Mahasiswa perwakilan Universitas Mulia mengikuti lomba debat nasional NUDC 24 di ruang eksekutif didampingi dosen Riski Zulkarnain. Foto: Media Kreatif

UM – Sejak pagi hari ini, Senin (29/4), beberapa ruang kelas berlangsung pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) Genap 2023/2024. Beberapa mahasiswa tampak serius mengerjakan soal UTS hingga serius mengikuti lomba debat Bahasa Inggris Nasional NUDC 2024.

Ketua Program Studi S1 Sistem Informasi Kampus Utama Balikpapan Isa Rosita, S.Kom., M.Cs, ketika dihubungi media ini mengatakan secara ideal pelaksanaan UTS mengikuti Kalender Akademik 2023/2024 yang telah ditandatangani Wakil Rektor Bidang Akademik.

“Idealnya mengikuti jadwal kalender akademik, tapi kalau dosen punya rencana UTS yang di luar jadwal kalender, silakan saja,” kata Isa Rosita.

Apalagi, tambahnya, beberapa pekan sebelumnya kegiatan kuliah libur panjang pasca Lebaran. Pelaksanaan kuliah kelas malam pada bulan Ramadan, menurutnya, juga dirasa kurang efektif.

“Jadi, bisa jadi pencapaian materi untuk UTS-nya belum sampai. Silakan kalau sudah sampai di pertemuan ini mau melaksanakan UTS,” tambahnya, mempersilakan dosen menggelar UTS.

Mahasiswa sedang mengerjakan soal UTS Jaringan Komputer. Foto: Media Kreatif

Mahasiswa sedang mengerjakan soal UTS Jaringan Komputer. Foto: Media Kreatif

Mahasiswa mengerjakan UTS Pemrograman Framework. Foto: Kontributor

Mahasiswa mengerjakan UTS Pemrograman Framework. Foto: Kontributor

Dari pantauan media ini, beberapa kelas sejak pagi sudah menggelar ujian. Tampak sejumlah mahasiswa keluar ruang kelas dengan mengenakan jas almamater merah marun, tanda mengikuti ujian.

“Saya baru saja menggelar UTS Pemrograman Framework hari ini. Alhamdulillah ya, meski mahasiswa diminta menjawab soal dengan menuliskan kode program dalam waktu dua jam, mereka berhasil mengumpulkan tepat waktu,” tutur seorang dosen.

Berdasarkan pengalaman, menurutnya, pelaksanaan ujian pemrograman di laboratorium komputer dengan meminta mahasiswa mengerjakan langsung lebih efektif dibanding jika dikerjakan online.

“Iya, menurut saya, kalau mahasiswa mengerjakan online dan bukan di ruang kelas, biasanya ada yang telat mengumpulkan sehingga ditolak oleh sistem. Kalau ditolak sistem kan sayang banget ya kan,” tuturnya.

Lebih lanjut, menurutnya, kelemahan ujian online di antaranya adalah sulit untuk diawasi secara langsung oleh dosen, apakah mahasiswa benar-benar mengerjakan secara jujur atau tidak.

“Dengan ujian hadir langsung di lab dan mengerjakan soal, maka saya menjadi lebih mengenal gaya masing-masing mahasiswa. Seperti tadi ditemukan mahasiswa yang menjawab soal dengan bahasa pemrograman yang tak pernah dibahas di kelas,” katanya sembari tertawa.

“Ini pasti dia jarang mengikuti kuliah, tidak menyimak materi kuliah dengan baik, atau literasinya memang kurang, meski presensi kehadirannya penuh,” ujarnya.

Meski demikian, secara keseluruhan dirinya menilai lebih banyak mahasiswa yang telah siap menyelesaikan evaluasi tengah semester hari ini lantaran mengikuti instruksi dosen pekan sebelumnya. “Ya, semoga semuanya sukses,” harapnya.

Mahasiswa Mengikuti Lomba Debat NUDC 24

Sementara itu, di ruang Eksekutif terdapat dua orang mahasiswa mewakili Universitas Mulia mengikuti lomba debat antar Perguruan Tinggi berskala nasional atau National University Debating Competition (NUDC). Mereka berasal dari Program Studi S1 Informatika dan S1 Akuntansi.

Di bawah bimbingan dosen Riski Zulkarnain, S.Pd., M.Pd, kedua mahasiswa tampak serius berdebat dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain dalam bahasa Inggris.

“Kegiatan ini digelar hari Sabtu (27/4) sampai Senin (29/4) dari pagi hingga jam 7 malam,” kata Riski Zulkarnain. Ia berharap kedua mahasiswanya berhasil meraih juara dalam kompetisi bergengsi tingkat nasional dan mengangkat nama Universitas Mulia.

(SA/Kontributor)

Foto bersama usai Kuliah Umum tentang IKN untuk Indonesia di Universitas Mulia, rabu (24/4). Foto: Media Kreatif

UM – Sivitas Universitas Mulia menggelar Kuliah Umum bersama tiga orang narasumber guru besar membahas pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk Indonesia, Rabu (24/4). Ketiga guru besar tersebut antara lain Prof. Dr. Juajir Sumardi, SH. MH, Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa’i, M.Si dan Prof. Dr. Suhartono, M.M serta moderator Dr. Agung Sakti Pribadi.

