Tag Archive for: Dies Natalis

Balikpapan, 16 Desember 2025— Pelaksanaan Airlangga Saptalomba Internal Championship (ASIC) Vol. 1 dalam rangka Dies Natalis Yayasan Airlangga memperlihatkan bahwa kompetisi olahraga dan rekreasi internal tidak semata berfungsi sebagai ajang lomba, tetapi juga sebagai medium pembelajaran sosial dan kelembagaan. Hingga pertengahan Desember 2025, empat cabang lomba telah rampung dilaksanakan, yakni futsal, badminton, catur, dan tenis meja, sementara tiga agenda lain—Tumpeng Competition, Jalan Santai, dan Fun Quiz—dijadwalkan berlangsung pada 20 Desember 2025.

Ketua Panitia Dies Natalis Yayasan Airlangga, Dicky Satrio Ikhsan Utomo, S.Kom., M.Kom., menilai pelaksanaan lomba sejauh ini berjalan dalam koridor yang terorganisasi dengan baik dan menunjukkan tingkat partisipasi yang konsisten dari seluruh unit. Menurutnya, keberhasilan panitia bukan hanya terletak pada kelancaran teknis, tetapi pada tumbuhnya iklim kompetisi yang sehat dan partisipatif.

Ketua Panitia Dies Natalis Yayasan Airlangga, Dicky Satrio Ikhsan Utomo, S.Kom., M.Kom.

“Tahun ini, dinamika pertandingan terasa lebih hidup. Beberapa cabang bahkan menunjukkan peningkatan kualitas kompetisi dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Dicky.

Kompetisi yang Menguji Strategi, Bukan Sekadar Keterampilan

Dari sejumlah cabang yang telah dipertandingkan, futsal dan badminton menjadi dua nomor yang paling menyita perhatian. Kedua cabang ini dinilai paling kompetitif, terutama dengan munculnya divisi Tendik Universitas Mulia sebagai penantang baru yang mampu mengubah peta persaingan.

Pada cabang catur, Universitas Mulia keluar sebagai juara setelah memimpin klasemen akhir dengan 9 poin, hasil dari tiga kemenangan dan satu kekalahan. Keunggulan Universitas Mulia tidak hanya ditentukan oleh jumlah kemenangan, tetapi juga oleh efektivitas strategi permainan, tercermin dari selisih poin papan yang lebih baik dibandingkan pesaing terdekatnya, Tendik UM Airlangga, yang juga mengoleksi 9 poin namun memiliki selisih nol. Sementara SMK Airlangga menempati posisi ketiga, disusul Yayasan Airlangga dan SMP Airlangga.

Di badminton, dominasi Tendik UM terlihat lebih tegas. Menyapu bersih seluruh pertandingan, Tendik UM meraih medali emas dengan catatan empat kemenangan, 12 poin, dan selisih angka +12. Konsistensi permainan dan kedalaman tim menjadi faktor kunci, sementara SMK Airlangga dan Universitas Mulia masing-masing mengamankan perak dan perunggu.

Adapun di futsal, Universitas Mulia tampil sebagai juara dengan performa ofensif yang mencolok. Dari empat pertandingan, tim ini mencetak 16 gol dan hanya kebobolan dua kali, menghasilkan selisih gol +14. Capaian ini menegaskan bahwa keunggulan tidak hanya dibangun dari kemampuan individu, tetapi dari koordinasi tim dan pengelolaan strategi pertandingan. Tendik UM menyusul di posisi kedua, diikuti BPH Yayasan dan SMK Airlangga yang bersaing ketat di papan tengah.

Direktur Eksekutif BPH Yayasan Airlangga, Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H., berhadapan dengan H. M. Rizal Effendi, S.E., dalam salah satu pertandingan cabang olahraga pada rangkaian ASIC Vol. 1.

Sistem Beregu dan Pembentukan Kohesi Antarunit

Salah satu pendekatan yang secara sadar diterapkan panitia pada ASIC Vol. 1 adalah penekanan pada sistem beregu. Bagi Dicky, pilihan ini bukan tanpa alasan. Sistem beregu mendorong setiap unit untuk membangun komunikasi internal, membagi peran, serta merumuskan strategi secara kolektif.

“Pemenang tahun ini bukan hasil kerja individual. Setiap tim dipaksa untuk duduk bersama, menyusun strategi, dan saling menutupi kekurangan,” jelasnya.

Pendekatan ini berdampak langsung pada interaksi lintas unit pendidikan di bawah Yayasan Airlangga. Guru, tenaga kependidikan, dan civitas akademika dari berbagai jenjang tidak lagi bertemu dalam konteks struktural formal, tetapi dalam ruang sosial yang setara dan kolaboratif.

Kaprodi Hukum Universitas Mulia, Ashar, melepaskan tendangan (shoot) ke arah gawang lawan pada pertandingan futsal ASIC Vol. 1.

Partisipasi sebagai Pernyataan Komitmen

Di tengah persaingan yang ketat, terdapat pula cerita-cerita kecil yang justru merepresentasikan makna Dies Natalis secara lebih substantif. Salah satunya datang dari SMP Airlangga, yang hanya berbekal empat orang peserta, namun tetap mengikuti seluruh cabang lomba hingga tuntas.

Bagi panitia, partisipasi tersebut tidak dapat diukur dengan medali atau peringkat.

“Ini soal komitmen dan semangat kebersamaan. Dengan keterbatasan personel, mereka tetap hadir dan menyelesaikan semua lomba,” ungkap Dicky.

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Universitas Mulia, Wibisono bersiap menangkis serangan lawan dalam pertandingan bulu tangkis ASIC Vol. 1.

Klasemen Medali dan Dinamika yang Masih Terbuka

Secara agregat, klasemen sementara perolehan medali menunjukkan persaingan yang masih terbuka. Universitas Mulia dan Tendik UM sama-sama mengoleksi tiga medali, dengan komposisi yang berbeda—Universitas Mulia unggul pada emas, sementara Tendik UM kuat di perak. SMK Airlangga menyusul dengan tiga medali, sedangkan BPH Yayasan dan SMP Airlangga masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisi pada cabang yang belum dipertandingkan.

Dengan masih tersisanya beberapa agenda utama, ASIC Vol. 1 belum mencapai klimaksnya. Namun satu hal yang sudah terbaca jelas: Dies Natalis Yayasan Airlangga tahun ini tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi ruang aktualisasi nilai kerja sama, strategi kolektif, dan kohesi kelembagaan—nilai-nilai yang relevan dengan denyut kehidupan akademik itu sendiri. (YMN)

Lisda, dosen PGPAUD Universitas Mulia, melakukan smash untuk menyambut bola dari tim lawan pada pertandingan tenis meja dalam rangkaian ASIC Vol. 1.

 

Ketua BRIDA Jawa Timur Dr. Andriyanto, S.H., M.Kes saat memberikan orasi ilmiah pada Dies Natalis VI universitas Mulia di Ballroom Cheng Ho, Rabu (18/12). Foto: Media Kreatif

Orasi Ilmiah Dies Natalis VI, Universitas Mulia Didorong Menjadi Innovation Hub

UM – Dalam peringatan Dies Natalis ke-6 Universitas Mulia yang berlangsung di Ballroom Cheng Ho, Rabu (18/12), Ketua Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jawa Timur, Dr. Andriyanto, S.H., M.Kes., memberikan orasi ilmiah bertajuk “Urgensi Inovasi Bagi Sivitas Akademika Universitas Mulia Menyongsong Generasi Emas 2045”.

Orasi ilmiah ini menjadi momentum refleksi dan motivasi bagi sivitas akademika Universitas Mulia untuk mengubah paradigma berpikir dan membangun mentalitas inovasi sebagai pondasi menuju masa depan yang lebih baik.

Dalam orasinya, Dr. Andriyanto menegaskan bahwa inovasi bukanlah sekadar konsep abstrak, tetapi harus menjadi kebiasaan dan mentalitas yang tertanam dalam diri setiap individu.

“Kita harus meninggalkan pola lama, cara berpikir kita harus extraordinary. Kita tidak bisa lagi hidup dengan cara yang biasa,” ungkapnya.

Mengawali orasinya, Dr. Andriyanto menyoroti era disrupsi dan Society 5.0, di mana perubahan terjadi dengan sangat cepat dan menjadi keniscayaan. Ia menekankan pentingnya sikap adaptif dalam menghadapi tantangan zaman dan meninggalkan pola pikir lama.

