UM– Program Studi S1 Informatika Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) kembali melaksanakan yudisium kepada 71 mahasiswa, Sabtu (3/10) di Kampus Cheng Ho.

Rektor bersama Wakil Rektor, Kaprodi dan Dekan FIKOM Memimpin Yudisium Tahap Kedua

Rektor bersama Wakil Rektor, Kaprodi dan Dekan FIKOM Memimpin Yudisium Tahap Kedua

 

Mahasiswa FIKOM hadiri Yudisium Tahap Kedua

Mahasiswa FIKOM hadiri Yudisium Tahap Kedua

Acara ini menjadi agenda yudisium sesi terakhir yang digelar Universitas Mulia, dimana pelaksanaan wisuda akan digelar pada 31 Oktober mendatang.

Dalam pelaksanaanya, yudisium ini tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Semua peserta yudisium menggunakan masker, dan mencuci tangan sebelum memasuki ruangan. Mereka pun diukur suhu tubuhnya. Serta pengaturan jarak juga dilakukan di dalam ruangan, ini dilakukan guna meminimalisir penyebaran Covid-19.

Acara yang dimulai pukul 08.00 Wita tersebut, dihadiri Rektor Universitas Mulia Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H, Dekan Fikom Wisnu Hera Pamungkas, S.TP., M.Eng, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Mundzir.S.Kom.MT, Kaprodi Informatika Jamal, S.Kom., M.Kom, serta para dosen.

Rektor Universitas Mulia Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. memberikan sambutannya

Rektor Universitas Mulia Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. memberikan sambutannya

Dalam sambutannya Rektor Universitas Mulia mengatakan yudisium kali ini memang menjadi moment yang sangat penting dan mengharukan bagi para lulusan. Karena di tengah Pandemi Covid-19 saat ini, semua kegiatan yang dilakukan secara terbatas, namun pihaknya bisa menjalankannya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan menjaga jarak agar menghindari resiko penularan.

Dia pun berpesan kepada para lulusan agar dapat terus meningkatkan kemampuan yang dimiliki. Dirinya berharap bagi mahasiswi yang sudah bekerja dapat semakin meningkatkan kopetensinya dan yang belum bekerja dapat segera memperoleh pekerjaan. “Bagi yang belum teruslah berkomunikasilah kepada kampus, karena semakin sering kalian berkomunikasi semakin besar kalian mendapatkan peluang pekerjaan,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan Dekan Fikom. Dirinya berpesan dalam kondisi pandemi saat ini, lulusan harus lebih kreatif untuk menjangkau berbagai celah bisnis atau prospek pekerjaan yang sebelumnya belum terpikirkan untuk dikerjakan. “Bagi mereka yang belum bekerja, akan kami karyakan dengan mengajak bergabung dalam inkubator bisnis UM,” katanya.

Dilain pihak Mahasiswa S1 Informatika Catur Dedy yang mendapatkan kesempatan menyampaikan kesan dan pesannya dihadapan para dosen dan teman-temanya menceritakan awal mula ia mengenal kampus yang dulunya bernama Stikom ini, karena adanya pengenalan kampus ke sekolahnya. Dia menyebut bahwa tim yang saat itu berkunjung telah berhasil meyakinkan dirinya untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Mulia Balikpapan.

“Alhamdulillah setelah mendaftar di kampus ini saya sangat semangat dan antusias untuk mengikuti perkuliahan dimana kampus ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap dan gedung yang besar. Serta dosen-dosen yang yang sangat luar biasa,” ujarnya.

“Alhamdulillah kami bisa berdiri disini dan menyelesaikan kuliah kita berkat bapak ibu dosen yang membimbing kami dari awal hingga akhir. Terima kasih sudah sabar dan ikhlas menghadapi kami dan juga para staff UM yang hebat,” katanya.

Catur pun berharap kedepan kampus ini akan menjadi yang terbesar di Balikpapan maupun di Indonesia. “Untuk seluruh dosen yang ada di kampus ini dengan rendah hati kami meminta maaf apabila selama menjadi mahasiswa/mahasiswi  di kampus ini ada perbuatan atau perkataan yang kurang berkenan dihati. Terima kasih atas semua ilmu yang telah diberikan semoga Allah melindungi kita semua,” harapnya. (mra)