Meski masih di tengah pandemi Covid-19 persiapan menjelang tahun ajaran baru 2020/2021 terus dilakukan Universitas Mulia. Walau dipastikan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) akan digelar secara daring, namun tahapan pembagian atribut kampus untuk para calon mahasiwa baru (camaba) tetap dilakukan.

Dengan tetap menerapkan standar protokol kesehatan, sejak 24 hingga 27 Agustus 2020, panitia PKKMB telah membagikan atribut untuk para camaba.

Bapak Drs Suprijadi.M.Pd menjelaskan, official cup (OC) atau atribut yang dibagikan kepada calon mahasiswa baru antara lain jas almamater, topi, kaus dan tas punggung dengan ciri khas Universitas Mulia. “Atribut ini diberikan terlebih dulu sebelum masa PKKMB yang rencananya akan dilakukan pada tanggal 3 hingga 5 September mendatang,” jelasnya.

Dia menyebut, penyerahan OC yang dilaksanakan selama 4 hari, dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, dimulai dari saat camaba memasuki kampus, dengan pengecekan suhu tubuhnya, kemudian mencuci tangan, hingga jaga jarak. “Seluruh camaba tak lupa menggunakan masker. Bahkan untuk menghindari kontak langsung, saat pengisian daftar hadir mereka juga harus menggunakan pulpen yang dibawa masing-masing dari rumah. Hingga saat pembagian atribut selesai mereka diminta untuk lagsung pulang,” katanya.

Pembagian atribut pun dalam sehari dibagi menjadi empat sesi. “Persesi diikuti 25 camaba. Jadi dari pagi hingga siang hari. Ini dilakukan agar tidak terjadi perkumpulan saat penyerahan OC,” terangnya.

Terkait PKKMB di masa pandemi ini, kata Bapak Suprijadi akan digelar secara daring. “PKKMB yang bisanya digelar offline karena pengenalan kampus harus dilakukan dengan berada di kampus, namun karena situasi saat ini masih dalam pandemi, maka akan digelar secara daring dan diisi dengan berbagai materi,” tambahnya.

Materi yang diberikan, lanjutnya, meliputi, kebijakan merdeka belajar atau kampus merdeka yang akan disampaikan oleh Bapak Agung Sakti Pribadi, SH.,MH selaku Rektor Universitas Mulia. Kemudian ada materi pengenalan sistem pendidikan tinggi di Indonesia yang disampaikan oleh Bapak Wisnu Hera Pamungkas S.TP.,M.Eng. “Ada pula Pembinaan Kesadaran kehidupan berbangsa, bernegara dan pembinaan kesadaran bela Negara yang disampaikan oleh saya sendiri. Juga materi Perguruan Tinggi di era revolusi 4.0 dan kehidupan baru pasca Pandemi (new normal) oleh bapak Yusuf Wibisono,SE.,M.TI,” katanya.

Selain itu ada juga materi Smart Integrated Akademic System yang akan disampaikan oleh Bapak Subur Anugerah,ST.,M,Eng. Materi Program Kegiatan akademik dan layanan akademik Mahasiswa oleh Yeyen Dwi Atma, S.Kom, dan Peran fungsi STDC dan Unit Kegiatan Mahasiswa oleh Bapak Mundzir.S.Kom.MT hingga materi Sosialisasi Implementasi MKDU oleh bapak Ivan Armawan,SE.,M.M. “Intinya semua materi akan disampaikan selama tiga hari, dan diikuti oleh seluruh camaba baik dari gelombang satu hingga tiga dari 11 program studi,” pungkasnya. (mra)