“Kita harus bisa melompat dan bahkan melampaui batas dalam meraih tujuan,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan perbedaan mendasar antara kreativitas dan inovasi. Kreativitas adalah kemampuan menciptakan sesuatu yang baru, sedangkan inovasi menambahkan nilai ekonomis pada kreativitas tersebut.

“Inovasi harus memiliki nilai tambah, khususnya dalam konteks manfaat ekonomi dan kemaslahatan umat,” ujar Dr. Andriyanto.

Ia memberikan contoh konkret seperti memanfaatkan teknologi untuk kemaslahatan umat, dan mengajak universitas untuk bekerjasama dengan UMKM dalam rangka hilirisasi.

“Saya lebih banyak mendengar daripada berbicara,” ungkapnya, mengutip dari seorang tokoh sukses.

Ia menekankan pentingnya mendengarkan dan memahami aspirasi serta kebutuhan mahasiswa dan masyarakat, sebagai landasan untuk berinovasi.

Melalui contoh negara Swiss, Dr. Andriyanto menunjukkan bagaimana sebuah bangsa dapat menjadi negara yang paling inovatif di dunia dengan menjadikan inovasi sebagai kebiasaan. Ia mengajak seluruh hadirin untuk meniru kebiasaan berpikir kritis dan analitis seperti Isaac Newton.

“Jangan hanya menjadi seperti anjingnya Newton yang diam saja saat mendengar kelapa jatuh, tetapi jadilah seperti Newton yang berpikir, menganalisis, dan mencari solusi,” katanya penuh makna.

Untuk menanamkan budaya inovasi, Dr. Andriyanto menawarkan tiga langkah strategis. Pertama, Behavior Change Communication, yaitu menjadikan inovasi sebagai kebiasaan melalui komunikasi perubahan perilaku.

Kedua, Demand Creation, yaitu menciptakan permintaan terhadap universitas, seperti permintaan dari masyarakat dan mahasiswa. “Bagaimana caranya masyarakat datang, meminta kita untuk memberikan konsultasi, atau pembinaan?” jelasnya.

Ketiga, Enabling Environment, yakni membentuk lingkungan yang mendukung tumbuhnya inovasi. “Ciptakan ekosistem inovasi yang berkelanjutan, di mana penelitian, kebaruan, dan kemanfaatan berjalan seiring,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa inovasi harus berbasis penelitian, memiliki kebaruan, memberikan manfaat, dan bersifat berkelanjutan. Dengan membangun Innovation Hub, perguruan tinggi dapat menjadi pusat solusi untuk berbagai masalah yang dihadapi masyarakat.

Dr. Andriyanto bersama Dr. Agung Sakti dan Prof. Muhammad Ahsin Rifa'i. Foto: Vio/MediaKreatif

Dr. Andriyanto bersama Dr. Agung Sakti dan Prof. Muhammad Ahsin Rifa’i. Foto: Vio/MediaKreatif

Orasi Ilmiah Ketua BRIDA Jatim Dr. Andriyanto tentang Kelemahan Pengembangan Inovasi. Foto: SA/Kontributor

Orasi Ilmiah Ketua BRIDA Jatim Dr. Andriyanto tentang Kelemahan Pengembangan Inovasi. Foto: SA/Kontributor

Orasi Ilmiah Ketua BRIDA Jatim Dr. Andriyanto tentang Instrumen Membangun Inovasi. Foto: SA/Kontributor

Orasi Ilmiah Ketua BRIDA Jatim Dr. Andriyanto tentang Instrumen Membangun Inovasi. Foto: SA/Kontributor

Orasi Ilmiah Ketua BRIDA Jatim Dr. Andriyanto tentang Proses Membudayakan Inovasi. Foto: SA/Kontributor

Orasi Ilmiah Ketua BRIDA Jatim Dr. Andriyanto tentang Proses Membudayakan Inovasi. Foto: SA/Kontributor

Pentingnya Generasi Muda untuk Indonesia Emas 2045

Dr. Andriyanto menekankan peran strategis perguruan tinggi dalam mempersiapkan generasi muda untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Dengan bonus demografi yang menjadi peluang besar, Indonesia harus mempersiapkan generasi muda yang inovatif dan kompetitif.

“Kita punya bonus demografi, tapi kalau hanya itu-itu saja kita tidak akan maju,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa pemimpin yang baik adalah pemimpin yang transformasional dan adaptif.

“Kita semua adalah pemimpin yang akan mempertanggungjawabkan setiap tindakan kita di akhirat. Mari kita menjadi pemimpin yang mampu melihat perubahan dengan baik,” ajaknya.

Dalam penutup orasinya, Dr. Andriyanto mengajak seluruh sivitas akademika Universitas Mulia untuk menjadi agen perubahan yang proaktif. “Kesuksesan ada di tangan kita, dan kolaborasi, sinergitas serta inovasi adalah kunci untuk mencapai hal itu,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kontribusi setiap individu untuk kemajuan universitas. “Jika kita adalah bagian dari Universitas Mulia, mari berikan kontribusi terbaik. Jangan takut untuk melakukan perubahan,” pungkasnya.

Orasi ilmiah ini menjadi tonggak penting bagi Universitas Mulia dalam membangun budaya inovasi, sekaligus memotivasi sivitas akademika untuk bertransformasi dan mengambil peran aktif dalam menciptakan masa depan yang lebih baik. (SA/Kontributor)

Rektor Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa'i menyempaikan roadmap visi besar Universitas Mulia pada Dies Natalis VI, Rabu (18/12). Foto: SA/Kontributor

Perkuat Komitmen Menuju Global Technopreneur Campus

UM – Universitas Mulia memperingati Dies Natalis VI, pada Rabu (18/12) bertempat di Ballroom Cheng Ho Kampus Utama. Dalam pidatonya, Rektor Universitas Mulia menegaskan pencapaian signifikan yang telah diraih selama enam tahun perjalanan dan visi besar dalam roadmap yang akan dicapai pada tahun 2045 mendatang.

Rektor Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa’i, M.Si menyampaikan bahwa Dies Natalis kali ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan universitas sejak didirikan enam tahun lalu.

“Kami telah mencapai milestone pertama sebagai Teaching University pada tahun 2025 dan kini bergerak menuju target berikutnya menjadi Research University pada 2026-2030,” ujar Rektor.

Capaian akademik yang signifikan meliputi 519 publikasi ilmiah, 70 Hak Kekayaan Intelektual (HKI), dan 53 buku yang dihasilkan oleh dosen dalam tiga tahun terakhir.

Rektor Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa'i menyempaikan roadmap visi besar Universitas Mulia pada Dies Natalis VI, Rabu (18/12). Foto: SA/Kontributor

Rektor Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa’i menyempaikan roadmap visi besar Universitas Mulia pada Dies Natalis VI, Rabu (18/12). Foto: SA/Kontributor

Universitas Mulia juga memperkuat kemitraan dengan 72 institusi, termasuk kolaborasi internasional, di antaranya dengan Caraga State University, Universiti Teknikal Malaysia Melaka, Universitas Malaysia Sarawak.

Saat ini, dengan jumlah mahasiswa mencapai 3.443 orang yang didukung oleh 127 dosen, dengan rasio dosen terhadap mahasiswa sebesar 1:27 sesuai standar nasional.

Berdasarkan tracer study pada Oktober 2024 lalu, menunjukkan masa tunggu lulusan untuk mendapatkan pekerjaan pertama hanya 3,67 bulan, dengan tingkat kepuasan pengguna alumni sebesar 92,59%.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Universitas Mulia telah mengajukan pembukaan empat program studi baru, yakni Teknik Sipil, Teknik Industri, Teknologi Pangan, dan Desain Komunikasi Visual.

Langkah ini bertujuan mendukung pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) serta menjawab kebutuhan sumber daya manusia di berbagai sektor.

Rektor juga memberikan perhatian pada peran aktif mahasiswa dalam kegiatan akademik dan non-akademik melalui 12 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang mencakup seni, debat bahasa Inggris, dan robotik.

Prestasi mahasiswa dari tahun ke tahun, baik di tingkat regional maupun nasional, diharapkan terus meningkat.

Acara Dies Natalis ini juga menghadirkan orasi ilmiah dari Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Timur, Dr. Andriyanto, S.H., M.Kes., yang memberikan wawasan inspiratif kepada para hadirin.

