Tag Archive for: Pra Raker

Foto bersama peserta Rapat Koordinasi 2022 dan Pra Rapat Kerja 2023 Universitas Mulia dengan Yayasan Airlagga selama dua hari di Hotel Swiss Bellin Balikpapan, 27-28 Desember 2022. Foto: Nadya/Media Kreatif

UM – Universitas Mulia usai menggelar Rapat Koordinasi 2022 dan Pra Rapat Kerja 2023 selama dua hari di Hotel Swiss Bellin Balikpapan, 27-28 Desember 2022. Rapat diikuti 54 peserta, terdiri pengurus Yayasan Airlangga, Rektorat, Dekan, Kepala Lembaga, Kepala Biro, PSDKU hingga Ketua Program Studi di lingkungan Universitas Mulia.

Direktur Eksekutif Yayasan Airlangga Dr. Agung Sakti Pribadi mengatakan bahwa Universitas Mulia telah meraih beberapa capaian penting yang bisa menjadi indikator peningkatan kualitas pengelolaan dan pendidikan perguruan tinggi.

“Apa indikator peningkatan perguruan tinggi?” kata Dr. Agung.

Menurutnya, yang paling mudah adalah dengan melihat akreditasi yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi atau BAN PT. “Dulu ada nilainya, C, B, dan A. Sekarang diganti dengan Baik, Baik Sekali, dan Unggul dengan sembilan kriteria dan tingkat kesulitan lebih sulit dari sebelumnya,” ujarnya.

Peserta Rapat Koordinasi yang telah mempresentasikan Laporan Pertanggungan Jawab (LPJ). Foto: Nadya/Media Kreatif

Peserta Rapat Koordinasi yang telah mempresentasikan Laporan Pertanggungan Jawab (LPJ). Foto: Nadya/Media Kreatif

Peserta Pra Raker dan Rapat Koordinasi yang kepala Biro dan staf Universitas Mulia. Foto: Nadya/Media Kreatif

Peserta Pra Raker dan Rapat Koordinasi yang kepala Biro dan staf Universitas Mulia. Foto: Nadya/Media Kreatif

Pada tahun 2022 ini, beberapa capaian berhasil diraih Universitas Mulia, di antaranya adalah keberhasilan pelaksanaan Seminar Internasional, peningkatan Akreditasi Program Studi dan Sumber Daya Manusia dalam menyelesaikan pendidikan Doktor.

Universitas Mulia juga telah berhasil menyelenggarakan Seminar Internasional International Conference of Science and Information Technology in Smart Administration (ICSINTESA) di Denpasar Bali, 10-11 November 2022 yang lalu.

Seminar diikuti sejumlah peserta dari luar negeri terbanyak dibanding tahun sebelumnya. Tercatat dari 12 negara antara lain Amerika Serikat, India, Selandia Baru, Palestina, Irak, Filipina, Brunei Darussalam, Jepang, Malaysia, Sri Lanka, Uzbekistan, dan tuan rumah Indonesia.

Dr. Agung berharap ICSINTESA maupun SEMINASTIKA yang diselenggarakan setiap tahun mampu menjadi lokomotif Universitas Mulia di tingkat global dan menjadi terdepan di bidang Technopreneurship.

Beberapa pembangunan dan ketersediaan sarana dan prasarana juga tengah direncanakan maupun telah diselesaikan. Salah satunya adalah pembangunan ruang hijau sisi utara kampus dan Ruang Kegiatan Kemahasiswaan.

“Selama kurang lebih 2 tahun tidak melihat mimbar keilmuan di kampus. Tidak ada mahasiswa yang diskusi di kampus. Alhamdulillah, ada perpustakaan. Ada tempat yang baru untuk diskusi mahasiswa,” tutur Dr. Agung.

Dengan kehadiran Ruang Kegiatan Mahasiswa diharapkan akan menjadi tempat untuk semua mahasiswa dan dosen mengoptimalkan potensinya masing-masing.

“Tempatnya enak, nyaman, kemudian suasananya bagus,” tutur Dr. Agung.

Selain itu, Dr. Agung menyebut beberapa program studi juga telah meraih akreditasi. Salah satunya Program Studi Informatika yang meraih peringkat Akreditasi Baik Sekali dari Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Informatika dan Komputer (LAM Infokom).