Kuliah umum dibuka oleh Direktur Eksekutif Yayasan Airlangga Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H dan diikuti ratusan peserta, terdiri atas dosen dan mahasiswa, bertempat di Ballroom Cheng Ho Universitas Mulia, Jalan Letjen Zaini Azhar Maulani.

Dalam sambutannya, Dr. Agung Sakti Pribadi mengatakan bahwa keberadaan IKN di Provinsi Kalimantan Timur seolah tiba-tiba berdiri.

“Kita ini kan semacam tidak diajak ngobrol, IKN itu punyanya Pusat, atau punyanya Kaltim, atau punyanya Balikpapan, atau punyanya PPU. Kalau memang punyanya Balikpapan, kita ini enggak pernah diajakin ngomong, tiba-tiba jadi,” tutur Dr. Agung.

“Apalagi PPU kemudian tiba-tiba ada yang digusur tanahnya. Jadi ini sebenarnya seperti apa sih?” tambah Dr. Agung.

Oleh karena itu, pada kuliah umum ini, Dr. Agung mengajak para guru besar untuk memberikan sejumlah pandangan terkait pembangunan IKN yang berdampak secara lebih luas di seluruh Indonesia, dan bukan hanya Provinsi Kalimantan Timur saja.

Dalam kesempatan ini, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Juajir Sumardi mengawali pembahasan tentang keberadaan NKRI berdiri, terutama terkait kebutuhan lahan IKN yang sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 3 Tahun 2022 dan perubahannya pada UU Nomor 21 tahun 2023.

“Saya ingin berangkat dengan sebuah statement bahwa sebelum NKRI ini ada, telah ada terlebih dahulu kedaulatan-kedaulatan dari para pemangku-pemangku adat itu. Kami ada sebelum kamu ada. Kamu ada karena kami akui kamu ada,” tutur Prof. Juajir.

“Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi kamu NKRI, untuk tidak mengakui keberadaan kami. Inilah spirit dan semangat masyarakat adat Nusantara. Jangan dinafikan, jangan ditinggalkan bahwa masyarakat adat Nusantara telah ada sebelum Republik ini ada. Oleh karena itu, Republik ini ada karena ada pengakuan dari para masyarakat adat Nusantara,” terangnya.

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar Prof. Dr. Juajir Sumardi dan Dr. Agung Sakti Pribadi. Foto: Media Kreatif

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar Prof. Dr. Juajir Sumardi dan Dr. Agung Sakti Pribadi. Foto: Media Kreatif

Ketua STIEPAN Prof. Dr. Suhartono saat menjadi narasumber Kuliah Umum di Universitas Mulia. Foto: Media Kreatif

Ketua STIEPAN Prof. Dr. Suhartono saat menjadi narasumber Kuliah Umum di Universitas Mulia. Foto: Media Kreatif

Prof. Dr. Muhammad Ahsin Rifa'i saat memaparkan materi Kuliah Umum tentang Agri Mina Techno Park. Foto: Media Kreatif

Prof. Dr. Muhammad Ahsin Rifa’i saat memaparkan materi Kuliah Umum tentang Agri Mina Techno Park. Foto: Media Kreatif

Foto bersama panitia dan narasumber. Foto: Media Kreatif

Foto bersama panitia dan narasumber. Foto: Media Kreatif

Sedangkan Prof. Dr. Suhartono membahas IKN dalam sudut pandang ekonomi, dampak dan risiko yang ditimbulkannya.

“Tujuan utama IKN itu adalah pemerataan dari sisi ekonomi pembangunan dan penyebaran penduduk. Nah, yang saya garis bawahi itu adalah mengenai sisi ekonomi,” tutur Prof. Suhartono.

Lebih lanjut, Prof. Suhartono kemudian menerangkan perihal gini rasio antara Jakarta, Kalimantan Timur, dan Kota Balikpapan. Gini rasio menggambarkan kesenjangan distribusi pendapatan di masyarakat.

“Artinya, semakin kecil gini rasio, maka kesenjangan itu juga semakin kecil. Angkanya itu antara 0 dan 1,” tutur Prof. Suhartono.

Berdasarkan data kesenjangan yang diperolehnya, gini rasio Kaltim lebih kecil, yakni 0,322 jika dibanding Jakarta yang 0,431 atau Kota Balikpapan 0,325.

“Kemudian kita lihat lagi, angka keparahan kemiskinan Kaltim itu di posisi nomor 4 di Indonesia,” jelasnya. Jadi, lanjutnya, tingkat keparahannya itu lebih kecil jika dibanding Jakarta.

“Saya hanya ingin bahwa ketika kita mulai realistis melihat hal itu, bukan berarti kita itu antipati, kemudian menjadi bagian yang tidak mendukung, bukan, tapi yang jauh lebih penting, apalagi kita dunia pendidikan, kita nanti kalau melihat dampak itu harapannya dunia pendidikan ini harus mampu menjadi inisiator untuk mengatasi risiko tersebut,” terangnya..

Menurutnya, dengan melihat risiko jangka panjang dan jangka pendek, ia mengajak peserta kuliah umum untuk realistis melihat sesuatu, kemudian berpikir konstruktif untuk memitigasi atau meminimalisir risiko.