Peringatan Dies Natalis ke-6 Universitas Mulia ini menegaskan langkah universitas untuk semakin maju dan berkontribusi di era transformasi global.

Berikut selengkapnya Pidato Rektor pada Dies Natalis VI

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh,

Selamat pagi, salam sejahtera untuk kita semua, Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, salam kebajikan.

Alhamdulillahirabbil’alamin, segala puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa. Atas izin-Nya, kita dapat menghadiri acara peringatan Dies Natalis ke-6 Universitas Mulia Tahun 2024.

Shalawat dan salam kita haturkan kepada junjungan kita, Nabi Besar Muhammad Shallallahu alaihi wasallam, nabi akhir zaman, pembawa risalah kebenaran dan teladan umat manusia sepanjang masa.

Kepada yang saya hormati:
Ketua Yayasan Airlangga beserta jajarannya,
Direktur Eksekutif BPH Yayasan Airlangga, Bapak Dr. Agung Sakti Pribadi,
Para pimpinan perusahaan mitra Universitas Mulia,
Para pimpinan perguruan tinggi se-Kota Balikpapan,
Para Wakil Rektor, Kepala Lembaga, dan Kepala UPT,
Para Dekan, Wakil Dekan, dan Ketua Program Studi di lingkungan Universitas Mulia,
Para Kepala Biro, Kepala Bagian, dan Kepala Sub Bagian di lingkungan Universitas Mulia,
Para dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Universitas Mulia,
Presiden BEM Universitas Mulia beserta seluruh pengurus UKM di lingkungan Universitas Mulia,
Serta seluruh undangan yang hadir pada hari ini.

Bapak Ibu yang saya hormati,

Atas nama Pimpinan Universitas Mulia, kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bapak Ibu pada acara ini khususnya kepada Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, BRIDA Provinsi Jawa Timur, Bapak Dr. Andriyanto, S.H., M.Kes. Tepuk tangan untuk Bapak Andriyanto .

Yang dengan kesibukannya menyempatkan waktunya untuk berhadir dan berkenan memberikan orasi ilmiah yang nanti akan kita simak bersama.

Hadirin yang saya hormati,

Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan saya menyampaikan pidato dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-6.

Dies Natalis merupakan peristiwa penting yang menandai awal perjalanan pendidikan dari satu lembaga pendidikan. Dies Natalis mempunyai makna yang penting, karena bukan hanya sebagai penanda bertambahnya usia, tetapi juga menjadi penanda kedewasaan dalam perkara dan merupakan suatu kesempatan untuk menguatkan komitmen akan perubahan demi kemajuan Universitas Mulia.

Mengawali pidato ini, izinkan saya menyampaikan sekilas kiprah Universitas Mulia dalam 6 tahun terakhir sebagai bentuk akuntabilitas atau pertanggungjawaban kami kepada orang tua yang menitipkan anak-anaknya untuk dididik di kampus ini, juga kepada seluruh stakeholder termasuk pemerintah Kota Balikpapan yang telah bekerjasama di bidang Pendidikan, penelitian dan pegabdian kepada masyarakat.

Hadirin yang kami hormati,

Universitas Mulia terus berupaya menggapai mimpi besar kami menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berwawasan global di bidang Technopreneurship pada tahun 2045.

Kami memiliki 5 tahapan dalam mencapai visi besar. Insya Allah pada tahun depan 2025 milestone tahap pertama kami berakhir.

Selama 6 tahun ini kami berupaya untuk meningkatkan SDM, meningkatkan sarana-prasarana, meningkatkan organisasi, penguatan organisasi, dan meningkatkan pembelajaran sehingga dapat memenuhi milestone pertama kami menjadi Teaching University.

Selanjutnya, kami akan tinggal landas menuju milestone yang kedua. Insya Allah pada tahun 2026 sampai 2030, kami akan menjadi Research University.

Salah satu indikatornya di dalam Research University itu, kami akan melakukan adalah penguatan di bidang technopreneur baik dalam proses pembelajaran, riset, dan pemberdayaan masyarakat di bidang Technopreneur, sebagaimana visi kami di tahun 2024.

Untuk mewujudkan tahapan ini juga, kita telah membentuk berbagai wadah untuk memfasilitasi dan menginkubasi para mahasiswa dan alumni, termasuk masyarakat yang dapat kelak menjadi wirausaha baru berbasis teknologi.

Saat ini, Universitas Mulia dengan semangat baru, kita memiliki yang namanya inkubator bisnis. Kita harap inkubator bisnis ini menjadi wadah para mahasiswa yang memiliki wirausaha, ataupun yang sudah memiliki usaha, masyarakat yang juga sudah memiliki usaha untuk kita inkubasi dalam inkubator bisnis ini.

Tujuannya tidak lain adalah sebagaimana yang sudah saya sampaikan pada saat main sekon kedua ini. Karena kita di 2026-2030 akan fokus kepada pendidikan, tetapi juga mulai memikirkan agar technopreneur itu akan tumbuh dan berkembang.

Para dosen Universitas Mulia juga terus kami upayakan lagi di dosen yang profesional, sebagaimana undang-undang.

Untuk mewujudkan tersebut, para dosen kami dorong untuk mengikuti berbagai sertifikasi kompetensi, antara lain wajib mengikuti pekerti, wajib mengikuti AA, dan juga kita anjurkan seluruh dosen agar semuanya bisa sertifikasi pendidikan atau serdos, sertifikasi kompetensi, dan sertifikasi profesi lainnya, baik nasional maupun internasional.

Berbagai karya besar telah dihasilkan oleh para dosen dengan karya-karya inovatif selama 3 tahun ini dalam berbagai publikasi nasional dan internasional dalam bentuk jurnal maupun prosiding. Kita sudah menghasilkan 519 publikasi, 266 publikasi yang sudah diikuti oleh para peneliti dalam dan luar negeri.

Kita memiliki 70 HKI, 53 buku, dan ratusan karya robotik dan produk akhir, dan lain-lain. Saat ini, kami telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak baik di tingkat regional Kalimantan, nasional maupun internasional.

Kami telah memiliki kerjasama di bidang pendidikan sebanyak 18 kerjasama, bidang penelitian dari 24 kerjasama, dan bidang PKM sebanyak 30 kerjasama.

Beberapa contoh yang sudah kita lakukan kerjasama di tingkat internasional adalah dengan Universitas Malaysia Sarawak, dan kerjasama ini kami rasakan masih kurang.

Oleh sebab itu, 2026 sampai 2030 yang menjadi prioritas kami akan membangun kerjasama dengan berbagai universitas agar kita bisa menunjukkan kontribusi di bidang tridharma kepada stakeholder yang ada di tingkat nasional dan internasional.

Pada tahun ini, Universitas Mulia juga telah menyelenggarakan beberapa konferensi di tingkat nasional dan internasional. Di antaranya yang sudah dilakukan adalah seminar nasional SEMINASTIKA, kemudian SAFANA yang dilakukan oleh Program Studi Farmasi dan juga seminar Internasional ICSintesa dengan pembicara dari berbagai negara yang sudah kita lakukan dan Alhamdulillah berjalan dengan lancar.

Para dosen kita juga aktif menjadi tenaga ahli dan narusumber di berbagai tingkatan. Di tingkat kota, provinsi, dan atas peserta personal maupun organisasi. Hal ini membuktikan bahwa Universitas Mulia telah mendapat kepercayaan dari berbagai pihak dan telah menjadi rujukan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Hadirin yang kami muliakan,

Hingga tahun 2025 kami telah memiliki tiga fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Yang kedua adalah Fakultas Ilmu Komputer. Yang ketiga adalah Fakultas Humaniora dan Kesehatan. Fakultas Ekonomi Bisnis terdiri S1 Akuntansi dan S1 Manajemen.

Fakultas Ilmu Komputer, kami memiliki tiga program studi. S1 Informatika, S1 Sistem Teknologi Informatika, dan S1 Sistem Informasi. Fakultas Humaniora dan Kesehatan, terdiri dari S1 Hukum, S1 Farmasi, dan S1 Pendidikan Guru Anak Usia Dini.

Dan kami juga memiliki kampus yang namanya PSDKU, Program Studi Di luar Kampus Utama, yaitu di Samarinda, dengan Program Studi S1 Sistem Informasi.

Semua program studi yang saya sebutkan tadi, Alhamdulillah, sudah terakreditasi baik dan baik sekali dari BAN-PT dan LAM-PT.

