Tag Archive for: Goes to School

Balikpapan, 18 Februari 2026 – Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HimaTI) Universitas Mulia melaksanakan kegiatan Goes to School bertajuk Beyond Networking: Menjelajahi Cakrawala Keamanan Siber pada 24 November 2025 di SMK Negeri 6 Balikpapan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian institusi dalam memperluas wawasan teknologi informasi bagi siswa sekolah menengah kejuruan.

Program ini dirancang untuk memperkenalkan dimensi yang lebih luas dari bidang Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Tidak hanya membahas konfigurasi jaringan, pelatihan juga menyoroti keamanan informasi, pemrograman, arsitektur perangkat keras, hingga relevansinya dengan perkembangan komputasi awan dan Internet of Things (IoT). Pendekatan tersebut diambil untuk memberikan gambaran utuh mengenai kompetensi yang dibutuhkan dalam ekosistem industri digital.

Kegiatan berlangsung dalam format interaktif di lingkungan sekolah. Sesi awal memuat pemaparan konseptual mengenai keamanan sistem komputer dan jaringan, termasuk prinsip dasar perlindungan data serta potensi kerentanan yang kerap dimanfaatkan dalam serangan siber. Materi disampaikan secara aplikatif agar mudah dipahami oleh siswa jurusan TKJ.

Untuk menjaga partisipasi aktif, rangkaian kegiatan diselingi sesi interaksi yang mendorong konsentrasi dan respons cepat peserta. Dinamika ini menjadi pengantar menuju sesi utama berupa simulasi praktik dalam lingkungan virtual.

Pada tahap praktik, siswa menggunakan VirtualBox dan sistem operasi Kali Linux untuk memahami mekanisme keamanan sistem secara terkontrol. Simulasi ini memberikan pengalaman langsung mengenai bagaimana suatu sistem diuji keamanannya tanpa menimbulkan risiko pada perangkat asli. Pendekatan berbasis praktik tersebut dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga melihat penerapannya secara nyata.

Melalui kegiatan ini, Universitas Mulia mempertegas kontribusinya dalam membangun kesiapan teknologi generasi muda. Program Goes to School menjadi ruang kolaboratif yang mempertemukan pendidikan tinggi dan sekolah kejuruan dalam penguatan literasi digital yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan industri. (YMN)

Balikpapan, 18 Februari 2026 – Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi (HimaTI) Universitas Mulia melaksanakan program Goes to School pada 17 Desember 2025 di Laboratorium Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Negeri 1 Balikpapan. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan pemahaman keamanan siber melalui pendekatan simulasi terkontrol berbasis lingkungan virtual.

Program Goes to School merupakan bagian dari kontribusi akademik Universitas Mulia dalam menjembatani materi perkuliahan dengan kebutuhan praktik di lapangan. Dalam konteks pendidikan kejuruan, penguasaan konsep keamanan sistem menjadi krusial, terutama bagi siswa yang telah memiliki dasar pengoperasian sistem Linux seperti Debian. Bekal tersebut memungkinkan pelatihan diarahkan pada tahapan yang lebih aplikatif.

Kegiatan diawali dengan pengantar mengenai posisi keamanan informasi dalam ekosistem teknologi digital. Peserta kemudian diperkenalkan pada konsep dasar cyber security, termasuk pentingnya pengawasan sistem, identifikasi kerentanan, serta risiko penyalahgunaan akses dalam jaringan komputer.

Bagian utama pelatihan berupa simulasi penyerangan dan pemantauan sistem dalam lingkungan virtual. Dengan memanfaatkan VirtualBox, peserta menjalankan skenario penggunaan Kali Linux sebagai sistem penguji terhadap mesin berbasis Windows. Simulasi ini memperlihatkan bagaimana aktivitas sistem dapat dimonitor melalui mekanisme yang menyerupai teknik serangan nyata, namun tetap berada dalam kondisi aman dan terkendali.

Selain memahami alur kerja malware dalam konteks pengujian, siswa juga dilatih mengonfigurasi perangkat lunak virtualisasi, termasuk pengaturan jaringan IP Host-Only. Tahap ini menekankan ketelitian teknis sekaligus pemahaman arsitektur jaringan sederhana yang mendukung proses simulasi.

Beberapa kendala teknis pada proses instalasi dan konfigurasi menjadi bagian dari dinamika pembelajaran. Situasi tersebut dimanfaatkan sebagai sarana pemecahan masalah secara langsung, sehingga siswa tidak hanya mengikuti prosedur, tetapi juga memahami logika di balik setiap langkah teknis.

