Raker 2024, Rektor Akan Panggil Dosen yang Belum Jafung!

Roadmap Universitas Mulia yang dipaparkan Rektor Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa'i pada Raker 2024 di Hall Cheng Ho Universitas Mulia, Selasa (6/2). Foto: Puskomjar

UM – Rektor Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa’i memaparkan rencana kerja perguruan tinggi di hadapan pengurus Yayasan Airlangga dan sivitas akademika serta peserta Rapat Kerja 2024. Kegiatan ini berlangsung di Hall Cheng Ho Universitas Mulia, Jalan Letjen Zaini Azhar Maulani, Selasa (6/2).

Dalam paparannya, Prof. Ahsin mengungkap beberapa data aktivitas tahun 2023 yang perlu mendapatkan perhatian dan perbaikan serta peningkatan. “Data kinerja 2023 itu akan menjadi acuan kita. Jadi, kita bekerja basisnya adalah data,” tutur Prof. Ahsin.

Berdasarkan data tersebut, baseline akan didapatkan untuk menjadi dasar membuat sebuah program dengan target akademik, sumber daya, kemahasiswaan, penelitian.

“Kenapa ini saya buat? Ini sesuai dengan kriteria akreditasi. Itu ada di luaran dan capaian,” tutur Rektor.

“Jadi angka-angka banyak ada di akademik, sumber daya, kemahasiswaan, dan pendidikan. Ini adalah target kita. Untuk mencapai target itu, maka kita harus memperbaiki yang namanya tata pamong, tata kelola, kerjasama,” ujarnya.

Rektor menerangkan, berdasarkan data-data tersebut, maka perlu dilakukan perbaikan agar tata pamong berjalan efektif dan efisien.

“Tata kelolanya berjalan dengan baik sesuai dengan standar-standar tata kelola yang baik. Kerja sama kita semakin baik, mahasiswa kita semakin bermutu, inputnya semakin baik, jumlahnya semakin banyak,” tuturnya.

Meski demikian, walaupun dari sisi jumlah yang banyak belum tentu juga baik, tetapi Rektor berharap input SDM semakin bermutu sehingga diharapkan ke depan akan semakin baik, baik dosen maupun tenaga kependidikan, keuangan, dan sarana prasarana yang saling mendukung

“Jika empat input (dosen, tenaga kependidikan, keuangan, dan sarana prasarana) ini baik, maka nanti pendidikan kita akan menjadi baik, penelitian kita akan menjadi baik, pengabdian kita akan menjadi baik,” tuturnya.

Ia berharap hal itu sejalan dengan berbagai program-program yang telah disusun, baik di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Rektor Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa'i saat memberikan paparan rencana kerja 2024 di Hall Cheng Ho. Foto: Puskomjar

Rektor Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa’i saat memberikan paparan rencana kerja 2024 di Hall Cheng Ho. Foto: Puskomjar

Pembina Yayasan Airlangga H. Satria Dharma saat memberikan arahan yayasan kepada seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Airlangga. Foto: Puskomjar

Pembina Yayasan Airlangga H. Satria Dharma saat memberikan arahan yayasan kepada seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Airlangga. Foto: Puskomjar

Terkait dengan peningkatan SDM, Rektor berharap tahun 2024 adalah percepatan peningkatan jabatan fungsional.

“Jadi, nanti Bapak Ibu akan saya panggil yang belum Jafung, yang AA-nya sudah bisa di-lektor-kan, yang lektor-nya sudah bisa di-lektor-kepala-kan, yang lektor kepala yang sudah bisa di-GB-kan. Nah, jadi tunggu saja nanti surat dari kami untuk melakukan perbaikan di bidang SDM ini,” tutur Rektor.

Terkait dengan kurikulum, Rektor mendorong program studi melakukan revisi atau pemutakhiran kurikulum apabila sudah lewat dari empat tahun.

Sementara itu, Pembina Yayasan Airlangga H. Satria Dharma mengatakan salut kepada yayasan yang telah meraih capaian luar biasa.

“Saya juga salut dengan Prof. Ahsin ini, saya, wah luar biasa ini, harus saya ajak ke Bali ini ya. Kita beruntung mendapatkan orang seperti Prof. Ahsin,” ujar H. Satria Dharma.

Meski demikian, H. Satria mendorong agar baik kepala sekolah ataupun dosen bisa berpikir out-of-the-box atau berpikir di luar standar kebiasaan.

“Tapi mungkin cara berpikir yang out-of-the-box ini perlu dipelajari. Jangan hanya lurus, begitu melihat banyak hal, maka banyak hal yang bisa kita lakukan,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan berpikir di luar standar tersebut akan muncul banyak hal yang bisa dilakukan untuk menciptakan karya dan inovasi, menggelar berbagai macam lomba dan kegiatan kampus.

“Itulah yang akan kita promosikan nanti. Memanfaatkan apa yang ada di sini untuk pendidikan. Mudah-mudahan seterusnya kita akan lebih baik,” pungkasnya.

(SA/Puskomjar)