Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. bersama Wakil Rektor dan Dekan tengah bergaya bebas. Foto: Biro Media Kreatif

UM – Tepat tanggal 18 Desember 2018 yang lalu Universitas Mulia mendapatkan Surat Izin Operasional berdasarkan Surat Keputusan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI Nomor 1149/KPT/I/2018. Tepat hari ini, civitas academica mengucapkan syukur secara bersama di Aula Kampus Cheng Ho, Jalan Letjen Zaini Azhar Maulani Damai Bahagia, Jumat (18/12).

Ketua Yayasan Airlangga Hj. Mulia Hayati Deviantie, S.E. secara singkat mengucapkan selamat dan sukses atas usianya yang masih muda ini. “Pada hari ini kita bersyukur bersama untuk merayakan dan patut berbangga bahwa dalam usianya yang masih muda ini Universitas Mulia sudah mempunyai nama,” tutur Ibu Mulia.

Ia berharap, capaian perkembangan Universitas Mulia di usianya yang masih muda ini terus meningkat seiring dengan perkembangan zaman. “Memang seperti aglonema, meski masih berdaun dua, namun sangat berharga,” terang Ibu Mulia.

Sementara itu, Rektor Universitas Mulia Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. mengatakan bahwa saat gagasan pertama pendirian universitas muncul bermula sejak tahun 2003. “Kurang lebih satu minggu yang lalu ketika saya mencari kertas, saya menemukan satu lembar kertas yang ternyata lahirnya itu 2003. Saya sudah ada rencana membuka universitas dan namanya sama, Universitas Mulia, jurusannya yang berbeda,” ungkap Pak Agung.

Ia mengatakan bahwa saat itu STIKOM Balikpapan masih berusia tiga tahun. Ia berencana membuka universitas dengan jurusan teknik. Hingga waktu berjalan 10 tahun kemudian, 2013, ia kembali berkeinginan untuk membuka kembali universitas. Hingga tiga tahun kemudian Universitas Mulia mulai dirancang kembali di Balikpapan.

Selaku penggagas sekaligus pendiri, Pak Agung mengisahkan bagaimana perjuangan mendirikan Universitas Mulia dari bawah. Diinisiasi berawal dari ide dan gagasan, kesiapan lahan dan perizinan lokasi kampus baru, pembangunan gedung, sarana dan prasarana hingga permohonan izin operasional di Kementerian Ristek Dikti yang penuh tantangan dan jalan berliku.

Pemotongan tumpeng oleh Ketua Yayasan Airlangga Ibu Hj. Mulia Hayati Deviantie kepada Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. disaksikan penjabat UM. Foto: Biro Media Kreatif

Pemotongan tumpeng oleh Ketua Yayasan Airlangga Ibu Hj. Mulia Hayati Deviantie kepada Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. disaksikan penjabat UM. Foto: Biro Media Kreatif

Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. bersama Wakil Rektor dan Dekan tengah bergaya bebas. Foto: Biro Media Kreatif

Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. bersama Wakil Rektor dan Dekan tengah bergaya bebas. Foto: Biro Media Kreatif

Pelepasan balon oleh Rektor dan Ketua Yayasan Airlangga di halaman Kampus Cheng Ho UM, Jumat (18/12). Foto: Biro Media Kreatif

Pelepasan balon oleh Rektor dan Ketua Yayasan Airlangga di halaman Kampus Cheng Ho UM, Jumat (18/12). Foto: Biro Media Kreatif

Walikota Rizal Effendi mengucapkan selamat Dies Natalis ke-2 UM melalui pesan daring. Foto: Tangkapan layar

Walikota Rizal Effendi mengucapkan selamat Dies Natalis ke-2 UM melalui pesan daring. Foto: Tangkapan layar

Kepala LLDIKTI XI Kalimantan Prof. Udiansyah mengucapkan selamat Dies Natalis ke-2 melalui pesan daring, Jumat (18/12). Foto: Tangkapan layar

Kepala LLDIKTI XI Kalimantan Prof. Udiansyah mengucapkan selamat Dies Natalis ke-2 melalui pesan daring, Jumat (18/12). Foto: Tangkapan layar

Ia menceritakan pengalamannya sebagai pendiri lembaga pendidikan di Surabaya menjadikannya pelajaran yang sangat berharga. Pengalaman itu ia gunakan untuk mengembangkan sayap di Balikpapan dan Samarinda dengan mendirikan lembaga pendidikan formal.

“Memang, pendirian perguruan tinggi ini bermula dari lembaga pendidikan belajar, kemudian lembaga kursus setara diploma satu saat itu,” ungkapnya. Namun seiring dengan perkembangan dan peningkatan lembaga, ia bertekad untuk terus mengembangkan pendidikan di Kota Balikpapan.

Ketika muncul gagasan mendirikan Universitas Mulia, ia mendapat tantangan banyak orang. “Jangan dipikir dulu tidak sempat, tidak bisa, karena pikiran itu jika hasilnya baik (husnudzan), maka semua akan ikut mengarah kepada yang baik,” ungkapnya. Ia bersyukur bahwa cara berpikirnya itu tidak ada kata menyerah.

“Ya kalau gagal ya sudah, tidak diteruskan. Maka Universitas Mulia ini saya teruskan, kadang orang tidak realistis,” ungkapnya.

Hingga saat izin operasional tersebut turun di tahun pertama, ia langsung bertekad meningkatkan Sumber Daya Manusia atau SDM dengan memberikan tugas belajar kepada beberapa dosen muda setiap tahun, baik tugas belajar jenjang Sarjana, Magister, maupun program Doktor.

“Tiap tahun harus ada yang ditugaskan program Doktor, jangan kosong, karena kualitas kita ini bagus,” tegasnya. Ia bertekad agar SDM yang ada di Universitas Mulia semakin meningkat dan semakin berkualitas.

Sementara itu, ucapan selamat Dies Natalis datang dari orang nomor satu di Balikpapan, Walikota Rizal Effendi. Secara singkat Walikota mengucapkan selamat dan sukses kepada civitas academica yang merayakan Dies Natalis ke-2.

Walikota juga berharap Universitas Mulia terus memberikan kontribusi yang terbaik sebagai sumbangsih nyata kepada Kota Balikpapan dalam mewujudkan visinya menjadi global technopreneurship campus, menciptakan sumber daya manusia yang berdaya saing dan berkarakter untuk mendukung pembangunan di Era Industri 4.0.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi atau LLDIKTI XI Wilayah Kalimantan Prof. Udiansyah, mengucapkan selamat atas Dies Natalis ke-2 Universitas Mulia.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XI Kalimantan mengucapkan selamat Dies Natalis ke-2 Universitas Mulia Balikpapan. Semoga bertambah maju dan jaya! Terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.” tutur Prof. Udiansyah.

Ucapan selamat juga datang baik dari penjabat maupun kepala divisi di lingkungan Yayasan Airlangga dengan memberikan semangat untuk terus berkarya. (SA/PSI)