Persiapan Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI, Rabu (12/8). Foto: Biro Media

UM – Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2020 akan tiba. Dipastikan seluruh rakyat Indonesia turut memeriahkan, meski dengan menerapkan sejumlah protokol kesehatan yang ketat, seperti yang tengah dipersiapkan dosen dan karyawan di Universitas Mulia, Rabu (12/8) pagi.

“Peringatan hari kemerdekaan ini sangat penting untuk memaknai dan menghargai perjuangan para pejuang kemerdekaan kita. Ini menjadi pembelajaran bagi kita untuk meneladani semangat dan kegigihan para pejuang merebut dari tangan penjajah,” tutur Dr Agung Sakti Pribadi SH MH, Rektor Universitas Mulia.

Menurut Pak Agung, kegiatan ini merupakan momen penting mengingat hanya setahun sekali. Meski di tahun-tahun sebelumnya kegiatan bertempat di halaman depan Gedung White Campus dengan jumlah peserta terbatas, namun tetap tidak mengurangi semangat peserta. Bahkan, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan pernah hadir memimpin pembukaan PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) STMIK STIKOM Balikpapan, 10 September 2017 silam.

Persiapan Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI, Rabu (12/8). Foto: Biro Media

Persiapan Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI, Rabu (12/8). Foto: Biro Media

Denah dan petugas Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-75 RI di Universitas Mulia, Senin (17/8). Foto: Yustian

Denah dan petugas Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-75 RI di Universitas Mulia, Senin (17/8). Foto: Yustian

Tahun ini diperkirakan jumlah peserta meningkat jika dibanding tahun sebelumnya. Mereka adalah seluruh Karyawan/Guru/Dosen Yayasan Airlangga yang ada di Balikpapan. Di antaranya datang dari SMP Plus Airlangga, SMK Kesehatan Airlangga, SMK Airlangga, dan Universitas Mulia sebagai tuan rumah. Peringatan Detik-detik Hari Kemerdekaan RI ini dipusatkan di halaman Kampus Cheng Hoo Universitas Mulia, Senin (17/8), pukul 7.30 WITA sampai selesai, dilanjutkan dengan lomba-lomba dan makan siang.

Peserta diwajibkan mengenakan pakaian seragam Yayasan Airlangga warna merah batik (atasan), hitam (bawahan), dan jilbab hitam. “Peserta diminta menempati barisan seperti pada denah yang telah diinformasikan ini. Supaya tertib, mohon peserta datang lebih pagi untuk persiapan,” harap Yustian Servanda mengingatkan. Yustian bertindak mengatur jalannya upacara. Ia memiliki pengalaman sebagai salah satu anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) Kota Balikpapan. (SA/PSI)