Kemudian sebagai informasi awal, mudah-mudahan ini menjadi kenyataan, kami juga sudah mengajukan program studi baru dalam rangka mengantisipasi kehadiran IKN, yang kami prediksi membutuhkan SDM di bidang konstruksi, di bidang industri, kemudian juga dengan adanya kebijakan pemerintah terkait dengan kebijakan makan bergizi nasional.

Maka kami sudah mengusulkan ke Dikti empat program studi baru, dan ini sudah berproses di Dikti, yaitu yang pertama adalah S1 Teknik Sipil, yang kedua adalah S1 Teknik Industri, yang ketiga adalah S1 Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian. Dan yang keempat adalah S1 Desain Komunikasi Visual.

Mohon doanya, kiranya usulan program studi baru kita ini bisa disetujui oleh Dikti. Dan ke depan kami akan terus mengembangkan prodi-prodi baru sesuai dengan kebutuhan di tingkat lokal maupun di tingkat nasional.

Bapak Ibu yang saya hormati,

Saat ini, jumlah mahasiswa kita sebanyak 3.443 orang. Dalam waktu lima tahun kita memiliki student body sebanyak 3.443 orang, dengan dosen 127 orang. Rasionya adalah 1-27. Rasio ini menurut dikti adalah rasio yang cukup ideal untuk melaksanakan sebuah pendidikan.

Setiap tahun kami menghasilkan sarjana baru berkisar 400-500 orang dari berbagai program studi.

Ya, mudah-mudahan lulusan ini dapat berkontribusi untuk membangun Balikpapan, membangun Kalimantan Timur, dan tentunya berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Bapak, Ibu yang kami hormati,

Untuk pertanggung jawaban kami terhadap seluruh stakeholder pada tahun 2025 ini, apakah kami ini baik atau tidak? Atau sudah memenuhi ekspektasi daripada stakeholder? Kami melakukan tracer-study pada bulan Oktober 2024.

Dari seluruh alumni, alumni itu kita survei adalah alumni yang sudah lulus 2 tahun, 3 tahun dan 6 tahun. Bukan yang baru selesai. Tapi berarti kalau ini 2024, kemarin adalah alumni 2022, 2021, 2020. Dari seluruh alumni yang telah mengembalikan jawabannya itu sebanyak 549.

Dari hasil tracer-study yang sangat membanggakan, Bapak-Ibu mungkin ini kita sama-sama dengarkan. Ternyata, rata-rata masa tunggu lulusan kita 3,67 bulan.

Jadi, alumni yang sudah lulus di Universitas Mulia itu bekerja, sudah mendapat pekerjaan pertama kalinya 3,67 bulan. Dan ini sudah memenuhi standar nasional yang mempersyaratkan minimal itu adalah 6 bulan ke bawah.

Kemudian bagaimana dengan pengguna? Bagaimana apakah para pengguna lulusan itu puas terhadap alumni kami?

Dari hasil survei, dari hasil tracer-study, ternyata rata-rata keputusan pengguna lulusan menyatakan sangat baik sebanyak 56,11%, baik 36,47%. Jika digabungkan ternyata baik dan sangat baik mencapai 92,59 persen.

Artinya, lulusan pengguna yang menggunakan lulusan Universitas Mulia itu memiliki kebanggaan atau menilai bahwa lulusan Universitas Mulia itu memiliki kualitas.

Kemudian, kalau kita lihat dari persentase yang bekerja, dari hasil tracer-study, ternyata alumni kita 7,5% itu bekerja di perusahaan multinasional. Tetapi yang membanggakan adalah 43,2% bekerja di level nasional atau berwirausaha berbadan hukum.

Artinya apa?

Kalau banyak alumni kita yang bekerja berwirausaha, berarti apa yang menjadi cita-cita kami menjadi perguruan tinggi di bidang Technopreneur itu akan terwujud. Bahkan juga, bukan hanya 39,42%, bahkan 39,3% juga bekerja berwirausaha di tingkat lokal. Ini adalah data yang kita dapatkan.

Dan yang terakhir adalah, dari hasil tracer-study yang dapat saya sampaikan kepada para hadirin semua, kesesuaian bidang kerja lulusan.

Ya, jadi lulusan yang bekerja itu apakah sesuai bidangnya menurut kompetensinya. Ternyata 20% sangat erat, 22,2% erat dan 37,9% cukup erat. Kita jumlahkan, maka jumlahnya mencapai 80,1%. Itulah gambaran umum lulusan dari Universitas Mulia.

Untuk menggambarkan suasana akademik yang kondusif kebebasan akademik dan kebebasan mimbar akademik, kita juga pada tahun 2024 ini membentuk Badan Eksekutif Mahasiswa, BEM sudah hadir ya di ruangan ini.

Dan juga kita memiliki 12 UKM, yang antara lain adalah yang tadi, UKM Tari.

Jadi mohon maaf kalau misalkan seandainya ada yang kurang puas dengan tarian. Karena mereka itu adalah mahasiswa yang kita sedang belajar. UKM Tari yang sedang terus belajar mengembangkan seni tarinya. Kita juga memiliki UKM bahasa Inggris untuk melakukan debat bahasa Inggris, kita memiliki UKM robotik, dan UKM lainnya, ada 12 UKM yang kita miliki saat ini.

Nah, dengan adanya wadah-wadah aktivitas mahasiswa ini, kita harapkan mahasiswa dapat menumbuhkan minat, bakat, dan nalarnya menjadi mahasiswa yang nanti kelak ketika lulus, memiliki karakter, tidak hanya ahli pada bidang ilmu tertentu, tetapi juga dia memiliki karakter mampu untuk berkomunikasi, mampu untuk bekerjasama.

Yang selama ini menjadi permintaan para user agar karakter ini lebih dikuatkan. Oleh karena itu, kami melakukan berbagai kegiatan-kegiatan akademik mengenai akademik untuk membentuk karakter di Universitas Mulia.

Dan, Alhamdulillah, selama beberapa tahun ini, prestasi mahasiswa di bidang akademik mencapai 26% dan non-akademik mencapai 39%.

Prestasi ini kami rasa masih kurang, tetapi ke depan menjadi komitmen kami untuk memperbanyak prestasi proses mahasiswa dalam rangka membekali mereka menjadi mahasiswa yang tidak hanya pintar pada ilmunya, tetapi mereka mempunyai untuk mempunyai untuk berkomunikasi, mempunyai untuk bekerja sama, dan membentuk karakter-karakter kepribadian yang baik.

Hadirin yang berbahagia,

Menyongsong tonggak sebagai Research University, Universitas Mulia terus berupaya untuk memperkuat kapasitas kelembagaan melalui akreditasi nasional, regional, dan internasional.

Untuk mewujudkan impian ini, kami telah mengimplementasikan berbagai kebijakan, antara lain dengan organisasi dan tata kelola yang baru kita resmikan.

Kita mengubah yang namanya lembaga pengembangan mutu menjadi lembaga pengembangan mutu internal dan pengembangan pendidikan.

Kemudian juga kita mencoba menghidupkan kembali lembaga sertifikasi profesi yang siap mendukung agar setiap alumni, setiap mahasiswa sebelum lulus akan memiliki sertifikasi kompetensi.

Universitas Mulia terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan, sarana dan prasarana bagi civitas akademika Universitas Mulia dan masyarakat luas yang modern dan sesuai standar.

Kami telah menyediakan fasilitas pendidikan seperti ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, fasilitas olahraga, dan peralatan TI yang memadai.

Sistem informasi berbasis IT, termasuk SIM PT, SIM perpustakaan, dan database PBM, untuk memastikan ketersediaan data yang akurat, pengelolaan yang efisien, serta aksesibilitas yang mudah bagi civitas akademika.

Fasilitas kampus kami upayakan ke depan dapat mendukung pembelajaran modern dan inklusif yang mengacu kepada standar nasional Dikti pasal 33 yang mewajibkan menyediakan sarana untuk penyandang disabilitas.

Hadirin yang saya muliakan,

Usia enam tahun adalah usia yang sangat muda. Usia yang harus banyak belajar dan mencontoh praktek-praktek baik dari perguruan tinggi yang sudah maju.

Dengan sumber daya yang kami miliki, saat ini kami terus belajar dan membuat terobosan-terobosan inovatif mandiri dan humanis sebagai mana tagline Universitas Mulia.