“Saya dengar sekarang ini penilaian akreditasi sulit. Meski demikian, kita harus bertanggung jawab sampai dengan proses selesai. Kita juga harus meningkatkan diri dengan berlari,” tutur Dr. Agung.

Ia mendorong setiap program studi dapat memenuhi kebutuhan dosen yang memenuhi kualifikasi minimal S2 dan S3. Beberapa dosen telah berhasil meraih Doktor, tiga di antaranya dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

“Setiap orang punya motivasi masing-masing menyelesaikan pendidikan S3. Kita berharap di tahun 2024 membuka program studi S2,” tuturnya.

Sementara itu, Rektor Dr. Muhammad Rusli, M.T mengatakan bahwa Rapat Kerja seyogyanya dilaksanakan satu tahun dua kali. “Kenapa? Ini untuk melihat sejauh mana progress atau kemajuan implementasi kinerja yang sudah direncanakan,” tuturnya.

Menurutnya, hal ini akan menjadi pegangan bagi pimpinan perguruan tinggi untuk melihat sejauh mana capaian dan kendala yang dihadapi.

Menurut Rektor, indikator peningkatan perguruan tinggi dapat dilihat dari peringkat akreditasi, kualifikasi dosen yang bergelar Doktor, jabatan fungsional, dan pembelajaran yang baik.

Di hari kedua penutupan Pra Rapat Kerja, Rektor turut memberikan perhatian pada pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Ke depan, Rektor mengajak seluruh sivitas Universitas Mulia turut terlibat dalam pembangunan.

“Jadi semua yang sudah dibahas pada hari ini menjadi tantangan kita ke depan. Kita harus berani menghadapinya dengan berbagai macam strategi, baik itu yang ada di Marketing, di Kemahasiswaan, Prodi, Fakultas, mari silakan dikoordinasikan untuk menyelesaikan tantangan itu,” tutur Rektor.

Rektor berharap, ke depan harus ada peningkatan, baik dari keahlian dan kompetensi Sumber Daya Manusia maupun peningkatan sarana dan prasarananya.

(SA/Puskomjar)

Foto bersama pimpinan Yayasan Airlangga, pimpinan Universitas Mulia, dan narasumber pada pembukaan Rapat Kerja 2022 bertempat di Balangan Room Grand Inna Hotel Kuta Bali, Senin (7/2). Foto: Media Kreatif

UM – Universitas Mulia mengikuti Rapat Kerja 2022 yang diselenggarakan oleh Yayasan Airlangga di Bali, 7-11 Februari 2022. Rapat kerja juga diikuti seluruh perwakilan divisi antara lain PSDKU UM Samarinda, SMKTI Samarinda, SMK Airlangga Balikpapan, SMK Kesehatan, dan SMP Plus Airlangga Balikpapan.

Ketua Panitia Raker 2022 Mundzir, S.Kom., M.T mengatakan bahwa Raker 2022 di Bali ini merupakan rangkaian kegiatan yang sudah dijalankan sebelumnya. Mulai Rapat Koordinasi (Rakor) bulan Desember 2021 lalu dan Pra Raker bulan Januari 2022 di Balikpapan. Adapun Raker berlangsung di Balangan Room, Hotel Grand Inna Kuta Bali selama dua hari, 7-8 Februari 2022.

Raker 2022 masih mengusung tema yang sama dengan tahun sebelumnya, yakni dalam rangka meningkatkan SDM berkualitas dan Sistem dan Teknologi Informasi (IT) yang terintegrasi. Menurut Mundzir, tema yang sama ini memiliki harapan untuk benar-benar mewujudkan visi dan misi institusi yang inovatif dan unggul.

Dalam laporannya, Mundzir menerangkan Raker kali ini diikuti langsung peserta dari beberapa kota, antara lain dari Yogyakarta, Surabaya, Malang, Balikpapan, Samarinda, dan dari Denpasar Bali. Di antaranya hadir Ketua Yayasan Airlangga Ibu Mulia Hayati Deviantie, Drs. Satria Dharma beserta istri, DR. Muhammad Rusli, M.T, Prof. DR. Christina Whidya Utami, S.E., M.M., CLC., CPM (Asia), dan DR. Edi Rachmat. Jumlah seluruhnya 77 orang peserta.

