Pos

Dari kiri kekanan,Penjabat sementara Wakil Rektor Bidang Penelitian Inovasi dan Kerjasama Internasional Richki Hardi, S.T., M.Eng., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Mundzir, S.Kom., M.T., Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H, Wakil Rektor Bidang Akademik Yusuf Wibisono, S.E., M.TI, dan Penjabat sementara Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Ketenagaan Wisnu Hera Pamungkas, S.TP., M.Eng. usai acara, Sabtu (12/12). Foto: Biro Media Kreatif

UM – Universitas Mulia memiliki penjabat baru dan melakukan pengangkatan dosen tetap maupun pegawai tetap. Acara seremoni penyerahan Surat Keputusan ini digelar sederhana, bertempat di Aula Kampus Cheng Ho Universitas Mulia, Jalan Letjen Zaini Azhar Maulani, Sabtu (12/12).

Sehari sebelumnya, Universitas Mulia juga melakukan pengangkatan Kepala Kantor PSDKU Samarinda yang baru, dari Ir. Riyayatsyah, M.P. digantikan Muhammad Yani, S.Kom., M.TI.

Menurut Rektor Universitas Mulia Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. mengatakan bahwa tujuan pengangkatan ini untuk menguatkan sinergi antara PSDKU Samarinda bersama dengan Divisi SMK TI Samarinda untuk meningkatkan pengembangan kelembagaan.

“Diharapkan dengan pimpinan yang sama, dalam satu tahun ini saya berharap bisa bersinergi. SDM-nya bisa bersinergi,” tuturnya. Dengan begitu, ia berharap secara kelembagaan Kantor Samarinda semakin maju dan berkembang.

Sementara itu, di Kampus Utama Balikpapan, Rektor mengangkat penjabat sementara atau Pjs Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Ketenagaan kepada Wisnu Hera Pamungkas, S.T.P, M.Eng. menggantikan (alm) Ir Sigit Sigalayan, M.P yang wafat pada Mei yang lalu. Sedangkan Pjs Wakil Rektor Bidang Penelitian Inovasi dan Kerjasama Internasional diamanatkan kepada Richki Hardi, S.T., M.Eng. menggantikan Ir. Mohamad Adriyanto, M.Sc.

“Kita berharap orang-orang yang mengisi tempat itu bisa mengoptimalkan, tentu tidak mudah dalam keadaan (wabah Covid-19) seperti ini mengoptimalkan (kerja) tanpa tatap muka,” ungkapnya.

Dari kiri kekanan,Penjabat sementara Wakil Rektor Bidang Penelitian Inovasi dan Kerjasama Internasional Richki Hardi, S.T., M.Eng., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Mundzir, S.Kom., M.T., Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H, Wakil Rektor Bidang Akademik Yusuf Wibisono, S.E., M.TI, dan Penjabat sementara Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Ketenagaan Wisnu Hera Pamungkas, S.TP., M.Eng. usai acara, Sabtu (12/12). Foto: Biro Media Kreatif

Dari kiri kekanan,Penjabat sementara Wakil Rektor Bidang Penelitian Inovasi dan Kerjasama Internasional Richki Hardi, S.T., M.Eng., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Mundzir, S.Kom., M.T., Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H, Wakil Rektor Bidang Akademik Yusuf Wibisono, S.E., M.TI, dan Penjabat sementara Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Ketenagaan Wisnu Hera Pamungkas, S.TP., M.Eng. usai acara, Sabtu (12/12). Foto: Biro Media Kreatif

Dosen Dan Pegawai Tetap bersama Rektor, Sabtu (12/12). Foto: Biro Media Kreatif

Dosen Dan Pegawai Tetap bersama Rektor, Sabtu (12/12). Foto: Biro Media Kreatif

Penjabat baru Kepala Kantor Samarinda Muhammad Yani, S.Kom., M.TI bersama Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. dan Wakil Rektor Bidang Akademik Yusuf Wibisono, SE., M.TI di Samarinda, Jumat (11/12). Foto: Istimewa

Penjabat Kepala Kantor Samarinda Muhammad Yani, S.Kom., M.TI bersama Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. dan Wakil Rektor Bidang Akademik Yusuf Wibisono, SE., M.TI di Samarinda, Jumat (11/12). Foto: Istimewa

Menurutnya, tugas Wakil Rektor II akan mengelola keuangan dan meningkatkan pengembangan SDM atau ketenagaan. “Keuangan nanti akan di-handle Ibu Elsa, tapi untuk Ketenagaan fokus membuat strategi agar SDM kita makin berkualitas,” tuturnya.

Ia berharap SDM yang dimiliki Universitas Mulia memiliki karir yang makin meningkat seiring dengan pertumbuhan lembaga. “SDM kita harus ditingkatkan, bahkan sampai kepada (pegawai) security,” ungkap Rektor.

Ia menerangkan, selama ini pendekatan yang dilakukan dalam pembinaan pegawai adalah dengan pendekatan humanis. “Sebenarnya mudah saja menggunakan outsourcing, tapi ini tentu berbeda dengan pendekatan kita selama ini yaitu humanis,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengakui perekrutan pegawai profesional juga diperlukan untuk mendorong pegawai lainnya meningkatkan profesionalisme. Pegawai didorong untuk mengembangkan keterampilan maupun keahlian melalui pelatihan maupun training pengembangan karir.

