Tag Archive for: Juara

Dosen Universitas Mulia Gabriella Yunita Sibarani (dua dari kanan) bersama para Duta Pepelingasih 2024 Kota Balikpapan, Minggu (29/9). Foto: Istimewa

Turut Memeriahkan Balikpapan Fest 2024 di BSCC Dome

UM – Dosen Universitas Mulia Gabriella Yunita Sibarani, S.Kom., M.Ds berhasil meraih Juara Putri Terbaik ke-3 Duta Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (Pepelingasih). Gabriella menerima penghargaan dari Kepala Disporapar Kota Balikpapan CI Ratih Kusuma, dalam acara Balikpapan Fest 2024, bertempat di BSCC Dome, Minggu (29/9).

Duta Pepelingasih merupakan program Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih yang lahir dari Kemenpora RI pada tahun 2017 yang lalu. Program ini berusaha mengkader para pemuda untuk fokus pada kelestarian lingkungan hidup.

Kepada media ini, Gabriella mengatakan, dalam seleksi Duta Pepelingasih di Kota Balikpapan tahun 2024, seluruh peserta wajib mengikuti ToT (Training of Trainers) yang diadakan di Hotel Horison Ultima Bandara, Sabtu, (21/9).

Selama menjalani ToT, peserta mendapatkan latihan kepemimpinan yang mampu mengajak masyarakat berperan aktif dalam pelestarian lingkungan, baik di darat, laut, maupun udara serta mendorong pengelolaan sampah menjadi barang bernilai ekonomis.

Setelah seluruh peserta melengkapi proses administrasi, Senin (23/9), tersisa 30 orang peserta dinyatakan lulus administrasi. Mereka kemudian melanjutkan tes seleksi, wawancara, dan presentasi Green Project pada Selasa (24/9).

Gabriella (dua dari kiri) bersama peserta lainnya menjelang acara Final Duta Pepelingasih. Foto: IG Disporapar Balikpapan

Gabriella (dua dari kiri) bersama peserta lainnya menjelang acara Final Duta Pepelingasih. Foto: IG Disporapar Balikpapan

Gabriella Yunita Sibarani menerima penghargaan dari Kadisporapar Kota Balikpapan CI Ratih Kusuma sebagai Duta Pepelingasih. Foto: Istimewa

Gabriella Yunita Sibarani menerima penghargaan dari Kadisporapar Kota Balikpapan CI Ratih Kusuma sebagai Duta Pepelingasih. Foto: Istimewa

Dalam pemilihan Duta Pepelingasih ini, Gabriella sebagai pemenang Putri Terbaik ke-3. Foto: Istimewa

Dalam pemilihan Duta Pepelingasih ini, Gabriella sebagai pemenang Putri Terbaik ke-3. Foto: Istimewa

Gabriella mengatakan, dirinya mempresentasikan sebuah Green Project yang mengusung konsep One Person One 3R.

“3R: Reduce, Reuse, Recycle ini merupakan maksud penanganan sampah yang terdiri dari tiga unsur yaitu, mengurangi, menggunakan ulang, dan mendaur ulang sampah,” kata Gabriella.

Menurutnya, untuk memulai melakukan 3R dapat dilakukan oleh siapa saja. Misalnya, untuk menjaga lingkungan dapat dimulai dari diri sendiri dengan membawa tumbler. Hal ini, lanjutnya, bertujuan untuk mengurangi kemasan plastik.

“Dengan membawa tas ramah lingkungan, misalnya, itu juga mengurangi penggunaan kantong plastik sehingga mengurangi beban tempat pembuangan sampah,” ajak alumnus Informatika Universitas Mulia ini.

Dengan menerapkan konsep Green Project One Person One 3R dalam kehidupan sehari-hari, dosen lulusan Magister Desain ITB Bandung ini berharap, setiap individu dapat berkontribusi dalam menjaga lingkungan sekitarnya.

