UM– Kepedulian kepada saudara-saudara yang membutuhkan terus ditunjukkan Mahasiswa Universitas Mulia Balikpapan. Hal ini kembali dibuktikan dengan turut melakukan aksi nyata membantu korban bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mahasiswa turun ke jalan untuk penggalangan dana

Mahasiswa turun ke jalan untuk penggalangan dana

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Merah Maroon ini sebelumnya telah menggalang dana dan donasi sejak 12 April hingga 15 April 2021. Dimana hasil donasi yang terkumpul diserahkan kepada Aksi Cepat Tanggap (ACT) Balikpapan yang kemudian akan diteruskan kepada korban di NTT, pada Rabu (28/4).

Ketua Himpunan Mahasiswa Informatika (Himatika) Muhammad As’ad Durrofiqi mengatakan, sudah menjadi suatu kewajiban bagi kita untuk turut membantu meringankan beban yang saat ini dialami saudara-saudara kita di NTT. “Memang bantuan yang kita kirim tidak seberapa namum setidaknya dapat membantu meringankan beban mereka disana,” ujarnya.

Hal ini dilakukan juga kata, As’ad sebagai upaya untuk mempersatukan atau mengerakan mahasiswa Universitas Mulia agar sama-sama mau berkontribusi atau tergerak membantu mereka yang membutuhkan.

Ia menjelaskan, dalam agenda  penggalangan dana itu, selain membuka donasi melalui media sosial, Aliansi Merah Maroon juga turun langsung untuk mengumpulkan donasi. “Kita turun ke jalan dua hari yakni pada Senin (12/4) di lampu merah dekat kampus, kemudian di lanjutkan pada Kamis (15/4) dimana aksi itu kita isi dengan live music,” jelasnya.

As’ad menyebut, dalam aksi tersebut ada beberapa himpunan yang bergerak yakni Himatika, Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM), Himpunan Mahasiswa Administrasi Perkantoran (Himap) dan UKM Tari. “Total donasi yang terkumpul sebanyak Rp 3.235.900 dan kita salurkan melalui ACT Balikpapan,” sebutnya.

Dirinya pun berharap, dari kegiatan ini dapat sedikit membantu saudara-saudara di NTT. “Mudah-mudahan ini juga dapat di lihat oleh teman-teman UM lainya dan dapat ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial kita lainnya,” harap As’ad. (mra)