UM – Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) kembali menggelar yudisium sesi kedua, Sabtu (26/9/20). Kali ini giliran Program Studi S1 Informatika. Ada sebanyak 71 mahasiswa yang hari ini resmi menyandang gelar Sarjana Komputer atau S.Kom.

Yudisium Informatika FIKOM

Yudisium Mahasiswa Prodi Informatika FIKOM (26/09/2020)

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19, yudisium digelar di Kampus Cheng Ho. Semua peserta yudisium diwajibkan menggunakan masker. Sebelum memasuki ruangan mereka juga diwajibkan untuk mencuci tangan dan diukur suhu tubuh. Tak hanya itu, jarak-antar peserta yudisium juga diatur sesuai dengan protokol kesehatan guna meminimalisir penyebaran Covid-19.
Sama seperti sebelumnya, acara dimulai tepat pukul 08.30. Diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya kemudian Hymne Balikpapan. Yang dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) lulusan oleh Kaprodi Informatika Bapak Jamal, S.Kom., M.Kom.

Dekan FIKOM Bapak Wisnu Hera Pamungkas, S.TP., M.Eng, mengatakan, karena masih dalam masa pandemi maka gelaran yudisium harus menyesuaikan kondisi pandemi dan mempertimbangkan kapasitas ruangan. “Jadi sebelumnya sudah 49 lulusan dari D3 Sistem Informasi. Maka hari ini dan minggu depan untuk informatika masing-masing meluluskan 71 mahasiswa,” katanya.
Pada tahun ini tercatat 294 mahasiswa lulus dari Universitas Mulia. Ini berasal dari dua fakultas, yakni Fakultas Ilmu Komputer dan Fakultas Ekonomi Bisnis.

Menurutnya, lulusan Universitas Mulia di tahun ini lebih istimewa. Sebab, pihak manajemen kampus berusaha mempertahankan kualitas di tengah dorongan penerapan protokol kesehatan.
Sebagaimana diketahui, baik anak sekolah maupun mahasiswa melakukan pembelajaran daring di masa pandemi. Sehingga tak ada tatap muka hingga pertemuan bimbingan.
“Karena keterbatasan kita harus melakukan ujian secara online, itu yang menjadi lulusan kali ini cukup spesial. Menerapkan prokes di samping kualitas,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik UM Bapak Yusuf Wibisono, S.E., M.TI. Menyampaikan bahwasannya para lulusan memiliki tantangan untuk membuktikan ke masyarakat. Sarjana komputer diyakinkan memiliki keunggulan dari segi pola pikir, berbeda dengan anak bangsa yang tidak memiliki kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi.

Kemampuan ini juga akan didukung dengan sertifikasi. Khususnya bagi mereka yang berkeinginan difasilitasi lembaga sertifikasi profesi dan BNSP.
“Di tahun ini ditawarkan skema basis data untuk web. Ini yang ditawarkan. Agar selain ijazah dan transkip, mereka punya sertifikat dengan logo garuda,” pungkasnya. (mra)