Melalui kegiatan ini, Universitas Mulia memperkuat perannya dalam membangun literasi keamanan digital yang berbasis praktik. Pendekatan simulatif yang diterapkan dalam program Goes to School diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kritis sekaligus kesiapan teknis siswa dalam menghadapi tantangan keamanan informasi di lingkungan teknologi yang terus berkembang. (YMN)

 

 

Balikpapan, 13 Februari 2026 – Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HimaTI) Universitas Mulia melaksanakan program Goes to School melalui pelatihan keamanan siber bagi siswa jurusan TKJ dan RPL SMK Kartika V-1 Balikpapan pada 15 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang diarahkan untuk memperluas literasi keamanan informasi di tingkat pendidikan menengah kejuruan.

Perkembangan teknologi digital yang semakin cepat membawa konsekuensi pada meningkatnya risiko kebocoran data, serangan siber, dan penyalahgunaan sistem informasi. Melalui program ini, Universitas Mulia mendorong transfer pengetahuan yang lebih aplikatif guna menjembatani materi pembelajaran di sekolah dengan dinamika ancaman di ruang digital.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari pihak sekolah yang menyambut baik kolaborasi edukatif tersebut. Selanjutnya, peserta mendapatkan pemaparan konseptual mengenai lanskap keamanan siber, termasuk klasifikasi peretas—black hat, white hat, dan gray hat—serta ragam perangkat lunak berbahaya seperti virus, ransomware, dan spyware.

Untuk mengukur pemahaman awal dan akhir peserta, pelatihan dilengkapi dengan pre-test dan post-test. Sesi interaktif dan ice-breaking turut dihadirkan guna menjaga partisipasi aktif siswa selama kegiatan berlangsung.

Bagian utama pelatihan difokuskan pada simulasi praktik dalam lingkungan virtual. Dengan memanfaatkan VirtualBox, peserta diperkenalkan pada skenario serangan dan pertahanan sistem secara terkendali. Siswa mempraktikkan pembuatan skrip monitoring pada sistem operasi Kali Linux dan mengamati dampaknya pada sistem Windows sebagai target simulasi. Pendekatan ini memberikan pengalaman langsung mengenai bagaimana mekanisme serangan terjadi sekaligus bagaimana sistem dapat dipantau dan diamankan.

Melalui kegiatan ini, Universitas Mulia menegaskan peran strategisnya dalam penguatan kapasitas generasi muda di bidang teknologi informasi. Pelatihan keamanan siber tidak hanya memperluas wawasan teknis siswa, tetapi juga memperkenalkan pentingnya etika dan tanggung jawab dalam pemanfaatan teknologi.

Program Goes to School HimaTI menjadi salah satu bentuk kontribusi institusi dalam membangun kesiapan sumber daya manusia yang adaptif terhadap tantangan keamanan digital yang terus berkembang. (YMN)

Himpunan Mahasiswa S1 Teknologi Informasi (HIMATI) Universitas Mulia membawa pengalaman belajar praktis ke lingkungan SMA Islam Terpadu (SMAIT) Al-Auliya Balikpapan, Selasa (23/7/2025). Foto: Istimewa

UM – Himpunan Mahasiswa S1 Teknologi Informasi (HIMATI) Universitas Mulia membawa pengalaman belajar praktis ke lingkungan SMA Islam Terpadu (SMAIT) Al-Auliya Balikpapan, Selasa (23/7/2025).

Melalui program HIMATI Goes to School, sebanyak 94 siswa kelas 12 tidak hanya belajar teori dasar jaringan komputer, tetapi juga mendapatkan keterampilan langsung merakit kabel UTP (Unshielded Twisted Pair), sebuah keahlian esensial di era digital.

Kegiatan ini dibuka oleh Ketua HIMATI, Aqilah Aulya, yang memberikan pencerahan mengenai dunia perkuliahan dan pentingnya organisasi mahasiswa.

Aqilah menggambarkan bahwa menjadi mahasiswa Teknologi Informasi (TI) bukan sekadar belajar di kelas, melainkan juga aktif berkontribusi dan mengasah soft skill.

“Kami ingin menunjukkan, dunia TI itu sangat aplikatif dan menyenangkan. Ini adalah kesempatan bagi adik-adik di SMA untuk melihat langsung apa yang akan mereka pelajari dan lakukan jika bergabung dengan kami di Universitas Mulia,” ujar Aqilah, memberikan motivasi kepada para siswa.