Foto bersama pimpinan Yayasan Airlangga, pimpinan Universitas Mulia, dan narasumber pada pembukaan Rapat Kerja 2022 bertempat di Balangan Room Grand Inna Hotel Kuta Bali, Senin (7/2). Foto: Media Kreatif

Foto bersama pimpinan Yayasan Airlangga, pimpinan Universitas Mulia, dan narasumber pada pembukaan Rapat Kerja 2022 bertempat di Balangan Room Grand Inna Hotel Kuta Bali, Senin (7/2). Foto: Media Kreatif

Ibu Mulia Hayati Deviantie Ketua Yayasan Airlangga. Foto: Media Kreatif

Ibu Mulia Hayati Deviantie Ketua Yayasan Airlangga. Foto: Media Kreatif

Drs. Satria Dharma saat memberikan sambutan pada Raker 2022 Yayasan Airlangga, Senin (7/2). Foto: PSI

Drs. Satria Dharma saat memberikan sambutan pada Raker 2022 Yayasan Airlangga, Senin (7/2). Foto: PSI

Rektor Universitas Mulia DR. Muhammad Rusli, MT. Foto: Media Kreatif

Rektor Universitas Mulia DR. Muhammad Rusli, MT. Foto: Media Kreatif

Direktur Eksekutif Yayasan Airlangga DR. Agung Sakti Pribadi, S.H, M.H mengatakan bahwa Raker ini bermaksud untuk meletakkan Blue Print atau cetak biru pengembangan institusi masing-masing divisi di bawah Yayasan Airlangga.

“Pada akhirnya kita akan maju ke depan, baru merasa tertatih. Kita lupa menggambar sampai detik ke atas. Kemudian Universitas Mulia ini baru membuat Roadmap 25 tahun ke depan,” tutur DR. Agung.

Menurut DR. Agung, institusi di Yayasan Airlangga memiliki dua karakter, yakni profesionalisme dan humanisme. “Sejak awal (yayasan berdiri) humanisme itu begitu kuat, walaupun profesional itu juga berjalan. Tentu saja kita tidak bisa seperti (sekarang) ini (yang banyak kemajuan) jika tidak ada profesionalisme,” tuturnya.

Meski demikian, dirinya menyadari saat ini institusi semakin berkembang besar sehingga saat ini dikhawatirkan profesionalisme dan humanisme tidak berjalan seimbang. “Maka yang hadir pada Raker saat ini terjadi kebimbangan, dua hari rapat, tapi kita juga dua hari rekreasi,” tuturnya sembari tersenyum.

Sementara itu, Ketua Yayasan Airlangga Ibu Hj. Mulia Hayati Deviantie menyebutkan DR. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. mulai tanggal 1 Februari 2022 digantikan oleh DR. Muhammad Rusli, M.T. sebagai Rektor Universitas Mulia. Sedangkan DR. Agung saat ini menjabat sebagai Direktur Eksekutif Yayasan Airlangga.

Menurut Ibu Mulia, pengangkatan Direktur Eksekutif untuk mendampingi jalannya Yayasan. Dengan dibantu oleh para pembantunya di bawah dalam menyusun keuangan, mengembangkan pendidikan serta membangun HRD. Adapun pergantian Rektor seiring dengan rencana ke depan sesuai dengan Roadmap 25 tahun. Dalam 5 tahun ke depan Universitas Mulia diharapkan dapat mewujudkan cita-citanya sebagai Teaching University.

“Saya merasa bangga, tantangan Universitas Mulia dalam 25 tahun ke depan disusun secara sistematis dan terstruktur. Dengan mengawali 5 tahun pertama, semoga Universitas Mulia menjadi Teaching University,” tutur Ibu Mulia.

Senada dengan DR. Agung Sakti, Pembina Yayasan Airlangga Drs. Satria Dharma mengatakan bahwa zaman dulu seseorang yang bekerja harus serius dan tidak boleh bersenang-senang. “Makanya kita gak sesukses sampai sekarang,” tutur Satria Dharma.

Menurutnya, saat ini sudah memasuki zaman millennial. Banyak orang yang kerjanya ringan, tapi berpenghasilan tinggi. “Kita itu kerja susah, duitnya sedikit. Nah, sekarang itu kerja sedikit, (tapi) duitnya banyak. Kenapa? Karena mereka sambil bersenang-senang. Ini yang kita pilih. Ini zaman millennial,” tuturnya.