“Risiko itu kalau dihilangkan nggak mungkin, tapi kita bisa me-minimize. Itu kesiapan kita sebenarnya di sana,” ujar Prof. Suhartono.

Sementara itu, Rektor Universitas Mulia Prof. Dr. Muhammad Ahsin Rifa’i mengapresiasi ulasan Prof. Juajir dan Prof. Suhartono.

“Narasumber pada hari ini luar biasa, Prof Juajir Sumardi dari Unhas, materinya tentang Pertanahan, tentang kebijakan dan konflik Pertanahan. Kemudian Prof. Suhartono ini juga luar biasa memberikan hubungan pembangunan IKN dengan ekonomi yang nanti berdampak terhadap kita semua,” tutur Prof. Ahsin.

Sedangkan Prof. Ahsin mengulas pembahasan yang lebih spesifik tentang Agri Mina Technopark (AMTP) di kawasan pengembangan IKN.

“Mungkinkah? Ini pertanyaannya,” ujar Prof. Ahsin.

Menurut Prof. Ahsin, yang dimaksud Agri adalah kawasan pertanian. Sedangkan Mina itu adalah perikanan. Ia mengusulkan Agri Mina dapat diterapkan di kawasan pengembangan IKN.

Dengan mencermati banyaknya polemik yang terjadi terkait pengembangan kawasan IKN, Prof. Ahsin mengingatkan bahwa suka atau tidak suka, Presiden dan Wakil Presiden terpilih sebentar lagi akan segera dilantik.

“Dan Presiden yang akan dilantik itu berkomitmen akan melanjutkan IKN. Sekarang kita masih suka berpolemik? Lebih baik kita berpikir bersama bagaimana caranya agar kita ini ikut serta berkontribusi terutama untuk pembangunan masyarakat Kalimantan,” terangnya.

(SA/Kontributor)

Linda Fauziyah (tengah) bersama peserta pelatihan Manajemen Keuangan dari Dinas KPLH Kab. Kutai Barat, Kamis (18/4). Foto: Dok. Linda

UM – Dosen Universitas Mulia Dr. Linda Fauziyah Ariyani, S.Pd., M.Pd melaksanakan tugas memberikan pelatihan Manajemen Keuangan untuk Keberlanjutan Bisnis. Pelatihan diikuti 12 pegawai Bagian SDM dan Keuangan, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Batu Rook Dinas Kehutanan Kab. Kutai Barat, bertempat di Hotel Zurich Balikpapan, Kamis (18/4).

“Pelatihan manajemen keuangan bisnis ini fokus pada kegiatan pengelolaan keuangan pada perencanaan jangka pendek untuk mendukung pengambilan keputusan yang efektif dalam rangka mencapai tujuan operasional,” kata Linda.

Dengan pelatihan manajemen keuangan, Linda berharap operasional harian perusahaan akan semakin lancar dan penggunaan sumber daya keuangan dalam jangka pendek akan optimal.

Linda menerangkan, setidaknya ada dua jenis manajemen keuangan yang dibahas pada pelatihan ini, yakni manajemen keuangan taktis yang biasa di-handle oleh manajer keuangan tingkat operasional, dan manajemen keuangan strategis yang ditangani manajer tingkat atas.

Menurut Linda, manajemen keuangan taktis menangani penganggaran dan perencanaan keuangan jangka pendek, manajemen kas dan likuiditas, pengendalian biaya, manajemen piutang dan payable, manajemen risiko keuangan, dan kepatuhan regulasi.

Sedangkan manajemen keuangan strategis, lanjutnya, lebih fokus kepada peningkatan nilai perusahaan, pengelolaan risiko, alokasi sumber daya, dan keberlanjutan.

Peserta pelatihan dari Dinas KPLH Kab. Kutai Barat serius megnikuti pelatihan. Foto: Dok. Linda

Peserta pelatihan dari Dinas KPLH Kab. Kutai Barat serius megnikuti pelatihan. Foto: Dok. Linda

 

Linda Fauziyah saat memberikan pelatihan kepada peserta. Foto: Dok. Linda

Linda Fauziyah saat memberikan pelatihan kepada peserta. Foto: Dok. Linda

“Nah, disinilah pentingnya implementasi manajemen keuangan strategis dengan menggunakan integrasi dan strategi bisnis, Teknologi dan Sistem Informasi, dan pembelajaran dan adaptasi terhadap perkembangan zaman,” terangnya.

“Misalnya, kita mendapatkan proyek pengembangan tanah warisan, tapi malah habis tak tersisa. Ini menunjukkan sebagian besar orang tidak gagal dalam memperoleh uang, tapi justru gagal mengelola keuangan,” ujarnya.

Maka, menurutnya, disinilah pentingnya memahami manajemen keuangan dengan baik untuk meningkatkan profitabilitas, kestabilan keuangan, pengambilan keputusan, kepatuhan hukum dan etika, peningkatan kepuasan stakeholder, peningkatan kinerja, hingga pengurangan risiko.

“Uang tidak merubah seseorang, namun uang menunjukkan diri seseorang yang sebenarnya,” tuturnya.