“Mari kita ikut memastikan ketersediaan sumber daya alam bagi generasi saat ini dan juga generasi mendatang, karena kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

(SA/Kontributor)

Mahasiswa D3 Sistem Informasi Universitas Mulia Muhammad Ansuri Zidan meraih Juara I Lomba Bidang IT Software Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia (PKPI) Tingkat Kota Balikpapan, 14-16 Maret 2023 di Atrium Plaza Balikpapan. Foto: Istimewa

UM – Pemerintah Kota Balikpapan menggelar Lomba Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia Tingkat Kota Balikpapan di Atrium Plaza Balikpapan, 14-16 Maret 2023. Mahasiswa Program Studi D3 Sistem Informasi Muhammad Ansuri Zidan berhasil menyabet Juara I Bidang IT Software lewat karyanya solusimassa.com.

Lomba yang diselenggarakan bersamaan dengan Gebyar Produk Wirausaha Muda di tempat yang sama ini cukup meriah. Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Balikpapan, dr C.I Ratih Kusuma mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya Pemerintah Kota Balikpapan mendorong para pelaku usaha.

“Kegiatan ini nantinya kita gabung dengan program Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov Kaltim,” tutur Ratih.

Sementara itu, M Safii selaku dosen pembimbing mengatakan bahwa pada lomba tahun ini mahasiswanya mengikuti dua kategori lomba, yaitu IT Hardware dan IT Software. “Alhamdulillah, untuk kategori IT Software, Muhammad Ansuri Zidan meraih juara pertama,” tuturnya senang.

Muhammad Ansuri Zidan saat mempresentasikan karyanya di hdapan dewan juri PKPI Tingkat Kota Balikpapan Tahun 2023. Foto: Istimewa

Muhammad Ansuri Zidan saat mempresentasikan karyanya di hdapan dewan juri PKPI Tingkat Kota Balikpapan Tahun 2023. Foto: Istimewa

Informasi Lomba PKPI Tahun 2023 Tingkat Kota Balikpapan.

Informasi Lomba PKPI Tahun 2023 Tingkat Kota Balikpapan.

Sertifikat Penghargaan Juara I IT Software PKPI Tingkat Kota Balikpapan 2023. Foto: Istimewa

Sertifikat Penghargaan Juara I IT Software PKPI Tingkat Kota Balikpapan 2023. Foto: Istimewa

Atas prestasi tersebut, Zidan diganjar sertifikat penghargaan dan uang pembinaan sebesar tiga juta rupiah. Selanjutnya, kategori IT Software akan berlanjut dilombakan di tingkat provinsi yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus atau September 2023 mendatang.

“Semoga di tingkat provinsi masih dan bisa menjadi juara dan mewakili Provinsi Kalimantan Timur di tingkat Nasional,” harapnya.

Terkait karya yang berhasil dipilih dewan juri sebagai pilihan juara pertama, Safii mengatakan aplikasi tersebut telah banyak dimanfaatkan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kelurahan Manggar Kecamatan Balikpapan Timur.

“Aplikasi yang dibuat Zidan ini telah digunakan pelaku usaha UMKM Kota Balikpapan untuk mempromosikan produk dan jasanya secara online. Bisa diakses di solusimassa.com,” ungkap Safii.

Safii mengatakan solusimassa.com telah dikembangkan mahasiswanya jauh hari sebelum pelaksanaan lomba. Ia menilai aplikasi tersebut sangat bermanfaat untuk pelaku UMKM dalam membantu mempromosikan produknya, gratis.

Selaku Ketua Program Studi D3 Sistem Informasi, Safii mengungkapkan dirinya cukup puas dan mengapresiasi mahasiswanya yang telah berhasil mempertahankan prestasinya, meski di kategori yang berbeda dibanding tahun sebelumnya.

(SA/Puskomjar)

Muhamad Abda Yurid (kanan) dan Nanda Puspita Sari dari Program Studi Informatika menerima penghargaan Juara Lomba TTG Balikpapan Selatan, Rabu (22/2/2023). Foto: Istimewa

UM – Dosen Program Studi Sistem Informasi Mohammad Safii, S.Kom., M.Kom kembali dipercaya membimbing mahasiswanya mengikuti lomba teknologi. Di awal tahun ini, dua orang mahasiswanya berhasil meraih juara dalam Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diselenggarakan Kecamatan Balikpapan Selatan, Rabu (22/2/2023).