Kita tidak puas dengan hasil-hasil yang kita dapatkan sekarang, tetapi kita harus inovatif menghasilkan karya-karya baru. Kita juga harus mandiri.

Jangan sampai karya-karya kita ini bisa disitir oleh orang lain. Kita memiliki kemampuan berdiri di atas kaki sendiri dan berpegang teguh kepada jati diri kita sebagai lembaga pendidikan tinggi.

Dan yang terakhir itu adalah kita juga humanis. Humanis dalam arti adalah apa yang kita dapatkan ini semuanya adalah untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

Bapak-Ibu yang saya hormati,

Kami juga terus menjadikan kampus ini terbebas dari adanya kekerasan seksual, bullying dan intoleran yang menjadi tiga dosa besar pendidikan tinggi saat ini.

Untuk itu kami telah membentuk yang namanya Satgas PPKS, Penanganan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual yang sudah kita bentuk dan mulai jalan di tahun ini.

Kami juga berupaya ke depan menjadi kampus yang ramah terhadap penyandang disabilitas yang akan memberikan layanan khusus bagi penyandang disabilitas serta menyiapkan sarana dan prasarana serta dosen-dosen khusus dan profesional.

Pencapaian Universitas Mulia tidak bisa terlepas dari seluruh peran seluruh civitas akademika dan kolaborasi dengan para stakeholders.

Seiring dengan bertumbuhnya Universitas Mulia, maka harus dibarengi dengan kesejahteraan seluruh warga Universitas Mulia.

Oleh sebab itu, kami sudah membentuk yang namanya UPT yang kami namakan Usaha Pengembangan Bisnis, yang nantinya akan dilengkapi dengan unit-unit bisnis yang kalah menjadi income generating bagi unit sepenuhnya.

Kami menyadari sepenuhnya, perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semua berawal dan berakhir di setiap individu masing-masing.

Oleh karena itu, saya mengharapkan kepada seluruh civitas akademika, jangan menunggu apa-apa, jangan menunggu perintah, ambilah langkah pertama.

Kami mengajak seluruh civitas akademika di Universitas Mulia untuk bersikap proaktif melakukan inovasi yang dibutuhkan oleh perubahan zaman.

Melalui mimbar ini kami juga menyebarkan dan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Airlangga dan jajarannya yang telah bekerja keras menyiapkan dan mendukung segala kebutuhan Universitas Mulia hingga berada pada titik ini. Sehingga kami merasa nyaman untuk terbang mengembangkan sayap menuju visi besar yang kami cita-citakan.

Tepuk tangan buat Yayasan Airlangga dan Universitas Mulia.

Kepada seluruh Sivitas Akademika Universitas Mulia, saya haturkan terima kasih yang tak terhingga yang telah bekerja keras penuh dedikasi dalam mewujudkan UM sebagai Universitas Technoprenuer di tingkat nasional dan Asia Pasifik.

Dengan rasa syukur dan bangga, kita merayakan enam tahun keberhasilan Universitas Mulia. Enam tahun kemajuan, enam tahun inovasi, Universitas Mulia terus berkomitmen menciptakan generasi cerdas dan berkarakter.

Mari rayakan kesuksesan ini dengan semangat dan antusiasme. Terima kasih kepada seluruh civitas akademika yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini. Mari teruslah berkarya dan menginspirasi

Sebelum saya akhiri pidato ini, ijinkan saya berpantun.
Pantun: Berbahasa dengan santun,
Dari kata menuju intonasi lalu ekspresi,
Universitas Mulia telah berusia enam tahun,
Dari Universitas Mulia untuk Indonesia maju berprestasi.
Burung kedasih terbang di halaman,
Bunga asoka mekar di taman,
Terima kasih hadirin yang kami muliakan,
Jayalah Universitas Mulia menuju masa depan.

Sebagai tanda syukur atas usia Universitas Mulia yang ke-6, izinkan saya mengucapkan, “Selamat Ulang Tahun Universitas Mulia yang ke-6.”

Demikian sambutan yang dapat saya sampaikan. Terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu sekalian. Mohon maaf jika terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Saya akhiri dengan mengucapkan:

Wallahu muwafiq ila aqwamith thariq.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Humas UM-Balikpapan, Universitas Mulia merayakan Dies Natalis ke-6 dengan penuh semangat dan antusiasme dalam sebuah acara ceremoni yang diadakan di Hall Gedung Cheng Ho Universitas Mulia, Rabu 19 /12/2024. Mengusung tema “Membangun Indonesia, dengan Inovasi & Technopreneur”, acara ini menegaskan komitmen Universitas Mulia untuk terus menciptakan generasi unggul yang berorientasi pada inovasi dan kewirausahaan berbasis teknologi.

Rektor Universitas Mulia, Prof.Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifai, M.Si, dalam pidatonya menyampaikan, “Enam tahun perjalanan Universitas Mulia adalah bukti nyata dari dedikasi kami dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas, tetapi juga kreatif dan siap menghadapi tantangan global. Dengan tema tahun ini, kami ingin menekankan pentingnya peran inovasi dan technopreneurship dalam membangun Indonesia yang lebih maju menuju generasi Emas 2045.”

Prof Ahsin juga menyampaikan bahwa dalam rangka mengatisipasi kehadiran IKN dibidang konstruksi dan industri serta mendukung program pemerintah pada bidang pangan nasional, Universitas Mulia telah mengajukan Program Studi baru antara lain, (S1)Tehnik Sipil, (S1)Teknik Industri, (s1)Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, (S1)Desain Komunikasi  Visual .

Acara yang dihadiri oleh Direktur Eksekutif BPH Yayasan Airlangga Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H.,M.H. berserta seluruh jajaran nya, jajaran pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, serta mitra Kerjasama strategis.

Dr. Agung Sakti Pribadi menyampaikan dalam sambutan nya  bahwa kita punya tagline Inovasi, mandiri dan humanis, dengan Humanis kita berharap kita sebagai akademisi di Universitas Mulia dengan Mitra dapat bekerjasama dalam membangun kampus kita menjadi lebih baik lagi.Semoga Universitas Mulia menjadi lebih baik dan berguna untuk masyarakat.

Kegiatan Dies natalis kali ini mengundang Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Jawa Timur, Bapak Dr. Andriyanto, S.H., M.Kes, sebagai Orator Ilmiah dengan topik “Inovasi dan Technopreneur”. Beliau menyampaikan bahwa keberhasilan technopreneurship tidak hanya ditentukan oleh ide inovatif, tetapi juga oleh kemampuan untuk mengidentifikasi peluang pasar, merancang model bisnis yang kuat, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak. Dalam lingkungan pendidikan, institusi seperti universitas memiliki peran penting dalam mencetak technopreneur muda dengan menyediakan ekosistem yang mendukung pengembangan keterampilan, riset, dan inkubasi bisnis. Maka kita sebagai pendidik perlu membangun ekosistem tersebut di lingkungan universitas Mulia.

Acara Dies Natalis ini juga dihadiri oleh Mitra kerjasama dan pada kesempatan ini juga telah dilakukan ceremoni penandatangan MoU dengan beberapa Mitra baru antara lain, Badan Riset dan Inovasi Daerah Jawa Timur, Pegadaian, dan APINDO , yang di tandatangani oleh Rektor Universitas mulia Prof.Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifai, M.Si dan beberapa Pimpinan Mitra Terkait didampingi oleh Direktur Eksekutif BPH Yayasan Airlangga Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H.,M.H.

Universitas Mulia terus berkomitmen untuk menjadi institusi pendidikan yang adaptif dan inovatif dalam menjawab tantangan era digital. Dengan semangat Dies Natalis ke-6 ini, Universitas Mulia berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun Indonesia yang maju melalui inovasi dan technopreneurship. ( Humas UM- WN)

Selamat Dies Natalis ke-6, Universitas Mulia!

Selamat Dies Natalis ke-6, Universitas Mulia!

Dr. Agung Sakti Pribadi saat memberikan sambutan pada kegiatan Pentas Musik Mulianniversary dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-5 Universitas Mulia, Minggu (7/1/2024). Foto: Istimewa

UM – Puncak rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-5 Universitas Mulia ditutup dengan Pentas Musik dan Seni Mulianniversary yang digelar di halaman belakang Gedung White Campus, Minggu (7/1) sore. Kegiatan ini turut dimeriahkan berbagai macam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang menjual aneka ragam kuliner.