Dirinya berharap, mulai saat ini jika bekerja dengan hati yang senang. “Jadi, mulai sekarang, kalau bekerja ya bersenang-senang lah, jangan bekerja sampai stress. Sudah stress, gak ada untungnya, waduh…” ujarnya.

Ia melihat hal ini seperti yang dilakukan oleh perusahaan Google yang menyediakan fasilitas untuk menghibur pekerja sambil bekerja serius. “Google itu menyediakan apa saja, mau ngapain saja boleh, yang penting target kerja tercapai, produktivitas meningkat, itu yang penting. Jangan terbalik, sudah stress, tapi target tidak pernah tercapai,” ungkap Satria Dharma.

Ia mengingatkan bahwa mencari untung bukanlah tujuan akhir. Meski demikian, memperoleh keuntungan adalah sebuah cara untuk mencapai tujuan. “Jika tidak untung, berarti cara kita salah. Jangan mencari cara yang salah, ya,” tuturnya memberi pesan kepada seluruh peserta.

(SA/PSI)

Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Kaprodi dan pimpinan Lembaga maupun Biro Universitas Mulia bersama pengurus Yayasan Airlangga pada Pra Raker di Aula Kampus Cheng Ho, Rabu (19/1). Foto: Media Kreatif

UM – Usai sudah Pra Raker 2022 yang digelar selama dua hari, Selasa (18/1) dan Rabu (19/1) di Aula Kampus Cheng Ho. Beberapa program kerja telah berhasil disusun oleh para pimpinan mulai dari Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Kaprodi hingga pimpinan Lembaga maupun Biro di Universitas Mulia.

Rektor DR. Agung Sakti Pribadi mengatakan saat ini seluruh sivitas akademika harus mempersiapkan diri menghadapi disrupsi yang begitu cepat. Oleh karena itu, Universitas Mulia membuat langkah strategis dengan melakukan Reorganisasi. Menurut Rektor, setidaknya ada tiga hal yang menjadi latar belakang Reorganisasi.

“Pertama, Institusi memang mengantisipasi perkembangan teknologi yang luar biasa yang mendisrupsi semua sendi kehidupan dan sebagainya,” tutur DR. Agung Sakti.

Rektor mendorong sivitas akademika memiliki budaya ilmiah, riset, pendidikan dan pengajaran lebih maju. Karena itulah, pada Pra Raker ini para pimpinan telah menyusun beberapa program kerja maupun riset yang sangat penting untuk kemajuan Universitas Mulia.

Selain itu, Universitas Mulia juga didorong untuk meningkatkan kolaborasi baik dengan pemerintah maupun perguruan tinggi lain, dengan dunia usaha dan dunia industri, maupun kolaborasi dengan pusat-pusat riset unggulan.

Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Kaprodi dan pimpinan Lembaga maupun Biro Universitas Mulia bersama pengurus Yayasan Airlangga pada Pra Raker di Aula Kampus Cheng Ho, Rabu (19/1). Foto: Media Kreatif

Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Kaprodi dan pimpinan Lembaga maupun Biro Universitas Mulia bersama pengurus Yayasan Airlangga pada Pra Raker di Aula Kampus Cheng Ho, Rabu (19/1). Foto: Media Kreatif

Penyerahan Program Kerja oleh Tina Tri Wulansari dari PSDKU Samarinda kepada Mundzir, S.Kom., M.T. Wakil Rektor UM, Rabu (19/1). Foto: Media Kreatif

Penyerahan Program Kerja oleh Tina Tri Wulansari dari PSDKU Samarinda kepada Mundzir, S.Kom., M.T. Wakil Rektor UM, Rabu (19/1). Foto: Media Kreatif

Penyerahan SK Sekretaris Prodi Sistem Informasi (S1) Heru Zulkifli, S.Kom., M.Kom. oleh Rektor DR. Agung Sakti Pribadi, Rabu (19/1). Heru merupakan alumni Teknik Informatika STMIK Balikpapan dan Universitas Amikom Yogyakarta. Foto: Media Kreatif

Penyerahan SK Sekretaris Prodi Sistem Informasi (S1) Heru Zulkifli, S.Kom., M.Kom. oleh Rektor DR. Agung Sakti Pribadi, Rabu (19/1). Heru merupakan alumni S1 Teknik Informatika STMIK Balikpapan dan S2 Universitas Amikom Yogyakarta. Foto: Media Kreatif

“Yang kedua terkait dengan Covid-19 yang sudah berjalan dua tahun ini mengakibatkan banyak perubahan, sebelumnya pembelajaran tatap muka sekarang jadi online,” tutur Rektor. Kondisi tersebut membuat Universitas Mulia terus berupaya berinovasi, salah satunya adalah e-Learning yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dalam jaringan.

