Dosen Teknologi Informasi setelah melakukan penginstalan Laboratorium Komputer Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Balikpapan Barat

UM– Sebanyak 25 komputer yang dimiliki oleh Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Balikpapan Barat berhasil diinstal oleh para dosen dari Program Studi Teknologi Informasi (Prodi TI) Universitas Mulia Balikpapan. Proses penginstalan berlangsung sejak Selasa (24/8) hingga Jumat (27/8).

Dosen TI Universitas Mulia Wahyu Nur Alimyaningtias, S.Kom.,M.Kom menjelaskan, penginstalan laboratorium yang dimiliki oleh SKB Balikpapan Barat merupakan kerjasama yang dilakukan oleh kedua belah pihak. “Ini merupakan bagian dari Pengabdian Masyarakat sebagai bentuk dari Tri Dharama Perguruan Tinggi kami sebagai dosen. Dimana Prodi Teknologi Informasi mendapatkan permintaan dari SKB Balikpapan Barat untuk membantu melakukan penginstalan laboratorium komputer yang mereka miliki,” jalas Wahyu.

Ia menerangkan, selama ini SKB Balikpapan Barat yang telah memiliki banyak siswa namun belum memiliki laboratorium sendiri. “Jadi selama ini apabila ada ujian atau lainnya, siswa SKB Balikpapan Barat masih menggunakan laboratorium di sekolah lain. Untuk itu dari pihak mereka memberikan permohonan untuk bekerjasama terkait penginstalan laboratorium komputer ini,” terangnya.

Komputer yang diinstal sebut Wahyu sebelumnya telah disiapkan oleh pemerintah. “Jadi seperti PC dan kelengkapan lainya sebenarnya sudah ada dan disiapkan oleh pemerintah, hanya saja belum dapat dimanfaatkan, maka kami hadir untuk membantu proses penginstalannya saja,” sebutnya.

Adapun jumlah komputer yang diinstal yakni sebanyak 25 PC untuk kapasitas 1 gedung. Karena jumlahnya cukup banyak maka proses penginstalan dilakukan dalam beberapa hari. “Adapun dosen yang terjun yakni satu tim berjumlah 5 orang. Mereka adalah Pak Djumhadi,S.T.,M.Kom, Agus Widjayanto, S.Kom, Nasruddin bin Iddris,S.Kom.,M.Kom dan Tri Sudinugraha, S.Kom.,M.Kom serta saya sendiri sebagai ketua tim,” ujarnya.

“Satu tim ini kita bagi menjadi dua, pertama berfokus pada penginstalan laboratorium dan ada tim yang fokus pada jaringan,” tambahnya.

Kedepan, lanjut Wahyu, pihaknya akan mencoba melanjutkan kerjasama penginstalan PC lainnya. “Jadi ini adalah penginstalan komputer pertama yang kami lakukan di luar kampus, dan kedepan bila ada yang membutuhkan bantuan kami, kami siap untuk turut membantu kembali,” pungkasnya. (mra)