Ketika ditanya apa harapan setelah mengikuti pelatihan, Linda mengatakan dirinya berharap peserta menjadi lebih terampil melakukan pengelolaan keuangan.

“Tentu saja, saya berharap mereka lebih terampil dalam melakukan pengelolaan keuangan, baik taktis maupun strategis di bagian masing-masing. Dan semoga kerjasama dengan Universitas Mulia bisa terus ditingkatkan dalam bidang lainnya,” pungkasnya.

(SA/Kontributor)

Halal Bihalal Yayasan Airlangga yang digelar di Hall Cheng Ho, Selasa (16/4). Foto: Media Kreatif

UM – Sivitas akademika Universitas Mulia menghadiri halal bihalal yang diselenggarakan Yayasan Airlangga, bertempat di Hall Cheng Ho, Jalan Letjen Zaini Azhar Maulani Balikpapan, Selasa (16/4). Turut hadir para pimpinan, guru, dan dosen lembaga pendidikan, baik dari Samarinda maupun Balikpapan.

Direktur Eksekutif Yayasan Airlangga Dr. Agung Sakti Pribadi mengatakan, halal bihalal dihadiri bukan hanya oleh karyawan tetap, guru tetap, ataupun dosen tetap, tetapi juga yang lain. “Dengan harapan kita itu bisa saling membaur untuk bersinergi,” harap Dr. Agung.

“Yang kedua, Bapak-Ibu. Tugas seorang guru maupun dosen itu pekerjaan yang sangat mulia kalau kita betul-betul bekerja dengan baik, bukan sekedar amalnya saja, gajinya saja yang kita terima, tapi pahalanya kita terima nanti ketika kita sudah tidak ada,” imbuhnya.

Menurutnya, kemuliaan menjadi seorang pendidik yang bekerja dengan baik akan menjadi sedekah dan amal ibadah yang akan bermanfaat di akhirat kelak.

Untuk itu, ia terus mendorong agar baik guru maupun dosen meningkatkan kemampuan dan kapasitasnya sebagai pendidik profesional.

Sebagai salah seorang pendiri lembaga pendidikan di Yayasan Airlangga, Dr. Agung juga memberikan perhatian kepada anak-anak yang putus sekolah yang tinggal di lingkungan sekitarnya.

“Kalau ada tetangganya Bapak Ibu yang tidak sekolah. Ayo kita diskusikan. Sekolah kan di tempat kami. Karena itu menjadi bagian amal kita,” tutur Dr. Agung kepada para guru.

Tampak Kepala PSDKU Universitas Mulia Samarinda Drs. Suprijadi, M.Pd menerima ucapan selamat Idulfitri dan maaf lahir batin. Foto: Subur/Kontributor

Tampak Kepala PSDKU Universitas Mulia Samarinda Drs. Suprijadi, M.Pd menerima ucapan selamat Idulfitri dan maaf lahir batin. Foto: Subur/Kontributor

Suasana halal bihalal sivitas akademika Universitas Mulia, Selasa (16/4). Foto: Subur/Kontributor

Suasana halal bihalal sivitas akademika Universitas Mulia, Selasa (16/4). Foto: Subur/Kontributor

Senada, Dr. Sartono, M.M yang hadir memberikan tausiyah turut mendorong para pendidik untuk membuat dirinya selalu sehat dan bahagia.

“Orang bahagia itu insya Allah sehat. Makanya, pak dosen, pak guru, kalau mau sehat itu bahagia selalu dan menjalin silaturahmi,” tutur Dr. Sartono.

Menurutnya, orang sehat dan bahagia berbeda dengan orang yang suka mengeluh, suka bermusuhan melihat orang lain mendapatkan nikmat.

“Coba orang gini di tensi, berapa tekanannya? 200 per 190? Tinggal satu lagi, stroke dia tuh,” katanya.

Dengan berkumpul bersama untuk halal bihalal, misalnya, ia berharap dapat meningkatkan hormon endorphin, yakni hormon bahagia yang ada secara alami pada tubuh manusia.

Menurut Dr. Sartono, peran guru sangat penting bagi perkembangan pendidikan di sekolah itu sendiri. Hal ini mengingatkan pengalaman dirinya ketika memimpin Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) di Kel. Manggar Balikpapan.

“Saya jadi kepala MIN, nggak ada yang mau masuk sekolah di Manggar itu. Sekarang sudah 24 Rombel (rombongan belajar),” ungkapnya.

Menurutnya, ia bukan saja memperbaiki kurikulum dan metode pengajaran saja, tetapi yang lebih penting adalah memperbaiki para guru.

Oleh karena itu, ia mendorong para guru dan dosen untuk selalu menjaga ukhuwah atau ruh persaudaraan, mempererat tali silaturahmi, baik di sekolah maupun di universitas. “Insya Allah dipanjangkan umur semuanya, karena endorfinnya banyak disini,” pungkasnya.

