Ubah Ide Bisnis Menjadi Produk, Inkubator Bisnis Universitas Mulia Buka Rekrutmen Angkatan 2026–2027

,

Balikpapan, 26 Juni 2026 – Inkubator Bisnis Universitas Mulia (UM) kembali membuka Open Recruitment Angkatan 2026–2027 bagi mahasiswa yang memiliki minat berwirausaha, ingin mengembangkan ide bisnis, maupun sedang merintis usaha. Program ini menjadi wadah pembinaan bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide menjadi produk atau layanan yang memiliki nilai bisnis melalui pendampingan yang terstruktur.

Kepala Inkubator Bisnis Universitas Mulia, Dicky Satria, S.Kom., M.Kom., mengatakan bahwa program inkubasi dirancang tidak hanya untuk mendorong mahasiswa memulai usaha, tetapi juga membangun kemampuan berwirausaha berbasis inovasi dan teknologi sejak masih menempuh pendidikan.

“Visi kami adalah melahirkan technopreneur muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu membangun kemandirian ekonomi melalui bisnis berbasis inovasi dan teknologi. Selain itu, kami ingin menjadikan Inkubator Bisnis Universitas Mulia sebagai pusat pengembangan startup dan bisnis inovatif yang dapat berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi di Balikpapan dan Kalimantan Timur,” ujarnya.

Menurut Dicky, salah satu tujuan utama program ini adalah membantu mahasiswa mengubah ide yang dimiliki menjadi produk yang dapat diuji dan dikembangkan sesuai kebutuhan pasar. Oleh karena itu, peserta tidak langsung diarahkan untuk menjalankan usaha, tetapi terlebih dahulu dibimbing memahami permasalahan yang ingin diselesaikan, mengenali kebutuhan calon pengguna, hingga menyusun model bisnis yang tepat.

Dalam proses tersebut, mahasiswa akan didampingi melakukan validasi ide, menyusun Business Model Canvas, serta mengembangkan Minimum Viable Product (MVP) sebagai produk awal yang dapat diuji kepada calon pengguna. Pendekatan tersebut diharapkan membantu peserta memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai potensi bisnis yang sedang dikembangkan.

Selain pembinaan terhadap pengembangan produk, peserta juga memperoleh pelatihan kewirausahaan, pendampingan dari mentor dan praktisi bisnis, serta kesempatan memperluas jejaring dengan pelaku industri dan investor. Mahasiswa juga berkesempatan mengikuti berbagai kompetisi bisnis sebagai bagian dari pengembangan usaha yang dijalankan.

Dicky menjelaskan bahwa proses inkubasi disusun dalam beberapa tahapan. Kegiatan diawali dengan bootcamp dan pengembangan ide, dilanjutkan dengan pembuatan prototipe serta validasi produk. Setelah itu, peserta mengikuti business coaching dan pendampingan pengembangan bisnis secara digital sebelum memperoleh kesempatan memperluas akses pasar dan mengikuti sesi investor matching. Pada tahap akhir, Inkubator Bisnis tetap melakukan monitoring untuk mendampingi perkembangan usaha yang telah dijalankan.

Melalui tahapan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori kewirausahaan, tetapi juga memiliki pengalaman mengembangkan bisnis secara bertahap, mulai dari penyusunan ide hingga memperoleh masukan dari calon pengguna maupun mitra usaha.

Open Recruitment Inkubator Bisnis Universitas Mulia Angkatan 2026–2027 terbuka bagi mahasiswa aktif Universitas Mulia yang membentuk tim beranggotakan tiga hingga lima orang. Setiap mahasiswa hanya diperbolehkan mengajukan satu proposal dan proposal yang diajukan tidak sedang memperoleh pendanaan dari program lain. Selain itu, peserta diharapkan memiliki akun media sosial yang aktif, seperti Instagram, Facebook, dan TikTok.

Mahasiswa yang berminat dapat mendaftarkan timnya melalui tautan https://bit.ly/FPP_InkubatorBisnis. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh melalui email inkubator@universitasmulia.ac.id, akun Instagram @inkubatorbisnis.mulia_, atau nomor WhatsApp +62 896 7254 9453. (YMN)