Cover Sidang Terbuka dan Wisuda Sarjana dan Diploma ke-II Universitas Mulia, Sabtu (31/10). Foto: YouTube

UM – Universitas Mulia sukses menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana dan Diploma III yang dilaksanakan daring dan luring di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Sabtu (31/10) hari ini.

Tampak hadir di tempat Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Rektor Dr. H. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H., Wakil Rektor Yusuf Wibisono, S.E., M.T.I dan Mundzir, S.Kom., M.Kom, serta Dekan Fakultas, Keluarga Besar Yayasan Airlangga beserta sebagian dosen dan undangan.

Adapun sebagian dosen, undangan beserta orang tua wisudawan mengikuti kegiatan secara daring yang disiarkan live streaming YouTube. Termasuk Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) XI Kalimantan Prof. Dr. H. Udiansyah, M.S. yang mengikuti kegiatan di kediamannya di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Rektor Universitas Mulia Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. mengatakan bahwa dari 283 wisudawan kali ini, lebih dari 50% telah mendapatkan pekerjaan. Dari tracer study diperoleh data hampir 70% telah bekerja sesuai dengan bidang keilmuan yang dipelajari di kampus.

Berdasarkan tingkat keselarasan diperoleh angka 85,5% bekerja sesuai atau lebih tinggi dari jenjang pendidikan. Sisanya 14,5% bekerja belum sesuai dengan jenjang pendidikan. “Tentu ini merupakan data yang menggembirakan kita semua,” tutur Rektor.

Rektor Dr. H. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H., saat memberikan sambutan dalam Sidang Terbuka dan Wisuda Sarjana dan Diploma ke-II Universitas Mulia, Sabtu (31/10). Foto: YouTube

Rektor Dr. H. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H., saat memberikan sambutan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana dan Diploma ke-II Universitas Mulia, Sabtu (31/10). Foto: YouTube

Prosesi Sidang Terbuka dan Wisuda Sarjana dan Diploma ke-II Universitas Mulia dengan protokol kesehatan dan peserta wajib test rapid, Sabtu (31/10). Foto: YouTube

Prosesi Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana dan Diploma ke-II Universitas Mulia dengan protokol kesehatan dan peserta wajib test rapid, Sabtu (31/10). Foto: YouTube

“Wisuda tahun ini terdapat 34% lulusan dengan predikat Cum Laude atau dengan pujian, 64% sangat memuaskan, dan 2% memuaskan,” ungkapnya.

Dari data tersebut, lulusan tepat waktu Diploma-3 sebanyak 91% dan 64% lulusan S1.

“Masa studi paling cepat dicapai adik kita Saudari Arifah Syafira dari Program Studi Informatika dalam waktu 3 tahun 5 bulan. Sedangkan IPK tertinggi 3,86 dari Prodi Informatika,” ungkap Pak Agung.

Secara keseluruhan rata-rata IPK lulusan tahun ini sebesar 3,42.

Menghadapi tantangan global ke depan, Rektor berpesan kepada para wisudawan agar terus belajar dan berkarya. “Peluang untuk berkarya di ibukota baru sangat terbuka, akan muncul kebutuhan besar untuk berkontribusi pikiran dan tenaga,” tuturnya.

Untuk itu, Rektor berharap agar lulusan mampu berkomitmen dalam bekerja, cerdas secara sosial, berani melakukan inovasi, produktif dalam bekerja, jujur, amanah, dan bertanggung jawab dalam setiap tugas yang diemban.

“Pesan saya, jangan lupa kalian bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, berterima kasih kepada orang tua, keluarga, dan kepada seluruh dosen, tenaga administrasi, dan semua orang yang pernah terlibat dalam pembelajaran,” tuturnya.

Ketua Yayasan Airlangga Hj. Mulia Hayati Deviantie, S.E. mengatakan bersyukur kepada seluruh pihak atas terselenggaranya pendidikan tinggi di lingkungan Yayasan Airlangga, khususnya di Universitas Mulia.

“Dalam beberapa bulan ini kita dipaksa untuk menerima kondisi normal baru yang belum pernah kita bayangkan sebelumnya,” tutur Ibu Muli, panggilan akrab Ibu Mulia Hayati.

Kondisi normal baru ini dipicu adanya pandemi Covid-19 yang merubah kegiatan belajar tatap muka menjadi daring. “Tapi kita patut bersyukur hal ini bisa kita lakukan meski harus mengikuti protokol kesehatan,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengingatkan saat ini Kota Balikpapan dan di seluruh dunia tengah dilanda pandemi Covid-19. Untuk itu,  pemerintah kota tidak main-main menanggulangi bencana non-alam ini.

Untuk itu, ia berpesan agar masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan dan selalu menjaga protokol kesehatan dengan baik. (SA/PSI)