“Yang ketiga terkait dengan IKN (Ibu Kota Negara), sebagai penyangga utama adalah Kota Balikpapan. Jadi, Kita juga harus mengantisipasi agar Kita bisa ikut berkontribusi melengkapi semua kebutuhan untuk sebuah Ibu Kota Negara,” tuturnya.

Ketika ditanya perihal program kerja di tahun 2022 ini, Rektor mempersilakan untuk mempelajari Roadmap atau Peta Jalan Rencana Induk Pengembangan Universitas Mulia. “Kita punya Roadmap, dalam lima tahun ke depan ini Kita ingin menjadi Teaching University, fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan pengajaran, kemudian untuk periode kedua menuju Research University,” tutur DR. Agung.

Akhir pelaksanaan Pra Raker menghasilkan Program Kerja yang telah disusun para pimpinan Universitas Mulia. Adapun Rapat Kerja (Raker) mendatang akan memutuskan Program Kerja yang akan menjadi Program Unggulan dan Program Rekomendasi yang fokus ditindaklanjuti.

Raker mendatang akan digelar awal Februari di Bali. “Raker ke depan itu Kita laksanakan di Bali karena Kita juga akan mempersiapkan rencana Seminar Internasional di Bali. Mudah-mudahan semua berjalan lancar,” tutupnya.

Sementara itu, di akhir pelaksanaan Pra Raker digelar penyerahan SK (Surat Keputusan) sekaligus pelantikan pejabat dan pegawai baru. Hal ini untuk merespons perubahan Struktur Organisasi.

Wakil Rektor Bidang Ketenagaan Wisnu Hera Pamungkas, S.TP., M.Eng. secara singkat mengucapkan selamat kepada para pejabat maupun pegawai baru Universitas Mulia.

“Selamat kepada Bapak/Ibu semua. Semoga jabatan barunya menjadi berkah, tanggung jawab barunya menjadi ibadah,” tulis Wisnu sekaligus memberikan doa. Dirinya bersama pimpinan HRD (Human Resources Development) membuka diri kepada para pejabat baru dan pegawai baru untuk berdiskusi apabila diperlukan.

(SA/PSI)

Peserta Pra Raker dari Universitas Mulia bersama pengurus Yayasan Airlangga, Selasa (18/1). Foto: Media Kreatif

UM – Universitas Mulia mengikuti Pra Rapat Kerja (Pra Raker) 2022 yang diselenggarakan Yayasan Airlangga, Selasa (18/1) dan Rabu (19/1). Pra Raker yang digelar dalam rangka persiapan Raker di Bali Februari mendatang ini berlangsung di Aula Kampus Cheng Ho, Jalan Zaini Azhar Maulani Balikpapan.

Manajer Pendidikan Yayasan Airlangga DR. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. mengatakan bahwa Kota Balikpapan memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi, terlepas kemungkinan menjadi penyangga Ibu Kota Negara (IKN) nantinya.

“IKN itu bukan sekadar apa yang tampak di mata kita, tapi Kalimantan Timur memang sangat kaya sekali, masih menyimpan Sumber Daya Alam (SDA) yang luar biasa,” tuturnya.

Menurutnya, tanpa kehadiran IKN pun Kota Balikpapan juga akan berkembang. Meski demikian, keberadaan Teknologi Informasi (IT) akan mempercepat perkembangan dan kemajuan Balikpapan dan Kalimantan Timur.

Untuk itu, dirinya mengingatkan kepada seluruh peserta pra raker agar mempersiapkan diri menyambut IKN dengan memaksimalkan potensi masing-masing dan melihat potensi yang lain.