(SA/Kontributor)

Humas UM- Yayasan Airlangga menggelar acara halal Bihalal dalam rangka merayakan hari Raya Idul Fitri 1445 H pada Hari Selasa 16/4/24 bertempat di aula Ballroom Chengho Universitas Mulia.kegiatan ini dihadiri semua jajaran dan divisi yang ada di yayasan Airlangga antara lain, Ketua Yayasan Airlangga , Ibu Mulia Hayati Devianti, S.E. , Direktur Eksekutif Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H,. M.H., Manajer HRD Yayasan Airlangga , Ibu Ririn Kusdiawati, S.H., M.H., Rektor Universitas Mulia atau yang mewakili, Wakil rektor Bidang Sumberdaya, Bapak Yusuf Wibisono, S.E., M.TI, Seluruh Jajaran divisi dan Dosen serta Tenaga Kependidikan Universitas Mulia dan PSDKU Samarinda, Pimpinan dan guru serta tendik dari SMK Airlangga balikpapan, Pimpinan dan guru serta tendik dari SMK Kesehatan Airlangga balikpapan, Pimpinan dan guru serta tendik dari SMP Plus Airlangga balikpapan, Staff Yayasan Airlangga dan seluruh keluarga besar Yayasan Airlangga turut meramaikan kegiatan Halal bihalal dengan penuh suka cita.

Dalam Sambutan nya ibu Mulia Hayati Devianti merasa bahagia bahwa pada idul fitri kali ini dapat berkumpul bersama dengan seluruh karyawan yayasan airlangga yang semakin banyak dan semakin solid. Beliau berharap seluruh kayawan selalu sehat dan memberikan pelayanan yang maksimal terhadap murid-murid dan mahasiswa- mahasiwa didalam menjalankan tugas nya masing-masing.

Ketua Yayasan Airlangga, Ibu Mulia Hayati Devianti, S.E

Dr. Agung Sakti Pribadi menyampaikan dalam sambutan beliau bahwa Ramadhan ini membawa keberkahan tersendiri karena semua ibadah dibulan Ramadhan dilipat gandakan. Beliau menyampaikan bahwa Ramadhan juga mengajarkan kepada kita semua bahwa harus selalu mengingat masa depan yang paling depan yaitu berjumpa dengan kematian maka memanfaatkan Ramadhan sebagai ladang pahala akan membawa kita kepada kemenangan. Beliau juga selalu mengingatkan bahwa jangan sampai menghilangkan kebiasaan baik dibulan Ramadhan , dan selalu menjaga kesehatan agar dapat memberi manfaat yang baik kepada orang disekitar kita. Beliau meminta kepada segenap guru dan dosen untuk dapat melaksanakan kewajiban mengajar dengan sebaik mungkin agar menjadi ladang amal dikemudian hari.

Direktur Eksekutif Dr, Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H.

kegiatan halal bihalal ini juga diisi dengan kegiatan tausiyah oleh bapak Dr. Sartono., M.M. , pak Sartono menyampaikan beberapa hikmah halal bihalal sebagai ajang mempererat silahturahmi antar rekan dan saudara. Penyampaian beliau dalam upaya mengurangi perselisihan antar teman , saudara untuk memperkuat ukuwah silahruhami diantaranya. Kita sebagai manusia jangan sampai memutuskan tali silahturahmi karena sesungguhnya kita tidak bisa hidup sendiri , kita membutuhkan orang lain disekitar kita. Beliau juga menceritakan perjalanan beliau ketika mengajar mengisahkan beberapa perjalanan siswa yang membuat beliau merasa bangga sekaligus terharu karena didalam nya mengandung banyak pelajaran hidup . Sebagai pendidik kita harus tulus mendidik anak- anak kita disekolah untuk meraih apa yang dicita-citakan nya dan mendukung mereka, mengarahkan mereka kejalan yang lebih baik. Jangan meremehkan kekurangan orang lain karena sesungguhnya mereka juga memiliki kelebihan yang dapat kita kembangkan . Dalam momentum Idul Fitri ini kesempatan kita untuk saling memaafkan , meminta maaf dan memberi maaf atas segala kekhilafan kita dalam hubungan sehari-hari. Penyampaian tausiah oleh bapak Dr. Sartono , M.M ditutup dengan doa – doa .

Berdiri pada Mimbar, Dr. Sartono., M.M.

Sebagai umat islam kita sebaiknya memeiliki hati yang lapang, terutama terhadap sesama muslim dan muslimah. Dalam kehidupan sehari-hari tentu saja kita semua pernah melakukan kesalahan dan dosa. Olehkarena itu dalam rangka halal bihalal yayasan airlangga ini . Seluruh keluarga besar pendidik dan karyawan dapat saling berjabat tangan untuk saling bermaaf-maafan.

Jajaran SMP Plus Airlangga Balikpapan

Jajaran SMK Kesehatan Airlangga Balikpapan

jajaran SMK Airlangga Balikpapan

Semoga Allah SubhanaWataala mengampuni dosa-dosa kita dan memberikan kekuatan lahir dan bathin. seluruh keluarga besar yayasan Airlangga dan Universitas Mulia Mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1445 H . Taqoballahu Minna Waminkum Taqobal Ya Kariim . Minal aaizin wal Faaizin, Mohon Maaf lahir dan Bathin.

WN Humas -UM

Rektor dan segenap sivitas akademik Universitas Mulia turut mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri. Foto: Media Kreatif

UM – Pemerintah RI lewat Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan tanggal 1 Syawal 1445 H atau Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Rabu, 10 April 2024. Penetapan disampaikan pada sidang isbat yang digelar di kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (9/4).