Memasuki sesi inti, mahasiswa Aljosa Maynardian dan Ghina Nur Madina mengambil alih panggung. Mereka mengedukasi para siswa tentang fondasi konektivitas internet, mulai dari fungsi switch dan router hingga perbedaan kabel straight-through dan crossover.

Suasana menjadi semakin hidup saat sesi praktik dimulai. Para siswa, yang dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil, dibimbing untuk menyusun, mengupas, dan melakukan crimping kabel UTP.

Salah seorang siswa, Fikri, mengaku sangat antusias. “Biasanya kami hanya tahu cara memakai internet. Hari ini kami jadi tahu bagaimana ‘resep’ di balik kabelnya. Ini pengalaman baru yang sangat bermanfaat,” tuturnya.

Pengalaman ini memberikan pemberdayaan kepada siswa, mengubah mereka dari sekadar pengguna pasif menjadi individu yang memahami teknologi secara lebih mendalam.

Kegiatan ini ditutup dengan kuis interaktif dan ice breaking yang tidak hanya menguji pemahaman, tetapi juga memberikan pengayaan materi yang telah disampaikan dalam suasana yang santai dan kompetitif.

Himpunan Mahasiswa S1 Teknologi Informasi (HIMATI) Universitas Mulia membawa pengalaman belajar praktis ke lingkungan SMA Islam Terpadu (SMAIT) Al-Auliya Balikpapan, Selasa (23/7/2025). Foto: Istimewa

Himpunan Mahasiswa S1 Teknologi Informasi (HIMATI) Universitas Mulia membawa pengalaman belajar praktis ke lingkungan SMA Islam Terpadu (SMAIT) Al-Auliya Balikpapan, Selasa (23/7/2025). Foto: Istimewa

Salah seorang mahasiswa memperkenalkan tools untuk memastikan kabel terpasang dengan benar. Foto: Istimewa

Salah seorang mahasiswa memperkenalkan tools untuk memastikan kabel terpasang dengan benar. Foto: Istimewa

Para siswa sedang praktek merakit kabel UTP (Unshielded Twisted Pair). Foto: Istimewa

Para siswa sedang praktek merakit kabel UTP (Unshielded Twisted Pair). Foto: Istimewa

Ketua HIMATI, Aqilah Aulya, yang memberikan pencerahan mengenai dunia perkuliahan dan pentingnya organisasi mahasiswa. Foto: Istimewa

Ketua HIMATI, Aqilah Aulya, yang memberikan pencerahan mengenai dunia perkuliahan dan pentingnya organisasi mahasiswa. Foto: Istimewa

Program Mahasiswa Berdampak (PM-BEM)

Jika dikaitkan dengan Panduan Mahasiswa Berdampak (PM-BEM) Kemdiktisaintek, kegiatan HIMATI Goes to School ini dapat dilihat sebagai embrio atau langkah awal yang sangat positif dan sejalan dengan semangat program tersebut.

Hal ini lantaran kegiatan ini merupakan inisiatif himpunan mahasiswa. Program ini digerakkan sepenuhnya oleh mahasiswa (HIMATI) yang berperan sebagai inisiator dan pelaksana, sesuai dengan esensi PM-BEM.

Kegiatan ini juga berbasis Ilmu Pengetahuan. Materi yang disampaikan (jaringan komputer) merupakan penerapan langsung dari ilmu yang dipelajari di program studi Teknologi Informasi.

Dan yang lebih penting adalah berdampak nyata. Memberikan keterampilan praktis (merakit kabel UTP) kepada siswa merupakan bentuk dampak yang terukur dan aplikatif.

Meskipun semangatnya sejalan, langkah awal atau embrio ini terus dikembangkan untuk memenuhi kriteria formal PM-BEM secara penuh. Beberapa poin perbedaannya adalah:

  1. Skala dan Durasi: PM-BEM adalah program terstruktur selama 6 bulan (160 JKEM), sementara HIMATI Goes to School merupakan kegiatan jangka pendek.
  2. Target Lokasi: PM-BEM memprioritaskan daerah 3T, wilayah kemiskinan ekstrem, atau rawan bencana. Kegiatan ini dilaksanakan di sekolah perkotaan.
  3. Inovasi dan Anggaran: PM-BEM menuntut penerapan teknologi hasil riset dosen dengan alokasi anggaran minimal 60% untuk inovasi berwujud. Kegiatan ini lebih fokus pada transfer pengetahuan dan skill dasar.

Secara keseluruhan, HIMATI Goes to School adalah wujud nyata dari pengabdian masyarakat yang inspiratif.

