Prodi Teknologi Informasi Integrasikan Program EC-Council untuk Penguatan Kompetensi Siber

Balikpapan, 6 April 2026 – Integrasi materi dan laboratorium virtual EC-Council ke dalam kurikulum Program Studi Teknologi Informasi Universitas Mulia resmi dimulai melalui implementasi Program EC-Council Academia yang digelar secara daring pada 6 April 2026.

Melalui program tersebut, sejumlah materi sertifikasi EC-Council diintegrasikan ke dalam Kurikulum 2023 dan Kurikulum 2025, di antaranya Digital Forensics Essentials (DFE), Ethical Hacking Essentials (EHE), dan Network Defense Essentials (NDE). Selain mempelajari materi sertifikasi, mahasiswa dan dosen dapat mengakses virtual lab EC-Council untuk melakukan simulasi investigasi forensik digital, pengujian keamanan sistem, dan pertahanan jaringan.

Kepala Program Studi Teknologi Informasi, Agus Wijayanto, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa program ini memberi mahasiswa akses terhadap materi dan lingkungan praktik yang digunakan dalam berbagai skema sertifikasi EC-Council sehingga mahasiswa dapat mempelajari materi yang selaras dengan skema sertifikasi yang digunakan dalam program EC-Council.

Pemanfaatan virtual lab juga telah digunakan mahasiswa dalam pembelajaran Digital Forensics Essentials pada mata kuliah Komputer Forensik. Ketua Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi, Aqilah Aulya Maulidah, menilai materi dan virtual lab EC-Council membantu mahasiswa memahami praktik forensik digital secara lebih aplikatif.

Integrasi materi DFE, EHE, dan NDE ke dalam kurikulum membuat mahasiswa dapat mengakses materi pembelajaran dan laboratorium virtual yang digunakan dalam program sertifikasi EC-Council. (YMN)