Direktur Eksekutif Yayasan Airlangga Dr. Agung Sakti Pribadi mengawali sambutannya berinteraksi dengan melempar jokes kepada dua orang Master of Ceremony (MC), Toda dan Mutya, untuk meramaikan acara.

“Nah, tapi saya mau tanya dulu kepada MC-nya ini, tahu tidak kira-kira lima tahun ini Mulianniversary itu sebenarnya baru memang buka atau memang sudah lama?” tanya Dr. Agung.

Sebelumnya, Dr. Agung mengungkapkan kekuatirannya sore tersebut hujan deras. “Saya sempat kuatir, karena tadi itu hujannya deras banget. Jam setengah dua deras. Habis itu jam berapa tadi berhenti, kemudian deras lagi,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Dr. Agung menuturkan bagaimana membangun perguruan tinggi. “Dua hari berturut-turut kita itu habis praraker. Praraker itu merancang program kerja satu tahun ke depan, jangka panjangnya sampai 20 tahun yang akan datang, 2043,” tuturnya.

Dr. Agung kemudian mengenalkan Universitas Mulia ke depan menjadi perguruan tinggi yang dicita-citakan, yakni Global Technopreneur. “Jadi apa yang diinginkan? Ingin menjadi perguruan tinggi yang dasarnya adalah Global Technopreneur,” ungkapnya.

Menurutnya, perguruan tinggi dengan basis Global Technopreneur akan mencetak mahasiswa yang bukan hanya menguasai teknologi saja, melainkan juga menjadi seorang technopreneur.

Technopreneur adalah orang yang membuka peluang usaha dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini.

“Ini salah satu bentuk praktek mereka menjadi technopreneur, wirausaha. Hal-hal yang kecil, pada saatnya, dari yang kecil-kecil ini akan menjadi lebih besar,” harapnya.

Tampak hadir Ketua Yayasan Airlangga Hj. Mulia Hayati Deviantie, Dekan FHK Dr. Mada Aditia W, Ketua Prodi AUD Sri Purwanti, dosen, serta undangan lainnya. Foto: Istimewa

Tampak hadir Ketua Yayasan Airlangga Hj. Mulia Hayati Deviantie, Dekan FHK Dr. Mada Aditia W, Ketua Prodi AUD Sri Purwanti, dosen, serta undangan lainnya. Foto: Istimewa

Ketua Panitia Irfan Ananda Pratama saat membuka acara pentas musik. Foto: Istimewa

Ketua Panitia Irfan Ananda Pratama saat membuka acara pentas musik. Foto: Istimewa

Salah stu pemenang Lomba Seni Tari. Foto: Istimewa

Salah stu pemenang Lomba Seni Tari. Foto: Istimewa

Salah stu pemenang Lomba Seni Tari. Foto: Istimewa

Salah stu pemenang Lomba Seni Tari. Foto: Istimewa

Para penonton menyaksikan pentas. Foto: Istimewa

Para penonton cukup antusias menyaksikan pentas. Foto: Istimewa

Dalam kesempatan ini tampak hadir Ketua Yayasan Airlangga Hj. Mulia Hayati Deviantie, pengurus Yayasan Airlangga Ny. Elly Amalia, Dekan Fakultas Humaniora dan Kesehatan (FHK) Dr. Mada Aditia Wardhana, Ketua Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Sri Purwanti serta Ketua Panitia Irfan Ananda Pratama.

Menurut Irfan, acara Pentas Musik Mulianniversary dimeriahkan bazar makanan oleh UMKM Kota Balikpapan, juga UMKM mahasiswa, yang menempati 16 booth stands yang disediakan panitia. Para pelaku usaha menjual beraneka ragam produk kuliner.

Panitia Pentas Musik Mulianniversary mengundang beberapa kelompok musik atau band lokal yang menghibur pengunjung secara gratis mulai pukul 15.00 Wita hingga pukul 22.30 Wita.

“Ada band-band lokal Balikpapan. Jadi, saya ucapkan selamat menikmati acara hari ini. Silakan menuju booth makanan jika kelaparan dan haus,” kata Irfan.

Salah seorang pelaku UMKM, Vera, mengatakan dirinya berdomisili di Prapatan Kec. Balikpapan Kota. Ia ditemani putranya yang masih kecil sambil melayani pembeli. Booth-nya yang menyediakan jajanan gorengan dan minuman jeruk peras itu cukup ramai. Harga yang ditawarkan sangat terjangkau kantong pelajar dan mahasiswa.

(SA/Puskomjar)

Panitia menyediakan 16 booth standa yang ditempati pelaku usaha UMKM Balikpapan. Foto: Istimewa

Panitia menyediakan 16 booth stands yang ditempati pelaku usaha UMKM Balikpapan. Foto: Istimewa

 

Transaksi digital digunakan para pelaku usaha UMKM. Foto: Istimewa

Transaksi digital digunakan para pelaku usaha UMKM. Foto: Istimewa

Pelepasan balon ke angkasa oleh Rektor Prof. Dr. Muhammad Ahsin bersama Direktur Eksekutif Yayasan Airlangga Dr. Agung Sakti Pribadi bersama Hj. Mulia Hayati Deviantie, disaksikan undangan lainnya, Sabtu (6/1/2024). Foto: Istimewa

UM – Sivitas Universitas Mulia menggelar kegiatan Dies Natalis ke-5 dengan rangkaian kegiatan mulai tanggal 3 – 7 Januari 2024. Kegiatan tersebut diikuti beberapa lapisan masyarakat dan keluarga besar Yayasan Airlangga, seperti pada pelaksanaan Senam Pagi dan Jalan Sehat di sekitar Kampus Utama, Jalan Letjen Zaini Azhar Maulani, Sabtu (6/1).

Rektor Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa’i turut hadir dan mengikuti kegiatan, mengatakan bahwa kegiatan berkumpul bersama ini merupakan acara syukuran bersama devisi yang ada di bawah naungan Yayasan Airlangga dan masyarakat lainnya.

“Kemarin kita sudah melakukan evaluasi capaian program secara mandiri, kemudian kita sudah melakukan laporan pertanggungjawaban keuangan, sudah menyusun program tahun 2024. Nah, setelah selesai, ini bertepatan dengan Dies Natalis, maka kita merehatkan acara puncak diisi kegiatan bersama,” tutur Prof. Ahsin.

Setidaknya lebih dari 100 orang mengikuti senam aerobik yang dipandu Yuni, seorang instruktur senam profesional bersama putrinya. Senam berlangsung di halaman belakang Gedung White Campus sejak pukul 7.00 Wita sampai selesai.

Ketua Yayasan Hj. Mulia Hayati Deviantie, saat dimintai tanggapannya usai mengikuti senam, mengatakan dirinya surprise melihat animo sivitas akademika dan keluarganya mengikuti kegiatan.

“Kebetulan instrukturnya juga oke sekali. Meskipun dia dengan ibunya masih 12 tahun, tapi cara senam dan memperagakannya cukup kompeten,” tutur Hj. Mulia.

Hj. Mulia Hayati Deviatie (biru) bersama instruktur senam Yuni dan putrinya. Foto: Istimewa

Hj. Mulia Hayati Deviatie (biru) bersama instruktur senam Yuni dan putrinya. Foto: Istimewa

Foto bersama usai mengikuti senam aerobik. Foto: Istimewa

Foto bersama usai mengikuti senam aerobik. Foto: Istimewa

Rektor Prof. Dr. Muhammad Ahsin Rifa'i melepas peserta jalan santai dalam rangka Dies Natalis ke-5 Universitas Mulia, Sabtu (6/1/2024). Foto: Istimewa

Rektor Prof. Dr. Muhammad Ahsin Rifa’i melepas peserta jalan santai dalam rangka Dies Natalis ke-5 Universitas Mulia, Sabtu (6/1/2024). Foto: Istimewa

Hj. Mulia berharap kegiatan senam terus dilanjutkan di hari-hari berikutnya. “Mudah-mudahan kegiatan ini tetap berlanjut, meskipun tidak harus waktu Dies Natalis, karena kegiatan olahraga akan membawa kita bersemangat dan berbadan sehat,” tuturnya.

Hj. Mulia berharap, dengan banyaknya kegiatan dalam rangka menyambut Dies Natalis ke-5, Universitas Mulia semakin dikenal luas masyarakat.

“Mudah-mudahan, dengan adanya Dies Natalis, dengan kegiatan yang beraneka ragam ini membuat Universitas Mulia semakin dikenal dan semakin besar animo masyarakat mengenal dan ikut bergabung bersama kami,” harapnya.