“Alhamdulillah, juara dua,” kata M Safii, singkat. Ia mengatakan, awalnya kurang percaya diri membimbing mahasiswanya mengikuti lomba. Pasalnya, dari tujuh tim peserta kategori pelajar dan mahasiswa, hanya timnya yang berasal dari perguruan tinggi.

“Saya tidak tahu kenapa perguruan tinggi yang lain tidak ikut mengirimkan mahasiswanya,” tutur Safii. Hal itulah yang menyebabkan Safii dan mahasiswanya kurang percaya diri ketika berhadapan dengan adik-adik tingkat SLTA.

Meski demikian, Safii tidak mempersoalkannya. Baginya, keikutsertaan Universitas Mulia merupakan penghormatan dan kesempatan dirinya untuk terus bersikap profesional sebagai pendidik dan mendorong mahasiswanya untuk berani berkompetisi, baik dimulai dari tingkat lokal sampai menuju tingkat provinsi nantinya.

“Saya dapat Surat Penugasan untuk melaksanakan ini dengan sebaik-baiknya. Alhamdulillah, mahasiswanya juga senang dan menang dapat juara dua,” tuturnya dengan tersenyum, senang.

Dua orang mahasiswanya itu adalah Muhamad Abda Yurid dan Nanda Puspita Sari dari Program Studi Informatika Semester Empat. Keduanya menampilkan Teknologi Tepat Guna berjudul Prototype Mesin Pembayaran Cash PPOB yang digunakan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Muhamad Abda Yurid (dua dari kanan) beserta para pemenang menerima penghargaan Juara Lomba TTG Balikpapan Selatan, Rabu (22/2/2023). Foto: Istimewa

Muhamad Abda Yurid (dua dari kanan) beserta para pemenang menerima penghargaan Juara Lomba TTG Balikpapan Selatan, Rabu (22/2/2023). Foto: Istimewa

Ketua Prodi D3 Sistem Informasi M Safii, S.Kom., M.Kom saat mengenalkan diri. Foto: Nadya

Ketua Prodi D3 Sistem Informasi M Safii, S.Kom., M.Kom saat mengenalkan diri. Foto: Nadya

PPOB adalah Payment Point Online Banking, yakni sistem yang cara kerjanya berupa tagihan pembayaran. Mesin PPOB biasanya bekerja sama dengan bank yang terhubung online Internet sehingga terjadi sinkronisasi data atau pertukaran data yang sangat cepat dan akurat.

Namun, dalam lomba ini, teknologi yang digunakan Abda dan Nanda tidak terhubung dengan bank dan Internet, melainkan terhubung dengan komputer lokal untuk menangani pembayaran tunai atau cash. “Masih Prototype, belum terhubung bank,” kata Safii.

Menurutnya, sistem ini diharapkan bekerja untuk memudahkan pelanggan atau pembeli melakukan transaksi pembayaran tunai PPOB secara mandiri dan mempermudah pegawai UMKM melayani pelanggan secara mandiri.

Safii mengatakan, berdasarkan pengalamannya menjadi dosen pembimbing dan beberapa kali meraih juara, untuk mempersiapkan keikutsertaan mahasiswanya membutuhkan effort dan waktu persiapan yang tidak sedikit.

“Masih ada lomba Krenova yang diadakan Pemerintah Kota Balikpapan. Ini sudah ada daftarnya, mahasiswa kita akan bersaing dengan lawan yang sepadan dari beberapa perguruan tinggi, ada ITK, Uniba, STT Migas, Politeknik Balikpapan. Mohon doanya semoga juara,” harap Safii.

