terus berubah, pemahaman yang mendalam tentang bagaimana mengelola kinerja karyawan dan memastikan kompensasi yang adil adalah kunci untuk mencapai keberhasilan jangka panjang,” tutur Dr. Sudarmo.

Di buku tersebut juga dijelaskan konsep dasar manajemen kinerja, termasuk evaluasi kinerja, pengembangan karyawan, dan budaya organisasi.

“Pembaca diharapkan akan memahami bagaimana manajemen kinerja yang efektif dapat membantu organisasi mencapai tujuannya, terlepas dari jenisnya, apakah itu organisasi yang mencari laba atau yang berfokus pada misi sosial,” pungkasnya.

(SA/Puskomjar)

Suasana seminar SNITT 2023 offline di Hotel Platinum Balikpapan, Rabu (18/10). Foto: Istimewa

UM – Dosen Program Studi S1 Informatika Fakultas Ilmu Komputer mendapat penghargaan dari Politeknik Negeri Balikpapan sebagai Best Presenter III. Penghargaan diberikan usai mempresentasikan makalahnya pada Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Terapan (SNITT), Rabu (18/10).

Hal ini dikonfirmasi oleh salah seorang panitia, Danar Retno Sari, S.Kom., M.Kom yang datang ke Kampus Universitas Mulia dan bertemu Kaprodi S1 Informatika M. Safii, S.Kom., M.Kom di ruang kerjanya. Danar memberikan Sertifikat Penghargaan Best Presenter III kepada Subur Anugerah, S.T., M.Eng dan disaksikan M. Safii dan staf.

“Di akhir seminar diumumkan tiga orang Best Presenter, Pak Subur Best Presenter III, satu-satunya dari seluruh peserta daring. Saat seremoni, pemberian sertifikat diwakili panitia di lokasi kegiatan. Dua orang Best Presenter dari peserta luring,” tutur Danar.

Menurut Danar, pemilihan Best Presenter berdasarkan penilaian dengan kriteria antara lain ketepatan waktu, penampilan, dan konten atau isi makalah.

Danar berharap ke depan semoga menjadi pemakalah tetap SNITT. Untuk peserta yang terpilih sebagai Best Presenter, makalahnya akan dimasukkan ke dalam jurnal Sinta 4 Poltekba secara gratis.

“Terus berkarya dan memberikan kontribusi yang positif di bidang akademik. Ditunggu tulisan-tulisan bermanfaat selanjutnya,” harap Danar Retno Sari.

Dikonfirmasi hal tersebut, Subur mengatakan dirinya mempresentasikan makalah yang berjudul Perancangan Dashboard Visualisasi Data Komoditas Pasar Balikpapan dengan Tableau.

Ia tertarik menulis visualisasi data lantaran melihat banyak sekali data dan grafik yang melimpah, yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan pembelajaran, seperti untuk riset data sains, data warehouse, visualisasi data, atau data mining.

Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Terapan (SNITT) 2023 yang diselenggarakan Poltekba daring dan luring, bertempat di Hotel Platinum Balikpapan, Rabu (18/10). Foto: Tangkapan layar daring

Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Terapan (SNITT) 2023 yang diselenggarakan Poltekba daring dan luring, bertempat di Hotel Platinum Balikpapan, Rabu (18/10). Foto: Tangkapan layar daring

Makalah Subur Anugerah yang dipresentasikan di Room Online 1 SNITT 2023. Foto: Tangkapan layar daring

Makalah Subur Anugerah yang dipresentasikan di Room Online 1 SNITT 2023. Foto: Tangkapan layar daring

Danar Retno Sari, S.Kom., M.Kom saat menyerahkan Sertifikat Penghargaan kepada Subur Anugerah sebagai Best Presenter III pemakalah SNITT 2023 yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Balikpapan, disaksikan Kaprodi Informatika M Safii, Kamis (19/10). Foto: dok. Puskomjar

Danar Retno Sari, S.Kom., M.Kom saat menyerahkan Sertifikat Penghargaan kepada Subur Anugerah sebagai Best Presenter III pemakalah SNITT 2023 yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Balikpapan, disaksikan Kaprodi Informatika M Safii, Kamis (19/10). Foto: dok. Puskomjar

Sertifikat Penghargaan sebagai Best Presenter III SNITT 2023 Polteknik Negeri Balikpapan. Foto: dok. Puskomjar

Sertifikat Penghargaan sebagai Best Presenter III SNITT 2023 Polteknik Negeri Balikpapan. Foto: dok. Puskomjar

“Makalah ini sebenarnya hasil dari pembelajaran di kelas semester sebelumnya. Kebetulan Pak Rusli, Rektor saat itu menugasi saya menulis buku. Saya juga ditugasi Kaprodi Teknologi Informasi Pak Djumhadi mengajar Manajemen Big Data,” tutur Subur.

Ibarat botol bertemu dengan tutupnya, lanjutnya, maka dirinya mengaku tertarik untuk menulis teori pembelajarannya di kelas ke dalam bentuk buku atau karya tulis ilmiah.

“Kalau hanya dipikir-pikir saja, tidak ada waktu mengerjakan sih ya. Rasanya sibuk terus 24 jam 7 hari dalam seminggu. Untuk itu, saya harus fokus, buat prioritas, segera menulisnya sebelum keburu lupa atau tertinggal,” tuturnya.

Seminar ini diikuti 55 makalah dari sejumlah peserta, baik yang berprofesi sebagai praktisi, peneliti, dosen, maupun mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Seminar diselenggarakan luring, yang bertempat di Hotel Platinum Balikpapan maupun daring dengan aplikasi Zoom.

Seminar yang memiliki tema Sinergi Pendidikan Vokasi Dan Industri Dalam Mewujudkan Kota Cerdas Melalui Teknologi Berkelanjutan ini sangat menarik dan relevan dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) saat ini.

Seminar dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Provinsi Kalimantan Timur Surasa, S.Pd., M.Si.

Narasumber pertama Beny Bandanadjaja, Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi Kemendikbudristek. Benny mempresentasikan Membangun Kota Cerdas yang Beradab dan Beretika. Ia membekali generasi milenial dan generasi Z bagaimana mempersiapkan diri menyambut kota cerdas IKN.

Narasumber berikutnya, Tony D. Susanto, Ph.D, dosen Program Studi S3 Sistem Informasi ITS Surabaya. Tony mempresentasikan materi tentang Memahami Konsep Kota Cerdas dan Rekomendasi Smart City IKN.

Narasumber ketiga, Direktur PT. Position Partners Indonesia Bayu Murtiyoso. Bayu memperkenalkan perusahaannya yang memiliki berbagai macam keahlian seperti surveyor, engineer, teknisi, dan konsultan. Selain di Indonesia, perusahaannya juga memberikan layanan di Asia Tenggara, Australia, dan New Zealand.

Di akhir presentasinya, Bayu berdasarkan pengalamannya, ia mengajak berbagai pihak untuk mengatasi kekurangan Sumberdaya Manusia (SDM) dalam pembangunan IKN.

“Soal SDM kita? Asal mau belajar, bisa. Ini soal kemauan saja, bukan soal kepintaran. Kemudian, di dalam bekerja kami tekankan kepada tim kami adalah jujur dan disiplin, itu akan menghasilkan kualitas,” pungkasnya.

(SA/Puskomjar)