Rektor dan segenap sivitas akademik Universitas Mulia turut mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri. Di hari yang penuh suka cita ini, umat Islam di seluruh dunia turut merayakan. Ucapan selamat, semoga kebahagiaan, kedamaian, dan keberkahan diucapkan di antara sesama.

Selain ucapan selamat, Rektor Prof. Muhammad Ahsin Rifa’i mengajak sivitas akademika menjadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan, menghapus kesalahpahaman, dan merajut kebersamaan yang kokoh di tengah perbedaan.

Rektor juga mengajak menjadikan Hari Raya Idul Fitri sebagai titik tolak baru untuk meningkatkan prestasi, mempererat kebersamaan dan pengabdian kepada bangsa, agama, dan negara, bersama-sama membangun peradaban yang bermartabat.

Berikut ucapan selamat Rektor selengkapnya.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Alhamdulillahirabbil alamin. Puji syukur kehadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, shalawat serta salam kepada Baginda Rasul Muhammad sallallahu alaihi wasallam bersama para keluarga sahabat dan pengikut beliau hingga yaumil akhir.

Mari kita jadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan, menghapus kesalahpahaman, dan merajut kebersamaan yang kokoh di tengah-tengah perbedaan

Saya mengajak seluruh sivitas akademika Universitas Mulia untuk menjadikan Hari Raya Idul Fitri ini sebagai titik tolak baru dalam meningkatkan prestasi, kebersamaan, dan pengabdian kita kepada bangsa, agama, dan negara.

Mari kita bersama-sama membangun peradaban yang bermartabat berlandaskan nilai-nilai keIslaman kejujuran dan keadilan.

Sebelum mengakhiri ini, marilah kita memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar memberikan keberkahan, keselamatan serta kebahagiaan bagi kita semua, keluarga, dan sahabat-sahabat kita di seluruh penjuru dunia.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah
Mohon maaf lahir dan batin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Program Studi S1 Sistem Informasi Universitas Mulia Kampus Samarinda menerima bantuan hibah Program Kompetesi Kampus Merdeka Ditjen Dikti tahun 2024. Foto: UnivMas.

UM – Program Studi S1 Sistem Informasi Universitas Mulia Kampus Samarinda dinyatakan lolos seleksi administrasi Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) Tahun 2024 yang diumumkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbud Ristek, No. 0381/E.E3/KU.07.00/2024, Jumat (5/4).

Dengan demikian, Program Studi Sistem Informasi Kampus Samarinda masuk sebagai Penerima Bantuan Pendanaan Program Kompetisi Kampus Merdeka Tahun Pertama Tahun Anggaran 2024.

Direktur Jenderal Ditjen Dikti Abdul Haris mengucapkan selamat kepada perguruan tinggi yang ditetapkan sebagai penerima bantuan pendanaan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) Tahun Anggaran 2024.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para perguruan tinggi yang telah berpartisipasi mengirimkan proposal, namun belum ditetapkan sebagai penerima bantuan PKKM tahun 2024.

Sementara itu, Rektor Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifai turut bangga dan bersyukur atas keberhasilan ini.

Sebelumnya, Rektor terus mendorong penyusunan proposal PKKM yang diajukan Universitas Mulia, mulai saat penyusunan, pengiriman, masuk tahap seleksi kualitas dan kelayakan proposal hingga lanjut tahap seleksi verifikasi kelayakan.

Dari serangkaian proses seleksi tersebut, Ditjen Dikti kemudian menetapkan nama-nama program studi perguruan tinggi di seluruh Indonesia sebagai penerima bantuan PKKM 2024.

“Selamat kepada Prodi Sistem Informasi Kampus Samarinda dan tim penyusun dari Rektorat yang diketuai Wakil Rektor 1, Pak Wisnu Hera Pamungkas, atas keberhasilan pencapaian ini,” ucap Prof. Ahsin.

“Atas nama pimpinan Universitas Mulia mengucapkan terima kasih atas keberhasilan ini. Usaha keras dengan mendatangkan pakar dan bimtek membuahkan hasil. Semoga ini menjadi penyemangat agar kita mengusulkan proposal serupa untuk prodi lainnya di tahun ini,” tambah Rektor.

Untuk selanjutnya, tahun ini Rektor berencana mendorong Prodi Hukum dan Farmasi untuk mempersiapkan diri menyiapkan proposal serupa. Tahun berikutnya Prodi Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PG AUD) dan Informatika atau Teknologi Informasi.

Dikutip dari laman PKKM Dikti (pkkmdikti.kemdikbud.go.id/v2/), persyaratan umum pengusulan PK-KM 2024 antara lain PTN/PTS telah melakukan pelaporan data kegiatan belajar mengajar melalui Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) dengan persentase minimal 95% untuk Tahun Ajaran 2022-1 dan 2022-2.

Kemudian program studi yang dipilih untuk diusulkan adalah program studi bukan penerima PKKM tahun anggaran 2021, 2022, dan 2023. Perguruan tinggi yang sudah menerima bantuan ISS-MBKM pada tahun 2022 dan 2023, tidak diperkenankan mengajukan usulan ISS-MBKM baru pada tahun 2024.