Peserta Pra Raker dari Universitas Mulia bersama pengurus Yayasan Airlangga, Selasa (18/1). Foto: Media Kreatif

Peserta Pra Raker dari Universitas Mulia bersama pengurus Yayasan Airlangga, Selasa (18/1). Foto: Media Kreatif

Manajer Pendidikan Yayasan Airlangga DR. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. bersama Ketua Yayasan Airlangga Ibu Hj., Mulia Hayati Deviantie, SE, Selasa (18/1). Foto: Media Kreatif

Manajer Pendidikan Yayasan Airlangga DR. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. bersama Ketua Yayasan Airlangga Ibu Hj., Mulia Hayati Deviantie, SE, Selasa (18/1). Foto: Media Kreatif

Suasana Pra Raker 2022 Yayasan Airlangga di Aula Kampus Cheng Ho Universitas Mulia, Selasa (18/1). Foto: Media Kreatif

Suasana Pra Raker 2022 Yayasan Airlangga di Aula Kampus Cheng Ho Universitas Mulia, Selasa (18/1). Foto: Media Kreatif

DR. Agung menerangkan bahwa Pra Raker kali ini memiliki waktu persiapan untuk Raker mendatang. Pasca Pra Raker pun masih terus bertukar gagasan apa yang institusi ingin dan harapkan.

“Saya sungguh bersyukur bahwa institusi kita ini kompak, Bu Mulia sebagai Ketua Yayasan sangat mendukung. Kita punya SDM yang sedang bertumbuh, perekonomian tumbuh, kota yang tumbuh, semoga ke depan diharapkan akan semakin kuat,” tutur DR. Agung.

Pra Raker 2022 dengan tema Dengan SDM Berkualitas dan Sistem IT Terintegrasi Kita Wujudkan Institusi Inovatif dan Unggul ini, diikuti oleh seluruh pimpinan baik dari Universitas Mulia, SMK TI Airlangga Samarinda, SMK Airlangga Balikpapan, SMP Plus Airlangga, SMK Kesehatan, dan Yayasan Airlangga.

Sementara itu, Ketua Yayasan Airlangga Hj. Mulia Hayati Deviantie mengatakan bersyukur dan berterima kasih atas berbagai kerja keras dan lompatan serta prestasi yang telah dicapai seluruh divisi di tahun sebelumnya.

Meski demikian, Ibu Mulia mengingatkan beberapa program kerja tahun sebelumnya terlihat masih terkendala dan belum tercapai seperti yang diharapkan. Ia berharap ke depan beberapa program kerja yang belum tercapai dapat didiskusikan agar ditemukan solusi pemecahannya.

“Perlu didiskusikan sehingga tidak ada yang menghambat apa yang sudah direncanakan. Inilah tanggung jawab Kita bahwa apa yang Kita usulkan, (harus) Kita realisasikan,” tutur Ibu Mulia.

Untuk itu, pada Pra Raker 2022 kali ini Ibu Mulia berharap para pimpinan, baik di Universitas Mulia maupun pimpinan sekolah di bawah naungan Yayasan Airlangga berusaha memanfaatkan Pra Raker untuk menajamkan ide dan gagasannya.

“Tidak perlu muluk-muluk, tapi cukup mengalir sesuai perkembangan zamannya, yang penting tanggung jawab Kita menelurkan lulusan yang dapat diterima di masyarakat, lulusan yang dapat bersaing di kehidupan di masa depannya kelak,” tutur Ibu Mulia.

Ibu Mulia menambahkan, dirinya selaku Ketua Yayasan hanya berharap yayasan akan mendukung terhadap berbagai program kerja yang telah disusun nantinya.

“Misalnya, fasilitas yang kurang, akan Kita usahakan. Janji-janji yang belum terealisasi, doakan supaya bisa Kita laksanakan. Atau jika tidak sesuai dengan hubungan antar sesama, maka leburlah dalam suatu rasa syukur bahwa Kita masih berinteraksi dalam kehidupan yang normal,” tuturnya panjang lebar.

Ibu Mulia mengingatkan di dalam lingkungan pendidikan ada banyak kesempatan untuk meningkatkan amal ibadah. “Jadi ini kesempatan bagi ibu bapak untuk beramal, bersyukur, bahwa kita masih ada di lingkungan yang kondusif. Semua dosen guru selalu kompak dalam setiap kondisi bahwa kita selalu dilimpahi rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala,” pungkasnya.

(SA/PSI)