Di sela kegiatan, diikuti dengan pelepasan balon ke angkasa oleh Rektor Prof. Ahsin bersama Direktur Eksekutif Yayasan Airlangga Dr. Agung Sakti Pribadi bersama Hj. Mulia Hayati Deviantie, disaksikan undangan lainnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Irfan Ananda Pratama, S.A., M.A mengatakan rangkaian kegiatan digelar adalah untuk mempererat rasa persaudaraan di antara sivitas akademika. “Kita gelar sebelum UAS (Ujian Akhir Semester), kalau sudah UAS pada pulangan,” kata Irfan.

Irfan menyebut ada lima kegiatan yang digelar mengisi Dies Natalis, antara lain pertama Lomba Tari se-Kota Balikpapan yang diikuti siswa-siswi SMA/SMK. Kemudian Lomba Cerdas Cermat antar mahasiswa Universitas Mulia.

Kegiatan ketiga Lomba Debat dalam bahasa Indonesia, dengan peserta juga antar mahasiswa Universitas Mulia. Keempat senam bersama dan jalan santai. Dan yang kelima adalah Mulianniversary Konser Musik yang diramaikan UMKM Kota Balikpapan pada Minggu (7/1) sore.

Hadiah (Door Prize) bagi Peserta yang Beruntung

Di akhir kegiatan, panitia membagikan cukup banyak hadiah yang diundi bagi yang beruntung. Menurut Irfan, hadiah yang disediakan sebanyak 144 paket hadiah. Peserta mendapatkan nomor undian berdasarkan data panitia dan undangan.

“Hampir semuanya dipastikan dapat hadiah. Hadiah utama dibagikan di akhir acara, ada Kulkas dua pintu dan TV Android 32 inchi,” kata Irfan.

Berdasarkan pantauan, hadiah berupa barang elektronik dan alat rumah tangga yang cukup berkualitas. Ada kipas angin duduk, toples, gilingan multifungsi, setrika, dan berbagai macam rupa.

Hadiah utama berupa Kulkas akhirnya diraih karyawan PSDKU Samarinda atas nama Suni. Hadiah berikutnya TV Android diraih karyawan Badan Pengurus Harian (BPH) Yayasan Airlangga atas nama Riskha Tandi Sau.

(SA/Puskomjar)

Humas Um- Lomba pentas tari budaya telah dilaksanakan di Hall gedung Cheng Ho universitas Mulia sebagai salah satu rangkaian kegiatan Dies Natalis Universitas Mulia yang Ke 5. Rabu, 3/1/2024. Kegiatan Tari ini dibuka langsung oleh Rektor Universitas Mulia Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa’i, M.Si dan Direktur Eksekutive BPH Yayasan Airlangga Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. Pembukaan Dies Natalis ini juga dihadiri oleh Ketua BPH Yayasan Airlangga, Ibu MuliaHayati, S.E dan seluruh jajaran yayasan Airlangga.

Kegiatan ini di ketuai oleh bapak  Irfan Ananda Pratama S.A.,M.A. dan diikuti oleh 10 tim tari yang tergabung dalam tari bergenre budaya kalimantan.Juri yang menilai pada kegiatan ini adalah Aricaldy Syahkurnia P, S.Sn (Guru Seni Budaya SMA Negeri 1 Balikpapan), Yunnisa Nur Huda (Ketua UKM Serasi), Opid Caesar (Putra Duta Budaya Balikpapan dan Kaltim 2022). Dalam kegiatan ini Direktur Eksekutive BPH Yayasan Airlangga Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. menyampaikan ” kita harus bangga dengan kebudayaan bangsa kita sendiri dan cara menghargainya adalah dengan menampilkan ragam budaya yang dimiliki oleh negri kita .Kita juga bersama -sama pemerintah dapat mengenalkan serta memasarkan seni budaya yang beragam dinegri ini serta jadikan kegiatan ini sebagai awal dalam melahirkan talent talen tari yang tebaik,” ungkap beliau.

selain itu Rektor Universitas Mulia Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifa’i, M.Si memberi sambutan pembukaan dengan mengingatkan kepada seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir agar kegiata hari ini adalah salah satu bentuk kecintaan kita terhadap ke bhinekaan yang selalu mempersatukan bangsa dengan banyak ragam etnis.beliau juga menyampaikan bahwa dengan hadirnya IKN akan banyak memunculkan ceremonial yang mengedepankan kebudayaan lokal maka kegiatan ini dapat memunculkan potensi putra putri daerah menjadi lebih profesional lagi.pesan beliau ” Universitas Mulia terbuka untuk membantu mengembangkan potensi putra putri daerah khususnya pada kegiatan tari budaya pada hari ini .”ungkap nya.

kegiatan dies natalis Universitas Mulia ini akan diadakan selama 4 hari yang puncak nya nanti akan diadakan pada hari minggu, 7/1/2024 pesan ketua panitia Irfan Ananda Pratama S.A.,M.A. kegiatan Dies Natalis Universitas Mulia ke 5 ini , semoga acara ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi saja namun juga dapat mempererat tali silahturahmi dan persaudaraan kita semua.

Humas/ WN

Pelepasan balon sebagai simbol awal pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) mendatang. Semakin tinggi Universitas Mulia, semakin memberikan yang terbaik untuk bangsa. Disaksikan para undangan dari perusahaan di Balikpapan, Sabtu (18/12). Foto: Nadya Media Kreatif

UM – Universitas Mulia menggelar syukuran Dies Natalis III di Aula Kampus Cheng Ho, Sabtu (18/12). Sebagian sivitas akademika ikut merayakan syukuran dengan hikmat mulai pembukaan, pembacaan doa, pelepasan balon, pesan Rektor, tausiah, potong tumpeng, hingga pembagian hadiah undian.

“Hari ini adalah hari yang berbahagia Universitas Mulia ulang tahun ke-3. Tapi jangan dibayangkan usia orang ya, karena ini usia awal Universitas Mulia yang berasal dari gabungan tiga perguruan tinggi, STIKOM Balikpapan 21 tahun, ASMI Airlangga 18 tahun, dan STMIK SPB Samarinda kurang lebih 8 tahun,” tutur Rektor DR. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. mengawali sambutan.

“Hari ini kita bersyukur, salah satunya adalah memperingati hari jadinya. Kalau saya ingat ini perjalanannya cukup panjang,” ungkapnya kepada seluruh hadirin. Tampak perwakilan sivitas Universitas Mulia dari PSDKU Samarinda.

Rektor mengucapkan terima kasih kepada panitia maupun undangan yang terbatas mengingat masih dalam suasana pandemi. Turut hadir DR. Sartono dari Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan. Tampak pula perwakilan Bank Mandiri, Bank Muamalat, BPD Syariah, maupun perusahaan yang lain.

Acara kemudian diikuti pelepasan balon sebagai simbol awal pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) mendatang. “Semakin tinggi Universitas Mulia, semakin memberikan yang terbaik untuk bangsa. Mulia dan Jaya!” pekik Rektor.

Pelepasan balon sebagai simbol awal pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) mendatang. Semakin tinggi Universitas Mulia, semakin memberikan yang terbaik untuk bangsa. Disaksikan para undangan dari perusahaan di Balikpapan, Sabtu (18/12). Foto: Nadya Media Kreatif

Pelepasan balon sebagai simbol awal pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) mendatang. Semakin tinggi Universitas Mulia, semakin memberikan yang terbaik untuk bangsa. Disaksikan para undangan dan kolega dari perusahaan di Balikpapan, Sabtu (18/12). Foto: Nadya Media Kreatif

Rektor DR. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. saat memotong tumpeng syukuran Dies Natalis III Universitas Mulia, Sabtu (18/12). Foto: Nadya Media Kreatif

Rektor DR. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. saat memotong tumpeng syukuran Dies Natalis III Universitas Mulia, Sabtu (18/12). Foto: Nadya Media Kreatif

Pada kesempatan ini, Rektor mengatakan beberapa rencana ke depan pengembangan infrastruktur kampus terpadu di Jalan Raya Soekarno Hatta di Kilometer 6. “Sekarang ini sedang proses (pendirian),” ungkap Rektor.

Rektor mengatakan bahwa rencana pembangunan gedung baru akan mulai dikerjakan pada tahun 2022 sampai dengan 2025. “Kita akan fokus pada pembangunan di sana, tempatnya juga luas,” tuturnya.