(SA/Kontributor)

Penutupan Tausiyah Ramadan 2024 oleh Dr. Agung Sakti Pribadi. Tausiyah Ramadan digelar selama bulan Ramadan oleh sivitas Universitas Mulia, 14 Maret - 5 April 2024. Foto: Kontributor

UM – Kegiatan Tausiyah Ramadan yang digelar sejak Kamis (14/3) yang lalu, secara resmi ditutup oleh Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H, Jumat (5/4). Dalam sambutannya, Dr. Agung mengingatkan sivitas akademika Universitas Mulia menjadikan bulan Ramadan sebagai sarana untuk berlatih kebiasaan baik.

“Saya gambarkan begini. Selama bulan Ramadan, Bapak Ibu itu sedang nge-charge. Ada yang 100%, ada yang belum. Sholatnya di-charge, sholatnya jadi bagus. Ngajinya di-charge, ngajinya jadi bagus. Sedekahnya di-charge, jadi bagus juga,” tutur Dr. Agung.

Namun, tambahnya, ia mengingatkan agar perbuatan buruk tidak serta merta ikut di-charge. “Oh, jangan di-charge ya perbuatan buruknya,” ujarnya.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri mendatang, Dr. Agung mengingatkan agar tetap menguatkan iman dan takwa serta menahan diri untuk tidak terpedaya dengan berbagai macam godaan.

“Nah, ketika sudah penuh (charging 100%) masing-masing itu, ingat, jangan seperti pecah buku tabungan atau celengan. Begitu Hari Raya Idul Fitri, sudah pecah semua itu. Drop. Sholat Subuh habis waktunya, telat bangun, yang ngaji mandek ngaji, sedekah tidak terpikir lagi. Nah itu drop-nya bisa kelihatan nanti,” ujarnya mengingatkan.

Tausiyah Ramadan digelar selama bulan Ramadan oleh sivitas Universitas Mulia, 14 Maret - 5 April 2024. Foto: Akhmad Priyanto

Tausiyah Ramadan digelar selama bulan Ramadan oleh sivitas Universitas Mulia, 14 Maret – 5 April 2024. Foto: Akhmad Priyanto

Kepada sivitas kampus yang sedang mudik atau pulang kampung pada masa Lebaran ini, Dr. Agung juga mengingatkan untuk selalu berhati-hati di jalan. Sebagian sivitas ada yang mengikuti mudik gratis yang difasilitasi pemerintah, sebagian lagi dengan biaya mandiri.

“Saya bersyukur ya, Bapak Ibu jangan lupa mendoakan pemerintahan sekarang ini yang telah memberikan gratis pulang mudik. Sudah beberapa tahun yang lalu berjalan, BUMN memfasilitasi mudik gratis,” tuturnya.

Tercatat, beberapa karyawan pulang kampung atau mudik menuju Sulawesi Selatan dan Pulau Jawa. Ia mengingatkan agar membawa bekal yang cukup, menjaga asupan makanan sehat dan menjaga kesehatan tubuh agar mampu bekerja kembali usai Lebaran.

“Tapi begitu selesai Lebaran, beberapa hari kemudian sudah banyak yang sakit. Nah, itu juga hati-hati makanan ya. Itu mudah-mudahan kita sehat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Agung mengingatkan agar seluruh sivitas dapat kembali bekerja pada Selasa, 16 April 2024 mendatang. “Kita langsung awali dengan acara halal-bihalal. Walaupun mungkin ada yang belum pulang ya, nambah cuti,” tuturnya.

Dengan ditutupnya Tausiyah Ramadan tahun ini, Dr. Agung mengucapkan terima kasih kepada panitia, peserta, dan pengisi tausiyah. “Terima kasih, saya bersyukur kegiatan ini berjalan dengan bagus. Semoga Allah senantiasa memberikan kebaikan kepada kita,” tuturnya.

Sementara itu, Drs. H. Akhmad Priyanto selaku koordinator pengarah berharap kegiatan serupa dilanjutkan pada kegiatan bulan Ramadan mendatang. “Dan tentunya mudah-mudahan kita dipertemukan kembali dengan Ramadan 1446 Hijriah,” harap Akhmad Priyanto.

“Kami atas nama pengarah kegiatan Ramadan dan juga Jumat Berkah menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan, Bapak-Ibu yang telah menunggu setiap tausiyah Bapak-Bapak. Ibu-ibu nantinya juga boleh mengisi tausiyah ya,” pungkasnya.

(SA/Kontributor)

HIMA Prodi PAUD melaksanakan pembagian takjil Jum’at 29 Maret 2024,  kepada masyarakat  di sepanjang jalan sekitar stal kuda. Dengan meneladani Sifat Rasulullah Muhammad Saw melalui kegiatan bagi takjil ini InsyaAllah akan terwujud peningkatan rasa kebersamaan   dilingkup keluarga besar Prodi – PAUD . Mahasiswa juga terlatih semangat saling berbagi kepada sesama dalam setiap kegiatan.Semua kue takjil yang dibagikan merupakan hasil karya Hima Prodi PG AUD dan dikumpulkan bersama sebagai bentuk solidaritas dan rasa kebersamaan serta kepedulian dengan sesama. Dengan adanya kegiatan ini  Pengurus Hima  PAUD dapat bersilahturahmi dalam proses persiapan distribusi takjil yang dilaksanakan  di laboratorium PAUD.