(SA/Puskomjar)

Foto bersama peserta dan pemenang lomba pada kegiatan Pekan Kreativitas Pemuda Kota Balikpapan 2022 yang diselenggarakan Disporapar Kota Balikpapan di Pentacity Mall BSB Balikpapan, 26-31 Juli 2022. Foto: Safii

Produk Aplikasi Gim dan IT Hardware untuk Memantau Pelanggaran Membuang Sampah

UM – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan menggelar Pameran Gebyar Wirausaha Muda dan Pekan Kreativitas Pemuda Kota Balikpapan 2022. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai 26-31 Juli 2022, bertempat di Pentacity Mall Balikpapan Superblock, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kepala Disporapar Ratih Kusuma W, dalam sambutannya mewakili Wali Kota Rahmad Mas’ud, mengatakan bahwa Pameran dan Pekan Kreativitas Pemuda tersebut sebagai media komunikasi dan sarana promosi bagi produk-produk wirausaha muda. Selain itu juga diharapkan terwujudnya pengembangan kreativitas pemuda dalam berkarya dan berinovasi.

“Kegiatan ini dapat membuka wawasan dan kesadaran generasi muda Kota Balikpapan untuk segera mempersiapkan diri menjadi wirausaha muda yang berani, kreatif, inovatif, dan siap terjun menghadapi persaingan serta mengambil bagian bagi upaya membangkitkan perekonomian bangsa,” tutur Ratih.

Disporapar menggelar 22 booth pameran produk dengan 94 peserta wirausaha muda, talk-show kewirausahaan pemuda serta dimeriahkan dengan lomba pekan kreativitas pemuda, di antaranya adalah Lomba IT Software, Lomba IT Hardware, dan Lomba Aplikasi Permainan Gim (Game).

Mahasiswa Informatika dan Sistem Informasi bersama dosen pembimbing M. Safii (topi). Foto: Istimewa

Mahasiswa Informatika dan Sistem Informasi bersama dosen pembimbing M. Safii (topi). Foto: Istimewa

Mahasiswa Informatika dan Sistem Informasi bersama mentor Bobby Handana. Foto: Istimewa

Mahasiswa Informatika dan Sistem Informasi bersama mentor Bobby Handana. Foto: Istimewa

Dalam sesi perlombaan, mahasiswa dari Program Studi Informatika (S1) dan dari Sistem Informasi (D3) Fakultas Ilmu Komputer Universitas Mulia berhasil meraih Juara Lomba IT Hardware dan Lomba Aplikasi Gim.

Mereka adalah Geizka Christovel Julians Abraham, Richard Tuna Limbong, dan Muhammad Luthfi Ramadhan yang dimentori Bobby Hendana mendapatkan Juara Pertama dengan judul Gim Destroy the Pandemic.

“Gim Destroy The Pandemic ini dikembangkan menggunakan Engine Unity 3D, sebuah perangkat lunak yang digunakan untuk merancang dan membuat Aplikasi Gim,” tutur Mohamad Safii, dosen pendamping yang mendampingi mahasiswa menyelesaikan lomba.

Safii mengatakan Gim Destroy The Pandemic berhasil menyingkirkan tiga kelompok peserta lainnya yang berasal dari luar Universitas Mulia sehingga mampu memikat tim juri untuk memilihnya sebagai juara.

“Gim tersebut menceritakan tentang seorang pemuda yang berusaha untuk memulihkan kembali dunia dari pandemi virus yang mengganas. Gim ini juga berusaha untuk mengingatkan pemain tentang bahaya virus saat pandemi Covid-19 seperti saat ini,” terang Safii.

Sedangkan bidang IT Hardware, mahasiswa dari Program Studi Informatika atas nama Muhammad Farhan Ramadhan berhasil menjadi Juara mengalahkan peserta lainnya.

Menurut Safii, produk Hardware atau perangkat keras yang berhasil dibuat mahasiswa bimbingannya tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi pembangunan di Kota Balikpapan. Pasalnya, produk ini di hadapan juri dinilai mampu memantau masyarakat yang membuang sampah di luar waktu yang ditentukan Pemerintah Kota Balikpapan.

