Silaturahmi dan Diskusi Tokoh Masyarakat dan Warga Bahas Pembangunan Kota Balikpapan

Moderator HM Rizal Effendi memandu diskusi membahas pembangunan Kota Balikpapan bersama guru besar dan rektor perguruan tinggi di Universitas Mulia, Jumat (17/5). Foto: SA/Kontributor

UM – Universitas Mulia menjadi tuan rumah silaturahmi dan diskusi bersama tokoh masyarakat dan warga membahas pembangunan Kota Balikpapan, bertempat di Hall Cheng Ho Universitas Mulia, Jalan Letjen Zaini Azhar Maulani Balikpapan, Jumat (17/5).

Diskusi dengan topik Sinergi dan Peran Serta Masyarakat Membangun Kota Balikpapan yang Bersih, Indah, Aman, dan Nyaman ini diikuti para guru besar serta Rektor perguruan tinggi, anggota kepolisian dari Polresta, ketua RT serta mahasiswa dan dosen hingga masyarakat umum lainnya.

Direktur Eksekutif Yayasan Airlangga Dr. Agung Sakti Pribadi, dalam sambutannya mengatakan bahwa ia mengundang tokoh masyarakat yang paling memahami Kota Balikpapan untuk diskusi bersama.

“Wali Kota sebelumnya, Pak Cucup Suparna, Pak Imdaad Hamid sudah tidak bersama kita lagi, sudah kembali ke haribaan Allah. Tapi ada Pak Rizal Effendi yang paham Kota Balikpapan,” tutur Dr. Agung.

“Kami, mewakili kampus mengalami kegelisahan, bukan hanya pada lokal Balikpapan, tetapi kegelisahan nasional, bagaimana perpolitikan bisa menjadi semacam dan menghancurkan tatanan yang ada,” tambah Dr. Agung mengawali sambutan.

Dr. Agung kemudian memperkenalkan para narasumber, di antaranya Walikota Balikpapan dua periode HM Rizal Effendi, Prof. Dr. Deni Setya Bagus Yuherawan, Rektor Universitas Balikpapan Dr. Ir. Isradi Zainal, Ketua STIE Balikpapan Prof. Dr. Suhartono, Guru Besar FH Unhas Prof. Dr. Juajir S Kartanegara serta Wakil Rektor Universitas Mulia Yusuf Wibisono, S.E., M.T.I.

Tampak hadir mantan anggota DPRD Balikpapan drg. Syukri Wahid bersama perwakilan masyarakat serta masyarakat umum lainnya.

Peserta diskusi dari tokoh masyarakat dan para undangan. Foto: SA/Kontributor

Peserta diskusi dari tokoh masyarakat dan para undangan. Foto: SA/Kontributor

Para ketua RT setempat sebagai peserta diskusi dan para undangan. Foto: SA/Kontributor

Para ketua RT setempat sebagai peserta diskusi dan para undangan. Foto: SA/Kontributor

“Yang kita bahas di sesi pertama terkait dengan Kota Balikpapan, perkembangan, kegelisahan warga, dan apa yang diinginkan oleh warga Balikpapan,” ujar Dr. Agung.

Menurut Dr. Agung, kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari tridharma perguruan tinggi, yakni Pengabdian kepada Masyarakat dengan meluncurkan aplikasi SmartRT buatan Universitas Mulia.

“Alhamdulillah, SmartRT kita akan perkenalkan dulu. Apa yang akan diketahui pada SmartRT nanti di sesi kedua,” ujarnya.

Ia berharap SmartRT akan membantu masyarakat dengan membuka Command Center, yakni pusat laporan yang mendata pengaduan masyarakat, kemudian dilanjutkan kepada instansi terkait dan ada tindak lanjut penyelesaian.

“Selain SmarRT, kami juga meluncurkan Biro Bantuan Hukum Balikpapan,” tuturnya. Untuk itu, Dr. Agung mengucapkan terima kasih kepada anggota kepolisian yang turut hadir dalam forum silaturahmi dan diskusi.

“Kami mengundang juga beberapa ketua RT. Dalam konsep kami, ketua RT itu nanti kita edukasi. Bagaimana RT itu bisa melaporkan ke tempat kita dari berbagai macam masalah infrastruktur, pendidikan, bansos, air, dan masalah macam-macam,” tuturnya.

Acara kemudian dilanjutkan sesi pertama diskusi yang dimoderatori HM Rizal Effendi. Kemudian sesi kedua membahas tentang SmartRT yang dikembangkan oleh salah seorang dosen Ir. Riovan S Roring, S.Kom., M.Kom dan moderator Yusuf Wibisono.

(SA/Kontributor)