Inilah salah satu tim dari Universitas Mulia yang berhasil menunjukkan kemampuannya dalam Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia dan mendapatkan pendaanaan dari Kemdikbud.

BALIKPAPAN–  Mahasiswa Universitas Mulia (UM) tak henti-hentinya menunjukkan berbagai kemampuan yang dimiliki. Terbaru, di tahun 2021 ini ada belasan kompetisi baik tingkat kota, provinsi maupun nasional yang diikuti mahasiswa di bawah naungan Yayasan Airlangga Group ini.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Mundzir menjelaskan, tercatat hingga saat ini ada total sebanyak 14 kompetisi yang diikuti mahasiswa Universitas Mulia Balikpapan. Dan sebagian kecil sudah menyelesaikan kompetisi, dan beberapa mendapat juara. “Jadi kompetisi ini diikuti baik tingkat kota, provinsi maupun nasional. Namun lebih banyak ada sekitar 11 lomba tingkat nasional yang kita ikuti dan sisanya dari tingkat kota dan provinsi,” ujar Mundzir.

Ia menjelaskan, seperti di awal tahun 2021, dimana pihaknya mengirim mahasiswa untuk mengikuti Program Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI), ada sebanyak 8 tim yang bergabung, terdiri dari 24 mahasiswa. “Alhamdulillah satu tim lolos mendapatkan pendanaan dari Kemdikbud dan saat ini mereka sedang dalam tahap pengembangan produknya yakni Amplang Cumi-Cumi. Harapan kami ketika mendapatkan pendanaan dari kementerian ini, wirausaha mahasiswa dapat berlanjut dan mahasiswa dapat berwirausaha secara mandiri,” harap Mundzir.

Selain itu, katanya, ada pula kompetisi nasional lainnya, seperti Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) dimana pihaknya mengirim dua orang perwakilan mahasiswa, dan sampai saat ini sudah memasuki dalam tahap pengumpulan portofolio. Selanjutnya ada Kompetisi Nasional Matematika IPA (KN-MIPA) dimana ada 14 orang mahasiswa yang ikut serta. “Adapun lomba yang kita ikuti dari KN-MIPA itu adalah, Biologi yang diikuti 6 orang mahasiswa, kemudian Kimia 5 orang mahasiswa dan Matematika 3 orang mahasiswa,” katanya.

Kemudian masih di tingkat nasional adapula lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) yang diikuti 5 tim terdiri dari 13 mahasiswa. Ada juga National University Debating Championship (NUDC) yang diikuti 1 tim dengan 2 orang. “Untuk ini sudah lolos tahap administrasi juga,” ujarnya.

Selanjutnya, sebut Mundzir ada Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (Gemastik). Dimana yang ini masih dalam proses pendaftaran. “Saat ini kita udah mendaftarkan 3 tim yang terdiri dari 9 orang dengan 3 jenis lomba,” sebutnya.

Tak ketinggalan, terangnya mahasiswa UM juga mengikuti Program Wira Desa yang diikuti 1 tim terdiri dari 10 orang. “Untuk program ini dilakukan sebagai wujud pengabdian kita masyarakat di tigkat desa,” terangnya.

Ada pula lanjut Mundzir, Kompetisi Ilmu Bisnis, Mananemen, dan Keuangan (KBMK) yang saat ini masih proses seleksi mahasiswa dan kelengkapan administrasi. “Rencananya akan ada 17 orang yang akan diusulkan untuk kita ikut sertakan dalam kompetisi ini,” lanjutnya.

“Ada juga Lomba Gerak dan Lagu yang diikuti 5 mahasiswa, juga Lomba Alat Permainan Edukasi diikuti 2 orang dan terakhir yang baru saja menyelesaikan lombanya, ada Lomba MicroTeaching yang diikuti 1 orang mahasiswa dan Alhamdulillah kita berhasil masuk sebagai Juara ketiga,” tambah Mundzir.

Sementara untuk lomba tingkat kota Balikpapan, pihaknya mengirimkan satu perwakilan untuk mengikuti ajang Pemuda Pelopor. Selain itu baru saja berakhir pada bulan Juni, sebanyak 4 tim yang terdiri dari 16 orang mahasiswa mengikuti Lomba Teknologi Tepat Guna garapan Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Kota Balikpapan. Dimana satu tim berhasil masuk sebagai Juara 1.

“Kemudian satu tim ini kembali diikut sertakan di tingkat provinsi namun tidak lolos, tetapi kami mendapatkan banyak masukan dari para juri di tingkat provinsi yang bisa kami ambil sebagai perbaikan kedepan. Kita berharap dapat memfokuskan pada peningkatan produk inovasi untuk teknologi tepat guna ini,” beber Mundzir.

“Jadi ada 14 lomba yang kami ikuti, dimana ada beberapa yang masih dalam tahap proses administrasi, ada pula proses pendaftaran seperti Gemastik tadi, dan ada program yang lainnya yang sudah dinyatakan lolos dalam tahap administrasi. Dan mahasiswa yang mengikuti lomba sedang melengkapi portofolio mereka secara online,” tambahnya.

Dirinya pun berharap, dari keikut sertaan mahasiswa UM dalam beragam lomba ini, selain mencetak prestasi juga dapat memotivasi mahasiswa UM lainnya untuk semakin menunjukan kemampuan yang dimiliki ke dunia luar. “Dan syukur bisa memboyong pringkat pertama sebagai hadiah untuk mereka,” pungkasnya. (mra)

Tingkat Nasional :

  1. Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) : 8 tim (24 Mahasiswa) / 1 tim lolos pendanaan Kemdikbud.
  2. Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) : 2 orang
  3. KN-MIPA : 14 orang.
  4. Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) : 5 tim (13 orang)
  5. National University Debating Championship (NUDC) : 1 tim (2 orang)
  6. Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (Gemastik) saat ini sudah mendaftar 3 tim (9 orang) dengan 3 jenis lomba.
  7. Program Wira Desa : 1 tim (10 orang)
  8. Kompetisi Ilmu Bisnis, Mananemen, dan Keuangan (KBMK) : masih proses seleksi mahasiswa dan kelengkapan administrasi : 17 orang yang udah diusulkan
  9. Lomba Gerak dan Lagu : 5 orang
  10. Lomba Alat Permainan Edukasi : 2 orang
  11. Lomba MicroTeaching : 1 orang (Juara 3)

Tingkat Kota Balikpapan

  1. Pemuda Pelopor : 1 orang
  2. Lomba Teknologi Tepat Guna : 4 tim (16 orang) Juara 1

Tingkat Propinsi / Kaltim

  1. Lomba Teknologi Tepat Guna : 1 tim (4 orang)