“Hardware yang dibuat adalah alat monitoring untuk mengetahui masyarakat Kota Balikpapan yang membuang sampah tidak tepat pada waktunya. Data yang ditampilkan berupa foto yang terkirim melalui aplikasi sosial media, Telegram, yang mana admin pengelolanya adalah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” ungkap Safii.

Proses kerjanya, lanjut Safii, foto yang berhasil direkam melalui alat monitoring tersebut akan menjadi bukti DLH untuk melakukan tindakan selanjutnya berdasarkan peraturan daerah tersebut.

“Bisa saja berdasarkan Perda tersebut, misalnya, DLH akan memberikan sanksi sosial bagi pelanggar agar masyarakat tertib dan tidak mengulangi pelanggaran. Jadi, alat monitoring ini tentu sangat membantu sebagaimana alat monitoring lalu lintas yang digunakan oleh Kepolisian maupun Pemerintah Kota,” terangnya panjang lebar.

Safii berharap, kegiatan lomba meski dalam lingkup lokal daerah, dapat diikuti oleh mahasiswanya yang lain. “Saya ucapkan terima kasih kepada mahasiswa-mahasiswa yang ikut berpartisipasi. Begitu juga mahasiswa yang lain mulai sekarang menyiapkan diri untuk mengikuti lomba di tahun mendatang,” harapnya.

Sekadar catatan, menurut Safii, selama dua tahun terakhir lomba teknologi informasi tingkat lokal, mahasiswa yang dibimbingnya berhasil mendapatkan Juara Pertama. “Semoga bisa dipertahankan untuk tahun yang akan datang,” tutup Safii.

(SA/PSI)

Drs. H. Akhmad Priyanto perwakilan Universitas Mulia menerima penghargaan dari DLH Kota Balikpapan, Selasa (30/11). Foto: Channel YouTube DLH Balikpapan

UM – Universitas Mulia merupakan salah satu kampus yang mendukung terciptanya lingkungan kerja yang Green, Clean, dan Healthy. Atas usahanya ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberikan penghargaan kepada Universitas Mulia sebagai salah satu Kantor yang berwawasan lingkungan atau Eco Office, Selasa (30/11).

Koordinator Tim Wawasan Lingkungan Universitas Mulia Drs. H. Akhmad Priyanto mengatakan bahwa dengan penghargaan ini dirinya bertekad untuk terus melanjutkan program yang dinilainya sangat baik dalam rangka pembangunan Kota Balikpapan yang selalu mendapatkan penghargaan Adipura.

“Alhamdulillah, Universitas Mulia mendapatkan Juara Harapan III sebagai salah satu kantor di Balikpapan yang dinilai memenuhi Eco Office. Atas nama tim, Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Rektor dan seluruh sivitas yang telah mendukung program yang sangat baik ini. Insyaallah ke depan, program yang sudah berjalan di Universitas Mulia akan terus dipelihara dan dikembangkan,” tutur Pak Akhmad, demikian media ini menyapa.

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan menyelenggarakan perlombaan Clean, Green and Healthy (CGH) serta Eco Office.

Dikutip dari narasumber, indikator penilaian dalam lomba CGH dan Eco Office ini meliputi empat pilar yaitu penghijauan lingkungan, pengelolaan sampah, penghematan energi, serta pengelolaan air bersih dan air limbah.

Pembinaan ini bertujuan untuk self assessment bagi peserta lomba, atau melakukan penilaian secara mandiri terlebih dahulu sebelum penilaian oleh juri.

Pada kegiatan tersebut, beberapa kantor yang menjadi peserta lomba mendapatkan penghargaan dari Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, S.E., M.E. berupa piagam penghargaan dan sejumlah dana pembinaan.

Adapun dari sembilan peserta untuk kelompok kantor swasta yang dinilai memenuhi Eco Office oleh DLH Kota Balikpapan antara lain Juara I PT Angkasa Pura, Juara II STIE Madani Balikpapan, dan Juara III Kantor Perwakilan Bank Indonesia.

