UM – Universitas Mulia kembali membuka seleksi Program Kreativitas Mahasiswa atau PKM tahun 2021. Panitia seleksi proposal telah membuka pendaftaran proposal PKM lewat masing-masing dosen pembimbing mulai Senin (8/2) sampai dengan Sabtu (20/2) mendatang.

Sekretaris Rektorat Universitas Mulia Suhartati, S.E., M.Kom. mengatakan bahwa PKM ini digelar oleh Kemdikbud RI, berdasarkan Surat Nomor: 0446/E2/TU/2021 tanggal 2 Februari 2021 tentang Tawaran Program Kreativitas Mahasiswa Tahun 2021.

“Kami mengundang Bapak/Ibu Dosen Universitas Mulia untuk mengajukan proposal agar segera mendapatkan akun mahasiswa di Simbelmawa Kemdikbud,” tutur Suhartati.

PKM bertujuan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang berorientasi ke masa depan dan ditempa dengan transformasi Pendidikan Tinggi sehingga menjadi lulusan yang unggul, kompetitif, adaptif, fleksibel, produktif, berdaya saing dengan karakter Pancasila, serta memandu mahasiswa menjadi pribadi yang tahu dan taat aturan, kreatif dan inovatif, objektif kooperatif dalam membangun keragaman intelektual.

Ia mengatakan bahwa dosen pendamping maupun mahasiswa diharap memperhatikan pedoman umum penyusunan proposal PKM berdasarkan Buku Panduan yang diterbitkan Kemdikbud Direktorat Belmawa tahun 2021. Dalam Pedoman tahun 2021, Pelaksanaan PKM dituangkan dalam 9 buku yang terdiri dari Buku 1, Buku 2, dan seterusnya sampai dengan Buku 9.

Setidaknya ada 8 skema PKM yang dibuka tahun ini yakni PKM Bidang Riset (PKM-R), PKM Bidang Kewirausahaan (PKM-K), PKM Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-PM), PKM Bidang Penerapan Iptek (PKM-PI), PKM Bidang Karsa Cipta (PKM-KC), PKM Gagasan Futuristik Konstruktif (PKM-GFK), PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT), dan terakhir PKM Artikel Ilmiah (PKM-AI). (Lihat Tabel Kriteria PKM)

Gambar Tabel Kriteria PKM

Dari tabel tersebut, setiap proposal PKM yang lolos akan mendapatkan pendanaan Rp. 5 juta sampai dengan Rp. 10 juta. Sedangkan Karya Tulis atau Artikel Ilmiah mendapatkan pendanaan sebesar Rp. 3 juta.

Adapun prosedur pendaftaran dengan mengikuti tata cara sebagai berikut.

  1. Proses pelaksanaan PKM melalui laman https://simbelmawa.kemdikbud.go.id
  2. Pedoman PKM 2021 dapat diunduh di laman simbelmawa. Jenis PK yang dapat diusulkan adalah PKM 5 bidang (PKM-R, PKM-PM, PKM-K, PKM-PI, PKM-KC), PKM-KT (PKM-AI dan PKM-GT), dan PKM-GFK.
  3. Perubahan nama skema PKM-PI bidang PKM-P menjadi PKM-R, PKM-M menjadi PKM-PM, PKM-T menjadi PKM-PI dan perubahan proses pengusulan proposal dan pelaksanaan PKM-GFK yang sebelumnya insentif menjadi bersifat pendanaan.
  4. Perguruan tinggi (PT) wajib melakukan evaluasi internal untuk memenuhi kuota di klaster PKM, dibuktikan dengan berita acara hasil evaluasi dan lampiran judul yang diunggah ke simbelmawa oleh operator PT.
  5. Pengusulan proposal melibatkan 4 (empat) akun pengguna yaitu.
    1. Akun operator PT;
    2. Akun pimpinan PT bidang kemahasiswaan yang dibuat oleh Belmawa. Bagi PT baru berdiri atau mengalami perubahan statsu dan.atau belum memiliki akun dapat mengajukan permohonan akun baru melalui http://bit.ly/simbelmawa-akun-pt-pkm atau https://s.id/simbelmawa-akun-pt-pkm
    3. Akun dosen pendamping
    4. Akun mahasiswa dibuat sistem otomatis setelah operator PT mendaftarkan usulan
  6. Seorang mahasiswa dapat bergabung pada lebih dari 2 (dua) tim pengusul, tetapi hanya dapat terlibat dalam 2 (dua) judul yang didanai (sebagai ketua dan anggota, atau keduanya sebagai anggota) di semua jenis PKM. Seorang dosen pendamping dapat mendampingi maksimal 10 (sepuluh) tim pengusul yang diajukan di semua jenis PKM.

 

Dijelaskan, PKM merupakan salah satu wujud implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud RI pada tahun 2021 di bawah pengelolaan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa). PKM merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan, mewadahi, dan mewujudkan ide kreatif serta inovatif mahasiswa.

Dalam upaya mengakomodasi perkembangan ide kreatif dan inovatif mahasiswa tersebut, PKM terus dikembangkan dan disempurnakan sehingga mahasiswa mampu mengantisipasi, memahami bahkan berkontribusi untuk mewujudkan tujuan kehidupan dunia yang dicanangkan PBB dalam 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) tahun 2015-2030.

Ayo, daftarkan proposalmu segera!

(SA/PSI)