Pernyataan Sikap Senat Universitas Mulia Terhadap Penyimpangan Prinsip Moral Demokrasi

Pernyataan dipimpin oleh anggota senat Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H, M.H dan disaksikan sivitas akademika, bertempat di Hall Cheng Ho, Jalan Letjen Zaini Azhar Maulani, Balikpapan, Selasa (6/2). Foto: Puskomjar

UM – Senat Universitas Mulia memberikan pernyataan sikap keprihatinan terhadap penyimpangan prinsip moral demokrasi dan keadilan sosial di Indonesia akhir-akhir ini. Pernyataan dipimpin oleh anggota senat Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H, M.H dan disaksikan sivitas akademika, bertempat di Hall Cheng Ho, Jalan Letjen Zaini Azhar Maulani, Balikpapan, Selasa (6/2).

Turut membacakan pernyataan Rektor Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifai, M.Si, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi Wisnu Hera Pamungkas, S.T.P., M.Eng, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Yusuf Wibisono, S.E., M.T.I, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Inkubator Bisnis Mundzir, S.Kom., M.T.

Tampak anggota senat lainnya, Dekan Fakultas Ilmu Komputer Jamal, S.Kom., M.Kom, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr. Ivan Armawan, S.E., M.M, Dekan Fakultas Humaniora dan Kesehatan Dr. Mada Aditia Wardhana, Kaprodi Teknologi Informasi Djumhadi, S.T., M.Kom, dan Kaprodi S1 Farmasi Apt. Warrantia Citta Citti Putri, M.Sc.

Pernyataan dipimpin oleh anggota senat Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H, M.H dan disaksikan sivitas akademika, bertempat di Hall Cheng Ho, Jalan Letjen Zaini Azhar Maulani, Balikpapan, Selasa (6/2). Foto: Puskomjar

Pernyataan dipimpin oleh anggota senat Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H, M.H dan disaksikan sivitas akademika, bertempat di Hall Cheng Ho, Jalan Letjen Zaini Azhar Maulani, Balikpapan, Selasa (6/2). Foto: Puskomjar

Dalam pernyataan ini, Dr. Agung mengatakan bahwa Senat Universitas Mulia mengingatkan kembali kepada Presiden RI Joko Widodo pada sumpah jabatan yang telah diucapkan sebagai Presiden untuk bersungguh-sungguh memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya.

“Memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa,” ucap Dr. Agung.

Terkait situasi politik menjelang Pemilihan Umum, 14 Februari 2024, Senat menyerukan kepada Presiden dan Aparat Negara agar tetap menjunjung tinggi cita-cita proklamasi dan reformasi.

“Menghentikan tindakan yang mencederai demokrasi, mengedepankan kebersamaan dan tetap menjaga suasana kondusif demi tegaknya demokrasi. Menyerukan semua aparat, baik itu ASN, Pemerintah, Polri dan TNI agar tetap menjaga netralitas demi menjaga marwah demokrasi,“ tuturnya.

Senat juga mendorong agar seluruh elemen bangsa turut mengedukasi masyarakat dengan informasi yang baik benar dan jujur kepada masyarakat luas agar terhindar dari informasi bohong atau hoaks.

Senat mengajak seluruh warga negara untuk menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani, tidak golput, dan masyarakat bisa menghargai perbedaan pilihan satu dengan lainnya.

Selengkapnya, pernyataan sikap di bawah ini.

PERNYATAAN SIKAP SENAT UNIVERSITAS MULIA

Bismillahirrahmanirrahim

Dengan rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Kami atas nama Senat Universitas Mulia, setelah mengamati dan mencermati dinamika yang terjadi dalam pesta demokrasi beberapa waktu belakangan ini, dengan ini menyampaikan keprihatinan yang mendalam terhadap tindakan sejumlah penyelenggara negara di berbagai sektor yang menyimpang dari prinsip-prinsip moral demokrasi dan keadilan sosial.

Dengan segala kerendahan hati, kami melalui himbauan ini :

1) Mengingatkan kembali SUMPAH Presiden yang telah diucapkan di hadapan MPR atau DPR yaitu berjanji dengan sungguh akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa.

2) Menyerukan kepada Presiden dan Aparat Negara agar tetap menjunjung tinggi cita-cita proklamasi dan reformasi, menghentikan tindakan yang mencederai demokrasi, mengedepankan kebersamaan dan tetap menjaga suasana kondusif demi tegaknya demokrasi

3) Menyerukan semua aparat, baik itu ASN, Pemerintah, Polri dan TNI agar tetap menjaga netralitas demi menjaga marwah demokrasi

4) Mendorong setiap elemen bangsa agar menjadi teladan yang baik dengan mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan

5) Mengajak seluruh elemen bangsa untuk memberikan edukasi dan informasi yang baik benar dan jujur kepada masyarakat luas agar terhindar dari informasi bohong (hoax)

6) Mengajak seluruh warga negara yang memiliki hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani (tidak golput) dan menghargai perbedaan pilihan.

Balikpapan, 6 Februari 2024
Senat Universitas Mulia