Sebelum  berangkat dari Laboratorium PAUD dilaksanakan doa Bersama dan turut hadir Dekan Fakultas Humaniora Bapak Dr. Mada Aditya Wardhana, MM. beliau sangat mensupport  kegiatan ini dan berharap dapat dilakukan rutin pada Ramadhan berikutnya., Turut hadir juga Ibu Sri Purwanti M.Pd sebagai Ka. Prodi PG-PAUD yang  mendampingi proses persiapan mulai dari awal sampai akhir kegiatan yakni pembagian takjil.

Pada kegiatan ini dihadiri oleh 20 orang pengurus HIMA yang dipimpin oleh  Dwina Syifa Fillyastuti  sebagai Ketua dan IBu Dian Rahmadhani Yahya selaku  Pembina HIMA Prodi PAUD nampak antusias membagikan  satu persatu kotak takjil kepada masyarakat yang lewat di jalan Raya  sekitar Stal Kuda tersebut  demikian juga masyarakat yang menerima juga turut menyambut dengan antusias dan semakin menambah hikmat nya proses pembagian takjil. Kegiatan ini dilaksanakan dengan  sumber dana  Anggaran rutin Prodi PG-AUD, dan donator dari berbagai pihak , segenap pengurus HIMA Prodi PAUD mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ibu dan teman-teman HIMA  semoga dijadikan  amal Ibadah oleh Allah Swt.

PRODI PAUD/HUMAS-UM

Peserta dan panitia dari Tax Center dan Prodi S1 Akuntansi berfoto bersama. Foto: Vio/Media Kreatif

UM – Program Studi S1 Akuntansi kembali menggelar kegiatan rutin pendampingan pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak Tahunan bersama dengan Tax Center Universitas Mulia.

Pendampingan ini dipandu Ketua Tax Center Dr. Hety Devita, S.E., M.M bersama Kaprodi S1 Akuntansi Eko Edy Susanto, S.E., M.Ak, bertempat di ruang Eksekutif, Jalan Letjen Zaini Azhar Maulani Balikpapan, Senin (25/3).

Dr. Hety mengatakan bahwa pembayaran pajak oleh wajib pajak termasuk dalam pajak pusat di kinerja penerimaan negara. Salah satu pajak pusat adalah pajak penghasilan yang didapatkan dari penyetoran pajak oleh orang pribadi dan badan dalam negeri.

“Oleh karena itu, sebagai warga negara yang baik, kita diajak peduli terhadap negara melalui kontribusi kepada negara dengan membayar pajak dan lapor SPT Tahunan PPh Orang Pribadi tepat waktu,” tutur Dr. Hety.

Berdasarkan Undang-Undang (UU) tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) batas akhir penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2023 adalah tanggal 31 Maret 2024.

“Untuk mendukung hal tersebut, wajib pajak badan perlu menghitung, membuatkan bukti pemotongan pajak untuk gaji karyawannya dan menyetor pajak atas penghasilan karyawan masing-masing,” tuturnya.

Dr. Hety Devita saat pendampingan kepada salah seorang dosen mengisi SPT lewat e-filing. Foto: Vio/Media Kreatif

Dr. Hety Devita saat pendampingan kepada salah seorang dosen mengisi SPT lewat e-filing. Foto: Vio/Media Kreatif

Kaprodi S1 Akuntansi Eko Edy Susanto saat mendampingi salah seorang dosen mengisi e-filing, Senin (25/3). Foto: Vio/Media Kreatif

Kaprodi S1 Akuntansi Eko Edy Susanto saat mendampingi Wahyu Alimyaningtyas, salah seorang dosen mengisi e-filing, Senin (25/3). Foto: Vio/Media Kreatif

Isti Prabawani saat pendampingan seorang dosen megisi e-filing. Foto: Vio/Media Kreatif

Isti Prabawani saat pendampingan dengan Dr. Mada Aditia, seorang dosen mengisi e-filing. Foto: Vio/Media Kreatif

Dalam kegiatan ini, dirinya bersama tim Tax Center membantu Wajib Pajak (WP) Orang Pribadi (OP) di lingkungan Yayasan Airlangga dan Universitas Mulia.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah memberikan pendampingan kepada karyawan di lingkungan Yayasan Airlangga dalam pengisian dan pelaporan SPT Tahunan PPh WP OP 1770 SS dan 1770 S dengan menggunakan e-filing.

Menurutnya, dengan menjadi relawan dalam pendampingan pelaporan SPT Pajak Tahunan dapat membantu menjadi solusi bagi karyawan dan dosen untuk melakukan kewajibannya sebagai wajib pajak orang pribadi.

Tampak Eko Edy Susanto dibantu konsultan pajak Syam Suhaib, S.E dan Isti Prabawani, S.E turut mendampingi dan memandu para dosen melaporkan SPT Tahunan. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 Wita ini berakhir pukul 15.30 Wita.

(SA/Kontributor)