Lewat kegiatan ini, mahasiswa Teknologi Informasi Universitas Mulia tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan keinginan kuat untuk berbagi ilmu.

Bagi calon mahasiswa baru, ini adalah gambaran nyata bahwa kuliah di prodi TI Universitas Mulia membuka pintu untuk belajar, berkarya, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sejak dini.

(SA/Kontributor)

Himpunan Mahasiswa Prodi Teknologi Informasi (HIMATI) Universitas Mulia foto bersama para pelajar SMK N 6 Balikpapan. Foto: Istimewa

UM – Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi (HIMATI) Universitas Mulia terus menggencarkan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Goes to School. Dalam dua hari berturut-turut, HIMATI menyambangi dua sekolah kejuruan di Balikpapan, yaitu SMKN 6 Balikpapan pada 15 Mei dan SMK Airlangga Balikpapan pada 16 Mei 2025.

Kegiatan ini dirancang untuk memberikan edukasi teknis dasar jaringan komputer serta memperkenalkan Program Studi Teknologi Informasi Universitas Mulia kepada siswa SMK sebagai calon mahasiswa baru.

Di SMKN 6, peserta dari jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) mendapatkan pelatihan langsung mengenai penggunaan Mikrotik OS melalui Winbox, konfigurasi IP Address, manajemen user hotspot, pemblokiran situs web serta edukasi keamanan jaringan dan internet sehat.

Sesi ini berjalan interaktif. Para siswa tampak antusias mencoba praktek secara langsung dengan bimbingan mahasiswa HIMATI. Rian Saputra, salah seorang siswa mengatakan, pelatihan berjalan asyik.

Suasana edukasi jaringan komputer di SMKN 6 Balikpapan. Foto: Istimewa

Suasana edukasi jaringan komputer di SMKN 6 Balikpapan. Foto: Istimewa

Kegiatan HIMATI di SMK Airlangga Balikpapan. Foto: Istimewa

Kegiatan HIMATI di SMK Airlangga Balikpapan. Foto: Istimewa

Kegiatan HIMATI di SMK Airlangga Balikpapan. Foto: Istimewa

Kegiatan HIMATI di SMK Airlangga Balikpapan. Foto: Istimewa

“Pelatihannya asyik dan langsung praktik. Saya jadi paham bagaimana setting hotspot dan cara blokir situs berbahaya. Semoga HIMATI bisa sering datang lagi,” kata Rian

Sementara itu, di SMK Airlangga, HIMATI menyasar siswa kelas 10 yang mayoritas belum memiliki pengalaman dengan jaringan komputer maupun perangkat Mikrotik.

Materi disampaikan secara bertahap, mulai dari pengenalan konsep jaringan, perangkat keras router, hingga praktik konfigurasi IP, DHCP Client, dan DHCP Server.

Ketua Prodi Teknologi Informasi, Agus Wijayanto, S.Kom., M.Kom menerangkan, kegiatan ini bukan hanya media edukasi, tetapi juga cara HIMATI membangun empati dan keterlibatan mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Kami ingin mendorong mahasiswa untuk lebih peka terhadap permasalahan yang ada di masyarakat. Saya berharap, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membudayakan semangat belajar dan mengenalkan Prodi Teknologi Informasi,” ujar Agus.

Selain pelatihan teknis, kedua kegiatan juga menyelipkan sesi ice breaking. Sesi ini untuk membangun keakraban dan mempererat hubungan antara mahasiswa dan siswa.

Permainan seperti tebak gaya dan kuis seputar HIMATI serta dunia TI berhasil mencairkan suasana dan menambah keseruan.

Perwakilan HIMATI, Fajar Pratama, mengatakan bahwa misi program Goes to School adalah untuk menularkan semangat belajar teknologi informasi serta memperkenalkan Universitas Mulia sebagai kampus pilihan bagi siswa SMK.

“Kami ingin siswa SMK mengenal lebih dekat Prodi Teknologi Informasi Universitas Mulia. Ini bukan hanya promosi, tapi bagian dari membangun masa depan digital bersama,” kata Fajar.

Program Goes to School HIMATI masih akan berlanjut ke empat sekolah lainnya di Balikpapan.

Universitas Mulia melalui HIMATI berkomitmen untuk hadir di tengah pelajar guna meningkatkan literasi digital, membina minat belajar teknologi, dan membuka akses lebih luas ke jenjang pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri digital.

Tertarik ikut HIMATI? Yuk, daftarkan dirimu di Prodi S1 Teknologi Informasi, sekarang!

(SA/Editor)