Menurutnya, perkembangan ke depan cukup baik dengan meningkatnya jumlah mahasiswa dan kebutuhan layanan pendidikan. “Januari 2022 ini akan Kita bangun laboratorium khusus untuk Program Studi Farmasi,” tuturnya.

Untuk itu, Rektor juga sangat memperhatikan kesiapan sumber daya manusia (SDM) untuk memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur ke depan, baik pembangunan Universitas Mulia maupun Kota Balikpapan.

“Kebutuhan SDM ke depan sangat tinggi, pasti prioritas lulusan Universitas Mulia untuk bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lain akan menjadi prioritas perhatian,” ungkap Rektor. Hal ini diungkapkan mengingat ke depan peradaban digital juga semakin kompleks.

“Kita ingin Universitas Mulia memberikan manfaat untuk Kota Balikpapan, apakah melalui mahasiswa ataupun lulusannya yang bagus, ataukah melalui pemikiran dan karya Kita yang bermanfaat dan diterima untuk mendukung dan memperbaiki pembangunan ke depan,” harap Rektor panjang lebar.

Meski demikian, Rektor mengakui bahwa di usianya yang ketiga ini, dalam perjalanan usahanya menjadi yang terbaik, ada beberapa hal belum tercapai. “Pasti Kita akan mencari yang terbaik dan tidak akan pernah berhenti untuk menjadi yang terbaik,” pungkas Rektor.

(SA/PSI)

 

Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. bersama Wakil Rektor dan Dekan tengah bergaya bebas. Foto: Biro Media Kreatif

UM – Tepat tanggal 18 Desember 2018 yang lalu Universitas Mulia mendapatkan Surat Izin Operasional berdasarkan Surat Keputusan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI Nomor 1149/KPT/I/2018. Tepat hari ini, civitas academica mengucapkan syukur secara bersama di Aula Kampus Cheng Ho, Jalan Letjen Zaini Azhar Maulani Damai Bahagia, Jumat (18/12).

Ketua Yayasan Airlangga Hj. Mulia Hayati Deviantie, S.E. secara singkat mengucapkan selamat dan sukses atas usianya yang masih muda ini. “Pada hari ini kita bersyukur bersama untuk merayakan dan patut berbangga bahwa dalam usianya yang masih muda ini Universitas Mulia sudah mempunyai nama,” tutur Ibu Mulia.

Ia berharap, capaian perkembangan Universitas Mulia di usianya yang masih muda ini terus meningkat seiring dengan perkembangan zaman. “Memang seperti aglonema, meski masih berdaun dua, namun sangat berharga,” terang Ibu Mulia.

Sementara itu, Rektor Universitas Mulia Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. mengatakan bahwa saat gagasan pertama pendirian universitas muncul bermula sejak tahun 2003. “Kurang lebih satu minggu yang lalu ketika saya mencari kertas, saya menemukan satu lembar kertas yang ternyata lahirnya itu 2003. Saya sudah ada rencana membuka universitas dan namanya sama, Universitas Mulia, jurusannya yang berbeda,” ungkap Pak Agung.

Ia mengatakan bahwa saat itu STIKOM Balikpapan masih berusia tiga tahun. Ia berencana membuka universitas dengan jurusan teknik. Hingga waktu berjalan 10 tahun kemudian, 2013, ia kembali berkeinginan untuk membuka kembali universitas. Hingga tiga tahun kemudian Universitas Mulia mulai dirancang kembali di Balikpapan.

Selaku penggagas sekaligus pendiri, Pak Agung mengisahkan bagaimana perjuangan mendirikan Universitas Mulia dari bawah. Diinisiasi berawal dari ide dan gagasan, kesiapan lahan dan perizinan lokasi kampus baru, pembangunan gedung, sarana dan prasarana hingga permohonan izin operasional di Kementerian Ristek Dikti yang penuh tantangan dan jalan berliku.

Pemotongan tumpeng oleh Ketua Yayasan Airlangga Ibu Hj. Mulia Hayati Deviantie kepada Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. disaksikan penjabat UM. Foto: Biro Media Kreatif

Pemotongan tumpeng oleh Ketua Yayasan Airlangga Ibu Hj. Mulia Hayati Deviantie kepada Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. disaksikan penjabat UM. Foto: Biro Media Kreatif

Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. bersama Wakil Rektor dan Dekan tengah bergaya bebas. Foto: Biro Media Kreatif

Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. bersama Wakil Rektor dan Dekan tengah bergaya bebas. Foto: Biro Media Kreatif

Pelepasan balon oleh Rektor dan Ketua Yayasan Airlangga di halaman Kampus Cheng Ho UM, Jumat (18/12). Foto: Biro Media Kreatif

Pelepasan balon oleh Rektor dan Ketua Yayasan Airlangga di halaman Kampus Cheng Ho UM, Jumat (18/12). Foto: Biro Media Kreatif

Walikota Rizal Effendi mengucapkan selamat Dies Natalis ke-2 UM melalui pesan daring. Foto: Tangkapan layar

Walikota Rizal Effendi mengucapkan selamat Dies Natalis ke-2 UM melalui pesan daring. Foto: Tangkapan layar

Kepala LLDIKTI XI Kalimantan Prof. Udiansyah mengucapkan selamat Dies Natalis ke-2 melalui pesan daring, Jumat (18/12). Foto: Tangkapan layar

Kepala LLDIKTI XI Kalimantan Prof. Udiansyah mengucapkan selamat Dies Natalis ke-2 melalui pesan daring, Jumat (18/12). Foto: Tangkapan layar

Ia menceritakan pengalamannya sebagai pendiri lembaga pendidikan di Surabaya menjadikannya pelajaran yang sangat berharga. Pengalaman itu ia gunakan untuk mengembangkan sayap di Balikpapan dan Samarinda dengan mendirikan lembaga pendidikan formal.

“Memang, pendirian perguruan tinggi ini bermula dari lembaga pendidikan belajar, kemudian lembaga kursus setara diploma satu saat itu,” ungkapnya. Namun seiring dengan perkembangan dan peningkatan lembaga, ia bertekad untuk terus mengembangkan pendidikan di Kota Balikpapan.

Ketika muncul gagasan mendirikan Universitas Mulia, ia mendapat tantangan banyak orang. “Jangan dipikir dulu tidak sempat, tidak bisa, karena pikiran itu jika hasilnya baik (husnudzan), maka semua akan ikut mengarah kepada yang baik,” ungkapnya. Ia bersyukur bahwa cara berpikirnya itu tidak ada kata menyerah.

“Ya kalau gagal ya sudah, tidak diteruskan. Maka Universitas Mulia ini saya teruskan, kadang orang tidak realistis,” ungkapnya.

Hingga saat izin operasional tersebut turun di tahun pertama, ia langsung bertekad meningkatkan Sumber Daya Manusia atau SDM dengan memberikan tugas belajar kepada beberapa dosen muda setiap tahun, baik tugas belajar jenjang Sarjana, Magister, maupun program Doktor.

“Tiap tahun harus ada yang ditugaskan program Doktor, jangan kosong, karena kualitas kita ini bagus,” tegasnya. Ia bertekad agar SDM yang ada di Universitas Mulia semakin meningkat dan semakin berkualitas.

Sementara itu, ucapan selamat Dies Natalis datang dari orang nomor satu di Balikpapan, Walikota Rizal Effendi. Secara singkat Walikota mengucapkan selamat dan sukses kepada civitas academica yang merayakan Dies Natalis ke-2.

Walikota juga berharap Universitas Mulia terus memberikan kontribusi yang terbaik sebagai sumbangsih nyata kepada Kota Balikpapan dalam mewujudkan visinya menjadi global technopreneurship campus, menciptakan sumber daya manusia yang berdaya saing dan berkarakter untuk mendukung pembangunan di Era Industri 4.0.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi atau LLDIKTI XI Wilayah Kalimantan Prof. Udiansyah, mengucapkan selamat atas Dies Natalis ke-2 Universitas Mulia.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XI Kalimantan mengucapkan selamat Dies Natalis ke-2 Universitas Mulia Balikpapan. Semoga bertambah maju dan jaya! Terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.” tutur Prof. Udiansyah.

Ucapan selamat juga datang baik dari penjabat maupun kepala divisi di lingkungan Yayasan Airlangga dengan memberikan semangat untuk terus berkarya. (SA/PSI)