Sedangkan Pemenang Harapan I diraih Institut Teknologi Kalimantan, Harapan II Politeknik Balikpapan, dan Harapan III Universitas Mulia.

Pak Akhmad menilai, program yang disebut Clean, Green, and Healthy yang dicanangkan DLH Kota Balikpapan ini sangat cocok dengan kultur atau budaya yang terus dilakukan oleh seluruh sivitas akademika.

“Sebenarnya budaya bersih dan berwawasan lingkungan ini setiap hari sudah dilakukan oleh seluruh sivitas akademika, namun itu berasal dari kebiasaan karyawan, dosen, dan mahasiswa, termasuk yang aktif di kampus seperti kantin. Namun, dengan adanya program ini, kita diingatkan dan mendapat perhatian untuk selalu dilaksanakan sehingga menjadi budaya yang baik,” tuturnya panjang lebar.

Drs. H. Akhmad Priyanto perwakilan Universitas Mulia menerima penghargaan dari DLH Kota Balikpapan, Selasa (30/11). Foto: Channel YouTube DLH Balikpapan

Drs. H. Akhmad Priyanto perwakilan Universitas Mulia menerima penghargaan dari DLH Kota Balikpapan, Selasa (30/11). Foto: Channel YouTube DLH Balikpapan

Piagam Penghargaan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud S.E., M.E. yang diterima Universitas Mulia sebagai Juara Harapan III Kantor Eco Office yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada Selasa, (30/11) yang lalu. Foto: PSI

Piagam Penghargaan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud S.E., M.E. yang diterima Universitas Mulia sebagai Juara Harapan III Kantor Eco Office yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada Selasa, (30/11) yang lalu. Foto: PSI

Surat Edaran Rektor No. 354/Int-UM/Rektorat/X/2021 tentang Penghematan Energi dan Penyelenggaraan Institusi Berwawasan Lingkungan, (1/10) yang lalu. Foto: Media Kreatif

Surat Edaran Rektor No. 354/Int-UM/Rektorat/X/2021 tentang Penghematan Energi dan Penyelenggaraan Institusi Berwawasan Lingkungan, (1/10) yang lalu. Foto: Media Kreatif

Rektor DR. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. telah menandatangani Surat Edaran No. 354/Int-UM/Rektorat/X/2021 tentang Penghematan Energi dan Penyelenggaraan Institusi Berwawasan Lingkungan, (1/10) yang lalu.

Surat Edaran tersebut mendorong seluruh sivitas akademika selalu menerapkan konsep Reduce Reuse and Recycle pada setiap produk yang digunakan sivitas akademika di kampus, menerapkan hemat energi seperti penggunaan lampu, komputer, dan pengaturan suhu ruangan, memanfaatkan material yang ramah lingkungan, dan mewujudkan budaya peduli kebersihan lingkungan.

“Betul sekali, konsep 3R Reduce Reuse Recycle ini sudah saya lakukan sudah sejak berdirinya kampus ini dengan mengurangi kertas dan plastik, misalnya, bawa makanan dalam kotak dan minuman dalam botol sendiri dari rumah,” tutur salah satu dosen yang enggan disebut namanya.

Menurutnya, dirinya tidak malu membawa botol minum ketika mengajar di kelas maupun sedang praktikum di laboratorium.

“Oh, hampir setiap kali mengajar saya selalu membawa botol minuman sendiri, kadang menyeduh kopi sendiri. Jarang menggunakan air dalam kemasan plastik yang sering ditinggal orang di meja kelas dan menjadi sampah,” tutur dosen tersebut sambil menggelengkan kepala.

Meski demikian, dirinya menyadari apabila menjumpai kelas kotor dengan kertas maupun gelas plastik air kemasan akan mengganggu suasana kegiatan belajar mengajar.

“Iya, mau tidak mau, dengan sukarela dan senang hati, sampah yang mengganggu itu harus dibersihkan sekaligus memberikan contoh dan teladan. Mudah-mudahan bermanfaat,” pungkasnya.

(SA/PSI)