Selain peningkatan profesional pegawai, Rektor juga berharap pengembangan SDM juga untuk mahasiswa melalui Unit Kegiatan Mahasiswa atau UKM. “Saya berharap mahasiswa itu aktif memanfaatkan fasilitas yang ada di sini,” tuturnya.

“Baru beberapa waktu yang lalu saya masih berkeinginan fokus hanya pada SDM saja. Tapi kalau hanya SDM saja itu masih tidak murah. Kita masih kekurangan lahan, gedung yang ada ini masih kurang laboratorium, kurang yang lain, maka Insyaallah kita akan tambah lagi,” tutur Rektor.

Pada kesempatan ini, Rektor menyerahkan SK Kepegawaian kepada satu orang Dosen Tetap dan empat orang Pegawai Tetap. Kepada pegawai yang diberikan amanat, Rektor berpesan agar membuat nyaman bekerja. “Ingat, tempat ini pekerjaan yang paling mulia. Posisi paling mulia itu pekerjaan di bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan, itu hal-hal yang bagus,” pungkasnya. (SA/PSI)

Peserta Rakor Universitas Mulia berlangsung di Aula Kampus Cheng Ho, Jumat (4/12). Foto: Biro Media Kreatif

UM – Rektor Universitas Mulia bersama jajaran pada hari kedua melaksanakan Rapat Koordinasi membahas mengenai Evaluasi Kerja tahun 2020. Masih di tempat yang sama, Rakor bertempat di Aula Kampus Cheng Ho Universitas Mulia, Jalan Letjen Zaini Azhar Maulani, Jumat (4/12).

Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. mengatakan bahwa evaluasi adalah bagian yang harus dilakukan perguruan tinggi. 

“Apakah kegiatan kita selama ini sesuai yang dirancang, atau justru ada yang tidak dirancang tapi kita lakukan,” tuturnya.

Menurutnya, evaluasi juga digunakan sebagai intropeksi bahwa perguruan tinggi telah membuat rancangan kerja di awal tahun dan telah dilaksanakan dalam satu tahun ini.

“Jadi awal Januari 2020, kita telah merancang beberapa unggulan, bisa jadi tidak tertangani secara penuh karena sejak Maret sampai sekarang ada Covid-19 sehingga kita tidak mampu mengoptimalkan semua potensi yang kita miliki,” ungkapnya.

Akibatnya, ia menambahkan, beberapa target program unggulan tersebut tidak mampu dicapai secara optimal melalui Laporan Pertanggungan Jawab atau LPJ.

Untuk itulah, dalam Rakor kali ini akan dipaparkan oleh masing-masing penanggung jawab terkait program unggulan yang sukses dijalankan maupun mengalami kendala. Setidaknya dalam satu hari ini, sesi pagi pertama paparan LPJ diawali penanggung jawab PSDKU Samarinda, Ir. Riyayatsyah, M.P.

Peserta Rakor Universitas Mulia berlangsung di Aula Kampus Cheng Ho, Jumat (4/12). Foto: Biro Media Kreatif

Peserta Rakor Universitas Mulia berlangsung di Aula Kampus Cheng Ho, Jumat (4/12). Foto: Biro Media Kreatif

Ir. Riyayatsyah, M.P. saat memaparkan Laporan Pertanggungan Jawab (LPJ) PSDKU Samarinda, Jumat (4/12). Foto: PSI

Ir. Riyayatsyah, M.P. saat memaparkan Laporan Pertanggungan Jawab (LPJ) PSDKU Samarinda, Jumat (4/12). Foto: PSI

Kemudian diikuti LPJ oleh Dekan Fakultas Hukum Vidy, S.S., M.Si. disusul Dekan Fakultas Ilmu Komputer Wisnu Hera Pamungkas, S.T.P., M.Eng., serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Ivan Armawan, S.E., M.M. 

Memasuki siang hari, laporan LPJ disampaikan Kepala Badan Penjaminan Mutu Institusi (BPMI) sekaligus Kepala Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Lidia Silitonga, S.E., M.Ak. dan terakhir LPJ Lembaga Pengembangan Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP3M) Richki Hardi, S.T., M.Eng.

Meski demikian, Rektor mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk melakukan refleksi dan memastikan apakah program yang dijalankan sudah sesuai atau tidak. “Menurut saya, kita semua juga harus berani introspeksi bahwa kita belum optimal memberikan pelayanan kepada mahasiswa,” tuturnya.

“Walaupun mungkin saja perguruan tinggi kita ini sudah lebih bagus daripada perguruan tinggi yang lain, tapi kita juga bisa lebih bagus lagi,” ungkapnya optimis.

Rasa optimis ini bukan alasan mengingat Universitas Mulia sejak awal bertekad sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi informasi terdepan. “Karena kita ini orang IT, yang penelitiannya itu sebagian besar bisa dilakukan oleh orang-orang IT,” tuturnya.

Pemanfaatan teknologi informasi di Universitas Mulia terlihat dalam proses kegiatan belajar mengajar. “Kita berani melakukan kuliah tatap muka, berani Blended Learning, kita juga sudah melakukan penelitian, angket kepada mahasiswa, kita juga mendengarkan kesulitan mahasiswa. Artinya kita berusaha untuk lebih bagus,” tutur Rektor.

Rektor memuji Program Studi Farmasi yang lebih berani dan melakukan tanggung jawab penuh. “Saya bersyukur bahwa kita tetap sehat,” tuturnya. Rektor berharap di masa pandemik Covid-19 ini, seluruh keluarga besar Universitas Mulia selalu mendapat perlindungan, kesehatan, dan keberkahan. (SA/PSI)